<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pelanggan Archives - inafina.com</title>
	<atom:link href="https://inafina.com/tag/pelanggan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://inafina.com/tag/pelanggan/</link>
	<description>Situs Pinjaman Uang Terbaik</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 May 2022 01:27:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.1</generator>

<image>
	<url>https://inafina.com/wp-content/uploads/2017/04/inafina-1-150x150.png</url>
	<title>pelanggan Archives - inafina.com</title>
	<link>https://inafina.com/tag/pelanggan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Apa itu Sebenarnya Pemasaran? Seberapa Pengaruhnya untuk Bisnismu?</title>
		<link>https://inafina.com/apa-itu-sebenarnya-pemasaran/</link>
					<comments>https://inafina.com/apa-itu-sebenarnya-pemasaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Jan 2016 15:42:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penjualan dan Pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[apa itu pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[memanfaatkan iklan]]></category>
		<category><![CDATA[mengenali kebutuhan]]></category>
		<category><![CDATA[menjadi kaya]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[produk dan jasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=359</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apa itu Sebenarnya Pemasaran? Saya telah menekankan banyak hal dalam blog ini, tapi tidak ada yang lebih penting dari fakta bahwa pemasaran memfokuskan diri pada kebutuhan-kebutuhan pelanggan dan bukan pada produk atau jasa Anda. Apa itu Sebenarnya Pemasaran? Apa yang menarik minat Anda (produk, bisnis, proses, atau orang-orang Anda) belum tentu menarik bagi pelanggan. Apa &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/apa-itu-sebenarnya-pemasaran/">Apa itu Sebenarnya Pemasaran? Seberapa Pengaruhnya untuk Bisnismu?</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_360" aria-describedby="caption-attachment-360" style="width: 692px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-360"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-360" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/apa-itu-marketing-inafina.png" alt="Apa itu Sebenarnya Pemasaran? - inafina.com" width="692" height="293" /></a><figcaption id="caption-attachment-360" class="wp-caption-text">Apa itu Sebenarnya Pemasaran? &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><strong><span style="color: #000000;">Apa itu Sebenarnya Pemasaran?</span></strong> Saya telah menekankan banyak hal dalam <a href="https://inafina.com/blog/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">blog</a> ini, tapi tidak ada yang lebih penting dari fakta bahwa pemasaran memfokuskan diri pada kebutuhan-kebutuhan pelanggan dan bukan pada produk atau jasa Anda.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Apa itu Sebenarnya Pemasaran?</strong></span></h2>
<p><img decoding="async" class="size-full wp-image-2043 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/pengertian-pemasaran-menurut-para-ahli.jpg" alt="pengertian pemasaran menurut para ahli" width="1000" height="667" /></p>
<p>Apa yang menarik minat Anda (produk, bisnis, proses, atau orang-orang Anda) belum tentu menarik bagi pelanggan. Apa yang mereka inginkan adalah sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka dan bukan kebutuhan.</p>
<p>Itulah pemasaran, mengidentifikasikan, memenuhi, dan menjawab kebutuhan-kebutuhan pelanggan. Anda harus selalu meletakkan diri Anda dalam sudut pandang pelanggan, yaitu memuaskan kebutuhan mereka.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Bagaimana Pemasaran yang Baik itu?</span></strong></h2>
<p><img decoding="async" class="size-full wp-image-2044 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/apa-itu-manajemen-pemasaran.jpg" alt="apa itu manajemen pemasaran" width="1000" height="610" /></p>
<p>Pemasaran yang baik memiliki kemampuan untuk merubah sudut pandang, sehingga akan selalu :</p>
<ul>
<li>Memahami pelanggan</li>
<li>Bersikap empati terhadap pelanggan</li>
<li>Menghubungkan segala sesuatu dengan pelanggan</li>
<li>Mencintai pelanggan</li>
<li>Membantu pelanggan dengan segala cara</li>
<li>Memberi kontribusi dalam kehidupan pelanggan</li>
<li>Menambahkan nilai pada setiap transaksi yang terjadi</li>
</ul>
<p>Lupakan bisnis yang sedang Anda geluti sekarang, tidak relevan. Lupakan produk yang Anda jual, ini juga tidak relevan. Tidak ada seorang pun di antara kita yang menggeluti bisnis produk atau jasa.</p>
<p>Kita semua menggeluti bisnis yang berorientasi pada masyarakat, karena masyarakatlah yang mengambil keputusan dan mengeluarkan uang. Dan jika kita menggeluti bisnis ini maka kita menggeluti bisnis pemecahan masalah, memecahkan masalah orang banyak.</p>
<p>Untuk menjadi kaya Anda harus dapat menjadi seorang yang ahli mengenali kebutuhan dan keinginan orang lain dan mencari cara untuk memuaskan mereka.</p>
<p>Jika Anda dapat melakukannya dengan lebih cepat, lebih murah, lebih baik, lebih menyenangkan, dan lebih jujur dibandingkan para pesaing Anda maka dapat dipastikan aliran uang akan masuk ke dalam pundi-pundi Anda.</p>
<p>Jika Anda memfokuskan diri pada pelanggan dengan semua cara yang telah saya kemukakan sebelumnya, Anda akan memperoleh lebih banyak pengetahuan tentang apa yang mereka perlukan dan masalah-masalah apa yang dapat Anda bantu pecahkan.</p>
<p>Dari pengetahuan yang Anda peroleh, Anda dapat mulai menerapkan keahlian dan kepandaian teknis dalam menyediakan solusi yang unik, solusi yang akan laku dijual.</p>
<p>Jika Anda mengetahui apa yang disukai dan tidak disukai oleh pelanggan, apa yang mereka baca dan apa yang tidak mereka baca, di mana mereka tinggal dan apa pekerjaan mereka, dan mengetahui apa yang mereka lakukan untuk bersenang-senang, maka bisnis sudah memiliki dasar yang kuat.</p>
<p>Pengetahuan pribadi tersebut akan membuat Anda mampu melakukan <a href="http://ilmukomunikasi.uma.ac.id/2021/07/30/5-cara-teratas-untuk-berkomunikasi-lebih-efektif-dengan-pelanggan/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">komunikasi </a>dengan mereka dan melayani mereka sesuai dengan apa yang mereka inginkan.</p>
<p>Mengenal pelanggan secara pribadi merupakan sebuah pekerjaan yang berat, namun jika Anda tidak melakukannya Anda tidak akan pernah mengenal para pelanggan Anda.</p>
<p>Hal ini kadang tidak terlihat dengan jelas karena pengguna produk dan jasa Anda mungkin berbeda dengan pembeli Anda.</p>
<p>Tanpa berusaha mengenal pelanggan Anda akan membuang banyak waktu dan uang melakukan strategi-strategi yang tidak akurat, pemasaran yang tidak efektif, dan kampanye pemasaran yang merusak.</p>
<p>Jika Anda menyampaikan pesan pemasaran yang salah, akan dibutuhkan kerja keras untuk mengembalikan pada jalur yang benar.</p>
<p>Ada sebuah nasihat kuno yang mengatakan “Buatlah perangkap tikus yang baik maka orang akan berdatangan ke depan pintu Anda untuk membelinya.” Nasihat itu sepertinya sudah tidak berlaku lagi.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca Juga : <a href="https://inafina.com/strategi-pemasaran-online/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;">Strategi Pemasaran Online Tiktok Vs Instagram (Mana yang Lebih Jitu?)</span></a></strong></span></p>
<p>Banyak perusahaan di dunia yang membuat perangkap tikus dengan kualitas lebih baik. Produk mereka sudah tersedia dan siap bersaing dengan produk Anda.</p>
<p>Para pengguna produk tersebut tidak hanya duduk menunggu produk Anda dipajang di rak toko. Konsekuensinya, Anda harus menawarkan produk tersebut pada mereka, beri mereka alasan yang logis mengapa mereka harus memilih produk Anda dibanding produk yang sama dari perusahaan lain.</p>
<p>Ingatlah, keputusan awal orang dalam membeli adalah keputusan emosional. Kecuali bagi para pembeli yang cermat. Tetapi kebanyakan pelanggan tidak membeli sesuatu dengan pertimbangan logika.</p>
<p>Mereka membeli suatu produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhan emosional dan psikologisnya. Hal ini disebut dengan “menjual desisan penggorengannya, bukan steaknya”. Setelah membeli baru mereka menilai pembeliannya dengan logika.</p>
<p>Ini menjelaskan mengapa mereka sering mengalami penyesalan pelanggan, tidak lama setelah mereka melakukan pembelian.</p>
<p>Penyesalan pelanggan terjadi ketika penjualan dilakukan dengan memanfaatkan iklan dan pelibatan emosi, atau penjual tidak memberikan alasan-alasan logis untuk membantu mereka menetapkan keputusan pembelian.</p>
<p>Masukkan unsur emosi pelanggan secara memadai pada setiap keputusan pembelian mereka dan jangan membiarkan mereka membeli tanpa pertimbangan logika. Dengan cara itu, Anda akan menghindarkan penyesalan pelanggan setelah penjualan terjadi.</p>
<p>Dalam menjual apa saja Anda harus dapat menciptakan perasaan emosi yang positif agar pembeli mau membeli produk atau jasa Anda. Namun, Anda juga harus mampu memberikan sejumlah alasan logis yang dapat membantu pelanggan membulatkan keputusannya, jika tidak, penjualan tidak akan terjadi.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/apa-itu-sebenarnya-pemasaran/">Apa itu Sebenarnya Pemasaran? Seberapa Pengaruhnya untuk Bisnismu?</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/apa-itu-sebenarnya-pemasaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Permudah Pelanggan Membeli atau Bisnis Anda akan Hancur</title>
		<link>https://inafina.com/permudah-pelanggan-membeli-atau-bisnis-anda-akan-hancur/</link>
					<comments>https://inafina.com/permudah-pelanggan-membeli-atau-bisnis-anda-akan-hancur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2016 17:41:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penjualan dan Pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[cara berbisnis]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[peluang pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[permudah pelanggan membeli]]></category>
		<category><![CDATA[strategi penghapusan risiko]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[transaksi bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[unique selling proposition]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=346</guid>

					<description><![CDATA[<p>Permudah Pelanggan Membeli atau Bisnis Anda akan Hancur. Banyak pelanggan yang masih kesulitan membeli barang atau jasa – entah karena pelayanan yang buruk atau karena praktik dan kebijakan yang tidak sederhana. Hal seperti itu bukan sebuah cara berbisnis yang buruk melainkan sebuah tindakan kriminal yang dapat menghancurkan dan membunuh sebuah bisnis. Sekali-kali cobalah menjadi seorang &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/permudah-pelanggan-membeli-atau-bisnis-anda-akan-hancur/">Permudah Pelanggan Membeli atau Bisnis Anda akan Hancur</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_347" aria-describedby="caption-attachment-347" style="width: 705px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-347"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-347" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/pelanggan-inafinacom.png" alt="Permudah Pelanggan Membeli atau Bisnis Anda akan Hancur - inafina.com" width="705" height="222" /></a><figcaption id="caption-attachment-347" class="wp-caption-text">Permudah Pelanggan Membeli atau Bisnis Anda akan Hancur &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><strong><span style="color: #000000;">Permudah Pelanggan Membeli atau Bisnis Anda akan Hancur.</span></strong> Banyak pelanggan yang masih kesulitan membeli barang atau jasa – entah karena pelayanan yang buruk atau karena praktik dan kebijakan yang tidak sederhana. Hal seperti itu bukan sebuah cara berbisnis yang buruk melainkan sebuah tindakan kriminal yang dapat menghancurkan dan membunuh sebuah bisnis.</p>
