<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>cara mengatur keuangan Archives - inafina.com</title>
	<atom:link href="https://inafina.com/tag/cara-mengatur-keuangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://inafina.com/tag/cara-mengatur-keuangan/</link>
	<description>Situs Pinjaman Uang Terbaik</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Jun 2022 04:26:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.1</generator>

<image>
	<url>https://inafina.com/wp-content/uploads/2017/04/inafina-1-150x150.png</url>
	<title>cara mengatur keuangan Archives - inafina.com</title>
	<link>https://inafina.com/tag/cara-mengatur-keuangan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cara Mengatur Keuangan Ala Orang Jepang</title>
		<link>https://inafina.com/cara-mengatur-keuangan-ala-orang-jepang/</link>
					<comments>https://inafina.com/cara-mengatur-keuangan-ala-orang-jepang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jun 2022 04:26:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis dan Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengatur keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[kakeibo]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[seni mengatur uang ala jepang]]></category>
		<category><![CDATA[tips keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://inafina.com/?p=2229</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cara Mengatur Keuangan Ala Orang Jepang. Penduduk negara Jepang selain terkenal dengan disiplin waktunya mereka juga sangat gila kerja, sampai-sampai tanpa sadar tertidur di stasiun karena mengalami kelelahan demi menghasilkan gaji tinggi. Biaya hidup di Jepang terbilang cukup tinggi terbukti rata-rata penduduknya lebih banyak tinggal di Apartemen dibandingkan memiliki rumah sendiri serta jarang dari mereka &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/cara-mengatur-keuangan-ala-orang-jepang/">Cara Mengatur Keuangan Ala Orang Jepang</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-2231 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2022/06/Cara-Mengatur-Keuangan-Ala-Orang-Jepang.png" alt="Cara Mengatur Keuangan Ala Orang Jepang" width="600" height="400" /></p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Cara Mengatur Keuangan Ala Orang Jepang</strong></span><strong>. </strong>Penduduk negara Jepang selain terkenal dengan disiplin waktunya mereka juga sangat gila kerja, sampai-sampai tanpa sadar tertidur di stasiun karena mengalami kelelahan demi menghasilkan gaji tinggi.</p>
<p>Biaya hidup di Jepang terbilang cukup tinggi terbukti rata-rata penduduknya lebih banyak tinggal di Apartemen dibandingkan memiliki rumah sendiri serta jarang dari mereka memutuskan untuk menikah dan berkeluarga.</p>
<p>Perlu diketahui walaupun pendapatan yang dimiliki cukup tinggi namun tak semerta-merta mereka boros. Justru mereka hidup berhemat dan memilih hidup dalam kesederhanaan.</p>
<p>Mereka senang sekali menabung dan berinvestasi untuk masa tua, tentu pengalokasian pendapatan menjadi hal pertama yang harus dilakukan agar seimbang dengan pengeluaran.</p>
<p>Cara mengatur keuangan ala orang jepang dikenal dengan istilah kakeibo, sudah pernah tahu sebelumnya? Mari kita bahas lebih lanjut.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Mengenal Apa itu Kakeibo</span> </strong></h2>
<p><img decoding="async" class="size-full wp-image-2232 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2022/06/kakeibo-pdf.png" alt="kakeibo pdf" width="600" height="400" /></p>
<p>“You only live once bruh”</p>
<p>“tenang aja gue masih muda kok gaji gue juga lumayan”</p>
<p>“Uang bisa di cari”</p>
<p>Sebagian dari kita pasti masih ada yang berpikiran seperti ini, namun apakah Anda sudah tahu dampaknya?</p>
<p>Menabung bagi sebagian orang merupakan kebiasaan yang sulit dilakukan hal tersebut terjadi karena tidak terbiasa.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca Juga : </strong><a href="https://inafina.com/dana-tunai-cepat/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;"><strong>Dana Tunai Cepat dan Mudah Pengajuannya Secara Online Loh!</strong></span></a></span></p>
