<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tips keuangan Archives - inafina.com</title>
	<atom:link href="https://inafina.com/tag/tips-keuangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://inafina.com/tag/tips-keuangan/</link>
	<description>Situs Pinjaman Uang Terbaik</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Jun 2022 04:26:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.1</generator>

<image>
	<url>https://inafina.com/wp-content/uploads/2017/04/inafina-1-150x150.png</url>
	<title>tips keuangan Archives - inafina.com</title>
	<link>https://inafina.com/tag/tips-keuangan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cara Mengatur Keuangan Ala Orang Jepang</title>
		<link>https://inafina.com/cara-mengatur-keuangan-ala-orang-jepang/</link>
					<comments>https://inafina.com/cara-mengatur-keuangan-ala-orang-jepang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jun 2022 04:26:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis dan Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengatur keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[kakeibo]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[seni mengatur uang ala jepang]]></category>
		<category><![CDATA[tips keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://inafina.com/?p=2229</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cara Mengatur Keuangan Ala Orang Jepang. Penduduk negara Jepang selain terkenal dengan disiplin waktunya mereka juga sangat gila kerja, sampai-sampai tanpa sadar tertidur di stasiun karena mengalami kelelahan demi menghasilkan gaji tinggi. Biaya hidup di Jepang terbilang cukup tinggi terbukti rata-rata penduduknya lebih banyak tinggal di Apartemen dibandingkan memiliki rumah sendiri serta jarang dari mereka &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/cara-mengatur-keuangan-ala-orang-jepang/">Cara Mengatur Keuangan Ala Orang Jepang</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-2231 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2022/06/Cara-Mengatur-Keuangan-Ala-Orang-Jepang.png" alt="Cara Mengatur Keuangan Ala Orang Jepang" width="600" height="400" /></p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Cara Mengatur Keuangan Ala Orang Jepang</strong></span><strong>. </strong>Penduduk negara Jepang selain terkenal dengan disiplin waktunya mereka juga sangat gila kerja, sampai-sampai tanpa sadar tertidur di stasiun karena mengalami kelelahan demi menghasilkan gaji tinggi.</p>
<p>Biaya hidup di Jepang terbilang cukup tinggi terbukti rata-rata penduduknya lebih banyak tinggal di Apartemen dibandingkan memiliki rumah sendiri serta jarang dari mereka memutuskan untuk menikah dan berkeluarga.</p>
<p>Perlu diketahui walaupun pendapatan yang dimiliki cukup tinggi namun tak semerta-merta mereka boros. Justru mereka hidup berhemat dan memilih hidup dalam kesederhanaan.</p>
<p>Mereka senang sekali menabung dan berinvestasi untuk masa tua, tentu pengalokasian pendapatan menjadi hal pertama yang harus dilakukan agar seimbang dengan pengeluaran.</p>
<p>Cara mengatur keuangan ala orang jepang dikenal dengan istilah kakeibo, sudah pernah tahu sebelumnya? Mari kita bahas lebih lanjut.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Mengenal Apa itu Kakeibo</span> </strong></h2>
<p><img decoding="async" class="size-full wp-image-2232 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2022/06/kakeibo-pdf.png" alt="kakeibo pdf" width="600" height="400" /></p>
<p>“You only live once bruh”</p>
<p>“tenang aja gue masih muda kok gaji gue juga lumayan”</p>
<p>“Uang bisa di cari”</p>
<p>Sebagian dari kita pasti masih ada yang berpikiran seperti ini, namun apakah Anda sudah tahu dampaknya?</p>
<p>Menabung bagi sebagian orang merupakan kebiasaan yang sulit dilakukan hal tersebut terjadi karena tidak terbiasa.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca Juga : </strong><a href="https://inafina.com/dana-tunai-cepat/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;"><strong>Dana Tunai Cepat dan Mudah Pengajuannya Secara Online Loh!</strong></span></a></span></p>
<p>Bagaimana kalau Anda coba cara mengatur keuangan ala orang Jepang (Kakeibo)?</p>
<p>Metode kakeibo pertama kali diperkenalkan pada tahun 1904 oleh seorang jurnalis bernama Hani Motoko di sebuah majalah perempuan.</p>
<p>Selanjutnya di tahun 2018 Fumiko Chiba seorang penulis buku ‘<em>Kakeibo : The Art of Saving Money</em>’. Secara harfiah kakeibo sendiri diartikan sebagai ‘buku kas rumah tangga’.</p>
<p>Sederhananya, kakeibo merupakan teknik atau metode mengatur keuangan dengan menuliskan semua transaksi (pendapatan &amp; pengeluaran). Metode ini membantu mengurangi pengeluaran sebesar 25% loh wow luar biasa kan?</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Empat Pertanyaan Dasar Metode Kakeibo</span> </strong></h2>
<p>Bersumber dari <em>Evening Standard, </em>metode ini didasarkan dari empat pertanyaan dan jawaban-jawaban terebut akan membuat Anda lebih mudah memahami tujuan keuangan serta penghematan.</p>
<ol>
<li>
<h3><strong><span style="color: #000000;">Berapa uang yang saya miliki?</span> </strong></h3>
</li>
</ol>
<p>Pertanyaan pertama sebelumnya Anda harus mengetahui berapa jumlah uang yang diterima tiap bulan/tahun.</p>
<ol start="2">
<li>
<h3><strong><span style="color: #000000;">Berapa banyak uang yang ingin saya simpan?</span> </strong></h3>