<p>Sekali-kali cobalah menjadi seorang pelanggan, menelepon atau mendatangi bisnis Anda selayaknya seorang pelanggan. Bagaimana cara para pegawai menyambut telepon dari pelanggan? Dan bagaimana cara mereka menyapa pelanggan? Kendala apa yang ditemukan, baik secara fisik maupun emosional? Setelah selesai, tanyakan pada diri Anda apakah masih mau menjadi pelanggan lagi di lain waktu?</p>
<p>Carilah dan gunakan sesuatu yang bisa memudahkan calon pelanggan Anda menemukan dan membeli produk atau jasa Anda. Contohnya jika perusahaan Anda bergerak di industri keuangan, Anda bisa menggunakan <a href="https://inafina.com" target="_blank" rel="noopener noreferrer">inafina.com </a>agar perusahaan dan tenaga penjualan Anda mudah menjual produknya secara online ke masyarakat dan untuk masyarakat pun akan juga mudah mencari produk keuangan yang dibutuhkannya.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Permudah Pelanggan Membeli atau Bisnis Anda akan Hancur</span></strong></h2>
<h3><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2036 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/Cara-meningkatkan-pelayanan-customer-service-scaled.jpg" alt="Cara meningkatkan pelayanan customer service" width="1706" height="2560" /></h3>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Menaikkan risiko dapat melipatgandakan penjualan Anda</strong></span></h3>
<p>Di masa lalu, para pelanggan biasa bersikap menerima segala risiko yang muncul saat membeli sebuah produk atau jasa. Aturan tak tertulisnya berbunyi “risiko ditanggung sendiri” maka selalu berhati-hatilah menjadi pembeli. Pembeli harus menanggung sendiri risiko jika produk yang dibeli ternyata tidak bekerja dengan baik, tidak sesuai dengan keinginan, atau tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan.</p>
<p>Masih banyak pebisnis yang belum menyadari bahwa masa-masa dan cara-cara bisnis seperti itu sudah berlalu. Praktik bisnis saat ini bertolak belakang dengan cara tersebut. Aturan tak tertulisnya berbunyi: berhati-hatilah menjadi penjual!</p>
<p>Satu alasan terbesar mengapa pelanggan tidak mau membeli sebuah produk atau jasa (hasil riset menunjukkan delapan puluh persen dari seluruh alasan yang ada) adalah karena mereka menganggap terdapat sejumlah risiko yang merugikan jika berbisnis dengan Anda.</p>
<p>Seorang penjual dapat melakukan sesuatu untuk menghilangkan risiko itu, baik risiko nyata maupun risiko perseptif. Dengan begitu Anda akan memperoleh peluang delapan puluh persen lebih baik dalam menyelesaikan setiap transaksi bisnis yang dimiliki.</p>
<p>Hal itu dapat dilakukan dengan cara menawarkan pada para pelanggan kesempatan untuk berbisnis dalam situasi tanpa risiko atau dengan risiko yang sangat rendah.</p>
<p>Berikut saya kemukakan beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk menghilangkan persepsi risiko para pelanggan :</p>
<ul>
<li>Memberi sampel atau coba gratis bagi setiap produk secara cuma-cuma</li>
<li>Memberi pelanggan harga yang rendah sebagai perkenalan</li>
<li>Menawarkan pelanggan garansi penuh, uang kembali tanpa syarat (atau, jika terpaksa, beri garansi uang kembali dengan syarat)</li>
<li>Menawarkan pembayaran denda jika produk tidak sesuai dengan yang dijanjikan, tawaran tersebut berbunyi: 100 persen uang akan kembali jika Anda tidak puas</li>
</ul>
<p>Saat ini, bisnis Anda harus dengan serius mempertimbangkan untuk memasukkan unsur-unsur tersebut menjadi bagian penting dalam <a href="https://www.jurnal.id/id/blog/strategi-pemasaran-produk-yang-harus-anda-coba/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">strategi pemasaran</a>. Masa-masa kejayaan semboyan lama “risiko ditanggung sendiri oleh pembeli” sudah lama mati dan tidak berlaku lagi.</p>
<p>Begitu kompetitifnya persaingan yang terjadi di luar dan hanya tersedianya sedikit pelanggan. Para pelanggan sekarang jauh lebih pandai, lebih berpendidikan, lebih kuat, lebih percaya diri, dan memiliki lebih banyak cara untuk menyalurkan keluhan.</p>
<p>Anda harus mempersiapkan diri untuk menaruh seluruh kepercayaan pada produk atau jasa yang Anda tawarkan dan mendukungnya dengan jaminan penuh. Jika Anda tidak dapat menjamin produk atau jasa yang ditawarkan, bukan hanya akan kehilangan peluang pemasaran, tetapi produk Anda memang tidak pantas dijual.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca Juga : <a href="https://inafina.com/bpkb-motor-beat/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;">BPKB Motor Beat Bisa digunakan untuk Pengajuan? Tentu Bisa!</span></a></strong></span></p>
<p>Ketakutan pada ancaman bahwa orang lain akan mengambil keuntungan dari Anda sangat tidak berdasar. Saya pastikan bahwa 99 persen orang adalah orang yang jujur yang tidak akan mengambil keuntungan dari Anda secara licik. Beberapa orang yang oportunis, yang memanfaatkan peluang secara tidak jujur, tidak sebanding dengan kenaikan omzet bisnis yang Anda nikmati.</p>
<p>Hanya dengan cara mengambil semua risiko dari pundak para pelanggan yang akan membuat Anda menjadi unik di dalam industri. Jika Anda tidak dapat menemukan sebuah USP <em>(unique selling proposition)</em> bagi usaha Anda, strategi penghapusan risiko dapat memberikan keunikan yang Anda butuhkan. Pikirkan baik-baik! Ini menyangkut masalah akal sehat.</p>
<p>Akan lebih mudah bagi Anda untuk menjual produk atau jasa dengan mengatakan: “kalau Anda tidak menyukai produk kami, maka segera kembalikan. Anda akan mendapatkan kembali uang Anda, tanpa ditanya alasan apa pun.”</p>
<p>Penawaran seperti ini memang tidak selalu cocok untuk segala situasi, tetapi dalam setiap situasi Anda dapat mengambil langkah-langkah yang lebih tepat dibandingkan dengan para pesaing. Anda akan lebih unggul dalam hal menghilangkan atau mengurangi risiko, meninggikan rasa percaya diri pembeli untuk mencoba produk atau jasa yang Anda jual.</p>
<p>Metode ini merupakan cara jujur dalam mengajukan sebuah penawaran yang dapat mengurangi kecemasan utama yang dimiliki oleh semua pelanggan yaitu risiko.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Jangan lupa bertanya pada pelanggan</strong></span></h3>
<p>Jika kesulitan menemukan penawaran yang dapat Anda berikan untuk menghapuskan faktor risiko pelanggan, lakukan seperti yang Anda lakukan saat mencoba menemukan USP yaitu bertanyalah pada para pelanggan Anda.</p>
<p>Cari informasi tentang apa kebutuhan, keinginan, dan kekhawatiran mereka. Saran saya adalah pelanggan, baik yang sudah Anda miliki maupun yang belum, niscaya akan memberi ide-ide yang Anda butuhkan.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Hambatan yang dialami pembeli dapat menghancurkan bisnis Anda</strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2037 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-konsumen-memilih-atau-membeli-suatu-hidangan-makanan-adalah.jpg" alt="faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen memilih atau membeli suatu hidangan makanan adalah" width="1000" height="667" /></p>
<p>Kemudahan yang Anda berikan pada para pelanggan untuk memperoleh yang mereka butuhkan tidak cukup hanya dengan mengurangi risiko, melainkan Anda juga harus mempermudah semua proses pembelian menjadi sederhana dan mudah.</p>
<p>Misalnya, sebuah perusahaan yang menerima pesanan pelanggan lewat surat atau <em>e-mail</em>. Pastikan formulir yang jelas, daftar pertanyaan yang dibutuhkan, dan menyertakan pula informasi lengkap dari bisnis Anda. Semua ini dapat memudahkan pelanggan untuk membeli.</p>
<p>Menyertakan sejumlah pilihan cara pembayaran juga akan bermanfaat. Tidak ada alasan apa pun bagi Anda untuk menolak pembayaran menggunakan kartu kredit.</p>
<p>Bagaimana dengan pelayanan lainnya? Coba Anda tanyakan kepada pelanggan, apakah tempat parkir sudah memadai atau sudah cukup baik? Apakah jalan masuk toko atau kantor cukup menarik perhatian pengunjung? Apakah sudah terpasang petunjuk yang memudahkan para pelanggan menemukan barang-barang yang mereka cari di tempat bisnis Anda? Bagi yang bisnisnya menjual produk retail apakah sudah tersedia keranjang, troli, dan pegawai yang bertugas membawakan belanjaan pembeli? Apakah sudah menemukan tempat yang tepat untuk meletakkan tas, kotak, troli, dan lemari pajangan?</p>
<p>Perhatikan bagaimana cara para pelanggan berbelanja di toko Anda, analisis setiap langkah mereka. Pikirkan bagaimana caranya untuk membuat setiap langkah mereka bisa menjadi lebih mudah. Anda hanya perlu melakukan sedikit perubahan tanpa perlu mengeluarkan biaya yang terlampau mahal.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/permudah-pelanggan-membeli-atau-bisnis-anda-akan-hancur/">Permudah Pelanggan Membeli atau Bisnis Anda akan Hancur</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/permudah-pelanggan-membeli-atau-bisnis-anda-akan-hancur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Membuat Bisnis Anda Tumbuh Secara Ajaib?</title>
		<link>https://inafina.com/bagaimana-membuat-bisnis-anda-tumbuh-secara-ajaib/</link>
					<comments>https://inafina.com/bagaimana-membuat-bisnis-anda-tumbuh-secara-ajaib/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2016 12:27:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis dan Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[berani tampil beda]]></category>
		<category><![CDATA[membuat bisnis tumbuh]]></category>
		<category><![CDATA[meraih keuntungan]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman ajaib]]></category>
