<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tenaga penjualan Archives - inafina.com</title>
	<atom:link href="https://inafina.com/tag/tenaga-penjualan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://inafina.com/tag/tenaga-penjualan/</link>
	<description>Situs Pinjaman Uang Terbaik</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 May 2022 04:38:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.1</generator>

<image>
	<url>https://inafina.com/wp-content/uploads/2017/04/inafina-1-150x150.png</url>
	<title>tenaga penjualan Archives - inafina.com</title>
	<link>https://inafina.com/tag/tenaga-penjualan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Permudah Pelanggan Membeli atau Bisnis Anda akan Hancur</title>
		<link>https://inafina.com/permudah-pelanggan-membeli-atau-bisnis-anda-akan-hancur/</link>
					<comments>https://inafina.com/permudah-pelanggan-membeli-atau-bisnis-anda-akan-hancur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2016 17:41:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penjualan dan Pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[cara berbisnis]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[peluang pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[permudah pelanggan membeli]]></category>
		<category><![CDATA[strategi penghapusan risiko]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[transaksi bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[unique selling proposition]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=346</guid>

					<description><![CDATA[<p>Permudah Pelanggan Membeli atau Bisnis Anda akan Hancur. Banyak pelanggan yang masih kesulitan membeli barang atau jasa – entah karena pelayanan yang buruk atau karena praktik dan kebijakan yang tidak sederhana. Hal seperti itu bukan sebuah cara berbisnis yang buruk melainkan sebuah tindakan kriminal yang dapat menghancurkan dan membunuh sebuah bisnis. Sekali-kali cobalah menjadi seorang &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/permudah-pelanggan-membeli-atau-bisnis-anda-akan-hancur/">Permudah Pelanggan Membeli atau Bisnis Anda akan Hancur</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_347" aria-describedby="caption-attachment-347" style="width: 705px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-347"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-347" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/pelanggan-inafinacom.png" alt="Permudah Pelanggan Membeli atau Bisnis Anda akan Hancur - inafina.com" width="705" height="222" /></a><figcaption id="caption-attachment-347" class="wp-caption-text">Permudah Pelanggan Membeli atau Bisnis Anda akan Hancur &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><strong><span style="color: #000000;">Permudah Pelanggan Membeli atau Bisnis Anda akan Hancur.</span></strong> Banyak pelanggan yang masih kesulitan membeli barang atau jasa – entah karena pelayanan yang buruk atau karena praktik dan kebijakan yang tidak sederhana. Hal seperti itu bukan sebuah cara berbisnis yang buruk melainkan sebuah tindakan kriminal yang dapat menghancurkan dan membunuh sebuah bisnis.</p>
<p>Sekali-kali cobalah menjadi seorang pelanggan, menelepon atau mendatangi bisnis Anda selayaknya seorang pelanggan. Bagaimana cara para pegawai menyambut telepon dari pelanggan? Dan bagaimana cara mereka menyapa pelanggan? Kendala apa yang ditemukan, baik secara fisik maupun emosional? Setelah selesai, tanyakan pada diri Anda apakah masih mau menjadi pelanggan lagi di lain waktu?</p>
<p>Carilah dan gunakan sesuatu yang bisa memudahkan calon pelanggan Anda menemukan dan membeli produk atau jasa Anda. Contohnya jika perusahaan Anda bergerak di industri keuangan, Anda bisa menggunakan <a href="https://inafina.com" target="_blank" rel="noopener noreferrer">inafina.com </a>agar perusahaan dan tenaga penjualan Anda mudah menjual produknya secara online ke masyarakat dan untuk masyarakat pun akan juga mudah mencari produk keuangan yang dibutuhkannya.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Permudah Pelanggan Membeli atau Bisnis Anda akan Hancur</span></strong></h2>
<h3><img decoding="async" class="size-full wp-image-2036 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/Cara-meningkatkan-pelayanan-customer-service-scaled.jpg" alt="Cara meningkatkan pelayanan customer service" width="1706" height="2560" /></h3>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Menaikkan risiko dapat melipatgandakan penjualan Anda</strong></span></h3>
<p>Di masa lalu, para pelanggan biasa bersikap menerima segala risiko yang muncul saat membeli sebuah produk atau jasa. Aturan tak tertulisnya berbunyi “risiko ditanggung sendiri” maka selalu berhati-hatilah menjadi pembeli. Pembeli harus menanggung sendiri risiko jika produk yang dibeli ternyata tidak bekerja dengan baik, tidak sesuai dengan keinginan, atau tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan.</p>
<p>Masih banyak pebisnis yang belum menyadari bahwa masa-masa dan cara-cara bisnis seperti itu sudah berlalu. Praktik bisnis saat ini bertolak belakang dengan cara tersebut. Aturan tak tertulisnya berbunyi: berhati-hatilah menjadi penjual!</p>
<p>Satu alasan terbesar mengapa pelanggan tidak mau membeli sebuah produk atau jasa (hasil riset menunjukkan delapan puluh persen dari seluruh alasan yang ada) adalah karena mereka menganggap terdapat sejumlah risiko yang merugikan jika berbisnis dengan Anda.</p>
<p>Seorang penjual dapat melakukan sesuatu untuk menghilangkan risiko itu, baik risiko nyata maupun risiko perseptif. Dengan begitu Anda akan memperoleh peluang delapan puluh persen lebih baik dalam menyelesaikan setiap transaksi bisnis yang dimiliki.</p>
<p>Hal itu dapat dilakukan dengan cara menawarkan pada para pelanggan kesempatan untuk berbisnis dalam situasi tanpa risiko atau dengan risiko yang sangat rendah.</p>
<p>Berikut saya kemukakan beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk menghilangkan persepsi risiko para pelanggan :</p>
<ul>
<li>Memberi sampel atau coba gratis bagi setiap produk secara cuma-cuma</li>
<li>Memberi pelanggan harga yang rendah sebagai perkenalan</li>
<li>Menawarkan pelanggan garansi penuh, uang kembali tanpa syarat (atau, jika terpaksa, beri garansi uang kembali dengan syarat)</li>
<li>Menawarkan pembayaran denda jika produk tidak sesuai dengan yang dijanjikan, tawaran tersebut berbunyi: 100 persen uang akan kembali jika Anda tidak puas</li>
</ul>
<p>Saat ini, bisnis Anda harus dengan serius mempertimbangkan untuk memasukkan unsur-unsur tersebut menjadi bagian penting dalam <a href="https://www.jurnal.id/id/blog/strategi-pemasaran-produk-yang-harus-anda-coba/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">strategi pemasaran</a>. Masa-masa kejayaan semboyan lama “risiko ditanggung sendiri oleh pembeli” sudah lama mati dan tidak berlaku lagi.</p>
<p>Begitu kompetitifnya persaingan yang terjadi di luar dan hanya tersedianya sedikit pelanggan. Para pelanggan sekarang jauh lebih pandai, lebih berpendidikan, lebih kuat, lebih percaya diri, dan memiliki lebih banyak cara untuk menyalurkan keluhan.</p>
<p>Anda harus mempersiapkan diri untuk menaruh seluruh kepercayaan pada produk atau jasa yang Anda tawarkan dan mendukungnya dengan jaminan penuh. Jika Anda tidak dapat menjamin produk atau jasa yang ditawarkan, bukan hanya akan kehilangan peluang pemasaran, tetapi produk Anda memang tidak pantas dijual.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca Juga : <a href="https://inafina.com/bpkb-motor-beat/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;">BPKB Motor Beat Bisa digunakan untuk Pengajuan? Tentu Bisa!</span></a></strong></span></p>
<p>Ketakutan pada ancaman bahwa orang lain akan mengambil keuntungan dari Anda sangat tidak berdasar. Saya pastikan bahwa 99 persen orang adalah orang yang jujur yang tidak akan mengambil keuntungan dari Anda secara licik. Beberapa orang yang oportunis, yang memanfaatkan peluang secara tidak jujur, tidak sebanding dengan kenaikan omzet bisnis yang Anda nikmati.</p>
<p>Hanya dengan cara mengambil semua risiko dari pundak para pelanggan yang akan membuat Anda menjadi unik di dalam industri. Jika Anda tidak dapat menemukan sebuah USP <em>(unique selling proposition)</em> bagi usaha Anda, strategi penghapusan risiko dapat memberikan keunikan yang Anda butuhkan. Pikirkan baik-baik! Ini menyangkut masalah akal sehat.</p>
<p>Akan lebih mudah bagi Anda untuk menjual produk atau jasa dengan mengatakan: “kalau Anda tidak menyukai produk kami, maka segera kembalikan. Anda akan mendapatkan kembali uang Anda, tanpa ditanya alasan apa pun.”</p>
<p>Penawaran seperti ini memang tidak selalu cocok untuk segala situasi, tetapi dalam setiap situasi Anda dapat mengambil langkah-langkah yang lebih tepat dibandingkan dengan para pesaing. Anda akan lebih unggul dalam hal menghilangkan atau mengurangi risiko, meninggikan rasa percaya diri pembeli untuk mencoba produk atau jasa yang Anda jual.</p>
<p>Metode ini merupakan cara jujur dalam mengajukan sebuah penawaran yang dapat mengurangi kecemasan utama yang dimiliki oleh semua pelanggan yaitu risiko.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Jangan lupa bertanya pada pelanggan</strong></span></h3>
<p>Jika kesulitan menemukan penawaran yang dapat Anda berikan untuk menghapuskan faktor risiko pelanggan, lakukan seperti yang Anda lakukan saat mencoba menemukan USP yaitu bertanyalah pada para pelanggan Anda.</p>
<p>Cari informasi tentang apa kebutuhan, keinginan, dan kekhawatiran mereka. Saran saya adalah pelanggan, baik yang sudah Anda miliki maupun yang belum, niscaya akan memberi ide-ide yang Anda butuhkan.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Hambatan yang dialami pembeli dapat menghancurkan bisnis Anda</strong></span></h2>
<p><img decoding="async" class="size-full wp-image-2037 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-konsumen-memilih-atau-membeli-suatu-hidangan-makanan-adalah.jpg" alt="faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen memilih atau membeli suatu hidangan makanan adalah" width="1000" height="667" /></p>
<p>Kemudahan yang Anda berikan pada para pelanggan untuk memperoleh yang mereka butuhkan tidak cukup hanya dengan mengurangi risiko, melainkan Anda juga harus mempermudah semua proses pembelian menjadi sederhana dan mudah.</p>
<p>Misalnya, sebuah perusahaan yang menerima pesanan pelanggan lewat surat atau <em>e-mail</em>. Pastikan formulir yang jelas, daftar pertanyaan yang dibutuhkan, dan menyertakan pula informasi lengkap dari bisnis Anda. Semua ini dapat memudahkan pelanggan untuk membeli.</p>
<p>Menyertakan sejumlah pilihan cara pembayaran juga akan bermanfaat. Tidak ada alasan apa pun bagi Anda untuk menolak pembayaran menggunakan kartu kredit.</p>
<p>Bagaimana dengan pelayanan lainnya? Coba Anda tanyakan kepada pelanggan, apakah tempat parkir sudah memadai atau sudah cukup baik? Apakah jalan masuk toko atau kantor cukup menarik perhatian pengunjung? Apakah sudah terpasang petunjuk yang memudahkan para pelanggan menemukan barang-barang yang mereka cari di tempat bisnis Anda? Bagi yang bisnisnya menjual produk retail apakah sudah tersedia keranjang, troli, dan pegawai yang bertugas membawakan belanjaan pembeli? Apakah sudah menemukan tempat yang tepat untuk meletakkan tas, kotak, troli, dan lemari pajangan?</p>