</li>
</ol>
<p>Setelah mengetahui jawaban pertama, berikutnya adalah menentukan jumlah tabungan yang diinginkan.</p>
<ol start="3">
<li>
<h3><strong><span style="color: #000000;">Berapa yang saya belanjakan?</span> </strong></h3>
</li>
</ol>
<p>Buatlah daftar kategori pengeluaran dengan membagi beban keuangan menjadi 4 bidang :</p>
<ul>
<li><em>Survival</em> (Kebutuhan Pokok) seperti membayar hutang, uang sewa, biaya makan, listrik dan kebutuhan penting lainnya.</li>
<li><em>Optional</em> (Kebutuhan Sekunder) seperti hiburan, jalan-jalan dan makan diluar.</li>
<li><em>Culture </em>(Tambahan Wawasan) seperti beli buku, majalah, mengambil kursus.</li>
<li><em>Extra </em>(Pengeluaran Lain) seperti biaya servis, kado, sedekah, biaya renovasi dan lain-lain</li>
</ul>
<ol start="4">
<li>
<h3><strong><span style="color: #000000;">Bagaimana saya meningkatkan jumlah uang tabungan?</span> </strong></h3>
</li>
</ol>
<p>Cek kembali catatan sebelumnya, kemudian Anda perhatikan pos mana yang sekiranya menunjukkan pengeluaran terbesar selanjutnya Analisis kembali setiap kategorinya dan tentukan bagian mana yang harus dikurangi.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Cara Mengatur Keuangan ala Orang Jepang</strong></span></h2>
<p><img decoding="async" class="size-full wp-image-2233 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2022/06/tips-hemat-ala-orang-jepang.png" alt="tips hemat ala orang jepang" width="600" height="400" /></p>
<p>Berikut adalah cara mengatur keuangan ala orang Jepang, antara lain :</p>
<ol>
<li>Mencatat Pengeluaran dan Pemasukan Secara Terperinci</li>
<li>Siapkan Amplop Masing-Masing Pengeluaran</li>
<li>Memilih Membayar Secara Tunai dibandingkan Menggunakan Kartu Kredit</li>
<li>Jujur Memisahkan Dana untuk Kebutuhan Sehari-hari dan Keinginan</li>
<li>Mengevaluasi Pengeluaran Setiap Minggu atau Bulan</li>
</ol>
<p>Kakeibo berpusat pada sebuah catatan jurnal yang membantu Anda mengatur pengeluaran serta pendapatan. Mengutip dari situs <em>ladders, </em>masyarakat Jepang percaya bahwa kerapian dalam keuangan sama pentingnya dengan kerapian rumah.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Manfaat Kakeibo</span> </strong></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2234 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2022/06/contoh-kakeibo.png" alt="contoh kakeibo" width="600" height="400" /></p>
<p>Dibawah ini terdapat 4 manfaat menggunakan cara mengatur keuangan ala orang Jepang (Kakeibo), yaitu:</p>
<ol>
<li>Keuangan Teratur dan Sistematis</li>
<li>Pengeluaran Jauh Lebih Terkontrol</li>
<li>Bisa Menabung Lebih</li>
<li>Disiplin</li>
<li>Merasa Aman dan Percaya Diri</li>
</ol>
<p>Bila Anda mempunyai kewajiban berupa hutang atau kredit dengan menerapkan metode ini uang pinjaman pun jauh lebih bermanfaat karena sudah tahu tujuan mengajukan pinjaman dana tunai menggunakan <a href="https://www.autogadai.com/gadai-bpkb-motor-online/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">BPKB </a>untuk apa.</p>
<p>Mungkin metode kakeibo terlihat sedikit rumit, maka dari itu dibutuhkan sikap konsisten dalam menerapkannya.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/cara-mengatur-keuangan-ala-orang-jepang/">Cara Mengatur Keuangan Ala Orang Jepang</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/cara-mengatur-keuangan-ala-orang-jepang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumus Menjadi Kaya Para Miliarder yang Bisa Kamu Tiru</title>
		<link>https://inafina.com/rumus-menjadi-kaya/</link>
					<comments>https://inafina.com/rumus-menjadi-kaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2020 12:01:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis dan Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[tips keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/?p=1566</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rumus menjadi kaya, kalau anda membaca kata rumus hal apa yang akan terlontar pertama kali dari benak anda? Pasti mengerjakan soal penghitungan baik itu matematika, fisika, ekonomi atau mungkin kimia. Tapi kita tidak akan membahas penghitungan seperti itu, ya mungkin sedikit mirip caranya tapi pastinya ini lebih fleksibel untuk diaplikasikan oleh semua orang. Banyak alasan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/rumus-menjadi-kaya/">Rumus Menjadi Kaya Para Miliarder yang Bisa Kamu Tiru</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1569 aligncenter" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2020/04/rumus-menjadi-kaya.jpg" alt="rumus menjadi kaya" width="1000" height="667" /></p>
<p>Rumus menjadi kaya, kalau anda membaca kata rumus hal apa yang akan terlontar pertama kali dari benak anda? Pasti mengerjakan soal penghitungan baik itu matematika, fisika, ekonomi atau mungkin kimia.</p>
<p>Tapi kita tidak akan membahas penghitungan seperti itu, ya mungkin sedikit mirip caranya tapi pastinya ini lebih fleksibel untuk diaplikasikan oleh semua orang.</p>
<p>Banyak alasan orang ingin menjadi kaya salah satunya agar mereka dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus bersusah payah, ingin bersedekah lebih banyak dari sebelumnya, memudahkan anda melakukan perjalanan liburan bersama teman atau keluarga tanpa harus memikirkan budget dan masih ada alasan lainnya.</p>