		<category><![CDATA[produk dan jasa]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[transaksi penjualan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=307</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bagaimana Membuat Bisnis Anda Tumbuh Secara Ajaib. Di artikel yang berjudul Mengapa Lebih Banyak Bisnis Gagal Dibandingkan yang Berhasil, mungkin akan membuat Anda yang ingin berbisnis menjadi down, namun tidak adil jika blog ini tidak memberikan solusi atau pencerahan bagi Anda yang ingin serius memulai suatu bisnis. Baik, mari kita mulai : Di dalam berbisnis, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/bagaimana-membuat-bisnis-anda-tumbuh-secara-ajaib/">Bagaimana Membuat Bisnis Anda Tumbuh Secara Ajaib?</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_308" aria-describedby="caption-attachment-308" style="width: 787px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-308"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-308" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/tumbuh-bisnis-inafina-Copy.jpg" alt="Bagaimana Membuat Bisnis Anda Tumbuh Secara Ajaib - inafina.com" width="787" height="423" /></a><figcaption id="caption-attachment-308" class="wp-caption-text">Bagaimana Membuat Bisnis Anda Tumbuh Secara Ajaib &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><strong><span style="color: #000000;">Bagaimana Membuat Bisnis Anda Tumbuh Secara Ajaib.</span></strong> Di artikel yang berjudul <a href="https://inafina.com/mengapa-lebih-banyak-bisnis-gagal-dibandingkan-yang-berhasil/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Mengapa Lebih Banyak Bisnis Gagal Dibandingkan yang Berhasil</a>, mungkin akan membuat Anda yang ingin berbisnis menjadi <em>down</em>, namun tidak adil jika <a href="https://inafina.com/blog/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">blog</a> ini tidak memberikan solusi atau pencerahan bagi Anda yang ingin serius memulai suatu bisnis. Baik, mari kita mulai :</p>
<p>Di dalam berbisnis, mungkin kita membutuhkan suatu keajaiban. Keajaiban akan terjadi ketika seorang pelanggan atau pegawai Anda menyadari bahwa Anda telah melakukan sesuatu yang menyenangkan bagi mereka, sesuatu yang tidak mereka duga.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Bagaimana Membuat Bisnis Anda Tumbuh Secara Ajaib?</span></strong></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2014 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/Membentuk-pola-pikir-untuk-menjadi-seorang-wirausaha-scaled.jpg" alt="Membentuk pola pikir untuk menjadi seorang wirausaha" width="1707" height="2560" /></p>
<p>Jika Anda menilai mereka dengan nilai yang memang sudah hak mereka, maka Anda sebenarnya telah menciptakan sebuah Pengalaman Ajaib.</p>
<p>Sasaran sebuah Pengalaman Ajaib adalah membuat transaksi antara Anda dengan pelanggan menjadi momen yang tak terlupakan.</p>
<p>Pengalaman Ajaib akan meninggalkan kesan positif yang mendalam, yang akan membuat para pelanggan dengan senang hati memberi tahu teman-teman mereka tentang pengalaman tak terlupakan saat berbisnis dengan Anda.</p>
<p>Bagi pelanggan, sebuah Pengalaman Ajaib menunjukkan bahwa Anda peduli pada mereka dan pada apa yang mereka lakukan.</p>
<p>Maka untuk meraih keuntungan, buatlah agar Pengalaman Ajaib menjadi bagian yang tak terpisahkan dari bisnis Anda dan menjadi bagian dari sistem Anda sehingga Pengalaman Ajaib tersebut akan terjadi pada setiap pelanggan.</p>
<p>Pengalaman Ajaib akan terlihat sebagai kejadian spesial bagi semua pelanggan.</p>
<p>Setiap hari ada ribuan transaksi bisnis terjadi. Ketika Anda membeli surat kabar, secangkir kopi, sebuah tiket bioskop, membeli bensin, membeli sepasang sepatu, makan siang, membeli tiket pesawat udara, dan sebagainya.</p>
<p>Banyak sekali di antara transaksi tersebut yang terlupakan begitu saja, karena semua transaksi pada dasarnya sama antara satu dengan yang lainnya.</p>
<p>Pengalaman membeli yang akan Anda ingat hanya pengalaman buruk yang pernah terjadi pada Anda.</p>
<p>Pelayan yang bermuka masam, telepon yang diping-pong, jawaban yang mengecewakan dan sikap acuh tak acuh.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Baca Juga : <span style="color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff;" href="https://inafina.com/tips-mendapatkan-uang-tunai-dengan-mudah/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Tips Mendapatkan Uang Tunai dengan Mudah dan Cepat!</a></span></span></strong></p>
<p>Pengalaman seperti ini saya sebut Pengalaman Mematikan karena pengalaman demikian akan mematikan bisnis Anda.</p>
<p>Pengalaman tersebut lebih buruk dibandingkan pengalaman yang mudah terlupakan. Pengalaman Mematikan tidak akan dilupakan orang, bahkan mereka akan menceritakannya pada orang lain. Ingatlah, seseorang yang diperlakukan baik dalam sebuah transaksi akan bercerita pada dua hingga lima orang.</p>
<p>Tetapi ketika Anda memperlakukan satu orang pelanggan dengan buruk maka mereka akan menceritakannya pada sepuluh orang, bahkan dengan kecanggihan internet saat ini dan menjamurnya berbagai sosial media, pelanggan yang kecewa tersebut bisa menceritakan pengalaman buruk mereka ke jutaan orang lainnya tanpa belas kasihan.</p>
<p>Oleh sebab itu, dengan sebuah Pengalaman Ajaib, para pelanggan Anda akan menjadi alat iklan yang paling efektif, dahsyat, gratis, dapat berjalan dan berbicara ke mana-mana.</p>
<p>Semua bisnis akan menemukan satu cara tersendiri untuk menghasilkan Pengalaman Ajaib mereka.</p>
<p>Tentang bagaimana cara melakukannya akan bergantung pada jenis produk dan jasa yang dijual. Lakukan <em>brainstorming</em> dengan staf, teman, dan pelanggan Anda untuk mendapatkan ide. Ambil ide-ide lain dari berbagai bisnis yang menarik minat Anda.</p>
<p>Anda harus kreatif dengan berbuat sedikit berbeda dari orang lain karena dari sini keajaiban akan muncul.</p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Pengalaman ajaib untuk dikenang</strong></span></p>
<p>Semakin banyak pengalaman ajaib yang tersedia bagi para pelanggan, maka akan semakin diingat perusahaan Anda, dan akan semakin banyak orang yang ingin berbisnis dengan Anda. Berikut beberapa contoh yang dapat Anda jadikan bahan pertimbangan.</p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Pusat kesehatan dan kebugaran</strong></span></p>
<p>Handuk, jasa mengasuh anak, kamar mandi, kamar ganti tersedia di pusat kebugaran, dan semuanya gratis.</p>
<p>Selain itu, petugas akan membawakan air putih untuk minum para pelanggan pada saat mereka berolahraga.</p>
<p>Para petugas mengajak berbincang tentang topik yang menarik minat Anda. Ketika hendak pulang mereka menawarkan untuk mencucikan pakaian olahraga Anda dan menyiapkannya untuk Anda pada kunjungan berikutnya tanpa dipungut biaya.</p>
<p>Apa Anda keberatan membayar mahal untuk dapat berolahraga di tempat seperti ini?</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Dealer (penyalur) mobil</strong></span></h3>
<p>Ketika transaksi penjualan sudah terjadi, seorang tenaga penjualan dengan santai menanyakan selera musik pada pelanggannya.</p>
<p>Ketika mobil pesanan sudah diantar, si pelanggan bukan hanya mendapatkan sebuah mobil yang mengkilap dan harum baunya, tetapi juga mendapatkan musik favoritnya senilai Rp 1 juta sebagai hadiah yang disertai sepucuk nota ucapan terima kasih.</p>
<p>Apakah Anda tidak akan merekomendasikan dealer mobil seperti ini pada teman-teman Anda?</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Sebuah rumah makan</strong></span></h3>
<p>Ada sebuah rumah makan yang memberi minuman dan kudapan gratis bagi semua pengunjung yang menunggu untuk mendapatkan meja.</p>
<p>Seorang pelayan secara berkala membawa sebuah nampan berisi makanan pembuka dan makanan penutup, dia menawarkan pada mereka yang masih menunggu.</p>
<p>Inisiatif tersebut telah membuat para pelanggan yang sudah mau menunggu lama merasa senang dan hal itu terbukti dapat mendorong penjualan menu yang jarang dipilih oleh pelanggan.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Toko pakaian pria</strong></span></h3>
<p>Apa yang Anda rasakan ketika memasuki sebuah toko, lalu Anda ditawari duduk di sebuah sofa empuk dan ditemani segelas minuman.</p>
<p>Bukan sembarang kopi atau teh biasa, namun minuman ringan seperti <em>cola</em>, <em>cappucino</em>, atau <em>fresh juice</em>.</p>
<p>Anda disapa selayaknya pelanggan lama dan tidak pernah sekalipun ditanya “Apa yang dapat kami bantu?” Padahal, mungkin Anda hanya berdiri atau duduk lalu meninggalkan toko tersebut tanpa membeli apa-apa namun tetap saja tidak ada yang berubah dari cara mereka memperlakukan Anda.</p>
<p>Dengan pelayanan tersebut, saya berani bertaruh, tidak akan ada seorang pun pun yang meninggalkan toko tersebut tanpa membeli apa-apa.</p>
<p>Bahkan jika memang benar ada orang yang tidak membeli produk Anda -saya berani mempertaruhkan situs <a href="https://inafina.com" target="_blank" rel="noopener noreferrer">inafina.com</a> ini-, ia akan berbicara kepada banyak orang mengenai pelayanan “aneh” dari bisnis Anda tersebut dan perhatikanlah, dampaknya akan sangat luar biasa positif apalagi jika dibantu dengan kekuatan internet dan sosial media.</p>
<p>Pelayanan “aneh” dari bisnis Anda akan menjadi viral di internet dan sosial media, kemudian informasi ini akan terus-menerus tersebar tak henti-hentinya yang pada akhirnya menimbulkan rasa penasaran pada banyak orang dan membuat orang-orang menjadi “gemes” ingin membeli di tempat Anda.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Taksi</strong></span></h3>
<p>Bayangkan Anda memasuki sebuah taksi dan kemudian menyadari bahwa taksi tersebut ber-AC sehingga nyaman, bersih, dan rapi.</p>
<p>Supirnya yang ramah menawari Anda sepotong buah segar atau cokelat, dan sehelai tisu basah untuk membersihkan tangan atau wajah Anda.</p>
<p>Tidak hanya itu, dia juga menawari Anda untuk memilih majalah atau surat kabar yang tersedia, dan memberi tahu Anda bahwa Anda dapat menggunakan telepon genggam jika perlu menelepon seseorang.</p>
<p>Jika Anda tidak terbiasa memberi tip pada supir taksi, Anda pasti tidak keberatan merogoh kocek Anda untuk hal yang satu ini.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Bagaimana menciptakan sebuah keajaiban kecil dalam bisnis Anda?</strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2015 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/apa-itu-mindset-dalam-berbisnis-scaled.jpg" alt="apa itu mindset dalam berbisnis" width="1709" height="2560" /></p>
<p>Untuk menciptakan sebuah keajaiban, Anda harus <a href="https://www.gramedia.com/best-seller/tips-meningkatkan-percaya-diri/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">berani tampil beda</a> dan berpikir di luar kerangka Anda yang biasa. Intinya adalah jangan lakukan apa pun yang telah dilakukan oleh orang lain.</p>
<p>Mulailah dengan mengatakan terima kasih dengan setulus hati. Kirimi mereka nota, bunga, atau parsel.</p>
<p>Telepon mereka dan katakan betapa Anda menghargai mereka karena dapat berbisnis dengan Anda.</p>
<p>Beri mereka hadiah kecil yang biasa Anda buat untuk promosi. Undang mereka dengan memberinya kupon hadiah.</p>
<p>Lakukan hal-hal yang terjangkau biayanya, namun sangat berarti bagi para pelanggan. Seperti pernah dikatakan oleh seorang bijak “hal-hal kecil tidak berarti banyak, hal-hal kecil berarti segalanya!”</p>
<p>Suatu kali saya pernah merekomendasikan sebuah perusahaan pemasok pada seorang relasi saya. Sebagai tanda terima kasih dia mengirimi saya sebuah paket berisi makanan kecil.</p>
<p>Harganya memang cukup mahal, tetapi bisnis yang selanjutnya dia terima dari relasi saya tersebut bernilai sangat tinggi. Pemberian paket makanan kecil itu terlihat kecil sekali dibandingkan dengan penghasilan yang dia terima.</p>
<p>Perkenalkan kesenangan dalam bisnis Anda dan bersenang-senanglah bersama pelanggan. Jangan mau kalah dengan yang lain.</p>
<p>Jika mereka menawarkan teh atau kopi pada para pelanggannya, maka Anda tawarkan <em>cappucino</em> atau jus jeruk segar pada pelanggan Anda.</p>