<p>Perhatikan bagaimana cara para pelanggan berbelanja di toko Anda, analisis setiap langkah mereka. Pikirkan bagaimana caranya untuk membuat setiap langkah mereka bisa menjadi lebih mudah. Anda hanya perlu melakukan sedikit perubahan tanpa perlu mengeluarkan biaya yang terlampau mahal.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/permudah-pelanggan-membeli-atau-bisnis-anda-akan-hancur/">Permudah Pelanggan Membeli atau Bisnis Anda akan Hancur</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/permudah-pelanggan-membeli-atau-bisnis-anda-akan-hancur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menjadi Jutawan dengan 1 Kata Leverage, Apa Maksudnya?</title>
		<link>https://inafina.com/menjadi-jutawan/</link>
					<comments>https://inafina.com/menjadi-jutawan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2016 12:20:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis dan Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[menawarkan produk]]></category>
		<category><![CDATA[menjadi jutawan]]></category>
		<category><![CDATA[menjadi kaya]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[pentingnya sebuah sistem]]></category>
		<category><![CDATA[sistem dan prosedur]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga penjualan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=333</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menjadi Jutawan. Anda sekarang sudah mengetahui pentingnya sebuah sistem. Dan dampaknya terhadap pelayanan pelanggan, tingkat keahlian staf, dan nilai tambah. Saya menyebut pengaruh ini sebagai bentuk dari leverage atau pendongkrak. Terdapat banyak bentuk lain dari leverage, dan kata itu sendiri dipergunakan dengan berbagai arti yang berbeda. Misalnya, ahli-ahli keuangan menggunakan istilah leverage dalam pengertian penggunaan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/menjadi-jutawan/">Menjadi Jutawan dengan 1 Kata Leverage, Apa Maksudnya?</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_334" aria-describedby="caption-attachment-334" style="width: 550px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-334"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-334" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/leverage-inafina.jpg" alt="Leverage: Kata yang Membuat Orang Menjadi Jutawan - inafina.com" width="550" height="349" /></a><figcaption id="caption-attachment-334" class="wp-caption-text">Leverage: Kata yang Membuat Orang Menjadi Jutawan &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><strong>Menjadi Jutawan</strong>. Anda sekarang sudah mengetahui pentingnya sebuah sistem. Dan dampaknya terhadap pelayanan pelanggan, tingkat keahlian staf, dan nilai tambah. Saya menyebut pengaruh ini sebagai bentuk dari <em>leverage</em> atau pendongkrak.</p>
<p>Terdapat banyak bentuk lain dari <em>leverage</em>, dan kata itu sendiri dipergunakan dengan berbagai arti yang berbeda.</p>
<p>Misalnya, ahli-ahli keuangan menggunakan istilah <em>leverage</em> dalam pengertian penggunaan uang pinjaman untuk membeli saham dalam sebuah bisnis atau aset lain di mana pengembalian modalnya lebih besar dibandingkan dengan bunga yang harus dibayarkan, sehingga dapat menguntungkan.</p>
<p>Namun, istilah<em> leverage</em> memiliki arti lebih luas ketika digunakan untuk menyebut aset-aset lain perusahaan yang tidak kentara seperti waktu, pemasaran, dan sistem.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Menjadi Jutawan dengan 1 Kata Leverage</span></strong></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2027 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/cara-menghasilkan-uang-di-usia-muda-scaled.jpg" alt="cara menghasilkan uang di usia muda" width="2048" height="2560" /></p>
<p>Persoalannya, pengertian seperti apa yang kita maksud dengan menggunakan istilah <em>leverage</em> dalam artikel ini dihubungkan dengan upaya untuk menjadi kaya?</p>
<p>Semua orang memiliki waktu yang sama 24 jam setiap harinya. Dengan waktu yang sama tersebut banyak orang yang mampu menghasilkan jumlah uang yang luar biasa, menjadi sangat kaya, dengan memanfaatkan <em>leverage</em> yang baik.</p>
<p>Mereka mendongkrak diri sendiri pada setiap aspek kehidupan. Menjadikan waktu, uang, pemasaran, dan sistem bekerja bagi mereka, sehingga mereka mendapatkan lebih dari semua unsur tersebut.</p>
<p><em>Leverage</em> adalah persoalan bagaimana menduplikasi unsur atau keahlian bernilai tinggi dengan biaya murah.</p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Mendongkrak waktu</strong></span></p>
<p>Berikut saya kemukakan contoh sederhana tentang bagaimana mendongkrak waktu. Seandainya Anda menjual waktu Anda dengan harga Rp 100.000 per jam dengan jam kerja 12 jam per hari, maka maksimum pendapatan Anda per hari adalah Rp 1.200.000, lumayan.</p>
<p>Tetapi bagaimana jika Anda mengajarkan pada mereka yang berpendidikan lebih rendah untuk mengerjakan pekerjaan Anda dengan imbalan Rp 50.000 per jam?</p>
<p>Anda dapat melakukannya dengan menyediakan sistem dan prosedur yang mudah untuk mereka ikuti.</p>
<p>Dengan memiliki satu orang yang bekerja dengan sistem Anda, Anda menghasilkan uang Rp 600.000 setiap hari.</p>
<p style="text-align: center;">(<span style="color: #000000;"><strong>Baca Juga </strong>:</span> <span style="color: #0000ff;"><strong><a style="color: #0000ff;" href="https://inafina.com/pentingnya-sebuah-sistem-dalam-bisnis-anda/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Pentingnya sebuah Sistem dalam Bisnis Anda</a></strong></span>)</p>
<p>Memang lebih kecil dari sebelumnya tapi Anda dapat menggunakan waktu yang Anda miliki yaitu 12 jam untuk menjual waktu mereka.</p>
<p>Contohnya, jika Anda menjual waktu empat orang pegawai dengan harga Rp 100.000 per jam (karena mereka menghasilkan pekerjaan yang nilainya Rp 100.000 per jam) dan masih tetap mengupah mereka dengan Rp 50.000 per jam, maka Anda akan memperoleh keuntungan Rp 2.400.000 per hari (4 X Rp 600.000).</p>
<p>Anda sudah mendongkrak diri Anda sendiri dari yang semula menghasilkan Rp 100.000 per jam menjadi Rp 200.000 per jam, padahal jam kerja Anda tidak berubah.</p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Mendongkrak pemasaran</strong></span></p>
<p>Berikut saya kemukakan sebuah contoh lain dari<em> leverage</em>. Jika Anda memasang sebuah iklan di blog inafina.com, dan rata-rata iklan tersebut mendatangkan sepuluh penjualan yang bernilai Rp 5 juta setiap penjualannya, maka total penjualan menjadi Rp 50 juta.</p>
<p>Tetapi, jika Ada merubah daya tarik iklan dengan sebuah <em>headline</em> USP <em>(<a href="https://glints.com/id/lowongan/usp-adalah/#.YohYgdhBxPY" target="_blank" rel="noopener noreferrer">unique selling proposition</a>)</em> yang hebat dan mendapatkan delapan belas penjualan, Anda telah mendongkrak iklan itu sebesar Rp 40 juta.</p>
<p>Anda sekarang menerima hasil yang lebih besar dari biaya yang sama yang telah dikeluarkan. Ini merupakan sebuah contoh bagaimana mendongkrak pemasaran.</p>
<p>Contoh lain, jika tenaga penjualan Anda mampu merubah lima buah potensi pembeli menjadi sebuah penjualan, lewat pelatihan dan sistem kemudian meningkat menjadi dua penjualan dari lima potensi, maka penjualan Anda akan berlipat ganda.</p>
<p>Semua diperoleh hanya dengan biaya tambahan yang kecil.</p>
<p>Jika Anda biasa mengirimkan <em>direct mail </em>sebagai bentuk pemasaran, cobalah untuk merubah penawaran Anda dan dapatkan tiga puluh persen kenaikan respon pelanggan. Ini juga bentuk<em> leverage</em> pemasaran yang dapat Anda usahakan.</p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Mendongkrak sistem</strong></span></p>
<p>Sistem merupakan cara yang tepat untuk melakukan <em>leverage</em>. Seperti kita ketahui, sistem menjadi metode terpenting untuk menjadikan proses-proses berbiaya mahal dan membutuhkan keahlian tinggi <em>(repetitive)</em> menjadi mudah dan sederhana membuat Anda mampu menawarkan produk atau jasa bernilai tinggi dengan harga murah.</p>
<p>Inilah yang dapat ditawarkan oleh bisnis yang baik pada Anda.</p>
<p>Artinya, semakin baik sistem manufaktur, produksi, penjualan, dan pemasaran maka semakin tinggi pula tingkat <em>leverage</em> dan uang yang dihasilkan dari bisnis.</p>
<p>Perhatikan para pebisnis yang sukses terutama bagaimana cara mereka menghadapi setiap kasus. Anda akan temukan bahwa mereka memiliki <em>leverage</em> yang tinggi dalam hal keuangan, waktu, pemasaran, dan proses produksi.</p>
<p>Misalnya, Apple Inc, tentu kita tidak begitu paham tentang sistem keuangan mereka, tapi yang pasti mereka berusaha mendapatkan sebanyak-banyaknya dengan usaha yang sekecil-kecilnya. Mulai dari mendongkrak tingkat produksi hingga pemasaran yang terus mereka uji coba dan perbaiki.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/menjadi-jutawan/">Menjadi Jutawan dengan 1 Kata Leverage, Apa Maksudnya?</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/menjadi-jutawan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Membangun sebuah Positioning &#8211; Inafina.com</title>
		<link>https://inafina.com/pentingnya-membangun-sebuah-positioning/</link>
					<comments>https://inafina.com/pentingnya-membangun-sebuah-positioning/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2016 12:47:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penjualan dan Pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[bersikap konsisten]]></category>
		<category><![CDATA[menempatkan keunggulan produk]]></category>
		<category><![CDATA[pentingnya membangun positioning]]></category>
		<category><![CDATA[produk dan jasa]]></category>
		<category><![CDATA[strategi positioning]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga penjualan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=327</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pentingnya Membangun sebuah Positioning. Fina adalah seorang sekretaris yang sangat handal. Atasannya sangat menyukainya. Ketika karyawan divisi lain bermalas-malasan karena tidak puas dengan sistem penggajian yang baru, Fina tetap bekerja dengan rajin. Ia tidak terpengaruh oleh kebijakan perusahaan yang memang merugikan karyawan. (Baca juga: Gadai BPKB Motor &#8211; 1 Jam Cair &#38; Proses Mudah) Fina &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/pentingnya-membangun-sebuah-positioning/">Pentingnya Membangun sebuah Positioning &#8211; Inafina.com</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_328" aria-describedby="caption-attachment-328" style="width: 623px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-328"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-328" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/positioning-inafinacom-Copy.jpg" alt="Pentingnya Membangun sebuah Positioning - inafina.com" width="623" height="305" /></a><figcaption id="caption-attachment-328" class="wp-caption-text">Pentingnya Membangun sebuah Positioning &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><strong><span style="color: #000000;">Pentingnya Membangun sebuah Positioning.</span></strong> Fina adalah seorang sekretaris yang sangat handal. Atasannya sangat menyukainya.</p>
<p>Ketika karyawan divisi lain bermalas-malasan karena tidak puas dengan sistem penggajian yang baru, Fina tetap bekerja dengan rajin.</p>
<p>Ia tidak terpengaruh oleh kebijakan perusahaan yang memang merugikan karyawan.</p>
<p style="text-align: center;">(<span style="color: #000000;"><strong>Baca juga</strong>:</span> <strong><a href="http://inafina.com/gadai-bpkb-motor/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Gadai BPKB Motor &#8211; 1 Jam Cair &amp; Proses Mudah</a></strong>)</p>