<p>Kaya tidak memandang usia, sudah banyak orang kaya muda berusia mulai tahun 20 tahunan sukses dan berpundi-pundi lebih dari milyaran rupiah setiap tahunnya bahkan mungkin ada yang setiap bulannya.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Mengapa Orang Ingin Menjadi Kaya?</strong></span></h3>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-1570 size-full" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2020/04/apa-yang-dilakukan-orang-agar-ia-menjadi-kaya.jpg" alt="Mengapa Orang Ingin Menjadi Kaya?" width="1000" height="667" /></p>
<p>Bukan matrealistis atau mata duitan ada beberapa alasan yang patut anda ketahui mengapa kita harus menjadi kaya, berikut adalah alasannya :</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Menjadi Kaya Memudahkan Kita Membantu Orang Lain</strong></span></h4>
<p>Mempunyai harta melimpah memudahkan kita membantu orang lain baik itu saudara sendiri, tetangga atau orang lainnya.</p>
<p>Menjadi seorang yang dermawan dapat memperpanjang umur, karena dengan berbagi sama saja kita meringankan penderitaan orang tersebut.</p>
<p>Bahkan ada juga yang mengatakan bahwa menolong orang sama saja dengan menolong diri kita sendiri.</p>
<h4><strong><span style="color: #000000;">Lebih Mandiri Tanpa Merepotkan Orangtua</span> </strong></h4>
<p>Mempunyai uang sendiri membuat kita lebih mandiri tanpa perlu merepotkan orangtua, sehingga kebutuhan dapat terpenuhi tidak perlu menunggu kiriman uang dari orangtua malahan anda sekarang bisa mengirimkan uang atau membelikan mereka barang.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Bebas Mengatur Waktu Tanpa Terlalu Bergantung Kepada Orang</strong></span></h4>
<p>Kata siapa waktu tidak dapat membeli uang? Dengan kita menjadi kaya waktu untuk keluarga seharusnya bisa lebih banyak dari sebelumnya.</p>
<p>Seorang pengusaha sebelum menjadi sukses sampai sekarang ini pasti harus menyiapkan semua sendirian barulah setelah itu dapat merasakan kesuksesan dan memiliki banyak waktu.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca Juga : <a href="https://inafina.com/tips-mendapatkan-uang-tunai-dengan-mudah/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;">Tips Mendapatkan Uang Tunai dengan Mudah dan Cepat!</span></a></strong></span></p>
<p>Setiap bertemu dengan klien waktunya fleskibel tidak seperti bekerja dikantor jam masuk dan pulang sudah ditentukan oleh pihak perusahaan.</p>
<p>Mau liburan sekarang, lusa atau bulan depan tanpa perlu pusing waktu dan uang lagi semua sudah bisa dilaksanakan.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Dapat Menginspirasi Orang Sekitar</strong></span></h4>
<p>Anda pasti sering mendengar kisah sukses orang terkaya di dunia dan tahu bagaimana kehidupan mereka dulu sebelum sampai di puncak.</p>
<p>Rata-rata orang akan terinspirasi untuk menjadi sukses dan pantang sekali namanya menyerah setelah mendengarkan latar belakang tokoh terkaya yang penuh lika liku.</p>
<p>Setiap orang mempunyai rumus menjadi kaya yang berbeda-beda dan pastinya dibutuhkan komitmen tinggi untuk mengikuti jejak orang-orang sukses siapapun dia orangnya.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Membuat Anda Lebih Rendah Hati</strong></span></h4>
<p><em>Old Money</em> (orang kaya lama) biasanya tetap rendah hati dan tidak sombong karena menganggap harta tidak akan dibawa mati.</p>
<p>Sering kita temukan orang kaya sering memberikan bantuan kepada orang lain (beramal) ke suatu Yayasan menjadi donatur tetap.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Strata Sosial Berbeda dari Sebelumnya</strong></span></h4>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-1574 size-full" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2020/04/rahasia-menjadi-orang-kaya-raya.jpg" alt="Strata Sosial Berbeda dari Sebelumnya" width="1000" height="667" /></p>
<p>Tingkatan sosial berubah mungkin dulu anda sempat diremehkan oleh seseorang karena dianggap tidak sebanding dengannya? Ini bisa menjadi motivasi anda untuk menjadi orang sukses dan kaya agar mereka pandangan mereka berubah terhadap anda.</p>
<p>Seseorang yang tingkat ekonominya satu tingkat biasanya dari segi wawasan pun luas ini juga dapat menjadi poin tambahan</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Pandai Mengatur Uang</strong></span></h4>
<p>Pandai dalam mengatur keuangan menjadi kaya seharusnya membuat kita untuk tetap bersikap sederhana tanpa menaikkan gaya hidup.</p>
<p>Sebesar apapun gaji atau pendapatan dari usaha yang sedang dijalankan kalau anda kurang bisa mengaturnya maka akan terkesan sia-sia.</p>
<p>Banyak uang memudahkan kita untuk melakukan apapun mau ikut seminar bisnis atau belajar skill baru lainnya.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Masa Tua Lebih Aman</strong></span></h4>
<p>Memiliki banyak aset dan tabungan akan membuat hari tua anda nyaman tanpa harus bekerja dikantor dan mengerjakan segala <em>deadline</em>.</p>
<p>Di saat tua anda tinggal menikmati jerih payah yang telah dilakukan selama ini, anak dan cucu pun aman secara finansial.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Bersyukur Lebih Banyak</strong></span></h4>
<p>Mempunyai harta berlebih membuat kita bersyukur setiap harinya sebab masih ada orang yang kekurangan dan sulit untuk makan.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Rumus Menjadi Kaya </strong></span></h3>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-1571 size-full" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2020/04/5-trik-jitu-menjadi-kaya-mendadak.jpg" alt="5 trik jitu menjadi kaya mendadak" width="1000" height="667" /></p>