<p>Jika pesaing Anda menawarkan <em>cappucino</em> dan jus jeruk, maka beri pelanggan Anda minuman yang lebih mewah lagi! Tak peduli bagaimana caranya, yang penting berbeda.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/bagaimana-membuat-bisnis-anda-tumbuh-secara-ajaib/">Bagaimana Membuat Bisnis Anda Tumbuh Secara Ajaib?</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/bagaimana-membuat-bisnis-anda-tumbuh-secara-ajaib/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rahasia untuk Menjadi Ahli Pemasaran yang Handal</title>
		<link>https://inafina.com/rahasia-untuk-menjadi-ahli-pemasaran-yang-handal/</link>
					<comments>https://inafina.com/rahasia-untuk-menjadi-ahli-pemasaran-yang-handal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2016 17:32:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penjualan dan Pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[ahli pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[calon pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[informasi akurat]]></category>
		<category><![CDATA[mengatasi keberatan]]></category>
		<category><![CDATA[mengatasi penolakan]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[strategi pasar]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga pemasaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=299</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rahasia untuk Menjadi Ahli Pemasaran yang Handal. Apa rahasia untuk menjadi seorang ahli pemasaran yang handal dan jenius? Bagaimana caranya dan apa saja yang perlu dilakukan? Jawabannya hanya satu, yaitu tanyakan pada pelanggan apa yang mereka inginkan dan bawalah jawaban mereka pada setiap langkah Anda berikutnya. Hal ini akan sulit dilakukan kecuali Anda menyadari masalah &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/rahasia-untuk-menjadi-ahli-pemasaran-yang-handal/">Rahasia untuk Menjadi Ahli Pemasaran yang Handal</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_304" aria-describedby="caption-attachment-304" style="width: 732px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-304"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-304" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/ahli-inafina.jpg" alt="Rahasia untuk Menjadi Ahli Pemasaran yang Handal - inafina.com" width="732" height="481" /></a><figcaption id="caption-attachment-304" class="wp-caption-text">Rahasia untuk Menjadi Ahli Pemasaran yang Handal &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><strong>Rahasia untuk Menjadi Ahli Pemasaran yang Handal. </strong>Apa rahasia untuk menjadi seorang ahli pemasaran yang handal dan jenius? Bagaimana caranya dan apa saja yang perlu dilakukan? Jawabannya hanya satu, yaitu tanyakan pada pelanggan apa yang mereka inginkan dan bawalah jawaban mereka pada setiap langkah Anda berikutnya. Hal ini akan sulit dilakukan kecuali Anda menyadari masalah tersebut secara mendalam.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Rahasia untuk Menjadi Ahli Pemasaran yang Handal</strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2012 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/bahasa-marketing-penjualan-scaled.jpg" alt="bahasa marketing penjualan" width="2560" height="1709" /></p>
<p>Anda pasti senang mendengar bahwa hanya perlu satu langkah untuk mengetahui tentang apa yang diinginkan oleh para pelanggan Anda.</p>
<p>Cobalah untuk duduk bertatap muka dengan mereka. Sasaran pertama adalah mereka yang datang dan berhubungan langsung dengan bisnis Anda namun tidak membeli dari Anda.</p>
<p>Cari informasi tentang apa yang menyebabkan mereka tidak membeli produk Anda, kemudian tindak lanjuti alasan-alasan tersebut secara <a href="https://www.danafina.com/cara-berpikir-kreatif/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">kreatif</a>. Hanya ini rahasianya! Di sinilah emas berlian itu tersimpan.</p>
<p>Saya sering mendengar orang tidak siap dengan keluhan dan cerita buruk tentang bisnis mereka, atau karena alasan tidak ingin mengganggu pelanggan mereka.</p>
<p>Padahal, cerita buruk yang akan pelanggan sampaikan, akan membuat para pelanggan memandang Anda dan perusahaan Anda secara lebih positif.</p>
<p>Pelanggan Anda, calon pelanggan, dan mereka yang sudah terlanjur menolak tawaran dari Anda, akan dengan senang hati memberi Anda masukan dan umpan balik. Umpan balik tersebut akan memberi Anda informasi akurat tentang bagaimana cara untuk dapat mengatasi penolakan dan keberatan pelanggan terhadap Anda di masa yang akan datang.</p>
<p>Mereka akan memandang Anda sebagai sebuah perusahaan yang peduli. Jika Anda mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang tepat, mereka akan memberi Anda semua informasi yang Anda butuhkan untuk mengembangkan strategi pasar yang ampuh.</p>
<p>Jika Anda bertanya pada sejumlah pelanggan maka Anda melihat terbentuknya sebuah tren. Hal ini akan menjadi informasi yang memadai untuk membangun sebuah bisnis yang mengasyikkan dan tentunya menguntungkan.</p>
<p>Prosesnya sangat sederhana, ajukan pada mereka beberapa pertanyaan berikut, kemudian simak jawaban mereka baik-baik :</p>
<ul>
<li>Mengapa Anda memutuskan untuk tidak jadi membeli dari kami?</li>
<li>Apa yang dapat kami perbaiki di masa datang?</li>
<li>Ada tidak hal-hal yang Anda sukai tentang perusahaan kami?</li>
<li>Apa yang Anda sukai dari pesaing-pesaing kami, yang menurut Anda dapat kami terapkan?</li>
</ul>
<p>Saya pernah melakukan hal ini pada sebuah perusahaan jasa keamanan milik teman yang sedang mengalami penurunan angka penjualan.</p>
<p>Setelah berbicara dengan para pelanggannya saya memperoleh banyak gagasan yang dapat membantu perusahaan tersebut menangguk keuntungan hingga miliaran rupiah.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Baca Juga : <span style="color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff;" href="https://inafina.com/bpkb-motor-beat/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">BPKB Motor Beat Bisa digunakan untuk Pengajuan? Tentu Bisa!</a></span></span></strong></p>
<p>Salah satu idenya adalah memberi para tenaga pemasaran mereka pakaian seragam. Dulu, tim pemasaran mereka mengunjungi rumah-rumah dengan bersetelan jas warna gelap.</p>
<p>Ternyata penampilan seperti itu tidak menyenangkan bagi para pelanggan, karena orang tidak suka petugas pemasaran mendatangi rumah mereka.</p>
<p>Namun, ketika kami mengubah penampilan tenaga pemasarannya, tampil layaknya seorang penjaga keamanan berseragam, para pelanggan merasa nyaman dan aman. Dalam hitungan minggu gagasan tersebut mampu menaikkan penjualan hingga tiga puluh persen.</p>
<p>Jangan menyerahkan pelaksanaan riset pada perusahaan yang mengaku ahli dalam melakukan riset. Mereka memasang tarif sangat mahal dengan hasil yang tidak memberikan wawasan dan kurang memuaskan dibandingkan jika Anda melakukannya sendiri, bertatap muka dengan para pelanggan Anda.</p>
<p>Memang ada perusahaan-perusahaan riset yang sangat menguasai bidang riset dan dapat memberi hasil memuaskan bagi Anda. Namun perusahaan seperti ini sulit ditemukan.</p>
<p>Anda akan tetap kehilangan keuntungan yang akan Anda peroleh jika tidak melakukannya sendiri. Meminta orang lain untuk melakukan tugas ini adalah pemborosan besar dan menyia-nyiakan wawasan atau pengetahuan yang seharusnya dapat Anda peroleh.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/rahasia-untuk-menjadi-ahli-pemasaran-yang-handal/">Rahasia untuk Menjadi Ahli Pemasaran yang Handal</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/rahasia-untuk-menjadi-ahli-pemasaran-yang-handal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Senjata Ampuh untuk Menjual adalah Keterampilan Mendengarkan</title>
		<link>https://inafina.com/senjata-ampuh-untuk-menjual-adalah-keterampilan-mendengarkan/</link>
					<comments>https://inafina.com/senjata-ampuh-untuk-menjual-adalah-keterampilan-mendengarkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2015 15:36:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penjualan dan Pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[keterampilan mendengarkan]]></category>
		<category><![CDATA[menawar jasa]]></category>
		<category><![CDATA[menawar produk]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[senjata ampuh menjual]]></category>
		<category><![CDATA[sukses dalam menjual]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=217</guid>

					<description><![CDATA[<p>Senjata Ampuh untuk Menjual adalah Keterampilan Mendengarkan. Mendengarkan adalah senjata menjual yang sangat ampuh. Jadi, Anda harus benar-benar membekali diri dengan “keterampilan mendengarkan” jika ingin sukses dalam menjual. Senjata Ampuh untuk Menjual adalah Keterampilan Mendengarkan Hal yang bisa Anda lakukan adalah : Biarkan pelanggan Anda bercerita terlebih dahulu. Tidak mungkin mendengar ucapannya kalau Anda sibuk &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/senjata-ampuh-untuk-menjual-adalah-keterampilan-mendengarkan/">Senjata Ampuh untuk Menjual adalah Keterampilan Mendengarkan</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_218" aria-describedby="caption-attachment-218" style="width: 500px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-218"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-218" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/mendengarkan-inafina.jpg" alt="Senjata Ampuh untuk Menjual adalah Keterampilan Mendengarkan - inafina.com" width="500" height="275" /></a><figcaption id="caption-attachment-218" class="wp-caption-text">Senjata Ampuh untuk Menjual adalah Keterampilan Mendengarkan &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Senjata Ampuh untuk Menjual adalah Keterampilan Mendengarkan.</strong> </span>Mendengarkan adalah senjata menjual yang sangat ampuh. Jadi, Anda harus benar-benar membekali diri dengan “keterampilan mendengarkan” jika ingin sukses dalam menjual.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Senjata Ampuh untuk Menjual adalah Keterampilan Mendengarkan</strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1961 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/Pertanyaan-tentang-keterampilan-mendengarkan-scaled.jpg" alt="Pertanyaan tentang keterampilan mendengarkan" width="2560" height="1388" /></p>
<p>Hal yang bisa Anda lakukan adalah :</p>
<ul>
<li>Biarkan pelanggan Anda bercerita terlebih dahulu.</li>
<li>Tidak mungkin mendengar ucapannya kalau Anda sibuk berbicara.</li>
<li>Dengarlah dan tangkaplah “pikiran utamanya”.</li>
<li>Bersikaplah sensitif terhadap emosi atau respons Anda.</li>
<li>Berfokuslah pada pelanggan. Lawanlah gangguan yang muncul seperti mengangkat telepon sewaktu Anda sedang berbicara kepada pelanggan, membalas pesan di <em>handphone</em> dan lain-lain.</li>
<li>Jangan andalkan memori otak Anda. Kemungkinan Anda akan lupa, maka catatlah hal-hal yang penting yang disampaikan oleh pelanggan, mungkin dengan mengetahui hal yang penting tersebut, Anda bisa menyiapakan jurus ampuh agar produk Anda bisa terjual.</li>
<li>Bereaksilah pada pesan, bukan orangnya.</li>