<p>Fina juga suka belajar hal baru. Karena ia harus bekerja dengan komputer, maka ia memperdalam ilmu komputer.</p>
<p>Lalu semua orang menjulukinya si ahli komputer. Setiap kali terjadi gangguan di komputer lain, mereka selalu minta bantuan Fina.</p>
<p>Ia juga rajin belajar bahasa Inggris. Jika karyawan menemui kesulitan mengenai istilah dalam bahasa Inggris, mereka akan minta bantuan kepada Fina.</p>
<p>Secara tidak sadar Fina telah menerapkan strategi <em>positioning</em>. Ia membangun citra dirinya sebagai orang yang menguasai komputer dan bahasa Inggris.</p>
<p>Ia dikenal suka menolong dan memiliki prinsip hidup yang tidak mudah digoyahkan oleh orang lain.</p>
<p>Selain itu ia terkenal jujur, setia, dapat dipercaya, dan tidak suka bergosip. Semua yang dikatakannya adalah keadaan sebenarnya.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Pentingnya Membangun sebuah Positioning</strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2025 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/strategi-positioning-adalah-scaled.jpg" alt="strategi positioning adalah" width="2560" height="1707" /></p>
<p>Di dunia pemasaran,<em> Positioning</em> dikenal sebagai strategi untuk menempatkan keunggulan produk dan jasa tertentu dalam benak konsumen, agar konsumen memilih produk tersebut.</p>
<p>Misalnya produk sabun cuci dengan <em>positioning</em> sebagai sabun cuci termurah, mengharapkan konsumen yang ingin menghemat uangnya akan memilih produk ini.</p>
<p>Produk sabun mandi terharum akan mengharapkan konsumen yang mementingkan keharuman akan memilih produk tersebut.</p>
<p>Contoh lainnya adalah situs pinjaman uang <a href="https://inafina.com" target="_blank" rel="noopener noreferrer">inafina.com</a> yang terkenal sebagai tempat terbaik untuk membantu masyarakat Indonesia yang kesulitan mendapatkan modal usaha.</p>
<p>Berbeda dengan situs lainnya yang rumit digunakan, inafina hadir dengan solusi terbaik yang memudahkan orang dari semua kalangan.</p>
<p>Hanya dengan menggunakan fasilitas WA atau SMS, semua masalah Anda akan segera dibantu.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Menempuh Cara yang Licik</strong></span></h3>
<p>Anton sebenarnya cukup memiliki potensi, namun ia selalu menempuh cara yang licik untuk mencapai semua tujuannya.</p>
<p>Untuk memotivasi karyawannya ia menjanjikan komisi tertentu, tapi ketika mereka sudah mencapainya, ia berubah pikiran dan tidak memberikannya dengan alasan perusahaan sedang mengalami kerugian.</p>
<p>Ketika salah satu rekannya tidak dapat dipengaruhi karena memiliki prinsip sendiri, maka ia berusaha menjatuhkan nama baik rekannya di depan manajer dan direktur.</p>
<p>Ia selalu menjanjikan bantuan yang pada kenyataannya tidak pernah ditepati dan ia juga terkenal sebagai tukang gosip di kantornya.</p>
<p>Tanpa sadar ia membangun <em>positioning</em> yang salah. Karyawan tidak percaya lagi padanya. Ia dikenal sebagai orang yang tidak bisa dipercaya dan plin-plan.</p>
<p>Citra diri dapat dibangun apabila dilakukan secara konsisten dan terus-menerus.</p>
<p>Untuk mengubah <em>positioning </em>bahwa semua kuenya lebih mahal, Kandeb harus terus menerus melakukan survei harga dan tidak mengambil untung terlalu tinggi.</p>
<p>Kecuali untuk kue yang kualitasnya lebih bagus, tentu saja ia dapat memasang harga lebih tinggi.</p>
<p>Untuk mengubah citra dirinya, Anton harus berubah. Memang lebih sulit mengubah sikap seseorang daripada sekedar mengubah harga kue.</p>
<p>Perubahan sikap memerlukan komitmen yang tinggi dan ketekunan. Ia harus mulai dari hati yang bertobat dan ingin berubah.</p>
<p>Kalau hanya karena untuk memperbaiki citra dirinya saja, maka perubahan itu takkan bertahan lama dan dianggap hanya perubahan yang dilakukan secara emosional.</p>
<p>Sama dengan membangun <em>positioning</em> produk dan jasa, diperlukan waktu lama untuk membangun <em>positioning </em>diri yang benar sehingga tercipta citra diri yang positif.</p>
<p>Selama hidupnya, Fina bersikap konsisten sehingga dengan sendirinya terbentuklah <a href="https://www.sehatq.com/artikel/mengenal-self-image-dan-cara-membangun-citra-diri-yang-positif" target="_blank" rel="noopener noreferrer">citra diri yang positif</a>.</p>
<p>Bangunlah <em>positioning</em> Anda sendiri karena hal tersebut akan membawa keuntungan bagi diri Anda di masa depan.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/pentingnya-membangun-sebuah-positioning/">Pentingnya Membangun sebuah Positioning &#8211; Inafina.com</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/pentingnya-membangun-sebuah-positioning/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inti dari Kepemimpinan adalah Menuntun bukan Menyuruh</title>
		<link>https://inafina.com/inti-dari-kepemimpinan/</link>
					<comments>https://inafina.com/inti-dari-kepemimpinan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2016 12:37:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepemimpinan dan Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[ahli strategi]]></category>
		<category><![CDATA[inti dari kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[kepemimpinan adalah menuntun]]></category>
		<category><![CDATA[mendapatkan informasi]]></category>
		<category><![CDATA[menentukan prioritas]]></category>
		<category><![CDATA[misi organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga penjualan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=317</guid>

					<description><![CDATA[<p>Inti dari Kepemimpinan. Strategi, visi, dan deklarasi misi tergantung pada asumsi sederhana bahwa Anda tahu ke mana akan melangkah. Tidak seorang pun akan ikut jika Anda tak tahu ke mana mau melangkah. Beberapa tahun yang lalu, dalam sebuah buku berjudul The Meter Principle, penulis Peter dan Hull membuat komentar, “Sebagian besar hirarki dewasa ini begitu &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/inti-dari-kepemimpinan/">Inti dari Kepemimpinan adalah Menuntun bukan Menyuruh</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_318" aria-describedby="caption-attachment-318" style="width: 699px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-318"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-318" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/kepemimpinan-inafina-Copy.jpg" alt="Inti dari Kepemimpinan adalah Menuntun - inafina.com" width="699" height="366" /></a><figcaption id="caption-attachment-318" class="wp-caption-text">Inti dari Kepemimpinan adalah Menuntun &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><strong><span style="color: #000000;">Inti dari Kepemimpinan.</span> </strong>Strategi, visi, dan deklarasi misi tergantung pada asumsi sederhana bahwa Anda tahu ke mana akan melangkah. Tidak seorang pun akan ikut jika Anda tak tahu ke mana mau melangkah.</p>
<p>Beberapa tahun yang lalu, dalam sebuah buku berjudul <em>The Meter Principle</em>, penulis Peter dan Hull membuat komentar, “Sebagian besar hirarki dewasa ini begitu penuh oleh aturan dan tradisi, serta begitu terikat dengan hukum, sehingga karyawan-karyawan berposisi tinggi sekali pun tak perlu memimpin siapa pun”.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Inti Dari Kepemimpinan</span></strong></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2021 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/4-aspek-kepemimpinan-scaled.jpg" alt="4 aspek kepemimpinan" width="2560" height="1707" /></p>
<p>Bagi kami, bagaimana menjadi pemimpin yang efektif tidak memerlukan satu buku penuh. Drucker menjelaskannya dalam satu kalimat saja, “fondasi dari kepemimpinan yang efektif adalah memikirkan misi organisasi, mendefinisikannya, dan menegakkannya secara jelas dan nyata.</p>
<p>Seorang pemimpin menetapkan tujuan, menentukan prioritas, serta menetapkan dan memonitor standar.”</p>
<p>Pertama, bagaimana cara Anda menemukan arah yang tepat? Untuk menjadi ahli strategi yang hebat, Anda harus membenamkan kepala Anda dalam lumpur.</p>
<p>Anda harus menemukan inspirasi di medan tempur sesungguhnya.</p>
<p>Sam Walton mengunjungi lini depan dari setiap toko Wal-Mart sepanjang hidupnya. Dia bahkan menghabiskan waktu di dok bongkar-muat dan berbicara dengan para krunya.</p>
<p>Tak banyak eksekutif seperti ”Mister Sam”, saat ini eksekutif puncak cenderung menjaga jarak. Semakin besar perusahaan, semakin besar eksekutif-eksekutif puncaknya kehilangan sentuhan pada lini depan.</p>
<p>Ini bisa menjadi faktor paling penting yang membatasi pertumbuhan korporasi.</p>
<p>Pemasaran adalah perang, dan prinsip pertama dari perang adalah kekuatan. Pasukan atau perusahaan yang lebih besar memiliki keunggulan.</p>
<p>Tetapi semakin besar perusahaan, sebagian keunggulan tersebut menghilang jika tidak bisa mempertahankan fokus pada pertempuran pemasaran, yang terjadi dalam benak konsumen.</p>
<p>Jika Anda seorang CEO <em>(Chief Executive Officer)</em> yang sibuk, bagaimana Anda mengumpulkan informasi objektif tentang apa yang sebetulnya tengah terjadi?</p>
<p>Bagaimana Anda menyiasati kecenderungan manajemen menengah untuk memberitahu Anda apa yang menurut mereka ingin Anda dengar?</p>
<p>Bagaimana Anda mendapatkan berita buruk selain berita baik?</p>
<p>Salah satu cara mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi adalah dengan ”menyamar” atau turun ke lapangan tanpa dikenali.</p>
<p>Dari banyak segi, ini serupa dengan raja yang berpakaian rakyat jelata dan bergaul dengan mereka. Tujuannya adalah<em> </em>untuk mendapatkan pendapat jujur mengenai apa yang terjadi.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>(</strong><span style="color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff;" href="https://inafina.com/gadai-bpkb-mobil" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Gadai BPKB Mobil &#8211; Bunga Ringan &amp; Cepat Cair</strong></a></span><strong>)</strong></p>
<p>Seperti raja, eksekutif puncak jarang mendapatkan informasi jujur dari menteri-menteri mereka. Terlalu banyak intrik yang terjadi di sana sini.</p>
<p>Tenaga penjualan, jika Anda memilikinya, merupakan elemen penting. Triknya adalah bagaimana mendapatkan evaluasi yang baik dan jujur tentang pesaing dari mereka.</p>
<p>Jika CEO menghargai kejujuran dan realitas, banyak informasi baik akan Anda terima.</p>
<p>Aspek lain adalah pengalokasian waktu. Seringkali waktu Anda habis untuk terlalu banyak aktivitas lain sehingga Anda tidak sempat mengunjungi lini terdepan.</p>
<p>Waktu Anda terbuang untuk terlalu banyak rapat dewan komisaris, komite, dan makan malam penghormatan.</p>
<p>Menurut sebuah survey, CEO rata-rata menghabiskan 30 persen waktunya untuk ’aktivitas-aktivitas eksternal’. CEO juga menghabiskan 17 persen waktunya seminggu untuk rapat.</p>
<p>Karena eksekutif puncak biasanya bekerja 61 jam seminggu, yang tersisa untuk hal-hal lain hanya 20 jam, di antaranya untuk mengelola operasi dan mengunjungi lini depan.</p>
<p>Hal berikutnya yang harus dikurangi adalah rapat. Daripada membicarakannya, lebih baik Anda keluar dan mengamati dengan mata kepala sendiri.</p>
<p>Seperti yang dikatakan Gorbachev kepada presiden Reagan, saat Reagan kali pertama mengunjungi Uni Soviet, ”Lebih baik melihat hanya sekali, daripada mendengar ratusan kali.”</p>
<p>Sebagai seorang pemimpin, pikiran Anda harus fokus pada taktik-taktik pertempuran yang ingin Anda menangkan.</p>