<p>Penasaran apa saja rumus menjadi kaya yang dimiliki oleh orang-orang sukses pada umumnya? Berikut ini adalah penjelasannya :</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong><em>Pay me First</em></strong></span></h4>
<p>Bayar saya pertama, maksudnya? Sisihkan uang pendapatan atau gaji untuk membayar diri sendiri alias menabung daripada menabung dari sisa uang belanja justru hal itu kurang efektif.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Pergunakan Dana dengan Bijak</strong></span></h4>
<p>Bagaimana kita tahu kalau dana yang kita gunakan sudah bijak atau tidak? Pertama kalau anda memang berniat mengajukan pinjaman dana tunai tentukan dananya untuk pendidikan anak, kebutuhan bulanan atau naik haji.</p>
<p>Kedua anda harus menyisihkan uang khusus untuk cicilan-cicilan jangan lebih dari 30 persen, ketiga tentukan pinjaman agunan apa yang ingin anda gunakan.</p>
<p>Setelah semua proses pengajuan selesai sampai pencairan langsung pergunakan dana tersebut untuk tujuan utama anda bila ada sisa lebih tabung atau investasikan, lebih berguna bukan?</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Manfaatkan Teknologi</strong></span></h4>
<p>Teknologi <em>smarthphone</em> canggih dan internet cepat merupakan kombinasi sempurna, di jaman serba digital ini siapa yang tidak dapat lepas dari ponsel pintarnya. Orang lebih tertarik bertransaksi secara <em>online</em> daripada <em>offline</em> karena lebih menghemat banyak waktu dan praktis.</p>
<p>Sibuk di kantor tidak sempat turun untuk membeli makanan order saja via aplikasi, perlu beli skincare tapi malas antre di official store <em>offline</em>nya mudah anda order via marketplace.</p>
<p>Lalu apa hubungannya dengan rumus menjadi kaya? Kalau anda dapat memanfaatkan teknologi akan membuat bisnis anda semakin dikenal oleh khalayak sehingga dari awalnya masih bertanya-tanya bisa menjadi prospek. Sampai disini bisa dipahami?</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Lacak Pengeluaran</strong></span></h4>
<p>Rumus menjadi kaya selanjutnya adalah lacak pengeluaran, pengeluaran harus lebih kecil dibandingkan pendapatan untuk menghindari defisit.</p>
<p>Kebanyakan orang hanya ingin menjadi kaya tetapi tidak mau menerapkan rumusannya, jadi uang yang didapatkan setiap bulan hanya lewat saja.</p>
<h3><strong><span style="color: #000000;">Apakah Semua Orang Bisa Hidup Kaya?</span> </strong></h3>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-1572 size-full" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2020/04/cara-orang-miskin-menjadi-kaya.jpg" alt="Apakah Semua Orang Bisa Hidup Kaya?" width="1000" height="667" /></p>
<p>Menurut kalian? Belum tentu, sebab ada orang yang hanya ingin terlihat kaya memaksakan kehendak membeli barang diatas kemampuannya, bahkan walaupun gaji naik gaya hidup tetap masih lebih besar sehingga uang defisit.</p>
<p>Bagaimana bisa kaya? Rumus menjadi kaya sudah dijelaskan diatas tanpa rasa konsisten dan komitmen kuat kaya hanya sebatas khayalan belaka.</p>
<p>Impian untuk hidup mandiri, membantu sesama, menyenangkan orangtua, mempunyai rumah hanya sebatas impian.</p>
<p>Kebiasaan mengatur uang yang cermat dapat membantu kita untuk menilai manakah kebutuhan dan keinginan.</p>
<p>membicarakan kebutuhan tak luput dari dana darurat, apa itu dana darurat? Dana yang digunakan sewaktu-waktu ketika kita sedang mengalami masalah seperti kondisi sekarang (krisis ekonomi). Kalau tidak punya <a href="https://money.kompas.com/read/2019/03/12/182205826/siapkan-dana-darurat-berapa-ideal-porsinya-dari-pengeluarnya" target="_blank" rel="noopener noreferrer">dana darurat</a> bagaimana? Banyak solusinya bisa pinjam ke orangtua, tetangga saudara atau melakukan permohonan dana tunai cepat cair.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/rumus-menjadi-kaya/">Rumus Menjadi Kaya Para Miliarder yang Bisa Kamu Tiru</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/rumus-menjadi-kaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Bagi Pengantin Baru</title>
		<link>https://inafina.com/cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga/</link>
					<comments>https://inafina.com/cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 May 2019 03:46:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis dan Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengatur keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[tips keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/?p=1320</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cara mengatur keuangan rumah tangga. Memulai rumah tangga  pasti mengubah kehidupan seseorang. Mulai dari kebiasaan hidup hingga keuangan. Dibutuhkan kerja sama yang baik antara suami dan istri untuk menjaga kestabilan finansial mereka. Masing-masing pasangan punya caranya sendiri. Hal ini disebabkan kondisi perekonomian yang berbeda. Namun, ada pula cara-cara yang bisa diterapkan pada beberapa pasangan. Artikel &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga/">Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Bagi Pengantin Baru</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1322 aligncenter" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/05/cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga.jpg" alt="cara mengatur keuangan rumah tangga" width="1000" height="682" /></p>