<li>Cobalah untuk menghargai semua yang dikatakan oleh pelanggan. Di dalam pembicaraan, mungkin pelanggan Anda akan berbicara beberapa hal di luar topik seperti membahas anaknya, hobinya dan kejadian-kejadian yang pernah ia alami. Jika pelanggan terus-menerus membahas hal diluar topik, jangan pernah Anda menyetop pembicaraan pelanggan Anda, namun arahkan secara perlahan pembicaraan tersebut agar kembali pada topik yang dibahas yaitu mengenai produk Anda.</li>
<li>Berilah <a href="https://www.ekrut.com/media/feedback-adalah" target="_blank" rel="noopener noreferrer">umpan balik atau <em>feedback</em></a> yang positif kepada pelanggan Anda namun jangan mengguruinya.</li>
<li>Dengarkan dengan teliti.</li>
<li>Jangan tegang, santailah.</li>
<li>Cobalah untuk tidak mengkritik atau beradu argumen karena Anda bukan berada di forum debat.</li>
<li>Dengarkan dengan penuh perhatian.</li>
<li>Ciptakan situasi yang nyaman.</li>
<li>Bertanyalah kepada pelanggan jika Anda ingin memberikan masukan yang positif.</li>
<li>Bergairalahlah dalam mendengarkan. Mungkin Anda akan mengantuk jika topik pembahasannya adalah hal yang tidak Anda suka, namun jangan tunjukkan wajah “ngantuk dan bosan” Anda ke pelanggan.</li>
<li>Lakukanlah gerakan dan nada bicara yang sama atau mirip dengan mereka saat berkata atau bertanya.</li>
</ul>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Baca Juga : <a href="https://inafina.com/sertifikat-tanah-ganda/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;">Sertifikat Tanah Ganda? Hah Kok Bisa? – Inafina.com</span></a></span></strong></p>
<p>Kalau Anda melakukan hal di atas saat mendengarkan pelanggan, mereka akan bersimpati pada Anda, dan Anda akan menemukan solusi bagi masalah pelanggan tersebut. Proses berikutnya akan jauh lebih baik dan mudah.</p>
<p>Jika <em>buying signal</em> sudah Anda dapatkan, jangan kaget bila pelanggan Anda melakukan penawaran. Pahami dengan baik mengapa mereka menawar produk atau jasa Anda.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Dua alasan utama mengapa orang menawar</strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1962 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/manfaat-keterampilan-mendengarkan-scaled.jpg" alt="manfaat keterampilan mendengarkan" width="2560" height="1706" /></p>
<p>Jangan marah bila pelanggan Anda menawar. Bahkan, meskipun penawaran mereka terlalu rendah, Anda tetap harus menahan emosi. Layani mereka dengan baik dan ramah.</p>
<p>Perlakukan pelanggan Anda dengan hormat. Paling tidak, ada dua alasan utama, mengapa pelanggan Anda menawar :</p>
<ol>
<li>Pelanggan Anda ingin mendapat harga yang lebih baik. Alasan ini sangat masuk akal karena mereka akan lebih beruntung bila mendapatkan barang yang sama dengan harga yang lebih murah. Hal ini mungkin disebabkan pelanggan memiliki dan yang terbatas. Dalam kondisi ini, Anda bisa memberikan diskon demi tercapainya kesepakatan, selama diskon tersebut tidak membuat Anda merugi. Atau, bila anda memiliki toko, Anda bisa menawarkan merek lain yang sesuai dengan dana yang dimiliki oleh pelanggan.</li>
<li>Pelanggan akan membutuhkan kepastian apakah barang yang akan ia beli tidak kemahalan dibandingkan bila ia membeli di tempat lain. Dengan demikian, Anda harus bisa mayakinkan pembeli bahwa ia diuntungkan dengan membeli produk ditempat Anda karena keunggulan kualitas dan harga yang kompetitif.</li>
</ol>
<p>Tentu hal ini tidak berlaku di gerai atau toko yang menjual produk dengan harga pas. Saat Anda ingin membuka bisnis, tentukan apakah Anda ingin menjual dengan harga pas atau harga yang dapat ditawar? Apa pun itu, jangan sekali-kali marah bila ada pelanggan yang menawar. Pahami isi pikirannya dan terapkan jurus jitu yang Anda punya.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/senjata-ampuh-untuk-menjual-adalah-keterampilan-mendengarkan/">Senjata Ampuh untuk Menjual adalah Keterampilan Mendengarkan</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/senjata-ampuh-untuk-menjual-adalah-keterampilan-mendengarkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Penjualan Anda dengan Rajin Mengunjungi Pelanggan</title>
		<link>https://inafina.com/tingkatkan-penjualan-anda-dengan-rajin-mengunjungi-pelanggan/</link>
					<comments>https://inafina.com/tingkatkan-penjualan-anda-dengan-rajin-mengunjungi-pelanggan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2015 15:42:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penjualan dan Pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mengunjungi pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[pemilik bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan penjualan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=210</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tingkatkan Penjualan Anda dengan Rajin Mengunjungi Pelanggan. Tenaga penjualan yang rajin mengunjungi pelanggan akan meningkatkan penjualan. Bila Anda memiliki tim yang mampu menangani banyak pelanggan maupun klien, tentu tugas mengunjungi pelanggan semakin penting. Bagaimana memotivasi atau mengontrol tenaga penjualan agar lebih produktif dan aktif berkeliling? Tingkatkan Penjualan Anda dengan Rajin Mengunjungi Pelanggan Pertama-tama mari kita &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/tingkatkan-penjualan-anda-dengan-rajin-mengunjungi-pelanggan/">Tingkatkan Penjualan Anda dengan Rajin Mengunjungi Pelanggan</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_211" aria-describedby="caption-attachment-211" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-211"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-211" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/kunungan-pelanggan-inafina.jpg" alt="Tingkatkan Penjualan Anda dengan Rajin Mengunjungi Pelanggan - inafina.com" width="700" height="412" /></a><figcaption id="caption-attachment-211" class="wp-caption-text">Tingkatkan Penjualan Anda dengan Rajin Mengunjungi Pelanggan &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><strong><span style="color: #000000;">Tingkatkan Penjualan Anda dengan Rajin Mengunjungi Pelanggan</span></strong>. Tenaga penjualan yang rajin mengunjungi pelanggan akan meningkatkan penjualan.</p>
<p>Bila Anda memiliki tim yang mampu menangani banyak pelanggan maupun klien, tentu tugas mengunjungi pelanggan semakin penting. Bagaimana memotivasi atau mengontrol tenaga penjualan agar lebih produktif dan aktif berkeliling?</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Tingkatkan Penjualan Anda dengan Rajin Mengunjungi Pelanggan</strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1954 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/Faktor-apa-saja-yang-dapat-membuat-penjualan-meningkat-min.jpg" alt="Faktor apa saja yang dapat membuat penjualan meningkat-min" width="7952" height="5304" /></p>
<p>Pertama-tama mari kita manfaatkan teknologi untuk bisa meningkatkan penjualan. Khusus untuk tenaga penjualan yang bekerja di industri keuangan, Anda bisa memanfaatkan situs <a href="https://inafina.com" target="_blank" rel="noopener noreferrer">inafina.com</a> agar produk dan jasa keuangan Anda bisa dengan mudah ditemukan oleh pelanggan yang membutuhkannya, jika Anda pasang produk Anda di inafina.com, setidaknya Anda sudah mengurangi kesulitan yang dialami oleh sebagian besar pelanggan yaitu sulitnya mereka untuk menemukan produk berkualitas yang dijual oleh tenaga penjual yang berkualitas juga.</p>
<p>Hal kedua yang harus dilakukan untuk meningkatkan penjualan Anda adalah dengan melakukan kunjungan fisik ke beberapa tempat usaha pelanggan, misalnya toko, gerai, dll.</p>
<p>Anda bisa membekali tenaga penjualan dengan <em>barcode reader</em> untuk membaca <em>barcode</em> yang sudah ditempel di toko pelanggan. Dengan ini, manajer dapat membuat rencana kunjungan  untuk setiap orang dan mendapat laporan setiap kali tenaga penjualan mengunjungi toko tertentu.</p>
<p>Di beberapa negara, metode ini sudah dilakukan meskipun terbatas untuk produk tertentu, misalnya <em>home appliances</em> atau alat elektronik.</p>
<p>Penggunaan tablet atau <em>smartphone</em> juga sudah mulai marak, baik untuk kontrol kunjungan maupun penerimaan pesanan, bahkan dikembangkan juga untuk keperluan survei dan presentasi.</p>
<p>Selain metode di atas, kita juga dapat membuat sistem yang lebih sederhana, atau memberikan motivasi agar mereka mau mengunjungi pelanggan.</p>
<p>Salah satu contoh sederhana adalah direktur perusahaan menyediakan bingkisan kecil untuk diberikan kepada pelanggan yang diantar oleh <em>salesman</em>. Dengan cara ini, mau tidak mau, sang <em>salesman</em> akan mengunjungi semua pelanggan.</p>
<p><em>Keep in touch !</em></p>
<p>Jika Anda seorang manajer, bukan <em>salesman</em>, pentingkah bagi Anda untuk mengunjungi pelanggan Anda? Jawabannya adalah sangat perlu.</p>
<p>Seorang manajer adalah bos bagi <em>salesman</em> atau tenaga penjualan. Artinya, selain memiliki kedudukan dan wewenang yang lebih tinggi, manajer memiliki kekuasaaan lebih untuk memengaruhi pelanggan atau penyalur produk Anda.</p>
<p>Kunjungan seorang manajer bisa memberi rasa aman dan senang, karena agen, <em>dealer</em>, penyalur, atau pemilik dan pengelola bisnis jadi memiliki akses pada level yang lebih tinggi.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Baca Juga : <a href="https://inafina.com/bpkb-motor-beat/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;">BPKB Motor Beat Bisa digunakan untuk Pengajuan? Tentu Bisa!</span></a></span></strong></p>
<p>Manajer yang memiliki hubungan baik dengan pemilik atau pengelola bisnis, akan memiliki tenaga penjualan yang juga bekerja lebih baik. Para tenaga penjualan akan merasa mendapat dukungan ketika masalah timbul.</p>
<p>Banyak pemilik dan pengelola bisnis ingin mengutarakan permasalahan mereka langsung kepada level yang lebih tinggi, baik dalam hal produk, pelayanan, maupun kinerja tenaga penjualan yang mengunjungi mereka.</p>
<p>Anggaplah ini sebagai umpan balik bagi Anda. Para pemilik dan pengelola tersebut akan senang bila Anda mau berkomunikasi dengan mereka dan juga akan merasa aman karena mendapat dukungan dari Anda sebagai seorang manajer.</p>
<p>Kunjungan Anda ke pengelola dan pemilik bisnis akan memberi arti besar bagi terbangunnya hubungan baik dan keakraban. Jangan terlalu lama berada di belakang meja.</p>
<p>Perluas wawasan Anda, lihatlah kondisi dunia nyata, <a href="https://komerce.id/blog/cara-meningkatkan-kepercayaan-konsumen/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">bangun kepercayaan</a> dan jalinlah hubungan yang lebih baik daripada yang pesaing Anda lakukan.</p>
<p><em>Never send a small boy out to do a big man’s job !</em></p>
<p>Saya yakin Anda menangkap maksud dari pesan ini. Kita sering kehilangan ikan besar karena kail dan umpan kita terlalu kecil, sering juga kita gagal karena kita mengirim orang yang kurang tepat untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.</p>
<p>Jangan ambil resiko atas hal-hal semacam ini. Jangan sembarangan mengirim tenaga penjualan untuk proyek yang besar. Kirimkan hanya orang-orang terbaik.</p>
<p>Bahkan, bila Anda sebagai tenaga penjualan menemukan suatu proyek besar, mintalah bantuan kepada orang lain yang lebih kompeten. Ajaklah atasan Anda, rekan kerja, atau tim. Jangan coba-coba maju sendiri.</p>