<p>Anda harus fokus pada pesaing-pesaing Anda dan mengetahui kekuatan serta kelemahannya. Anda juga harus membuat perubahan di dalam organisasi agar dapat memanfaatkan peluang-peluang eksternal.</p>
<p>Pemimpin terbaik membagi kearifan mereka kepada generasi berikutnya. Noel Tichy, professor dari University of Michigan Business School, berkata, ”Seorang pemimpin yang besar harus dapat menjadi guru hebat.”</p>
<p>Dia memperkirakan bahwa Jack Welch, mantan CEO GE, mencurahkan 30 persen waktunya untuk pengembangan kepemimpinan.</p>
<p>Pemimpin-pemimpin terbaik tahu bahwa arah saja tidak lagi cukup. Pemimpin terbaik juga menjadi pencerita, pemandu sorak, dan fasilitator.</p>
<p>Mereka memperkuat <em>sense of direction </em>atau visi dengan kata-kata dan tindakan.</p>
<p>Barangkali, tak ada pemimpin lebih hebat dalam bisnis maskapai penerbangan  selain Herb Kelleher, <em>chairman </em>Southwest Airlines.</p>
<p>Herb Kelleher adalah raja bisnis maskapai rumah berjarak-pendek. Tiap tahun, maskapainya terus mengisi setiap peringkat perusahaan “paling dikagumi” dan “paling memiliki laba tinggi”.</p>
<p>Jika Anda pernah terbang bersama Southwest, Anda mungkin telah merasakan semangat dan antusiasme luar biasa dari karyawan-karyawan Southwest.</p>
<p>Dewasa ini, Bill Gates merupakan personifikasi dari Microsoft, walau saat ini ia sudah tidak lagi menjadi pemimpin perusahaan <em>software</em> terbesar di dunia itu.</p>
<p>Sementara semua orang mengenal Mr.Gates, sangat sedikit yang mengenal Dino Cortopassi. Si raja “saus tomat dari Italia ini adalah pemasok saus ke sekitar 60 ribu toko pizza dan resto Italia di Amerika.</p>
<p>Dengan ide diferensiasinya, Dino telah menjadi personifikasi dari “Italia riil”.</p>
<p>Pemimpin berkepribadian kuat merupakan ’senjata’ di mata konsumen. Selain itu, ’pasukan’ akan bangga mengikuti pemimpin semacam ini ke dalam medan pertempuran.</p>
<p>Mereka mempercayainya. Tanpa kepercayaan, tak akan ada pengikut. Dan tanpa pengikut, Anda tidak memiliki siapa pun untuk dituntun.</p>
<p><a href="https://glints.com/id/lowongan/cara-menjadi-pemimpin-yang-baik/#.YohKENhBxPY" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Pemimpin yang baik</a> tahu ke mana ia harus melangkah<em>.</em></p>
<blockquote>
<h6 style="text-align: center;"><em> &#8220;</em><em>Untuk memimpin orang-orang, berjalanlah di belakang mereka&#8221;</em></h6>
<h6 style="text-align: center;"><em>-Lao-tzu, Filsuf China dan pendiri Taoisme- </em></h6>
</blockquote>
<p>The post <a href="https://inafina.com/inti-dari-kepemimpinan/">Inti dari Kepemimpinan adalah Menuntun bukan Menyuruh</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/inti-dari-kepemimpinan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Membuat Bisnis Anda Tumbuh Secara Ajaib?</title>
		<link>https://inafina.com/bagaimana-membuat-bisnis-anda-tumbuh-secara-ajaib/</link>
					<comments>https://inafina.com/bagaimana-membuat-bisnis-anda-tumbuh-secara-ajaib/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2016 12:27:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis dan Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[berani tampil beda]]></category>
		<category><![CDATA[membuat bisnis tumbuh]]></category>
		<category><![CDATA[meraih keuntungan]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman ajaib]]></category>
		<category><![CDATA[produk dan jasa]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[transaksi penjualan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=307</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bagaimana Membuat Bisnis Anda Tumbuh Secara Ajaib. Di artikel yang berjudul Mengapa Lebih Banyak Bisnis Gagal Dibandingkan yang Berhasil, mungkin akan membuat Anda yang ingin berbisnis menjadi down, namun tidak adil jika blog ini tidak memberikan solusi atau pencerahan bagi Anda yang ingin serius memulai suatu bisnis. Baik, mari kita mulai : Di dalam berbisnis, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/bagaimana-membuat-bisnis-anda-tumbuh-secara-ajaib/">Bagaimana Membuat Bisnis Anda Tumbuh Secara Ajaib?</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_308" aria-describedby="caption-attachment-308" style="width: 787px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-308"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-308" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/tumbuh-bisnis-inafina-Copy.jpg" alt="Bagaimana Membuat Bisnis Anda Tumbuh Secara Ajaib - inafina.com" width="787" height="423" /></a><figcaption id="caption-attachment-308" class="wp-caption-text">Bagaimana Membuat Bisnis Anda Tumbuh Secara Ajaib &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><strong><span style="color: #000000;">Bagaimana Membuat Bisnis Anda Tumbuh Secara Ajaib.</span></strong> Di artikel yang berjudul <a href="https://inafina.com/mengapa-lebih-banyak-bisnis-gagal-dibandingkan-yang-berhasil/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Mengapa Lebih Banyak Bisnis Gagal Dibandingkan yang Berhasil</a>, mungkin akan membuat Anda yang ingin berbisnis menjadi <em>down</em>, namun tidak adil jika <a href="https://inafina.com/blog/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">blog</a> ini tidak memberikan solusi atau pencerahan bagi Anda yang ingin serius memulai suatu bisnis. Baik, mari kita mulai :</p>
<p>Di dalam berbisnis, mungkin kita membutuhkan suatu keajaiban. Keajaiban akan terjadi ketika seorang pelanggan atau pegawai Anda menyadari bahwa Anda telah melakukan sesuatu yang menyenangkan bagi mereka, sesuatu yang tidak mereka duga.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Bagaimana Membuat Bisnis Anda Tumbuh Secara Ajaib?</span></strong></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2014 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/Membentuk-pola-pikir-untuk-menjadi-seorang-wirausaha-scaled.jpg" alt="Membentuk pola pikir untuk menjadi seorang wirausaha" width="1707" height="2560" /></p>
<p>Jika Anda menilai mereka dengan nilai yang memang sudah hak mereka, maka Anda sebenarnya telah menciptakan sebuah Pengalaman Ajaib.</p>
<p>Sasaran sebuah Pengalaman Ajaib adalah membuat transaksi antara Anda dengan pelanggan menjadi momen yang tak terlupakan.</p>
<p>Pengalaman Ajaib akan meninggalkan kesan positif yang mendalam, yang akan membuat para pelanggan dengan senang hati memberi tahu teman-teman mereka tentang pengalaman tak terlupakan saat berbisnis dengan Anda.</p>
<p>Bagi pelanggan, sebuah Pengalaman Ajaib menunjukkan bahwa Anda peduli pada mereka dan pada apa yang mereka lakukan.</p>
<p>Maka untuk meraih keuntungan, buatlah agar Pengalaman Ajaib menjadi bagian yang tak terpisahkan dari bisnis Anda dan menjadi bagian dari sistem Anda sehingga Pengalaman Ajaib tersebut akan terjadi pada setiap pelanggan.</p>
<p>Pengalaman Ajaib akan terlihat sebagai kejadian spesial bagi semua pelanggan.</p>
<p>Setiap hari ada ribuan transaksi bisnis terjadi. Ketika Anda membeli surat kabar, secangkir kopi, sebuah tiket bioskop, membeli bensin, membeli sepasang sepatu, makan siang, membeli tiket pesawat udara, dan sebagainya.</p>
<p>Banyak sekali di antara transaksi tersebut yang terlupakan begitu saja, karena semua transaksi pada dasarnya sama antara satu dengan yang lainnya.</p>
<p>Pengalaman membeli yang akan Anda ingat hanya pengalaman buruk yang pernah terjadi pada Anda.</p>
<p>Pelayan yang bermuka masam, telepon yang diping-pong, jawaban yang mengecewakan dan sikap acuh tak acuh.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Baca Juga : <span style="color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff;" href="https://inafina.com/tips-mendapatkan-uang-tunai-dengan-mudah/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Tips Mendapatkan Uang Tunai dengan Mudah dan Cepat!</a></span></span></strong></p>
<p>Pengalaman seperti ini saya sebut Pengalaman Mematikan karena pengalaman demikian akan mematikan bisnis Anda.</p>
<p>Pengalaman tersebut lebih buruk dibandingkan pengalaman yang mudah terlupakan. Pengalaman Mematikan tidak akan dilupakan orang, bahkan mereka akan menceritakannya pada orang lain. Ingatlah, seseorang yang diperlakukan baik dalam sebuah transaksi akan bercerita pada dua hingga lima orang.</p>
<p>Tetapi ketika Anda memperlakukan satu orang pelanggan dengan buruk maka mereka akan menceritakannya pada sepuluh orang, bahkan dengan kecanggihan internet saat ini dan menjamurnya berbagai sosial media, pelanggan yang kecewa tersebut bisa menceritakan pengalaman buruk mereka ke jutaan orang lainnya tanpa belas kasihan.</p>
<p>Oleh sebab itu, dengan sebuah Pengalaman Ajaib, para pelanggan Anda akan menjadi alat iklan yang paling efektif, dahsyat, gratis, dapat berjalan dan berbicara ke mana-mana.</p>
<p>Semua bisnis akan menemukan satu cara tersendiri untuk menghasilkan Pengalaman Ajaib mereka.</p>
<p>Tentang bagaimana cara melakukannya akan bergantung pada jenis produk dan jasa yang dijual. Lakukan <em>brainstorming</em> dengan staf, teman, dan pelanggan Anda untuk mendapatkan ide. Ambil ide-ide lain dari berbagai bisnis yang menarik minat Anda.</p>
<p>Anda harus kreatif dengan berbuat sedikit berbeda dari orang lain karena dari sini keajaiban akan muncul.</p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Pengalaman ajaib untuk dikenang</strong></span></p>
<p>Semakin banyak pengalaman ajaib yang tersedia bagi para pelanggan, maka akan semakin diingat perusahaan Anda, dan akan semakin banyak orang yang ingin berbisnis dengan Anda. Berikut beberapa contoh yang dapat Anda jadikan bahan pertimbangan.</p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Pusat kesehatan dan kebugaran</strong></span></p>
<p>Handuk, jasa mengasuh anak, kamar mandi, kamar ganti tersedia di pusat kebugaran, dan semuanya gratis.</p>
<p>Selain itu, petugas akan membawakan air putih untuk minum para pelanggan pada saat mereka berolahraga.</p>
<p>Para petugas mengajak berbincang tentang topik yang menarik minat Anda. Ketika hendak pulang mereka menawarkan untuk mencucikan pakaian olahraga Anda dan menyiapkannya untuk Anda pada kunjungan berikutnya tanpa dipungut biaya.</p>
<p>Apa Anda keberatan membayar mahal untuk dapat berolahraga di tempat seperti ini?</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Dealer (penyalur) mobil</strong></span></h3>
<p>Ketika transaksi penjualan sudah terjadi, seorang tenaga penjualan dengan santai menanyakan selera musik pada pelanggannya.</p>
<p>Ketika mobil pesanan sudah diantar, si pelanggan bukan hanya mendapatkan sebuah mobil yang mengkilap dan harum baunya, tetapi juga mendapatkan musik favoritnya senilai Rp 1 juta sebagai hadiah yang disertai sepucuk nota ucapan terima kasih.</p>
<p>Apakah Anda tidak akan merekomendasikan dealer mobil seperti ini pada teman-teman Anda?</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Sebuah rumah makan</strong></span></h3>
<p>Ada sebuah rumah makan yang memberi minuman dan kudapan gratis bagi semua pengunjung yang menunggu untuk mendapatkan meja.</p>
<p>Seorang pelayan secara berkala membawa sebuah nampan berisi makanan pembuka dan makanan penutup, dia menawarkan pada mereka yang masih menunggu.</p>
<p>Inisiatif tersebut telah membuat para pelanggan yang sudah mau menunggu lama merasa senang dan hal itu terbukti dapat mendorong penjualan menu yang jarang dipilih oleh pelanggan.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Toko pakaian pria</strong></span></h3>