<p>Bagaimana kalau Anda coba cara mengatur keuangan ala orang Jepang (Kakeibo)?</p>
<p>Metode kakeibo pertama kali diperkenalkan pada tahun 1904 oleh seorang jurnalis bernama Hani Motoko di sebuah majalah perempuan.</p>
<p>Selanjutnya di tahun 2018 Fumiko Chiba seorang penulis buku ‘<em>Kakeibo : The Art of Saving Money</em>’. Secara harfiah kakeibo sendiri diartikan sebagai ‘buku kas rumah tangga’.</p>
<p>Sederhananya, kakeibo merupakan teknik atau metode mengatur keuangan dengan menuliskan semua transaksi (pendapatan &amp; pengeluaran). Metode ini membantu mengurangi pengeluaran sebesar 25% loh wow luar biasa kan?</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Empat Pertanyaan Dasar Metode Kakeibo</span> </strong></h2>
<p>Bersumber dari <em>Evening Standard, </em>metode ini didasarkan dari empat pertanyaan dan jawaban-jawaban terebut akan membuat Anda lebih mudah memahami tujuan keuangan serta penghematan.</p>
<ol>
<li>
<h3><strong><span style="color: #000000;">Berapa uang yang saya miliki?</span> </strong></h3>
</li>
</ol>
<p>Pertanyaan pertama sebelumnya Anda harus mengetahui berapa jumlah uang yang diterima tiap bulan/tahun.</p>
<ol start="2">
<li>
<h3><strong><span style="color: #000000;">Berapa banyak uang yang ingin saya simpan?</span> </strong></h3>
</li>
</ol>
<p>Setelah mengetahui jawaban pertama, berikutnya adalah menentukan jumlah tabungan yang diinginkan.</p>
<ol start="3">
<li>
<h3><strong><span style="color: #000000;">Berapa yang saya belanjakan?</span> </strong></h3>
</li>
</ol>
<p>Buatlah daftar kategori pengeluaran dengan membagi beban keuangan menjadi 4 bidang :</p>
<ul>
<li><em>Survival</em> (Kebutuhan Pokok) seperti membayar hutang, uang sewa, biaya makan, listrik dan kebutuhan penting lainnya.</li>
<li><em>Optional</em> (Kebutuhan Sekunder) seperti hiburan, jalan-jalan dan makan diluar.</li>
<li><em>Culture </em>(Tambahan Wawasan) seperti beli buku, majalah, mengambil kursus.</li>
<li><em>Extra </em>(Pengeluaran Lain) seperti biaya servis, kado, sedekah, biaya renovasi dan lain-lain</li>
</ul>
<ol start="4">
<li>
<h3><strong><span style="color: #000000;">Bagaimana saya meningkatkan jumlah uang tabungan?</span> </strong></h3>
</li>
</ol>
<p>Cek kembali catatan sebelumnya, kemudian Anda perhatikan pos mana yang sekiranya menunjukkan pengeluaran terbesar selanjutnya Analisis kembali setiap kategorinya dan tentukan bagian mana yang harus dikurangi.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Cara Mengatur Keuangan ala Orang Jepang</strong></span></h2>
<p><img decoding="async" class="size-full wp-image-2233 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2022/06/tips-hemat-ala-orang-jepang.png" alt="tips hemat ala orang jepang" width="600" height="400" /></p>
<p>Berikut adalah cara mengatur keuangan ala orang Jepang, antara lain :</p>
<ol>
<li>Mencatat Pengeluaran dan Pemasukan Secara Terperinci</li>
<li>Siapkan Amplop Masing-Masing Pengeluaran</li>
<li>Memilih Membayar Secara Tunai dibandingkan Menggunakan Kartu Kredit</li>
<li>Jujur Memisahkan Dana untuk Kebutuhan Sehari-hari dan Keinginan</li>
<li>Mengevaluasi Pengeluaran Setiap Minggu atau Bulan</li>
</ol>
<p>Kakeibo berpusat pada sebuah catatan jurnal yang membantu Anda mengatur pengeluaran serta pendapatan. Mengutip dari situs <em>ladders, </em>masyarakat Jepang percaya bahwa kerapian dalam keuangan sama pentingnya dengan kerapian rumah.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Manfaat Kakeibo</span> </strong></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2234 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2022/06/contoh-kakeibo.png" alt="contoh kakeibo" width="600" height="400" /></p>
<p>Dibawah ini terdapat 4 manfaat menggunakan cara mengatur keuangan ala orang Jepang (Kakeibo), yaitu:</p>
<ol>
<li>Keuangan Teratur dan Sistematis</li>
<li>Pengeluaran Jauh Lebih Terkontrol</li>
<li>Bisa Menabung Lebih</li>
<li>Disiplin</li>
<li>Merasa Aman dan Percaya Diri</li>
</ol>
<p>Bila Anda mempunyai kewajiban berupa hutang atau kredit dengan menerapkan metode ini uang pinjaman pun jauh lebih bermanfaat karena sudah tahu tujuan mengajukan pinjaman dana tunai menggunakan <a href="https://www.autogadai.com/gadai-bpkb-motor-online/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">BPKB </a>untuk apa.</p>