<p>Prinsipnya, semua kesempatan yang sudah Anda miliki harus ditangani oleh orang-orang terbaik. Sebaliknya, <em>do not send a big man out to do small boy’s job</em>. Orang tersebut mungkin memang berhasil menutup transaksi, tetapi tidak efektif.</p>
<p>Apakah bisnis Anda sudah cukup seimbang?</p>
<p>Bagilah pekerjaan dengan tepat. Semangat kebersamaan dan sukses bersama harus menjadi inspirasi Anda. Jadilah <em>team player,</em> jangan <em>single fighter</em>.</p>
<p>Sebuah prestasi harus bisa dirasakan oleh seluruh tim. Tinggalkan mental “ini prestasiku” atau “itu bukan urusanku”.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/tingkatkan-penjualan-anda-dengan-rajin-mengunjungi-pelanggan/">Tingkatkan Penjualan Anda dengan Rajin Mengunjungi Pelanggan</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/tingkatkan-penjualan-anda-dengan-rajin-mengunjungi-pelanggan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Jaman Teknologi bung bukan Jaman Batu, Ayo Berubah!</title>
		<link>https://inafina.com/ini-jaman-teknologi-bung-bukan-jaman-batu/</link>
					<comments>https://inafina.com/ini-jaman-teknologi-bung-bukan-jaman-batu/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Dec 2015 13:44:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penjualan dan Pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[investasi pada teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[jaman batu]]></category>
		<category><![CDATA[jaman teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan dan pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[perilaku pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=188</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ini Jaman Teknologi bung bukan Jaman Batu. Yup benar sekali, saat ini kita memang berada di jaman yang serba online, segala sesuatu yang dulu dianggap tidak mungkin dilakukan sekarang justru menjadi hal yang biasa dilakukan. Banyak hal yang bisa dilakukan dengan teknologi seperti berkirim surat menggunakan e-mail, menjalin hubungan dengan relasi menggunakan media sosial, memesan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/ini-jaman-teknologi-bung-bukan-jaman-batu/">Ini Jaman Teknologi bung bukan Jaman Batu, Ayo Berubah!</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_189" aria-describedby="caption-attachment-189" style="width: 800px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-189"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-189" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/gunakan-teknologi-inafina-Copy.jpg" alt="Ini Jaman Teknologi bung bukan Jaman Batu - inafina.com" width="800" height="287" /></a><figcaption id="caption-attachment-189" class="wp-caption-text">Ini Jaman Teknologi bung bukan Jaman Batu &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Ini Jaman Teknologi bung bukan Jaman Batu.</strong></span> Yup benar sekali, saat ini kita memang berada di jaman yang serba <em>online</em>, segala sesuatu yang dulu dianggap tidak mungkin dilakukan sekarang justru menjadi hal yang biasa dilakukan.</p>
<p>Banyak hal yang bisa dilakukan dengan teknologi seperti berkirim surat menggunakan <em>e-mail</em>, menjalin hubungan dengan relasi menggunakan media sosial, memesan barang, menjual produk dan jasa di internet dan bahkan dengan memanfaatkan teknologi, kita bisa meningkatkan <em>quality service</em> pada perusahaan.</p>
<p><em>Quality service</em> pada bisnis modern tidak bisa diabaikan, <em>sense of service</em> dari semua lini harus dalam kondisi baik dan siap tempur. Tak hanya itu, untuk penjualan dan pemasaran, Anda memerlukan bantuan teknologi.</p>
<p>Karena dengan teknologi informasi yang baik, Anda akan lebih akurat dan responsif dalam menghadapi setiap kejadian dan perubahan yang terjadi dalam bisnis Anda.</p>
<p>Kebutuhan akan sistem yang baik tidak hanya pada tingkatan <em>supporting</em>, namun sudah masuk ke area yang strategis, investasi pada teknologi merupakan senjata utama dalam beberapa bisnis.</p>
<p>Operasi akan menjadi lancar dan tepat, analisis akan menjadi mudah dan akurat, serta beberapa kelengkapan untuk aktivitas penjualan bisa dipenuhi dengan baik.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Ini Jaman Teknologi bung bukan Jaman Batu!</strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1934 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/ciri-ciri-zaman-batu-scaled.jpg" alt="ciri-ciri zaman batu" width="2560" height="1707" /></p>
<p>Apakah sekarang ini teknologi di perusahaan Anda sudah cukup memadai? Berikut ini akan saya sampaikan beberapa hal yang bisa membantu meningkatkan penjualan dengan adanya teknologi yang baik :</p>
<ul>
<li>Untuk industri yang bergerak di sektor keuangan, sudah saatnya menggunakan situs marketplace <a href="https://inafina.com" target="_blank" rel="noopener noreferrer">inafina.com</a> agar masyarakat mudah mencari produk dan jasa keuangan yang mereka butuhkan dan membuat tenaga penjualan Anda semakin produktif.</li>
<li>Membangun <a href="https://www.simplidots.com/sales-tracking-system-dan-cara-kerjanya/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><em>system sales tracking</em></a>, yang digunakan untuk mengukur penjualan dan aspek-aspek lain yang terkait. Tanpa pengukuran yang baik akan sulit menentukan target, memonitor kinerja, serta memberi penghargaan dan insentif yang adil.</li>
<li>Membangun <em>contact management system</em>. Catatlah semua hasil <em>sales call</em> terhadap pelanggan, servis yang diberikan, data-data pribadi, dan tindak lanjut yang diambil. Idealnya, sistem ini dibangun secara <em>online</em> dan terpadu sehingga semua orang bisa memonitor dan memanfaatkan data yang ada. Kalau belum bisa dilakukan demikian, secara manual pun dapat dicoba meskipun semua aktivitas haruslah tercatat dengan baik.</li>
<li>Membangun <em>customer datawarehouse</em>. Sistem ini berguna untuk mengenal pelanggan Anda dengan lebih baik dan detail. Mengenali pelanggan mana yang berpotensi terhadap produk tertentu, berapa besar mereka telah bertransaksi dengan Anda, pada siapa Anda berhubungan, dan berbagai catatan detail mengenai pola dan kecenderungan perilaku pelanggan Anda.</li>
</ul>
<p>Kebanyakan sistem yang ada pada bagian penjualan masih berkisar pada pencetakan surat jalan, membuat <em>invoice</em>, melihat stok dan penjualan, tetapi mengabaikan <em>database customer</em> hingga ke <em>softdata</em>.</p>
<p><em>Softdata</em> adalah data pelanggan yang lebih rinci, bukan sekadar nama dan alamat serta A/R yang harus ditagih, tetapi ditambah dengan keterangan pribadi. Misalnya, jumlah anak, tanggal ulang tahun anak, sekolah anak, dan sebagainya.</p>
<p>Semakin lengkap data yang Anda miliki,semakin mudah Anda membangun keakraban dengan pelanggan, membangun loyalitas, dan mendapatkan penjualan.</p>
<p>Untuk bisnis yang sangat membutuhkan keintiman, membangun CRM <em>(Customer Relationship Management)</em> adalah sebuah keharusan, karena berkomunikasi langsung bisa jauh lebih efektif dibandingkan dengan pemasangan iklan di media cetak maupun elektronik.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Baca Juga : <a href="https://inafina.com/strategi-pemasaran-online/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;">Strategi Pemasaran Online Tiktok Vs Instagram (Mana yang Lebih Jitu?)</span></a></span></strong></p>
<p>Beberapa produsen dan perusahaan pemasaran susu formula untuk bayi sudah menerapkan hal ini. Mereka memiliki data balita, dan orang tua, hingga data <em>baby sitter</em>-nya dengan baik.</p>
<p>Mereka mendekati rumah sakit bersalin untuk mendapatkan data sekaligus menemukan pelanggan baru ataupun ‘menyerang’ kelompok bermain dengan berbagai strategi.</p>
<p>Setelah itu mereka menjalin komunikasi dengan baik yang terdata dengan sangat rapi. Membangun sistem CRM sebagai salah satu alat bantu dalam strategi bisnis yang mereka jalankan terbukti cukup efektif dan efisien.</p>
<p>Mereka mampu membangun kedekatan, serta bisa memberikan informasi kepada prospek secara lebih terarah dan tepat sasaran.</p>
<p>Sekali lagi. ini jaman teknologi bung bukan jaman batu. Jika Anda tidak mengikuti perkembangan jaman dan tidak memanfaatkan kemajuan teknologi, maka secara perlahan tapi pasti, bisnis Anda akan tergerus oleh jaman.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/ini-jaman-teknologi-bung-bukan-jaman-batu/">Ini Jaman Teknologi bung bukan Jaman Batu, Ayo Berubah!</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/ini-jaman-teknologi-bung-bukan-jaman-batu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perhatikan Kualitas Produk yang Anda Jual &#8211; Inafina.com</title>
		<link>https://inafina.com/perhatikan-kualitas-produk-yang-anda-jual/</link>
					<comments>https://inafina.com/perhatikan-kualitas-produk-yang-anda-jual/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Dec 2015 00:40:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penjualan dan Pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[kepuasan pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas produk]]></category>
		<category><![CDATA[layanan purnajual]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan dan pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[perhatikan kualitas produk]]></category>
		<category><![CDATA[produk yang anda jual]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=166</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perhatikan Kualitas Produk yang Anda Jual. Suatu hari saya membeli sebuah laptop bermerek ASBS di daerah Depok. Pelayanan pemilik tokonya sangat luar biasa, ramah, dan menyenangkan. Pada saat memasuki toko laptop tersebut, saya langsung disambut ramah dan disodori minuman dingin. Setelah tawar-menawar sebentar, saya membeli produk tersebut. Petugas toko mengucapkan terima kasih dengan sangat sopan. &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/perhatikan-kualitas-produk-yang-anda-jual/">Perhatikan Kualitas Produk yang Anda Jual &#8211; Inafina.com</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_168" aria-describedby="caption-attachment-168" style="width: 550px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-168 size-full" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/kualitas-product-inafina.jpg" alt="Perhatikan Kualitas Produk yang Anda Jual - inafina.com" width="550" height="385" /></a><figcaption id="caption-attachment-168" class="wp-caption-text">Perhatikan Kualitas Produk yang Anda Jual &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><strong>Perhatikan Kualitas Produk yang Anda Jual.</strong> Suatu hari saya membeli sebuah laptop bermerek ASBS di daerah Depok. Pelayanan pemilik tokonya sangat luar biasa, ramah, dan menyenangkan.</p>
<p>Pada saat memasuki toko laptop tersebut, saya langsung disambut ramah dan disodori minuman dingin. Setelah tawar-menawar sebentar, saya membeli produk tersebut. Petugas toko mengucapkan terima kasih dengan sangat sopan. Saya segera pulang dan mencoba laptop tersebut.</p>