<p>Apa yang Anda rasakan ketika memasuki sebuah toko, lalu Anda ditawari duduk di sebuah sofa empuk dan ditemani segelas minuman.</p>
<p>Bukan sembarang kopi atau teh biasa, namun minuman ringan seperti <em>cola</em>, <em>cappucino</em>, atau <em>fresh juice</em>.</p>
<p>Anda disapa selayaknya pelanggan lama dan tidak pernah sekalipun ditanya “Apa yang dapat kami bantu?” Padahal, mungkin Anda hanya berdiri atau duduk lalu meninggalkan toko tersebut tanpa membeli apa-apa namun tetap saja tidak ada yang berubah dari cara mereka memperlakukan Anda.</p>
<p>Dengan pelayanan tersebut, saya berani bertaruh, tidak akan ada seorang pun pun yang meninggalkan toko tersebut tanpa membeli apa-apa.</p>
<p>Bahkan jika memang benar ada orang yang tidak membeli produk Anda -saya berani mempertaruhkan situs <a href="https://inafina.com" target="_blank" rel="noopener noreferrer">inafina.com</a> ini-, ia akan berbicara kepada banyak orang mengenai pelayanan “aneh” dari bisnis Anda tersebut dan perhatikanlah, dampaknya akan sangat luar biasa positif apalagi jika dibantu dengan kekuatan internet dan sosial media.</p>
<p>Pelayanan “aneh” dari bisnis Anda akan menjadi viral di internet dan sosial media, kemudian informasi ini akan terus-menerus tersebar tak henti-hentinya yang pada akhirnya menimbulkan rasa penasaran pada banyak orang dan membuat orang-orang menjadi “gemes” ingin membeli di tempat Anda.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Taksi</strong></span></h3>
<p>Bayangkan Anda memasuki sebuah taksi dan kemudian menyadari bahwa taksi tersebut ber-AC sehingga nyaman, bersih, dan rapi.</p>
<p>Supirnya yang ramah menawari Anda sepotong buah segar atau cokelat, dan sehelai tisu basah untuk membersihkan tangan atau wajah Anda.</p>
<p>Tidak hanya itu, dia juga menawari Anda untuk memilih majalah atau surat kabar yang tersedia, dan memberi tahu Anda bahwa Anda dapat menggunakan telepon genggam jika perlu menelepon seseorang.</p>
<p>Jika Anda tidak terbiasa memberi tip pada supir taksi, Anda pasti tidak keberatan merogoh kocek Anda untuk hal yang satu ini.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Bagaimana menciptakan sebuah keajaiban kecil dalam bisnis Anda?</strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2015 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/apa-itu-mindset-dalam-berbisnis-scaled.jpg" alt="apa itu mindset dalam berbisnis" width="1709" height="2560" /></p>
<p>Untuk menciptakan sebuah keajaiban, Anda harus <a href="https://www.gramedia.com/best-seller/tips-meningkatkan-percaya-diri/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">berani tampil beda</a> dan berpikir di luar kerangka Anda yang biasa. Intinya adalah jangan lakukan apa pun yang telah dilakukan oleh orang lain.</p>
<p>Mulailah dengan mengatakan terima kasih dengan setulus hati. Kirimi mereka nota, bunga, atau parsel.</p>
<p>Telepon mereka dan katakan betapa Anda menghargai mereka karena dapat berbisnis dengan Anda.</p>
<p>Beri mereka hadiah kecil yang biasa Anda buat untuk promosi. Undang mereka dengan memberinya kupon hadiah.</p>
<p>Lakukan hal-hal yang terjangkau biayanya, namun sangat berarti bagi para pelanggan. Seperti pernah dikatakan oleh seorang bijak “hal-hal kecil tidak berarti banyak, hal-hal kecil berarti segalanya!”</p>
<p>Suatu kali saya pernah merekomendasikan sebuah perusahaan pemasok pada seorang relasi saya. Sebagai tanda terima kasih dia mengirimi saya sebuah paket berisi makanan kecil.</p>
<p>Harganya memang cukup mahal, tetapi bisnis yang selanjutnya dia terima dari relasi saya tersebut bernilai sangat tinggi. Pemberian paket makanan kecil itu terlihat kecil sekali dibandingkan dengan penghasilan yang dia terima.</p>
<p>Perkenalkan kesenangan dalam bisnis Anda dan bersenang-senanglah bersama pelanggan. Jangan mau kalah dengan yang lain.</p>
<p>Jika mereka menawarkan teh atau kopi pada para pelanggannya, maka Anda tawarkan <em>cappucino</em> atau jus jeruk segar pada pelanggan Anda.</p>
<p>Jika pesaing Anda menawarkan <em>cappucino</em> dan jus jeruk, maka beri pelanggan Anda minuman yang lebih mewah lagi! Tak peduli bagaimana caranya, yang penting berbeda.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/bagaimana-membuat-bisnis-anda-tumbuh-secara-ajaib/">Bagaimana Membuat Bisnis Anda Tumbuh Secara Ajaib?</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/bagaimana-membuat-bisnis-anda-tumbuh-secara-ajaib/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pentingnya sebuah Sistem dalam Bisnis Anda &#8211; Inafina.com</title>
		<link>https://inafina.com/pentingnya-sebuah-sistem-dalam-bisnis-anda/</link>
					<comments>https://inafina.com/pentingnya-sebuah-sistem-dalam-bisnis-anda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2015 21:21:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penjualan dan Pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ide bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[keunggulan kompetitif]]></category>
		<category><![CDATA[menghasilkan uang]]></category>
		<category><![CDATA[pentingnya sistem]]></category>
		<category><![CDATA[sistem dalam bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[sistem dan prosedur]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga penjualan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=230</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pentingnya sebuah Sistem dalam Bisnis Anda. Sistem adalah satu di antara empat keunggulan kompetitif dalam bisnis. Sistem dapat didefinisikan sebagai sejumlah prosedur atau langkah untuk memastikan segala bentuk pengeluaran yang dapat diprediksi. Belajar dari pengalaman, belajar dari uji coba dengan menggunakan perencanaan yang seksama, Anda dapat menggunakan sistem untuk memaksimalkan efisiensi dan meminimalkan pemborosan. Pada &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/pentingnya-sebuah-sistem-dalam-bisnis-anda/">Pentingnya sebuah Sistem dalam Bisnis Anda &#8211; Inafina.com</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_231" aria-describedby="caption-attachment-231" style="width: 500px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-231"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-231" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/sistem-inafina.jpg" alt="Pentingnya sebuah Sistem dalam Bisnis Anda - inafina.com" width="500" height="313" /></a><figcaption id="caption-attachment-231" class="wp-caption-text">Pentingnya sebuah Sistem dalam Bisnis Anda &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><strong><span style="color: #000000;">Pentingnya sebuah Sistem dalam Bisnis Anda.</span></strong> Sistem adalah satu di antara empat keunggulan kompetitif dalam bisnis. Sistem dapat didefinisikan sebagai sejumlah prosedur atau langkah untuk memastikan segala bentuk pengeluaran yang dapat diprediksi.</p>
<p>Belajar dari pengalaman, belajar dari uji coba dengan menggunakan perencanaan yang seksama, Anda dapat menggunakan sistem untuk memaksimalkan efisiensi dan meminimalkan pemborosan.</p>
<p>Pada saat mengembangkan bisnis dan bukan sekadar menjalankannya, yang pertama harus dilakukan adalah menerapkan sistem di setiap area bisnis yaitu penjualan, pemasaran, produksi, distribusi, dan sebagainya.</p>
<p>Dalam waktu tertentu bisnis harus dapat menjadi seperti sebuah mesin yang hanya membutuhkan penyesuaian untuk mengikuti perubahan yang terjadi di pasar, di lingkungan persaingan, dan berdasarkan permintaan pelanggan.</p>
<p>Sistem memberi peluang untuk memperoleh jenis kebebasan yang diinginkan. Dengan berpikir berdasarkan sistem, Anda akan memaksimalkan semua ide-ide bisnis cemerlang yang Anda miliki.</p>
<p>Sistem dapat memberikan hasil kerja bernilai tinggi pada orang lain dan dapat lebih fokus. Selain itu, sistem dapat menjadi pendongkrak untuk meraih kesuksesan yang lebih cepat dari yang Anda bayangkan.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Pentingnya sebuah sistem untuk menentukan kualitas pelayanan dan bisnis </strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1970 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/contoh-sistem-bisnis-scaled.jpg" alt="contoh sistem bisnis" width="2560" height="1707" /></p>
<p>Sistem yang diterapkan akan menentukan aktivitas repetitif yang kompleks menjadi sederhana dan mudah.</p>
<p>Sistem dan prosedur, yang menetapkan apa yang harus dilakukan oleh para staf, akan membuat Anda mampu menjaga kualitas dan kinerja perusahaan agar selalu konsisten.</p>
<p>Seiring dengan kualitas yang konsisten akan muncul pelayanan yang sempurna dan akan semakin banyak tercipta bisnis berulang.</p>
<p>Sistem yang baik akan membuat tugas-tugas yang sulit dan kompleks menjadi mudah untuk dijalankan oleh para karyawan yang tidak ahli dan tidak berpengalaman sekalipun.</p>
<p>Sistem membuat bisnis tidak lagi bergantung pada siapa yang menjalankannya melainkan lebih bergantung pada proses mesin dan prosedur.</p>
<p>Meskipun pada umumnya prosedur lebih dapat diandalkan daripada manusia.</p>
<p>Keuntungan terbesar dan paling menghasilkan uang dari sebuah sistem adalah memudahkan untuk menarik dan melatih staf, karena lebih banyak tenaga kerja dengan keahlian rendah dibandingkan tenaga kerja berkeahlian tinggi akan memengaruhi penghasilan perusahaan.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Baca Juga : <span style="color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff;" href="https://inafina.com/sikap-saat-interview/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Sikap Saat Interview yang Baik dan Benar</a></span></strong></p>
<p>Seorang member di inafina.com menyediakan jasa konsultasi keuangan dan pembuatan materi presentasi.</p>
<p>Dia seorang tenaga penjualan yang hebat dalam industri keuangan sekaligus orang yang sangat peduli dengan klien-kliennya.</p>
<p>Namun, dia tidak bisa membiarkan tenaga penjual lain yang pergi mendatangi klien-kliennya, karena dia tidak percaya pada pengetahuan dan pendekatan yang dilakukan oleh tenaga penjual lain.</p>
<p>Atas saran saya dia membuat sebuah daftar dan prosedur yang mengatur kontak dengan pelanggan, melengkapinya dengan pelatihan yang intensif, termasuk pelatihan dalam bentuk <em>role play</em>.</p>
<p>Dengan membuat sebuah sistem yang dapat diikuti oleh para tenaga pemasarannya, dia mulai percaya bahwa mereka mampu melakukan tugas itu dengan baik.</p>
<p>Saat ini, berkat sistem, pelatihan, dan prosedur yang saya sarankan dia telah memiliki tiga belas tenaga penjualan (bukan lagi satu orang) dan sebuah bisnis yang maju pesat tanpa dia harus selalu terlibat.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Menghasilkan uang dari sistem</strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1971 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/pengembangan-sistem-bisnis-adalah-scaled.jpg" alt="pengembangan sistem bisnis adalah" width="2560" height="1707" /></p>
<p>Sistem dapat menekan biaya yang harus dikeluarkan dalam menjalankan bisnis. Produk berkualitas tinggi dapat dihasilkan dari tenaga kerja murah, efisiensi dapat ditingkatkan karena para pegawai tahu akan tugas-tugasnya dan mereka melaksanakan dengan baik.</p>
<p>Bisnis percepatan seperti ini merupakan tonggak penting dalam mencapai keberhasilan finansial.</p>
<p>Mengenai konsep percepatan saya akan membicarakannya secara khusus pada artikel berikutnya. Saat ini saya hanya dapat mengatakan tidak ada cara lain yang lebih baik untuk mempercepat   perkembangan bisnis Anda selain memiliki sebuah sistem yang baik.</p>