<p><strong>Cara mengatur keuangan rumah tangga</strong>. Memulai rumah tangga  pasti mengubah kehidupan seseorang. Mulai dari kebiasaan hidup hingga keuangan.</p>
<p>Dibutuhkan kerja sama yang baik antara suami dan istri untuk menjaga kestabilan finansial mereka. Masing-masing pasangan punya caranya sendiri.</p>
<p>Hal ini disebabkan kondisi perekonomian yang berbeda. Namun, ada pula cara-cara yang bisa diterapkan pada beberapa pasangan.</p>
<p>Artikel ini akan membahas cara mengatur keuangan bagi pengantin baru. Penting dilakukan sedini mungkin karena masih dalam tahap adaptasi hidup bersama.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga</strong></span></h3>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1323 aligncenter" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/05/cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga-agar-tidak-boros.jpg" alt="cara mengatur keuangan rumah tangga agar tidak boros" width="1000" height="667" /></p>
<p>Mumpung baru memulai, jika ada perbedaan dapat segera diselaraskan. Tak perlu berpikir rumit harus bagaimana. Temukan cara-cara praktisnya di bawah ini:</p>
<ol>
<li>
<h4><span style="color: #000000;"><strong> Saling Terbuka Soal Pendapatan</strong></span></h4>
</li>
</ol>
<p>Berbeda saat masih single atau pacaran, orang lain tidak perlu tahu sumber keuangan. Saat sudah memiliki pasangan yang sah, mereka berhak tahu dari mana gaji atau pendapatan berasal.</p>
<p>Tak hanya itu, nominal pun menjadi isu yang perlu diperbincangkan. Hal ini nantinya akan berpengaruh kepada pengeluaran serta gaya hidup dalam berumah tangga.</p>
<ol start="2">
<li>
<h4><span style="color: #000000;"><strong> Jujur Kalau Ada Hutang</strong></span></h4>
</li>
</ol>
<p>Utang kerap kali menimbulkan perselisihan. Tak sedikit beberapa orang tidak mengetahui pasangannya memiliki hutang. Saat jumlahnya sudah membengkak dan tak sanggup membayar, barulah semuanya terbuka.</p>
<p>Kondisi ini akan sangat menyulitkan kalau tidak didiskusikan di awal pernikahan. Apalagi kalau semuanya terbongkar di saat posisi finansial sedang ada di bawah.</p>
<p>Saat membicarakan hutang, masing-masing pihak harus tenang dan berpikir jernih. Hindari saling menyalahkan atau melempar beban.</p>
<p>Justru lewat pembicaraan itu harus ada strategi mengatur keuangan sambil perlahan melunasi hutang.</p>
<ol start="3">
<li>
<h4><span style="color: #000000;"><strong> Susun Prioritas Keuangan</strong></span></h4>
</li>
</ol>
<p>Inilah salah satu cara mengatur keuangan rumah tangga yang perlu dipikirkan. Setelah saling mengetahui sumber pendapatan, maka buatlah daftar kebutuhan sehari-hari.</p>
<p>Jangan juga melupakan pengeluaran yang bersifat periodik, seperti gaji ART, iuran lingkungan, bayar listrik, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Baca Juga : <a href="https://inafina.com/resiko-yang-mungkin-terjadi-pada-kehidupan-anda/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;">Resiko Yang Mungkin Terjadi Pada Kehidupan Anda</span></a></span></strong></p>
<p>Semakin detail daftar kebutuhan, maka akan semakin mudah menyusun prioritas. Tempatkan kebutuhan primer di paling atas.</p>
<p>Jangan memporsikan yang besar untuk kehidupan senang-senang atau belanja. Utamakan keuangan untuk belanja makanan, cicilan hutang, bayar KPR, dan kebutuhan dasar lainnya.</p>
<ol start="4">
<li>
<h4><span style="color: #000000;"><strong> Buat Anggaran Per Bulan</strong></span></h4>
</li>
</ol>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1326 aligncenter" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/05/contoh-tabel-perencanaan-keuangan-keluarga.jpg" alt="contoh tabel perencanaan keuangan keluarga" width="1000" height="667" /></p>
<p>Langkah ini menyambung dari poin di atas. Setelah berhasil menempatkan pengeluaran sesuai posisinya, mulailah memberikan nilai di setiap posnya.</p>
<p>Berapa cicilan yang harus dibayar per bulan, gaji pembantu, budget belanja bahan makanan, dan sebagainya. Rincian ini nantinya berfungsi saat melakukan evaluasi pengeluaran.</p>
<p>Anggaran per bulan pun bisa menjadi rem bagi setiap pasangan. Saat ingin melakukan pengeluaran, sebaiknya mengacu pada anggaran yang sudah dibuat.</p>
<p>Bagus kalau pengeluaran bisa lebih rendah. Jika nilainya lebih tinggi, maka harus mencari alternatif atau menundanya hingga ada dana lebih dari pos lain.</p>
<ol start="5">
<li>
<h4><span style="color: #000000;"><strong> Lakukan Evaluasi Per Bulan</strong></span></h4>
</li>
</ol>
<p>Cara mengatur keuangan rumah tangga selanjutnya adalah evaluasi. Buat pengantin baru ini perlu dilakukan.</p>
<p>Dengan begitu, setiap orang bisa tau kebiasaan pasangannya dalam menggunakan uang. Dalam melakukan evaluasi dibutuhkan catatan pengeluaran harian. Maka masing-masing harus disiplin menulis pengeluarannya.</p>
<p>Jika ditemukan transaksi yang terlalu besar dan tidak begitu penting, sebaiknya dibicarakan. Apakah dapat ditekan atau malah bisa dihindari.</p>
<p>Masing-masing orang harus jujur agar mendapatkan hasil evaluasi yang efektif untuk rencana keuangan selanjutnya.</p>
<ol start="6">
<li>
<h4><span style="color: #000000;"><strong> Tetapkan Rekening Rumah Tangga</strong></span></h4>
</li>
</ol>
<p>Cara mengatur keuangan rumah tangga ini cukup efektif diterapkan kalau suami dan istri sama-sama bekerja.</p>