<p>Tidak lama setelah saya menyalakan laptopnya, saya merasa sangat puas untuk kinerja produk itu. Tiga bulan kemudian laptop itu mengalami kerusakan dan saya mengajukan keluhan.</p>
<p>Dengan cepat mereka membantu saya dengan membawa laptop tersebut ke <em>service center</em> resmi. Dalam waktu kurang dari sebulan, laptop tersebut sudah selesai di servis dan bisa kembali digunakan. Saya sangat senang karena mendapat layanan purnajual yang luar biasa.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca Juga : <a href="https://inafina.com/strategi-pemasaran-online/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;">Strategi Pemasaran Online Tiktok Vs Instagram (Mana yang Lebih Jitu?)</span></a></strong></span></p>
<p>Satu bulan kemudian, laptop itu rusak kembali. Lagi-lagi saya dikejutkan dengan bagusnya pelayanan laptop ASBS ketika dalam waktu kurang dari seminggu, laptop saya sudah bisa digunakan.</p>
<p>Namun dua minggu kemudian, laptop saya mati total dan semua data penting yang ada di <em>hardisk</em> hilang semua. Akhirnya saya menjadi jengkel menghadapi kejadian ini.</p>
<p>Lihatlah. Betapa pun baiknya pelayanan toko, penjualan dan pemasaran yang luar biasa, pelayanan purnajual dan segala usaha untuk mengambil hati pelanggan, akan sia-sia bila tidak ditunjang dengan kualitas produk yang baik.</p>
<p>Jika Anda ingin membangun <em>excellent quality service</em>, kualitas produk haruslah prima.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>10 Alasan Mengapa Harus Perhatikan Kualitas Produk yang Anda Jual </strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1916 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/kualitas-produk-adalah-scaled.jpg" alt="kualitas produk adalah" width="1920" height="2560" /></p>
<p>Ada empat langkah untuk meningkatkan penjual yaitu menyiapkan produk dengan baik, membangun kepercayaan dan hubungan baik, memberikan respon yang cepat, dan lakukan promosi yang kreatif. Pada bagian ini, kita akan berfokus pada penyiapan produk yang baik.</p>
<p>Produk yang baik merupakan standar minimal dalam bisnis. Jika Anda tidak memiliki produk atau jasa yang baik, Anda bagaikan sedang menunggu penggali kubur menyelesaikan lubangnya.</p>
<p>Mengapa Anda membutuhkan produk yang baik?</p>
<ol>
<li><strong>Kepuasan</strong>. Apabila pelanggan puas dengan produk Anda, mereka akan membeli produk itu kembali. Jika tidak, pembeliannya adalah yang pertama sekaligus yang terakhir. Jadi kepuasan pelanggan sangatlah penting.</li>
<li><strong>Hubungan jangka panjang</strong>. Berhati-hatilah dalam menjaga hubungan jangka panjang. Dengan kualitas yang baik, pelanggan akan membeli kembali.</li>
<li><strong>Afiliasi promosi</strong>. Banyak sekali keuntungan dari afiliasi. Bisnis Anda akan memiliki faktor pengali yang dahsyat. Jangan pernah memberikan produk yang buruk jika anda ingin membangun afiliasi.</li>
<li><strong>Kesempatan jual-ulang</strong> <em>(re-sales)</em>. Kalau produk Anda bagus, Anda memiliki kesempatan untuk menjual kembali kepada pelanggan Anda. Jika buruk, TIDAK.</li>
<li><strong>Pengembalian produk</strong>. Pasti Anda tidak senang jika barang yang sudah dibeli dikembalikan oleh pelanggan. Namun, produk yang buruk akan menyebabkan tingginya tingkat pengembalian.</li>
<li><a href="https://www.kitalulus.com/bisnis/roi-adalah" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>ROI</strong> <em>(Return On Investment)</em></a> Anda ditentukan oleh penjualan. Jika produk Anda buruk, ROI Anda juga akan buruk.</li>
<li><strong><em>Joint venture</em></strong>. Jika pelanggan senang dan yakin pada kualitas produk Anda, selain afiliasi mereka akan melakukan<em> joint venture</em> dengan bisnis Anda.</li>
<li><strong><em>Back-end sales</em></strong>. Kepada siapakah Anda lebih mudah menjual produk? Apakah kepada pelanggan baru atau pelanggan yang melakukan pembelian berulang? Tentu lebih mudah menjual kepada pelanggan yang melakukan pembelian berulang.</li>
<li><strong>Profit</strong>. Ini yang Anda tunggu-tunggu. Pastikan Anda memiliki produk yang sangat baik agar keuntungan tetap mengalir. Tidak ada orang berbisnis untuk merugi. Produk yang bagus akan memberikan keuntungan lebih banyak dan lebih lama.</li>
<li><strong>Reputasi</strong>. Ini merupakan hal utama bagi semua pebisnis. Sebab bisnis yang Anda kelola tidak hanya untuk memperoleh keuntungan, tetapi juga untuk memperoleh reputasi baik. Anda akan bangga memiliki reputasi baik, melebihi limpahan uang.</li>
</ol>
<p>Ubahlah pemikiran jangka pendek Anda, terutama bila Anda beranggapan bahwa tidak apa-apa menjual produk berkualitas rendah. Di kemudian hari, hal itu akan menjadi beban Anda. Coba simak hal berikut.</p>
<p><strong>Dilema</strong></p>
<p>Diskusikan contoh kasus berikut bersama tim Anda. Anda diminta untuk memasarkan sebuah produk yang belum siap jual. Anda merasa produk ini kurang baik meskipun perusahaan beranggapan sebaliknya. Apa yang sebaiknya Anda lakukan?</p>
<p>Berikut ini ada lima pilihan untuk Anda pertimbangkan :</p>
<ul>
<li>Menolak menjualnya dan memberiyahukan alasannya kepada perusahaan. Pilihan ini berkonsekuensi Anda kehilangan pekerjaan atau mungkin perusahaan bersedia memperbaiki kekurangannya.</li>
<li>Tetap menjualnya, tetapi Anda beresiko kehilangan pelanggan atau kepercayaan pelanggan.</li>
<li>Menjualnya dengan setengah hati, yang hasilnya juga pasti setengah-setengah.</li>
<li>Mencoba menjualnya, tetapi mengatakan kondisi produk yang sebenarnya kepada pelanggan.</li>
<li>Keluar dari pekerjaan</li>
</ul>
<p>Mungkin Anda memiliki alasan untuk alternatif yang Anda pilih. Saya sendiri memilih alternatif yang pertama. Sebab, walaupun saya mencintai pekerjaan tersebut, saya akan rela melepasnya bila perusahaan memaksa.</p>
<p>Saya tidak akan menginvestasikan nama dan diri saya untuk hal yang kurang baik dan merugikan untuk kepentingan jangka panjang.</p>
<p>Perusahaan juga harus menyadari hal ini karena bila dibiarkan, nama baik Anda, produk, dan perusahaan Anda yang menjadi taruhannya.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/perhatikan-kualitas-produk-yang-anda-jual/">Perhatikan Kualitas Produk yang Anda Jual &#8211; Inafina.com</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/perhatikan-kualitas-produk-yang-anda-jual/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beberapa Kesalahan Dalam Menjual Barang atau Jasa, CATAT!</title>
		<link>https://inafina.com/beberapa-kesalahan-dalam-menjual/</link>
					<comments>https://inafina.com/beberapa-kesalahan-dalam-menjual/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2015 18:44:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penjualan dan Pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[informasi produk]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan prospek]]></category>
		<category><![CDATA[kepentingan pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[kesalahan dalam menjual]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga penjualan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=142</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beberapa Kesalahan Dalam Menjual. Sekarang kita akan mengingat kesalahan yang banyak diperbuat oleh tenaga penjualan, termasuk kita, tetapi sering kali tanpa disadari. Beberapa kesalahan itu akan diungkapkan di sini. Jika Anda menyadari telah melakukan kesalahan yang sama, maka perbaiki dan ubahlah. Beberapa Kesalahan Dalam Menjual Barang atau Jasa! Tidak membuat persiapan Berapa banyak dari Anda &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/beberapa-kesalahan-dalam-menjual/">Beberapa Kesalahan Dalam Menjual Barang atau Jasa, CATAT!</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_143" aria-describedby="caption-attachment-143" style="width: 900px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-143"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-143" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/kesalahan-menjual-inafina.jpg" alt="Beberapa Kesalahan Dalam Menjual - inafina.com" width="900" height="664" /></a><figcaption id="caption-attachment-143" class="wp-caption-text">Beberapa Kesalahan Dalam Menjual &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Beberapa Kesalahan Dalam Menjual.</strong></span> Sekarang kita akan mengingat kesalahan yang banyak diperbuat oleh tenaga penjualan, termasuk kita, tetapi sering kali tanpa disadari.</p>
<p>Beberapa kesalahan itu akan diungkapkan di sini. Jika Anda menyadari telah melakukan kesalahan yang sama, maka perbaiki dan ubahlah.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Beberapa Kesalahan Dalam Menjual Barang atau Jasa!</span></strong></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1904 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/masalah-pemasaran-saat-ini-scaled.jpg" alt="masalah pemasaran saat ini" width="1707" height="2560" /></p>
<ul>
<li>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Tidak membuat persiapan</strong></span></h3>
</li>
</ul>
<p>Berapa banyak dari Anda yang menelepon prospek tanpa membuat catatan terlebih dahulu untuk menyiapkan bahan pembicaraan dan mengenal prospek lebih baik? Apakah Anda langsung saja menelepon prospek dan bertanya apa kebutuhannya?</p>
<p>Padahal, bila pelanggan Anda sudah mengetahui kebutuhannya, ia tidak perlu berhubungan dengan Anda.</p>
<p>Contohnya adalah Ia bisa langsung mencari kredit multiguna melalui inafina.com yang bisa memudahkan konsumen untuk mencari pinjaman uang yang dibutuhkan.</p>
<p>Sehingga kedatangan Anda kepada prospek adalah untuk membangun hubungan baik, membina kepercayaan, dan menjalin keakraban. Oleh karena itu, persiapkan segala sesuatu dengan baik.</p>
<ul>
<li>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Tidak ada presentasi yang baik</strong></span></h3>
</li>
</ul>
<p>Banyak tenaga penjualan yang lupa bahwa prospek hanya memiliki sedikit informasi tentang produk yang ditawarkan.</p>
<p>Untuk itu, Anda perlu memberikan <a href="https://glints.com/id/lowongan/tips-presentasi-bisnis/#.YoLyuNhBxPY" target="_blank" rel="noopener noreferrer">presentasi yang baik dan efektif</a> agar prospek Anda tahu sebanyak mungkin informasi tentang produk Anda. Mereka juga harus tahu manfaat dari produk Anda dan mengapa mereka harus membeli produk itu dari Anda.</p>
<ul>
<li>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Terlalu banyak bicara</strong></span></h3>
</li>
</ul>
<p>Jangan bertele-tele. Fokuskan pembicaraan pada mencari tahu kebutuhan prospek Anda. Temukan masalahnya dan berikan solusi. Dengan demikian, Anda akan menunjukkan komitmen, menjaga reputasi, sekaligus menghargai waktu prospek Anda.</p>
<ul>
<li>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Tidak mendengarkan</strong></span></h3>
</li>
</ul>
<p>Terlalu asyik berbicara sehingga lupa mendengarkan dan tidak mengetahui apa yang prospek Anda hadapi. Banyak bicara tentu tidak bisa mendengarkan. Tiga puluh persen bicara, sudah cukup.</p>
<ul>
<li>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Kurang peduli</strong></span></h3>
</li>
</ul>