<p>Mungkin metode kakeibo terlihat sedikit rumit, maka dari itu dibutuhkan sikap konsisten dalam menerapkannya.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/cara-mengatur-keuangan-ala-orang-jepang/">Cara Mengatur Keuangan Ala Orang Jepang</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/cara-mengatur-keuangan-ala-orang-jepang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Bagi Pengantin Baru</title>
		<link>https://inafina.com/cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga/</link>
					<comments>https://inafina.com/cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 May 2019 03:46:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis dan Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengatur keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[tips keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/?p=1320</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cara mengatur keuangan rumah tangga. Memulai rumah tangga  pasti mengubah kehidupan seseorang. Mulai dari kebiasaan hidup hingga keuangan. Dibutuhkan kerja sama yang baik antara suami dan istri untuk menjaga kestabilan finansial mereka. Masing-masing pasangan punya caranya sendiri. Hal ini disebabkan kondisi perekonomian yang berbeda. Namun, ada pula cara-cara yang bisa diterapkan pada beberapa pasangan. Artikel &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga/">Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Bagi Pengantin Baru</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1322 aligncenter" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/05/cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga.jpg" alt="cara mengatur keuangan rumah tangga" width="1000" height="682" /></p>
<p><strong>Cara mengatur keuangan rumah tangga</strong>. Memulai rumah tangga  pasti mengubah kehidupan seseorang. Mulai dari kebiasaan hidup hingga keuangan.</p>
<p>Dibutuhkan kerja sama yang baik antara suami dan istri untuk menjaga kestabilan finansial mereka. Masing-masing pasangan punya caranya sendiri.</p>
<p>Hal ini disebabkan kondisi perekonomian yang berbeda. Namun, ada pula cara-cara yang bisa diterapkan pada beberapa pasangan.</p>
<p>Artikel ini akan membahas cara mengatur keuangan bagi pengantin baru. Penting dilakukan sedini mungkin karena masih dalam tahap adaptasi hidup bersama.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga</strong></span></h3>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1323 aligncenter" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/05/cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga-agar-tidak-boros.jpg" alt="cara mengatur keuangan rumah tangga agar tidak boros" width="1000" height="667" /></p>
<p>Mumpung baru memulai, jika ada perbedaan dapat segera diselaraskan. Tak perlu berpikir rumit harus bagaimana. Temukan cara-cara praktisnya di bawah ini:</p>
<ol>
<li>
<h4><span style="color: #000000;"><strong> Saling Terbuka Soal Pendapatan</strong></span></h4>
</li>
</ol>
<p>Berbeda saat masih single atau pacaran, orang lain tidak perlu tahu sumber keuangan. Saat sudah memiliki pasangan yang sah, mereka berhak tahu dari mana gaji atau pendapatan berasal.</p>
<p>Tak hanya itu, nominal pun menjadi isu yang perlu diperbincangkan. Hal ini nantinya akan berpengaruh kepada pengeluaran serta gaya hidup dalam berumah tangga.</p>
<ol start="2">
<li>
<h4><span style="color: #000000;"><strong> Jujur Kalau Ada Hutang</strong></span></h4>
</li>
</ol>
<p>Utang kerap kali menimbulkan perselisihan. Tak sedikit beberapa orang tidak mengetahui pasangannya memiliki hutang. Saat jumlahnya sudah membengkak dan tak sanggup membayar, barulah semuanya terbuka.</p>
<p>Kondisi ini akan sangat menyulitkan kalau tidak didiskusikan di awal pernikahan. Apalagi kalau semuanya terbongkar di saat posisi finansial sedang ada di bawah.</p>
<p>Saat membicarakan hutang, masing-masing pihak harus tenang dan berpikir jernih. Hindari saling menyalahkan atau melempar beban.</p>
<p>Justru lewat pembicaraan itu harus ada strategi mengatur keuangan sambil perlahan melunasi hutang.</p>