<p><a href="https://www.danafina.com/sistem-bisnis/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Sistem bisnis</a> yang baik memberi nilai tambah pada proses pembuatan produk yang bernilai tinggi namun berbiaya rendah.</p>
<p>Bisnis yang sudah tersistemisasi mudah untuk dijadikan bisnis waralaba karena telah bernilai puluhan bahkan miliaran rupiah.</p>
<p>Sistem akan membuat bisnis dapat beroperasi dan berfungsi secara mandiri serta menghasilkan keuntungan tanpa perlu mengeluarkan keringat.</p>
<p>Bisnis seperti ini akan menjadi sebuah mesin uang. Dan mesin uang merupakan sebuah aset yang mudah dijual, dimana para investor mau merogoh koceknya dalam-dalam untuk membeli.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/pentingnya-sebuah-sistem-dalam-bisnis-anda/">Pentingnya sebuah Sistem dalam Bisnis Anda &#8211; Inafina.com</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/pentingnya-sebuah-sistem-dalam-bisnis-anda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Penjualan Anda dengan Rajin Mengunjungi Pelanggan</title>
		<link>https://inafina.com/tingkatkan-penjualan-anda-dengan-rajin-mengunjungi-pelanggan/</link>
					<comments>https://inafina.com/tingkatkan-penjualan-anda-dengan-rajin-mengunjungi-pelanggan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2015 15:42:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penjualan dan Pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mengunjungi pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[pemilik bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan penjualan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=210</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tingkatkan Penjualan Anda dengan Rajin Mengunjungi Pelanggan. Tenaga penjualan yang rajin mengunjungi pelanggan akan meningkatkan penjualan. Bila Anda memiliki tim yang mampu menangani banyak pelanggan maupun klien, tentu tugas mengunjungi pelanggan semakin penting. Bagaimana memotivasi atau mengontrol tenaga penjualan agar lebih produktif dan aktif berkeliling? Tingkatkan Penjualan Anda dengan Rajin Mengunjungi Pelanggan Pertama-tama mari kita &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/tingkatkan-penjualan-anda-dengan-rajin-mengunjungi-pelanggan/">Tingkatkan Penjualan Anda dengan Rajin Mengunjungi Pelanggan</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_211" aria-describedby="caption-attachment-211" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-211"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-211" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/kunungan-pelanggan-inafina.jpg" alt="Tingkatkan Penjualan Anda dengan Rajin Mengunjungi Pelanggan - inafina.com" width="700" height="412" /></a><figcaption id="caption-attachment-211" class="wp-caption-text">Tingkatkan Penjualan Anda dengan Rajin Mengunjungi Pelanggan &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><strong><span style="color: #000000;">Tingkatkan Penjualan Anda dengan Rajin Mengunjungi Pelanggan</span></strong>. Tenaga penjualan yang rajin mengunjungi pelanggan akan meningkatkan penjualan.</p>
<p>Bila Anda memiliki tim yang mampu menangani banyak pelanggan maupun klien, tentu tugas mengunjungi pelanggan semakin penting. Bagaimana memotivasi atau mengontrol tenaga penjualan agar lebih produktif dan aktif berkeliling?</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Tingkatkan Penjualan Anda dengan Rajin Mengunjungi Pelanggan</strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1954 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/Faktor-apa-saja-yang-dapat-membuat-penjualan-meningkat-min.jpg" alt="Faktor apa saja yang dapat membuat penjualan meningkat-min" width="7952" height="5304" /></p>
<p>Pertama-tama mari kita manfaatkan teknologi untuk bisa meningkatkan penjualan. Khusus untuk tenaga penjualan yang bekerja di industri keuangan, Anda bisa memanfaatkan situs <a href="https://inafina.com" target="_blank" rel="noopener noreferrer">inafina.com</a> agar produk dan jasa keuangan Anda bisa dengan mudah ditemukan oleh pelanggan yang membutuhkannya, jika Anda pasang produk Anda di inafina.com, setidaknya Anda sudah mengurangi kesulitan yang dialami oleh sebagian besar pelanggan yaitu sulitnya mereka untuk menemukan produk berkualitas yang dijual oleh tenaga penjual yang berkualitas juga.</p>
<p>Hal kedua yang harus dilakukan untuk meningkatkan penjualan Anda adalah dengan melakukan kunjungan fisik ke beberapa tempat usaha pelanggan, misalnya toko, gerai, dll.</p>
<p>Anda bisa membekali tenaga penjualan dengan <em>barcode reader</em> untuk membaca <em>barcode</em> yang sudah ditempel di toko pelanggan. Dengan ini, manajer dapat membuat rencana kunjungan  untuk setiap orang dan mendapat laporan setiap kali tenaga penjualan mengunjungi toko tertentu.</p>
<p>Di beberapa negara, metode ini sudah dilakukan meskipun terbatas untuk produk tertentu, misalnya <em>home appliances</em> atau alat elektronik.</p>
<p>Penggunaan tablet atau <em>smartphone</em> juga sudah mulai marak, baik untuk kontrol kunjungan maupun penerimaan pesanan, bahkan dikembangkan juga untuk keperluan survei dan presentasi.</p>
<p>Selain metode di atas, kita juga dapat membuat sistem yang lebih sederhana, atau memberikan motivasi agar mereka mau mengunjungi pelanggan.</p>
<p>Salah satu contoh sederhana adalah direktur perusahaan menyediakan bingkisan kecil untuk diberikan kepada pelanggan yang diantar oleh <em>salesman</em>. Dengan cara ini, mau tidak mau, sang <em>salesman</em> akan mengunjungi semua pelanggan.</p>
<p><em>Keep in touch !</em></p>
<p>Jika Anda seorang manajer, bukan <em>salesman</em>, pentingkah bagi Anda untuk mengunjungi pelanggan Anda? Jawabannya adalah sangat perlu.</p>
<p>Seorang manajer adalah bos bagi <em>salesman</em> atau tenaga penjualan. Artinya, selain memiliki kedudukan dan wewenang yang lebih tinggi, manajer memiliki kekuasaaan lebih untuk memengaruhi pelanggan atau penyalur produk Anda.</p>
<p>Kunjungan seorang manajer bisa memberi rasa aman dan senang, karena agen, <em>dealer</em>, penyalur, atau pemilik dan pengelola bisnis jadi memiliki akses pada level yang lebih tinggi.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Baca Juga : <a href="https://inafina.com/bpkb-motor-beat/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;">BPKB Motor Beat Bisa digunakan untuk Pengajuan? Tentu Bisa!</span></a></span></strong></p>
<p>Manajer yang memiliki hubungan baik dengan pemilik atau pengelola bisnis, akan memiliki tenaga penjualan yang juga bekerja lebih baik. Para tenaga penjualan akan merasa mendapat dukungan ketika masalah timbul.</p>
<p>Banyak pemilik dan pengelola bisnis ingin mengutarakan permasalahan mereka langsung kepada level yang lebih tinggi, baik dalam hal produk, pelayanan, maupun kinerja tenaga penjualan yang mengunjungi mereka.</p>
<p>Anggaplah ini sebagai umpan balik bagi Anda. Para pemilik dan pengelola tersebut akan senang bila Anda mau berkomunikasi dengan mereka dan juga akan merasa aman karena mendapat dukungan dari Anda sebagai seorang manajer.</p>
<p>Kunjungan Anda ke pengelola dan pemilik bisnis akan memberi arti besar bagi terbangunnya hubungan baik dan keakraban. Jangan terlalu lama berada di belakang meja.</p>
<p>Perluas wawasan Anda, lihatlah kondisi dunia nyata, <a href="https://komerce.id/blog/cara-meningkatkan-kepercayaan-konsumen/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">bangun kepercayaan</a> dan jalinlah hubungan yang lebih baik daripada yang pesaing Anda lakukan.</p>
<p><em>Never send a small boy out to do a big man’s job !</em></p>
<p>Saya yakin Anda menangkap maksud dari pesan ini. Kita sering kehilangan ikan besar karena kail dan umpan kita terlalu kecil, sering juga kita gagal karena kita mengirim orang yang kurang tepat untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.</p>
<p>Jangan ambil resiko atas hal-hal semacam ini. Jangan sembarangan mengirim tenaga penjualan untuk proyek yang besar. Kirimkan hanya orang-orang terbaik.</p>
<p>Bahkan, bila Anda sebagai tenaga penjualan menemukan suatu proyek besar, mintalah bantuan kepada orang lain yang lebih kompeten. Ajaklah atasan Anda, rekan kerja, atau tim. Jangan coba-coba maju sendiri.</p>
<p>Prinsipnya, semua kesempatan yang sudah Anda miliki harus ditangani oleh orang-orang terbaik. Sebaliknya, <em>do not send a big man out to do small boy’s job</em>. Orang tersebut mungkin memang berhasil menutup transaksi, tetapi tidak efektif.</p>
<p>Apakah bisnis Anda sudah cukup seimbang?</p>
<p>Bagilah pekerjaan dengan tepat. Semangat kebersamaan dan sukses bersama harus menjadi inspirasi Anda. Jadilah <em>team player,</em> jangan <em>single fighter</em>.</p>
<p>Sebuah prestasi harus bisa dirasakan oleh seluruh tim. Tinggalkan mental “ini prestasiku” atau “itu bukan urusanku”.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/tingkatkan-penjualan-anda-dengan-rajin-mengunjungi-pelanggan/">Tingkatkan Penjualan Anda dengan Rajin Mengunjungi Pelanggan</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/tingkatkan-penjualan-anda-dengan-rajin-mengunjungi-pelanggan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beberapa Kesalahan Dalam Menjual Barang atau Jasa, CATAT!</title>
		<link>https://inafina.com/beberapa-kesalahan-dalam-menjual/</link>
					<comments>https://inafina.com/beberapa-kesalahan-dalam-menjual/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2015 18:44:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penjualan dan Pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[informasi produk]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan prospek]]></category>
		<category><![CDATA[kepentingan pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[kesalahan dalam menjual]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga penjualan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=142</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beberapa Kesalahan Dalam Menjual. Sekarang kita akan mengingat kesalahan yang banyak diperbuat oleh tenaga penjualan, termasuk kita, tetapi sering kali tanpa disadari. Beberapa kesalahan itu akan diungkapkan di sini. Jika Anda menyadari telah melakukan kesalahan yang sama, maka perbaiki dan ubahlah. Beberapa Kesalahan Dalam Menjual Barang atau Jasa! Tidak membuat persiapan Berapa banyak dari Anda &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/beberapa-kesalahan-dalam-menjual/">Beberapa Kesalahan Dalam Menjual Barang atau Jasa, CATAT!</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_143" aria-describedby="caption-attachment-143" style="width: 900px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-143"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-143" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/kesalahan-menjual-inafina.jpg" alt="Beberapa Kesalahan Dalam Menjual - inafina.com" width="900" height="664" /></a><figcaption id="caption-attachment-143" class="wp-caption-text">Beberapa Kesalahan Dalam Menjual &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Beberapa Kesalahan Dalam Menjual.</strong></span> Sekarang kita akan mengingat kesalahan yang banyak diperbuat oleh tenaga penjualan, termasuk kita, tetapi sering kali tanpa disadari.</p>