<p>Jangan terlalu gembira saat menerima order sehingga tidak memedulikan pelanggan Anda. Pelayanan pelanggan yang baik merupakan promosi dahsyat. Fokuslah pada kepentinggan pelanggan, bukan Anda.</p>
<p>Anda pasti tidak asing dengan kata-kata ini :</p>
<p style="padding-left: 60px;"><em>“tolong dong beli satu lagi supaya saya bisa mencapai target penjualan saya.”</em></p>
<p style="padding-left: 60px;"><em>“tolong pak, saya mendapat target tiga demo per hari”</em></p>
<p style="padding-left: 60px;"><em>“ayo beli mbak biar saya bisa tutup point”</em></p>
<p>Siapa peduli dengan kepentingan Anda?</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca Juga : </strong></span><strong><span style="color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff;" href="https://inafina.com/tips-berurusan-dengan-pelanggan-yang-sulit/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Tips Berurusan dengan Pelanggan yang Sulit</a></span></strong></p>
<p>Jangan pernah lagi mengucapkan kata-kata itu kepada prospek Anda. Datanglah dengan membawa solusi, bukan masalah pribadi atau kepentingan Anda :</p>
<p style="padding-left: 60px;"><em>“maaf boleh mengganggu sebentar?”</em></p>
<p>Hah? Mengganggu? Siapa yang mau diganggu? Bagaimana Anda bisa membuka pembicaraan dengan keinginan untuk mengganggu calon pelanggan Anda?</p>
<p>Cobalah melakukan pembukaan yang lebih menarik daripada membuat prospek Anda terganggu.</p>
<ul>
<li>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Tidak jujur</strong></span></h3>
</li>
</ul>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1905 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/kendala-dalam-pemasaran-produk-dan-solusinya-scaled.jpg" alt="kendala dalam pemasaran produk dan solusinya" width="1707" height="2560" /></p>
<p>Pernahkah Anda melihat-lihat pasar sapi? Sebuah pasar tempat jual-beli binatang ternak, seperti sapi, kerbau, kambing, bahkan kuda.</p>
<p>Jika Anda memerhatikan pedagang sapi dengan cermat, beberapa pedagang sapi melakukan hal yang mencurigakan.</p>
<p>Setiap ada calon pembeli yang menawar sapi, ada teman si penjual yang tiba-tiba muncul dan seakan-akan berminat pada sapi yang sama.</p>
<p>Dengan ikut-ikutan menawar, otomatis harga sapi menjadi sedikit naik sehingga si pembeli asli bertransaksi dengan harga yang tinggi. Ini akal-akalan dan jahat.</p>
<p>Isi artikel ini bukan bermaksud memberi inspirasi jahat kepada Anda, tetapi justru ingin mengingatkan agar trik licik ini jangan Anda gunakan.</p>
<p>Satu kali pelanggan Anda tahu, berita ini akan cepat sekali segera menyebar.</p>
<p>Pastikan pada Anda dan tim bahwa kejujuran lebih bermanfaat dan berkontribusi baik terhadap bisnis Anda.</p>
<p>Reputasi kejujuran Anda adalah aset yang harus dibangun dari waktu ke waktu bila bisnis Anda ingin berlangsung lebih lama, lebih sukses, dan lebih maju.</p>
<p>Lupakan tentang trik membodohi prospek Anda, lupakan tentang menipu pelanggan Anda, lupakan tentang menjebak pelanggan Anda.</p>
<p>Bahkan Anda harus mengkaji lebih teliti lagi kreativitas-kreativitas semu yang mudah dibaca dan berbagai akal-akalan.</p>
<p>Citra diri dan citra perusahaan yang jujur akan sangat berguna bagi kelancaran bisnis Anda.</p>
<p>Setiap aktivitas Anda dengan prospek dan pelanggan haruslah berorientasi pada membangun kepercayaan.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/beberapa-kesalahan-dalam-menjual/">Beberapa Kesalahan Dalam Menjual Barang atau Jasa, CATAT!</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/beberapa-kesalahan-dalam-menjual/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Menindaklanjuti Prospek? &#8211; inafina.com</title>
		<link>https://inafina.com/bagaimana-menindaklanjuti-prospek/</link>
					<comments>https://inafina.com/bagaimana-menindaklanjuti-prospek/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2015 12:49:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penjualan dan Pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[calon pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[kunci sukses penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[menindaklanjuti prospek]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga penjualan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=137</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bagaimana Menindaklanjuti Prospek. Anda pasti memahami pentingnya proses tindak lanjut. Tindak lanjut bisa menjadi proses yang lebih penting daripada pertemuan awal. Pertemuan awal adalah pembuka pintu yang terkadang bisa langsung menghasilkan penjualan atau masih memerlukan tindak lanjut. Mesin pabrik, konsultan, perangkat lunak, pelatihan, hampir semua membutuhkan proses lebih dari satu kali pertemuan. Dalam hal ini, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/bagaimana-menindaklanjuti-prospek/">Bagaimana Menindaklanjuti Prospek? &#8211; inafina.com</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_138" aria-describedby="caption-attachment-138" style="width: 840px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-138"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-138" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/tindak-lanjut-inafina.jpg" alt="Bagaimana Menindaklanjuti Prospek - inafina.com" width="840" height="725" /></a><figcaption id="caption-attachment-138" class="wp-caption-text">Bagaimana Menindaklanjuti Prospek &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Bagaimana Menindaklanjuti Prospek.</strong></span> Anda pasti memahami pentingnya proses tindak lanjut. Tindak lanjut bisa menjadi proses yang lebih penting daripada pertemuan awal.</p>
<p>Pertemuan awal adalah pembuka pintu yang terkadang bisa langsung menghasilkan penjualan atau masih memerlukan tindak lanjut.</p>
<p>Mesin pabrik, konsultan, perangkat lunak, pelatihan, hampir semua membutuhkan proses lebih dari satu kali pertemuan.</p>
<p>Dalam hal ini, tindak lanjut menjadi seni tersendiri. Kesempurnaan Anda dalam melakukan tindak lanjut bisa menjadi kunci sukses penjualan.</p>
<p>Begitu pula sebaliknya, kesalahan kecil dalam tindak lanjut bisa berakibat fatal. Prospek Anda mungkin akan menghindar dan enggan berkomunikasi lagi dengan Anda.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Bagaimana Menindaklanjuti Prospek?</strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1901 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/pentingnya-follow-up-dalam-penjualan-scaled.jpg" alt="pentingnya follow up dalam penjualan" width="2560" height="1706" /></p>
<p>Coba cermati beberapa cara efektif dalam melakukan tindak lanjut :</p>
<ul>
<li>Berdisiplinlah dalam membuat jadwal tindak lanjut dan aktivitas Anda.</li>
<li>Hati-hati melihat dan memahami prospek karena setiap prospek adalah unik dan harus diperlakukan berbeda.</li>
<li>Catatlah hal penting yang muncul dalam percakapan Anda dengan prospek atau calon pelanggan. Bila perlu gunakan <em>software program</em> seperti <em>contact management</em>. Catatlah dengan baik supaya bisa Anda gunakan untuk pertemuan berikutnya.</li>
<li>Jangan tinggalkan prospek Anda. Perlakukan seakan-akan prospek tersebut adalah satu-satunya calon pelanggan Anda.</li>
<li>Ciptakan hubungan yang semakin dekat. Aturlah janji untuk pertemuan berikutnya untuk membuat penawaran alternatif atau presentasi lanjutan.</li>
<li>Galilah terus informasi prospek sehingga Anda memahami kebutuhannya.</li>
<li>Gunakan waktu seefisien mungkin sehingga prospek tidak berpikir bahwa Anda tidak punya pekerjaan lain.</li>
<li>Aturlah irama. Jangan selalu berlari cepat atau selalu lambat. Perjuangan Anda cukup panjang sehingga tidak perlu membuang tenaga sejak awal.</li>
<li>Yakinlah Anda memiliki alasan baik yang cukup kuat bila Anda menelepon atau mendatangi prospek.</li>
<li>Dengarkan apa yang mereka katakan pada Anda. Bukan mereka yang harus mendengarkan ucapan Anda.</li>
</ul>
<p>Ingatlah untuk tampil sebagai orang yang akan membantu menyelesaikan masalah prospek alih-alih hanya menjual produk.</p>
<p>Pelanggan membutuhkan solusi. Tangkaplah kebutuhan dan kesulitannya dari berbagai aspek. Bersikaplah hormat dan simpatik sehinga prospek merasa yakin bahwa Anda berada di pihaknya.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Apa Saja Hal Berbahaya Ketika Sedang Menghadapi Prospek?</span></strong></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1902 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/cara-closing-penjualan-online-scaled.jpg" alt="cara closing penjualan online" width="1709" height="2560" /></p>
<p>Hal berbahaya yang kerap dilakukan oleh tenaga penjualan dalam melakukan tindak lanjut adalah mengumbar janji, bahkan menjanjikan hal-hal diluar kapasitasnya.</p>
<p>Mereka lebih mengutamakan penutupan transaksi dan tidak memikirkan akibat jangka panjang. Sebaiknya Anda tidak hanya berfokus pada mendapatkan komisi penjualan saja.</p>
<p>Penjualan yang Anda lakukan hari ini harus ditujukan untuk penjualan hari berikutnya. Jadi berhati-hatilah dalam berjanji.</p>
<p>Tuliskan janji yang Anda buat, atau siapkan pengingat. Segera sampaikan pada rekan kerja terkait bila Anda tidak bisa memenuhi janji tersebut.</p>
<p>Jangan menunggu sampai waktu yang dijanjikan tiba. Berikan informasi beberapa hari sebelumnya bila Anda tidak bisa memenuhi tenggat waktu dan sertakan alasan yang baik.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Baca Juga : <a href="https://inafina.com/permudah-pelanggan-membeli-atau-bisnis-anda-akan-hancur/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;">Permudah Pelanggan Membeli atau Bisnis Anda akan Hancur</span></a></span></strong></p>
<p>Sebaliknya, pelanggan juga sering berjanji dengan tujuan menghindari Anda.</p>
<p>Yang harus Anda lakukan untuk mengatasi hal ini adalah dengan mengunci janji itu agar dipenuhi oleh pelanggan.</p>
<p>Misalnya katakan, “Saya akan datang pada tanggal yang Ibu janjikan” atau “Apakah Bapak keberatan bila saya menghubungi Bapak satu hari sebelumnya?”</p>
<p>Intinya, kuncilah janji prospek Anda sekuat mungkin agar Anda mendapatkan jawaban yang pasti, YA atau Tidak.</p>
<p>Jika prospek sudah memastikan bisa bertemu dengan Anda, hal selanjutnya yang harus dilakukan oleh tenaga penjual adalah menyiapkan semua bahan untuk melakukan presentasi produk ke calon pelanggan, jangan sampai sewaktu melakukan presentasi produk ada bahan penting yang tertinggal dan pada akhirnya presentasi Anda ke calon pelanggan menjadi berantakan.</p>
<p>Saat ini mencari prospek yang potensial memang tidak sesulit dulu karena sejak kehadiran internet, banyak tenaga penjual yang terbantu untuk mendapatkan calon pelanggan.</p>
<p>namun tetap saja tindak lanjut yang baik harus selalu dilakukan agar <a href="https://www.diadona.id/career/arti-kredibilitas-dan-jenisnya-menurut-para-ahli--200609v.html" target="_blank" rel="noopener noreferrer">kredibilitas </a>tenaga penjual dan perusahaan terjaga dengan baik.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/bagaimana-menindaklanjuti-prospek/">Bagaimana Menindaklanjuti Prospek? &#8211; inafina.com</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/bagaimana-menindaklanjuti-prospek/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