<ol start="3">
<li>
<h4><span style="color: #000000;"><strong> Susun Prioritas Keuangan</strong></span></h4>
</li>
</ol>
<p>Inilah salah satu cara mengatur keuangan rumah tangga yang perlu dipikirkan. Setelah saling mengetahui sumber pendapatan, maka buatlah daftar kebutuhan sehari-hari.</p>
<p>Jangan juga melupakan pengeluaran yang bersifat periodik, seperti gaji ART, iuran lingkungan, bayar listrik, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Baca Juga : <a href="https://inafina.com/resiko-yang-mungkin-terjadi-pada-kehidupan-anda/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;">Resiko Yang Mungkin Terjadi Pada Kehidupan Anda</span></a></span></strong></p>
<p>Semakin detail daftar kebutuhan, maka akan semakin mudah menyusun prioritas. Tempatkan kebutuhan primer di paling atas.</p>
<p>Jangan memporsikan yang besar untuk kehidupan senang-senang atau belanja. Utamakan keuangan untuk belanja makanan, cicilan hutang, bayar KPR, dan kebutuhan dasar lainnya.</p>
<ol start="4">
<li>
<h4><span style="color: #000000;"><strong> Buat Anggaran Per Bulan</strong></span></h4>
</li>
</ol>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1326 aligncenter" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/05/contoh-tabel-perencanaan-keuangan-keluarga.jpg" alt="contoh tabel perencanaan keuangan keluarga" width="1000" height="667" /></p>
<p>Langkah ini menyambung dari poin di atas. Setelah berhasil menempatkan pengeluaran sesuai posisinya, mulailah memberikan nilai di setiap posnya.</p>
<p>Berapa cicilan yang harus dibayar per bulan, gaji pembantu, budget belanja bahan makanan, dan sebagainya. Rincian ini nantinya berfungsi saat melakukan evaluasi pengeluaran.</p>
<p>Anggaran per bulan pun bisa menjadi rem bagi setiap pasangan. Saat ingin melakukan pengeluaran, sebaiknya mengacu pada anggaran yang sudah dibuat.</p>
<p>Bagus kalau pengeluaran bisa lebih rendah. Jika nilainya lebih tinggi, maka harus mencari alternatif atau menundanya hingga ada dana lebih dari pos lain.</p>
<ol start="5">
<li>
<h4><span style="color: #000000;"><strong> Lakukan Evaluasi Per Bulan</strong></span></h4>
</li>
</ol>
<p>Cara mengatur keuangan rumah tangga selanjutnya adalah evaluasi. Buat pengantin baru ini perlu dilakukan.</p>
<p>Dengan begitu, setiap orang bisa tau kebiasaan pasangannya dalam menggunakan uang. Dalam melakukan evaluasi dibutuhkan catatan pengeluaran harian. Maka masing-masing harus disiplin menulis pengeluarannya.</p>
<p>Jika ditemukan transaksi yang terlalu besar dan tidak begitu penting, sebaiknya dibicarakan. Apakah dapat ditekan atau malah bisa dihindari.</p>
<p>Masing-masing orang harus jujur agar mendapatkan hasil evaluasi yang efektif untuk rencana keuangan selanjutnya.</p>
<ol start="6">
<li>
<h4><span style="color: #000000;"><strong> Tetapkan Rekening Rumah Tangga</strong></span></h4>
</li>
</ol>
<p>Cara mengatur keuangan rumah tangga ini cukup efektif diterapkan kalau suami dan istri sama-sama bekerja.</p>
<p>Karena adanya 2 sumber keuangan, maka tetapkan rekening operasional rumah tangga. Ini harus dibedakan dengan rekening tabungan atau dana darurat.</p>
<p>Jika semuanya digabung dalam satu rekening, maka kemungkinan bisa habis terpakai tanpa terasa.</p>
<p>Di sini juga bisa ditunjuk siapa yang berperan sebagai bendahara. Tidak harus istri, kalau si suami lebih disiplin mengapa tidak? Adapun dengan ditunjuknya salah satu pihak bukan berarti pasangan tidak dapat mengetahui detail pengeluaran.</p>
<p>Masing-masing harus saling mendampingi. Peran bendahara di sini adalah sebagai juru bayar untuk operasional rumah tangga.</p>
<ol start="7">
<li>
<h4><span style="color: #000000;"><strong> Diskusikan Soal Asuransi</strong></span></h4>
</li>
</ol>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1328 aligncenter" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/05/cara-mengatur-keuangan-pribadi.jpg" alt="cara mengatur keuangan pribadi" width="1000" height="667" /></p>
<p>Jangan lupakan soal proteksi keluarga. Ini penting sebagai antisipasi apabila hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.</p>
<p>Ada banyak asuransi yang kini beredar, seperti asuransi kesehatan, kendaraan, rumah, dan sebagainya.</p>