<p>Karena adanya 2 sumber keuangan, maka tetapkan rekening operasional rumah tangga. Ini harus dibedakan dengan rekening tabungan atau dana darurat.</p>
<p>Jika semuanya digabung dalam satu rekening, maka kemungkinan bisa habis terpakai tanpa terasa.</p>
<p>Di sini juga bisa ditunjuk siapa yang berperan sebagai bendahara. Tidak harus istri, kalau si suami lebih disiplin mengapa tidak? Adapun dengan ditunjuknya salah satu pihak bukan berarti pasangan tidak dapat mengetahui detail pengeluaran.</p>
<p>Masing-masing harus saling mendampingi. Peran bendahara di sini adalah sebagai juru bayar untuk operasional rumah tangga.</p>
<ol start="7">
<li>
<h4><span style="color: #000000;"><strong> Diskusikan Soal Asuransi</strong></span></h4>
</li>
</ol>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1328 aligncenter" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/05/cara-mengatur-keuangan-pribadi.jpg" alt="cara mengatur keuangan pribadi" width="1000" height="667" /></p>
<p>Jangan lupakan soal proteksi keluarga. Ini penting sebagai antisipasi apabila hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.</p>
<p>Ada banyak asuransi yang kini beredar, seperti asuransi kesehatan, kendaraan, rumah, dan sebagainya.</p>
<p>Bentuknya pun bermacam-macam, ada yang murni asuransi atau digabung dengan investasi. Coba diskusikan mana yang paling cocok dengan prioritas keuangan rumah tangga.</p>
<ol start="8">
<li>
<h4><span style="color: #000000;"><strong> Disiplin Menabung</strong></span></h4>
</li>
</ol>
<p>Ini adalah cara mengatur keuangan rumah tangga yang sebenarnya sudah diajarkan sejak kecil. Ya, menabung itu penting bagi siapa pun dan apa pun kondisinya.</p>
<p>Untuk pengantin baru biasanya belum berfokus pada tabungan pendidikan anak. Tapi bukan berarti boleh juga menghambur-hamburkan uang.</p>
<p>Buatlah proyeksi kondisi finansial beberapa tahun ke depan. Tentukan besaran uang yang ditabung oleh setiap orang.</p>
<p>Dengan begini, setidaknya bisa agak tenang kalau ada keperluan mendadak. Apabila dirasa sudah cukup, bisa juga dialihkan dalam bentuk investasi lainnya. Misalnya, dibelikan saham, diubah bentuknya menjadi emas, atau membeli properti.</p>
<ol start="9">
<li>
<h4><span style="color: #000000;"><strong> Bangun Komunikasi dan Ambil Keputusan Bersama</strong></span></h4>
</li>
</ol>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1324 aligncenter" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/05/pengaturan-finansial-gaji-3-juta.jpg" alt="pengaturan finansial gaji 3 juta" width="1000" height="667" /></p>
<p>Namanya juga sudah berumah tangga, maka tak sepatutnya mengambil keputusan secara terpisah.</p>
<p>Adanya pasangan berperan sebagai partner diskusi dalam menentukan pilihan terbaik. Ingat, hal sekecil apapun harus dibicarakan dan didiskusikan dengan kepala dingin.</p>
<p>Salah satu hal yang mungkin terjadi adalah saat anggota keluarga atau teman mau pinjam uang. Pasangan harus tau dan jangan ditutup-tutupi.</p>
<p>Kalau ada yang tidak diketahui pasangan, maka kemungkinan <em>cash flow </em>rumah tangga akan terganggu.</p>
<p>Tak jarang jika pasangan terlambat diberi tahu justru menambah masalah. Maka cara mengatur keuangan rumah tangga yang baik adalah saling terbuka.</p>
<ol start="10">
<li>
<h4><span style="color: #000000;"><strong> Buat Target Jangka Pendek dan Jangka Panjang</strong></span></h4>
</li>
</ol>
<p>Ini hampir mirip pada saat menyusun prioritas keuangan. Hanya saja target ini memiliki jangka waktu, bukan bersifat harian.</p>
<p>Biasanya target jangka pendek adalah 5 tahun ke depan. Sedangkan, untuk jangka panjang berbeda-beda setiap pasangan. Ada yang menentukannya 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun, bahkan sampai usia pensiun.</p>
<p>Pengantin baru biasanya belum punya rumah sendiri, ada yang tinggal bersama mertua, mengontrak, kost, atau menempati rumah saudara. Lebih baik setelah menikah anda mempunyai rumah sendiri atau tinggal dirumah kontrakan dibandingkan harus dengan mertua, karena terdapat banyak <a href="https://id.theasianparent.com/penelitian-tinggal-bersama-mertua-berisiko-merusak-kesehatan-wanita/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">resiko tinggal dengan mertua</a>.</p>
<p>Maka jangka pendek mereka di sini adalah membeli rumah. Sedangkan contoh untuk jangka panjangnya bisa berupa persiapan dana pensiun, dana pendidikan anak, dan lainnya.</p>
<p>Itulah kesepuluh cara mengatur keuangan rumah tangga yang praktis buat pengantin baru. Karena pernikahan adalah kehidupan jangka panjang, maka keuangannya harus didiskusikan dengan benar-benar.</p>
<p>Kalau tidak memiliki masalah finansial atau setidaknya bisa diminimalisir, kehidupan rumah tangga akan sedikit terasa ringan. Karena sebagian besar permasalahan rumah tangga hadir dari faktor ekonomi.</p>
<p>Sekarang mulailah ajak pasangan untuk duduk bersama dan saling membuka diri. Tidak perlu gengsi kalau penghasilan suami lebih rendah dari istri.</p>
<p>Begitu pun istri, jika pendapatannya lebih besar harus tetap menghormati pasangannya. Dengan demikian, diskusi dapat berlangsung dengan baik dan menciptakan manajemen keuangan rumah tangga yang efektif.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga/">Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Bagi Pengantin Baru</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Keuangan Bagi Kamu yang Sulit Mengelola Gaji</title>