<p>Beberapa kesalahan itu akan diungkapkan di sini. Jika Anda menyadari telah melakukan kesalahan yang sama, maka perbaiki dan ubahlah.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Beberapa Kesalahan Dalam Menjual Barang atau Jasa!</span></strong></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1904 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/masalah-pemasaran-saat-ini-scaled.jpg" alt="masalah pemasaran saat ini" width="1707" height="2560" /></p>
<ul>
<li>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Tidak membuat persiapan</strong></span></h3>
</li>
</ul>
<p>Berapa banyak dari Anda yang menelepon prospek tanpa membuat catatan terlebih dahulu untuk menyiapkan bahan pembicaraan dan mengenal prospek lebih baik? Apakah Anda langsung saja menelepon prospek dan bertanya apa kebutuhannya?</p>
<p>Padahal, bila pelanggan Anda sudah mengetahui kebutuhannya, ia tidak perlu berhubungan dengan Anda.</p>
<p>Contohnya adalah Ia bisa langsung mencari kredit multiguna melalui inafina.com yang bisa memudahkan konsumen untuk mencari pinjaman uang yang dibutuhkan.</p>
<p>Sehingga kedatangan Anda kepada prospek adalah untuk membangun hubungan baik, membina kepercayaan, dan menjalin keakraban. Oleh karena itu, persiapkan segala sesuatu dengan baik.</p>
<ul>
<li>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Tidak ada presentasi yang baik</strong></span></h3>
</li>
</ul>
<p>Banyak tenaga penjualan yang lupa bahwa prospek hanya memiliki sedikit informasi tentang produk yang ditawarkan.</p>
<p>Untuk itu, Anda perlu memberikan <a href="https://glints.com/id/lowongan/tips-presentasi-bisnis/#.YoLyuNhBxPY" target="_blank" rel="noopener noreferrer">presentasi yang baik dan efektif</a> agar prospek Anda tahu sebanyak mungkin informasi tentang produk Anda. Mereka juga harus tahu manfaat dari produk Anda dan mengapa mereka harus membeli produk itu dari Anda.</p>
<ul>
<li>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Terlalu banyak bicara</strong></span></h3>
</li>
</ul>
<p>Jangan bertele-tele. Fokuskan pembicaraan pada mencari tahu kebutuhan prospek Anda. Temukan masalahnya dan berikan solusi. Dengan demikian, Anda akan menunjukkan komitmen, menjaga reputasi, sekaligus menghargai waktu prospek Anda.</p>
<ul>
<li>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Tidak mendengarkan</strong></span></h3>
</li>
</ul>
<p>Terlalu asyik berbicara sehingga lupa mendengarkan dan tidak mengetahui apa yang prospek Anda hadapi. Banyak bicara tentu tidak bisa mendengarkan. Tiga puluh persen bicara, sudah cukup.</p>
<ul>
<li>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Kurang peduli</strong></span></h3>
</li>
</ul>
<p>Jangan terlalu gembira saat menerima order sehingga tidak memedulikan pelanggan Anda. Pelayanan pelanggan yang baik merupakan promosi dahsyat. Fokuslah pada kepentinggan pelanggan, bukan Anda.</p>
<p>Anda pasti tidak asing dengan kata-kata ini :</p>
<p style="padding-left: 60px;"><em>“tolong dong beli satu lagi supaya saya bisa mencapai target penjualan saya.”</em></p>
<p style="padding-left: 60px;"><em>“tolong pak, saya mendapat target tiga demo per hari”</em></p>
<p style="padding-left: 60px;"><em>“ayo beli mbak biar saya bisa tutup point”</em></p>
<p>Siapa peduli dengan kepentingan Anda?</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca Juga : </strong></span><strong><span style="color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff;" href="https://inafina.com/tips-berurusan-dengan-pelanggan-yang-sulit/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Tips Berurusan dengan Pelanggan yang Sulit</a></span></strong></p>
<p>Jangan pernah lagi mengucapkan kata-kata itu kepada prospek Anda. Datanglah dengan membawa solusi, bukan masalah pribadi atau kepentingan Anda :</p>
<p style="padding-left: 60px;"><em>“maaf boleh mengganggu sebentar?”</em></p>
<p>Hah? Mengganggu? Siapa yang mau diganggu? Bagaimana Anda bisa membuka pembicaraan dengan keinginan untuk mengganggu calon pelanggan Anda?</p>
<p>Cobalah melakukan pembukaan yang lebih menarik daripada membuat prospek Anda terganggu.</p>
<ul>
<li>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Tidak jujur</strong></span></h3>
</li>
</ul>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1905 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/kendala-dalam-pemasaran-produk-dan-solusinya-scaled.jpg" alt="kendala dalam pemasaran produk dan solusinya" width="1707" height="2560" /></p>
<p>Pernahkah Anda melihat-lihat pasar sapi? Sebuah pasar tempat jual-beli binatang ternak, seperti sapi, kerbau, kambing, bahkan kuda.</p>
<p>Jika Anda memerhatikan pedagang sapi dengan cermat, beberapa pedagang sapi melakukan hal yang mencurigakan.</p>
<p>Setiap ada calon pembeli yang menawar sapi, ada teman si penjual yang tiba-tiba muncul dan seakan-akan berminat pada sapi yang sama.</p>
<p>Dengan ikut-ikutan menawar, otomatis harga sapi menjadi sedikit naik sehingga si pembeli asli bertransaksi dengan harga yang tinggi. Ini akal-akalan dan jahat.</p>
<p>Isi artikel ini bukan bermaksud memberi inspirasi jahat kepada Anda, tetapi justru ingin mengingatkan agar trik licik ini jangan Anda gunakan.</p>
<p>Satu kali pelanggan Anda tahu, berita ini akan cepat sekali segera menyebar.</p>
<p>Pastikan pada Anda dan tim bahwa kejujuran lebih bermanfaat dan berkontribusi baik terhadap bisnis Anda.</p>
<p>Reputasi kejujuran Anda adalah aset yang harus dibangun dari waktu ke waktu bila bisnis Anda ingin berlangsung lebih lama, lebih sukses, dan lebih maju.</p>
<p>Lupakan tentang trik membodohi prospek Anda, lupakan tentang menipu pelanggan Anda, lupakan tentang menjebak pelanggan Anda.</p>
<p>Bahkan Anda harus mengkaji lebih teliti lagi kreativitas-kreativitas semu yang mudah dibaca dan berbagai akal-akalan.</p>
<p>Citra diri dan citra perusahaan yang jujur akan sangat berguna bagi kelancaran bisnis Anda.</p>
<p>Setiap aktivitas Anda dengan prospek dan pelanggan haruslah berorientasi pada membangun kepercayaan.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/beberapa-kesalahan-dalam-menjual/">Beberapa Kesalahan Dalam Menjual Barang atau Jasa, CATAT!</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/beberapa-kesalahan-dalam-menjual/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Menindaklanjuti Prospek? &#8211; inafina.com</title>
		<link>https://inafina.com/bagaimana-menindaklanjuti-prospek/</link>
					<comments>https://inafina.com/bagaimana-menindaklanjuti-prospek/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2015 12:49:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penjualan dan Pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[calon pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[kunci sukses penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[menindaklanjuti prospek]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga penjualan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=137</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bagaimana Menindaklanjuti Prospek. Anda pasti memahami pentingnya proses tindak lanjut. Tindak lanjut bisa menjadi proses yang lebih penting daripada pertemuan awal. Pertemuan awal adalah pembuka pintu yang terkadang bisa langsung menghasilkan penjualan atau masih memerlukan tindak lanjut. Mesin pabrik, konsultan, perangkat lunak, pelatihan, hampir semua membutuhkan proses lebih dari satu kali pertemuan. Dalam hal ini, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/bagaimana-menindaklanjuti-prospek/">Bagaimana Menindaklanjuti Prospek? &#8211; inafina.com</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_138" aria-describedby="caption-attachment-138" style="width: 840px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-138"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-138" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/tindak-lanjut-inafina.jpg" alt="Bagaimana Menindaklanjuti Prospek - inafina.com" width="840" height="725" /></a><figcaption id="caption-attachment-138" class="wp-caption-text">Bagaimana Menindaklanjuti Prospek &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Bagaimana Menindaklanjuti Prospek.</strong></span> Anda pasti memahami pentingnya proses tindak lanjut. Tindak lanjut bisa menjadi proses yang lebih penting daripada pertemuan awal.</p>
<p>Pertemuan awal adalah pembuka pintu yang terkadang bisa langsung menghasilkan penjualan atau masih memerlukan tindak lanjut.</p>
<p>Mesin pabrik, konsultan, perangkat lunak, pelatihan, hampir semua membutuhkan proses lebih dari satu kali pertemuan.</p>
<p>Dalam hal ini, tindak lanjut menjadi seni tersendiri. Kesempurnaan Anda dalam melakukan tindak lanjut bisa menjadi kunci sukses penjualan.</p>
<p>Begitu pula sebaliknya, kesalahan kecil dalam tindak lanjut bisa berakibat fatal. Prospek Anda mungkin akan menghindar dan enggan berkomunikasi lagi dengan Anda.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Bagaimana Menindaklanjuti Prospek?</strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1901 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/pentingnya-follow-up-dalam-penjualan-scaled.jpg" alt="pentingnya follow up dalam penjualan" width="2560" height="1706" /></p>
<p>Coba cermati beberapa cara efektif dalam melakukan tindak lanjut :</p>
<ul>
<li>Berdisiplinlah dalam membuat jadwal tindak lanjut dan aktivitas Anda.</li>
<li>Hati-hati melihat dan memahami prospek karena setiap prospek adalah unik dan harus diperlakukan berbeda.</li>
<li>Catatlah hal penting yang muncul dalam percakapan Anda dengan prospek atau calon pelanggan. Bila perlu gunakan <em>software program</em> seperti <em>contact management</em>. Catatlah dengan baik supaya bisa Anda gunakan untuk pertemuan berikutnya.</li>
<li>Jangan tinggalkan prospek Anda. Perlakukan seakan-akan prospek tersebut adalah satu-satunya calon pelanggan Anda.</li>
<li>Ciptakan hubungan yang semakin dekat. Aturlah janji untuk pertemuan berikutnya untuk membuat penawaran alternatif atau presentasi lanjutan.</li>
<li>Galilah terus informasi prospek sehingga Anda memahami kebutuhannya.</li>
<li>Gunakan waktu seefisien mungkin sehingga prospek tidak berpikir bahwa Anda tidak punya pekerjaan lain.</li>
<li>Aturlah irama. Jangan selalu berlari cepat atau selalu lambat. Perjuangan Anda cukup panjang sehingga tidak perlu membuang tenaga sejak awal.</li>
<li>Yakinlah Anda memiliki alasan baik yang cukup kuat bila Anda menelepon atau mendatangi prospek.</li>
<li>Dengarkan apa yang mereka katakan pada Anda. Bukan mereka yang harus mendengarkan ucapan Anda.</li>
</ul>
<p>Ingatlah untuk tampil sebagai orang yang akan membantu menyelesaikan masalah prospek alih-alih hanya menjual produk.</p>
<p>Pelanggan membutuhkan solusi. Tangkaplah kebutuhan dan kesulitannya dari berbagai aspek. Bersikaplah hormat dan simpatik sehinga prospek merasa yakin bahwa Anda berada di pihaknya.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Apa Saja Hal Berbahaya Ketika Sedang Menghadapi Prospek?</span></strong></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1902 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/cara-closing-penjualan-online-scaled.jpg" alt="cara closing penjualan online" width="1709" height="2560" /></p>
<p>Hal berbahaya yang kerap dilakukan oleh tenaga penjualan dalam melakukan tindak lanjut adalah mengumbar janji, bahkan menjanjikan hal-hal diluar kapasitasnya.</p>
<p>Mereka lebih mengutamakan penutupan transaksi dan tidak memikirkan akibat jangka panjang. Sebaiknya Anda tidak hanya berfokus pada mendapatkan komisi penjualan saja.</p>