<p>Bentuknya pun bermacam-macam, ada yang murni asuransi atau digabung dengan investasi. Coba diskusikan mana yang paling cocok dengan prioritas keuangan rumah tangga.</p>
<ol start="8">
<li>
<h4><span style="color: #000000;"><strong> Disiplin Menabung</strong></span></h4>
</li>
</ol>
<p>Ini adalah cara mengatur keuangan rumah tangga yang sebenarnya sudah diajarkan sejak kecil. Ya, menabung itu penting bagi siapa pun dan apa pun kondisinya.</p>
<p>Untuk pengantin baru biasanya belum berfokus pada tabungan pendidikan anak. Tapi bukan berarti boleh juga menghambur-hamburkan uang.</p>
<p>Buatlah proyeksi kondisi finansial beberapa tahun ke depan. Tentukan besaran uang yang ditabung oleh setiap orang.</p>
<p>Dengan begini, setidaknya bisa agak tenang kalau ada keperluan mendadak. Apabila dirasa sudah cukup, bisa juga dialihkan dalam bentuk investasi lainnya. Misalnya, dibelikan saham, diubah bentuknya menjadi emas, atau membeli properti.</p>
<ol start="9">
<li>
<h4><span style="color: #000000;"><strong> Bangun Komunikasi dan Ambil Keputusan Bersama</strong></span></h4>
</li>
</ol>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1324 aligncenter" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/05/pengaturan-finansial-gaji-3-juta.jpg" alt="pengaturan finansial gaji 3 juta" width="1000" height="667" /></p>
<p>Namanya juga sudah berumah tangga, maka tak sepatutnya mengambil keputusan secara terpisah.</p>
<p>Adanya pasangan berperan sebagai partner diskusi dalam menentukan pilihan terbaik. Ingat, hal sekecil apapun harus dibicarakan dan didiskusikan dengan kepala dingin.</p>
<p>Salah satu hal yang mungkin terjadi adalah saat anggota keluarga atau teman mau pinjam uang. Pasangan harus tau dan jangan ditutup-tutupi.</p>
<p>Kalau ada yang tidak diketahui pasangan, maka kemungkinan <em>cash flow </em>rumah tangga akan terganggu.</p>
<p>Tak jarang jika pasangan terlambat diberi tahu justru menambah masalah. Maka cara mengatur keuangan rumah tangga yang baik adalah saling terbuka.</p>
<ol start="10">
<li>
<h4><span style="color: #000000;"><strong> Buat Target Jangka Pendek dan Jangka Panjang</strong></span></h4>
</li>
</ol>
<p>Ini hampir mirip pada saat menyusun prioritas keuangan. Hanya saja target ini memiliki jangka waktu, bukan bersifat harian.</p>
<p>Biasanya target jangka pendek adalah 5 tahun ke depan. Sedangkan, untuk jangka panjang berbeda-beda setiap pasangan. Ada yang menentukannya 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun, bahkan sampai usia pensiun.</p>
<p>Pengantin baru biasanya belum punya rumah sendiri, ada yang tinggal bersama mertua, mengontrak, kost, atau menempati rumah saudara. Lebih baik setelah menikah anda mempunyai rumah sendiri atau tinggal dirumah kontrakan dibandingkan harus dengan mertua, karena terdapat banyak <a href="https://id.theasianparent.com/penelitian-tinggal-bersama-mertua-berisiko-merusak-kesehatan-wanita/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">resiko tinggal dengan mertua</a>.</p>
<p>Maka jangka pendek mereka di sini adalah membeli rumah. Sedangkan contoh untuk jangka panjangnya bisa berupa persiapan dana pensiun, dana pendidikan anak, dan lainnya.</p>
<p>Itulah kesepuluh cara mengatur keuangan rumah tangga yang praktis buat pengantin baru. Karena pernikahan adalah kehidupan jangka panjang, maka keuangannya harus didiskusikan dengan benar-benar.</p>
<p>Kalau tidak memiliki masalah finansial atau setidaknya bisa diminimalisir, kehidupan rumah tangga akan sedikit terasa ringan. Karena sebagian besar permasalahan rumah tangga hadir dari faktor ekonomi.</p>
<p>Sekarang mulailah ajak pasangan untuk duduk bersama dan saling membuka diri. Tidak perlu gengsi kalau penghasilan suami lebih rendah dari istri.</p>
<p>Begitu pun istri, jika pendapatannya lebih besar harus tetap menghormati pasangannya. Dengan demikian, diskusi dapat berlangsung dengan baik dan menciptakan manajemen keuangan rumah tangga yang efektif.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga/">Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Bagi Pengantin Baru</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