		<link>https://inafina.com/tips-keuangan/</link>
					<comments>https://inafina.com/tips-keuangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Apr 2019 06:55:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis dan Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[mengatur keuangan pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[tips keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/?p=1229</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tips Keuangan. Gaji seberapapun tidak akan cukup apabila gaya hidup dan pengeluaran kita tidak dikelola secara bijak. Bahkan sedihnya lagi, gaji seolah hanya “numpang lewat” di rekening kita karena sesaat setelah kita mendapatkan uang, uang tersebut tiba-tiba lenyap begitu saja dengan banyaknya kebutuhan yang harus dibayarkan. Jangan buru-buru merasa tidak bersyukur dan menyalahkan betapa kecilnya &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/tips-keuangan/">Tips Keuangan Bagi Kamu yang Sulit Mengelola Gaji</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1231 aligncenter" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/04/tips-keuangan.jpg" alt="tips keuangan" width="600" height="337" /></p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Tips Keuangan</strong></span>. Gaji seberapapun tidak akan cukup apabila gaya hidup dan pengeluaran kita tidak dikelola secara bijak.</p>
<p>Bahkan sedihnya lagi, gaji seolah hanya “numpang lewat” di rekening kita karena sesaat setelah kita mendapatkan uang, uang tersebut tiba-tiba lenyap begitu saja dengan banyaknya kebutuhan yang harus dibayarkan.</p>
<p>Jangan buru-buru merasa tidak bersyukur dan menyalahkan betapa kecilnya gaji yang diterima setiap bulan. Apabila Anda salah satunya, tips keuangan berikut ini akan sangat bermanfaat bagi “kesehatan rekening” Anda.</p>
<p>Tips pertama yang harus diterapkan namun banyak yang melupakannya adalah menabung dahulu sebelum gaji tersebut digunakan untuk pengeluaran bulanan.</p>
<p>Hal ini sebagai langkah preventif yang jitu untuk menghindarkan Anda dari keinginan membeli barang-barang impian yang sebagian besar hanyalah bersifat lapar mata.</p>
<p>Jadi sisihkan uang sesaat setelah gajian untuk investasi, disimpan, atau berjaga-jaga apabila ada keadaan darurat. Dengan begitu, perencanaan uang ke depan Anda bisa jauh lebih terkontrol.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca Juga : </strong></span><a href="https://inafina.com/cari-modal-usaha/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong><span style="color: #0000ff;">Cari Modal Usaha untuk Memulai Bisnis yang Maksimal, Disini Tempatnya!</span></strong></a></p>
<p>Beberapa orang, terutama yang sangat mudah tergiur untuk berbelanja, tips keuangan ini mungkin rasanya berat untuk dilakukan.</p>
<p>Salah satu cara untuk memotivasi diri adalah, bayangkan 5-10 tahun mendatang dengan Anda memiliki uang cukup banyak di tabungan.</p>
<p>Bayangkan uang tersebut bisa menjadi modal untuk membeli rumah, biaya menikah, studi lanjut, modal usaha dll. Gambaran akan masa depan yang nyaman dan tidak khawatir akan uang biasanya menjadi strategi ampuh untuk meyakinkan diri untuk menabung.</p>
<p>Tips kedua, tentukan skala prioritas dari hal yang paling penting dan tak boleh terlewat hingga ke prioritas bawah yang sifatnya tidak mendesak dan tidak harus segera. Pisahkan pula mana yang harus segera dibayarkan dan mana yang bisa menunggu.</p>
<p>Sehingga Anda sudah memiliki gambaran pengeluaran secara keseluruhan. Apabila sudah dibiasakan seperti ini, dengan sendirinya akan mampu mengerem hasrat belanja yang impulsif karena Anda akan mengeluarkan uang berdasarkan pertimbangan prioritas.</p>
<p>Apabila cara ini terbilang baru untuk Anda, sangat masuk akal apabila merasa sulit untuk tetap konsisten dalam skala prioritas.</p>
<p>Terlebih apabila semua uang itu masih ada di satu akun rekening bank yang sama. Tetapi apakah perlu sampai dipisah rekeningnya?</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Tips Keuangan</strong></span></h3>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-1232 size-full" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2019/04/Kumpulan-Cara-Mengatur-Dana.jpg" alt="Kumpulan Cara Mengatur Dana" width="1000" height="778" /></p>
<p>Ada cara lain yang Anda bisa gunakan yaitu sistem amplop dimana satu amplop diberi tulisan masing-masing pos pengeluaran.</p>
<p>Jadi nanti ada amplop bertuliskan amplop listrik, sewa, makan dst. Harapannya, hal sederhana ini akan membantu Anda untuk tetap konsisten.</p>
<p>Berdasarkan skala prioritas ini, Anda jadi bisa menentukan budget harian, mingguan, bahkan bulanan.</p>
<p>Masukan juga anggaran untuk bersenang-senang dalam budget ini. tetapi harus tetap ada batasnya ya! Misalnya, beri batasan maksimal seminggu dua kali dengan batas anggaran maksimal adalah 200.000 rupiah.</p>
<p>Buatlah anggaran yang masuk akal dan anggaplah anggaran senang-senang ini sebagai penghargaan atas kerja keras Anda selama sebulan.</p>
<p>Hal ini juga berlaku untuk barang-barang impian yang ingin Anda beli. Setiap orang pasti memiliki <em>wishlist </em>nya masing-masing.</p>