<p>Penjualan yang Anda lakukan hari ini harus ditujukan untuk penjualan hari berikutnya. Jadi berhati-hatilah dalam berjanji.</p>
<p>Tuliskan janji yang Anda buat, atau siapkan pengingat. Segera sampaikan pada rekan kerja terkait bila Anda tidak bisa memenuhi janji tersebut.</p>
<p>Jangan menunggu sampai waktu yang dijanjikan tiba. Berikan informasi beberapa hari sebelumnya bila Anda tidak bisa memenuhi tenggat waktu dan sertakan alasan yang baik.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Baca Juga : <a href="https://inafina.com/permudah-pelanggan-membeli-atau-bisnis-anda-akan-hancur/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;">Permudah Pelanggan Membeli atau Bisnis Anda akan Hancur</span></a></span></strong></p>
<p>Sebaliknya, pelanggan juga sering berjanji dengan tujuan menghindari Anda.</p>
<p>Yang harus Anda lakukan untuk mengatasi hal ini adalah dengan mengunci janji itu agar dipenuhi oleh pelanggan.</p>
<p>Misalnya katakan, “Saya akan datang pada tanggal yang Ibu janjikan” atau “Apakah Bapak keberatan bila saya menghubungi Bapak satu hari sebelumnya?”</p>
<p>Intinya, kuncilah janji prospek Anda sekuat mungkin agar Anda mendapatkan jawaban yang pasti, YA atau Tidak.</p>
<p>Jika prospek sudah memastikan bisa bertemu dengan Anda, hal selanjutnya yang harus dilakukan oleh tenaga penjual adalah menyiapkan semua bahan untuk melakukan presentasi produk ke calon pelanggan, jangan sampai sewaktu melakukan presentasi produk ada bahan penting yang tertinggal dan pada akhirnya presentasi Anda ke calon pelanggan menjadi berantakan.</p>
<p>Saat ini mencari prospek yang potensial memang tidak sesulit dulu karena sejak kehadiran internet, banyak tenaga penjual yang terbantu untuk mendapatkan calon pelanggan.</p>
<p>namun tetap saja tindak lanjut yang baik harus selalu dilakukan agar <a href="https://www.diadona.id/career/arti-kredibilitas-dan-jenisnya-menurut-para-ahli--200609v.html" target="_blank" rel="noopener noreferrer">kredibilitas </a>tenaga penjual dan perusahaan terjaga dengan baik.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/bagaimana-menindaklanjuti-prospek/">Bagaimana Menindaklanjuti Prospek? &#8211; inafina.com</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/bagaimana-menindaklanjuti-prospek/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pulihkan Pelanggan Yang Kecewa Agar Kembali Membeli Produk Anda!</title>
		<link>https://inafina.com/pulihkan-pelanggan-yang-kecewa/</link>
					<comments>https://inafina.com/pulihkan-pelanggan-yang-kecewa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2015 17:17:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penjualan dan Pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan potensial]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan yang kecewa]]></category>
		<category><![CDATA[pemilik bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan dan pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[skenario bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga penjualan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=131</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pulihkan Pelanggan Yang Kecewa. Adakah pelanggan Anda yang kecewa? Mungkin karena Anda pernah ingkar janji, pelayanan Anda kurang memuaskan dan tidak menyentuh hatinya, atau Anda pernah bersikap tidak sopan dan menyinggung perasaannya. Bila ingin bisnis Anda terus berkembang, pulihkan kembali pelanggan yang kecewa. Meskipun tidak membeli lagi dari Anda, paling tidak mereka tidak akan menjelek-jelekkan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/pulihkan-pelanggan-yang-kecewa/">Pulihkan Pelanggan Yang Kecewa Agar Kembali Membeli Produk Anda!</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_132" aria-describedby="caption-attachment-132" style="width: 453px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-132"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-132" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/inafina-customer.jpg" alt="Pulihkan Pelanggan Yang Kecewa - inafina.com" width="453" height="301" /></a><figcaption id="caption-attachment-132" class="wp-caption-text">Pulihkan Pelanggan Yang Kecewa &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Pulihkan Pelanggan Yang Kecewa.</strong></span> Adakah pelanggan Anda yang kecewa? Mungkin karena Anda pernah ingkar janji, pelayanan Anda kurang memuaskan dan tidak menyentuh hatinya, atau Anda pernah bersikap tidak sopan dan menyinggung perasaannya.</p>
<p>Bila ingin bisnis Anda terus berkembang, pulihkan kembali pelanggan yang kecewa. Meskipun tidak membeli lagi dari Anda, paling tidak mereka tidak akan menjelek-jelekkan bisnis Anda kepada orang lain.</p>
<p>Pelanggan yang kecewa biasanya selalu memiliki energi untuk “membunuh” Anda. Setiap ada kesempatan, mereka akan melakukan <em>negative campaign</em>.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Bagaimana Cara Pulihkan Pelanggan yang Kecewa?</span></strong></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1898 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/cara-mengatasi-pelanggan-yang-kecewa-scaled.jpg" alt="cara mengatasi pelanggan yang kecewa" width="2560" height="1920" /></p>
<p>Otak manusia sungguh ajaib, tidak ada kenangan yang benar-benar terhapus, apalagi hal-hal yang mengecewakan.</p>
<p>Bila ada orang yang meminjam uang dari Anda dan belum mengembalikan, apakah Anda akan melupakannya sekalipun pinjaman tersebut kecil nilainya?</p>
<p>Anda pasti masih mengingatnya. Dan diam-diam, mungkin Anda mengecapnya sebagai pembohong. Ingat baik-baik.</p>
<p>Pelanggan yang kecewa tidak akan pernah melupakan Anda sampai Anda memulihkan kekecewaan itu.</p>
<p>Seharusnya Anda memulihkan hubungan Anda dengan pelanggan. Pemulihan secepat mungkin akan membuat Anda kembali dipercaya pelanggan dan mendapatkan pesanan kembali.</p>
<p>Atau paling tidak, pelanggan tidak akan memberitakan hal buruk tentang Anda ke pelanggan potensial lainnya yang akan mencoreng nama baik bisnis Anda.</p>
<p>Jangan merasa malu atau gengsi saat meminta maaf kepada pelanggan, karena meminta maaf setelah melakukan kesalahan adalah perbuatan mulia.</p>
<p>Ambillah hati pelanggan Anda karena pada hakikatnya pelangganlah yang menggaji Anda, bukan bos atau pemilik perusahaan.</p>
<p>Pelanggan wajib Anda sayangi dan hormati. Jika Anda pernah melakukan kesalahan, sekarang Anda harus “mengobati” kekecewaan mereka.</p>
<p>Pemulihan dapat dilakukan dengan cara :</p>
<ul>
<li>
<h3><strong><span style="color: #000000;">Meminta maaf dan memberi sesuatu</span></strong></h3>
</li>
<li>
<h3><strong><span style="color: #000000;">Mengirim surat atau mengunjungi</span></strong></h3>
</li>
<li>
<h3><strong><span style="color: #000000;">Menyelesaikan masalah yang tertunda dan melayani dengan lebih baik</span></strong></h3>
</li>
<li>
<h3><strong><span style="color: #000000;">Memberikan kejutan lain yang sudah Anda rencanakan</span></strong></h3>
</li>
</ul>
<p>Biasanya orang tidak akan berhenti membicarakan kejelekan orang lain. Satu pelanggan yang kecewa saja sudah terlalu banyak.</p>
<p>Mencari satu pelanggan membutuhkan waktu lama, tetapi kehilangan ribuan pelanggan dapat terjadi dalam beberapa menit saja.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Baca Juga : <a href="https://inafina.com/bagaimana-membuat-bisnis-anda-tumbuh-secara-ajaib/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;">Bagaimana Membuat Bisnis Anda Tumbuh Secara Ajaib</span></a></span></strong></p>
<p>Banyak sekali perusahaan yang meresikokan bisnisnya dengan merekrut tenaga penjualan dan pemasaran yang kurang bermutu. Tidak ada standar, tidak ada pelatihan yang memadai, dan tidak ada pembekalan yang baik.</p>
<p>Memang kebanyakan tenaga penjualan dan pemasaran akan diberi insentif, komisi atau bonus berdasarkan penjualannya, sehingga tampaknya tidak ada resiko bagi perusahaan.</p>
<p>Ini sungguh sebuah kesalahan yang sangat fatal.</p>
<p>Bekali tenaga penjualan dan pemasaran Anda dengan pendidikan dan pengetahuan yang memadai karena tenaga penjualan merupakan ujung tombak sekaligus penjaga citra perusahaan.</p>
<p>Tenaga penjualan yang terdidik dengan baik akan mampu melayani pelanggan dengan sempurna sehingga mengurangi resiko kehilangan pelanggan yang loyal.</p>
<p>Sebesar apapun perusahaan atau organisasi Anda, pada akhirnya akan mengerucut pada satu orang yang bertemu dengan satu orang. Bekali baik-baik ujung tombak perusahaan Anda dengan pengetahuan yang cukup, sikap mental, dan motivasi yang tinggi.</p>
<p>Memiliki standar dalam melakukan penjualan juga sangat bagus sehingga siapa pun yang mengerjakan akan menghasilkan standar pelayanan yang sama.</p>
<p>Kita sering menemui tenaga penjual yang bekerja dan menjual sesuai caranya masing-masing. Akan lebih tepat bila perusahaan Anda memiliki <a href="https://www.danafina.com/sistem-bisnis/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">sistem bisnis</a> yang baku sehingga ini merupakan garansi pelayanan dari bisnis Anda.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Skenario positif</strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1899 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/cara-menarik-pelanggan-yang-sudah-kecewa-scaled.jpg" alt="cara menarik pelanggan yang sudah kecewa" width="1707" height="2560" /></p>
<p>Setiap kegiatan membutuhkan skenario, film, kampanye, seminar, bahkan bisnis. Dan jangan lupa, penjualan dan pemasaran juga membutuhkan skenario bisnis.</p>
<p>Apakah Anda sudah menyiapkan skenario untuk menjalankan bisnis Anda?</p>
<p>Apakah bisnis berjalan apa adanya? Lihatlah mereka yang berbelanja di mall. Mereka berbelanja sesuai skenario yang dibuat.</p>
<p>Mengambil kereta dorong, memasukkan barang-barang ke kereta, menuju kasir, membayar, kemudian membawa kereta dorong ke tempat parkir dan memasukkan barang belanjaan ke mobil, meninggalkan troli begitu saja, kemudian petugas mengumpulkan dan membawanya kembali ke tempat semula.</p>
<p>Jika Anda mampu membuat skenario yang menarik, penjualan Anda bisa sangat meledak. Apakah Anda mengira penyajian mainan anak di dekat kasir sebuah supermarket terjadi tanpa sengaja? Tentu tidak. Semua adalah rentetan sebuah skenario bisnis.</p>
<p>Besar atau kecil bisnis Anda, tetap harus memiliki skenario penjualan dan pemasaran Anda. Hal ini justru penting dan menjadi daya tarik tersendiri.</p>
<p>Semakin kreatif skenario Anda, akan semakin menyenangkan bagi pelanggan. Skenario bisnis yang tepat juga akan menggiring pelanggan Anda dengan nyaman untuk menutup transaksi.</p>
<p>Skenario pemulihan kekecewaan pelanggan juga harus disiapkan.</p>
<p>Misalnya, bila bank keliru mengirimkan tagihan kartu kredit, mereka sudah menyiapkan skenario berupa pengiriman surat permohonan maaf, telepon pribadi dari penyelia atau manajer kepada nasabah, hingga pengiriman suvenir permintaan maaf, yang ditutup dengan tindak lanjut bila tagihan sudah kembali normal.</p>
<p>Inilah saatnya menyiapkan skenario bisnis Anda. Peliharalah hubungan baik dengan pelanggan karena pelangganlah yang membiayai seluruh aktivitas bisnis Anda, termasuk kesejahteraan karyawan dan diri Anda sendiri sebagai pemilik bisnis.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/pulihkan-pelanggan-yang-kecewa/">Pulihkan Pelanggan Yang Kecewa Agar Kembali Membeli Produk Anda!</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/pulihkan-pelanggan-yang-kecewa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