<p>Pengelolaan keuangan yang rapi dan ketat bukan berarti Anda harus mengubur dalam-dalam segala <em>wishlist </em>yang dimiliki. Anda tetap bisa membeli barang tersebut dengan menerapkan beberapa trik.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Pengalokasian Dana</strong></span></h3>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1233 aligncenter" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/04/Solusi-Finansial-Keluarga.jpg" alt="Solusi Finansial Keluarga" width="1000" height="644" /></p>
<p><strong>Pertama</strong>, tentukan jatah yang akan dihabiskan untuk barang kesenangan. Sesuaikan juga dengan pengeluaran yang lain.</p>
<p>Apabila sedang memiliki cicilan dalam jumlah yang lumayan besar, kurangi anggaran untuk senang-senang .Sebagai gambaran, Anda bisa menetapkan budget sekitar 5-30%.</p>
<p><strong>Kedua</strong>, ingat ingat kembali apakah sebelumnya sudah membeli barang serupa baru-baru ini. Kalau barang yang ingin dibeli adalah baju pesta model terbaru dan kebetulan Anda juga baru membeli baju 3 minggu yang lalu, lebih baik alokasikan anggaran itu  untuk keperluan yang lain</p>
<p>Dalam skala prioritas yang dibuat, perhatikan berapa uang yang Anda siapkan untuk pengeluaran makan. Makan memang kebutuhan utama setiap manusia. Sayangnya, hal ini bisa menjadi pembenaran bahwa mengeluarkan uang berlebihan dalam hal makan itu sah-sah saja.</p>
<p>Apabila sungguh ingin berhemat, jangan sampai Anda juga memiliki prinsip seperti ini. Anggaran untuk makan juga harus diatur.</p>
<p>Makan di tempat-tempat asyik dengan menu yang menggugah selera memang sangat menggoda. Tetapi ini juga bisa menjadi sumber pengeluaran terbesar.</p>
<p>Padahal Anda juga bisa berhemat untuk anggaran makan. Contohnya dengan cara tidak terlalu sering makan di resto mahal dan lebih banyak memasak sendiri.</p>
<p>Apabila mau memasak sendiri. Dan yang pasti, makanan yang tersaji pun lebih sehat, bersih, dan bisa disesuaikan dengan diet atau pantangan yang sedang dijalani.</p>
<p>Sudah menerapkan dua hal tersebut namun tetap bingung mengapa saldo Anda semakin menipis di luar ekspektasi?</p>
<p>Tips keuangan berikut ini mungkin bermanfaat, Catat setiap pengeluaran per hari, sekecil apapun. Dengan begitu, tak ada lagi pertanyaan kemana sebenarnya uang Anda keluar.</p>
<p>Untuk memudahkan hal ini, ada banyak aplikasi di <em>play store</em> maupun <em>app store</em> yang berfungsi sebagai pencatat pengeluaran harian.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1235 aligncenter" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/04/Artikel-Finansial-Perusahaan.jpg" alt="Artikel Finansial Perusahaan" width="1000" height="667" /></p>
<p>Bahkan beberapa aplikasi menawarkan fitur yang lengkap berupa waktu, tempat, dan keterangan untuk apa uang tersebut dikeluarkan.</p>
<p>Penggunaannya yang sangat praktis pun akan memudahkan Anda. Gunakan notifikasi aplikasi yang berfungsi untuk mengingatkan apabila Anda belum melakukan pencatatan keuangan pada hari itu. Dengan begitu, kini manajemen keuangan ada dalam genggaman.</p>
<p>Sebaiknya jangan membawa uang tunai dalam jumlah banyak. Memang sih kini pembayaran menggunakan kartu maupun uang digital (<em>e-money</em>) sudah sangat menjamur di berbagai <em>merchant</em>.</p>
<p>Namun tetap saja tak bisa dipungkiri bahwa pembayaran dengan uang tunai adalah cara paling mudah dalam bertransaksi dan sudah pasti diterima di seluruh tempat, baik itu skala besar maupun skala kecil.</p>
<p>Banyak orang berpikiran, memanfaatkan diskon dan promo bisa menjadi cara terbaik untuk berhemat. Terlebih lagi, setiap bisnis kini berusaha menawarkan promo semenarik mungkin demi meraup lebih banyak lagi pembeli. Sungguh godaan yang sulit untuk ditolak.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1236 aligncenter" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/04/cara-mengatur-gaji-bulanan-yang-kecil.jpg" alt="cara mengatur gaji bulanan yang kecil" width="600" height="400" /></p>
<p>Terkait efektivitasnya dalam rangka menghemat pengeluaran, tips keuangan seperti ini sesungguhnya adalah dua sisi mata pisau.</p>
<p>Tergantung dari sisi mana Anda memanfaatkannya. Di satu sisi, jelas promo akan sangat menguntungkan. Mulai dari potongan harga, beli 1 gratis 1, maupun voucher <a href="https://www.kaskus.co.id/thread/58bf9d6e60e24b14158b4567/tidak-perlu-bingung-ini-bedanya-diskon-dan-cashback/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><em>cashback</em> </a>untuk pembelanjaan berikutnya.</p>
<p>Semua promo ini akan menguntungkan selama Anda membeli apa yang dibutuhkan, bukan menjadi alasan untuk hedonisme pada barang-barang yang sesungguhnya bisa ditahan. Jadi terkait hal ini, bijaksanalah dalam menyikapi promo.</p>
<p>Secara keseluruhan, tips keuangan yang paling banyak dicari oleh orang-orang adalah “berapa pembagian keuangan yang ideal untuk setiap pos kebutuhan?”.</p>
<p>Hal ini menarik untuk dibahas karena ada banyak faktor yang menentukan. Meski begitu, gambaran umumnya paling tidak 50% untuk kebutuhan pokok, 30% untuk kesenangan pribadi, dan 20% untuk menabung.</p>
<p>Akan jauh lebih baik apabila persentase menabung lebih besar daripada kesenangan pribadi. Pada akhirnya, semua usaha di atas membutuhkan tekad yang kuat dan konsistensi.</p>
<p>Tips keuangan memang idealnya diterapkan dalam jangka waktu panjang agar dapat dirasakan manfaatnya.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/tips-keuangan/">Tips Keuangan Bagi Kamu yang Sulit Mengelola Gaji</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/tips-keuangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
