Prinsip Bisnis Orang Cina yang Bisa Kamu Tiru

prinsip bisnis orang cina

Prinsip Bisnis Orang Cina. Sudah bukan rahasia lagi kalau sebagian besar orang cina sukses dalam berbisnis, hal tersebut tidak semerta-merta karena harta warisan melainkan prinsip hidup yang telah diturunkan dari generasi sebelumnya.

Selain itu mereka dikenal lebih memilih jalur bisnis dibandingkan bekerja kantoran. Kegigihan dan Keuletannya saat bekerja sangat patut ditiru.

Tak heran kalau di Indonesia sendiri banyak konglomerat keturunan Tionghoa yang sukses dalam berbisnis.

Meskipun begitu kesuksesan seseorang tidak bisa ditentukan dari suku atau etnis, kembali lagi pada usaha diri sendiri.

Jangan berkecil hati tidak ada salahnya jika Anda belajar prinsip bisnis orang cina agar ketularan suksesnya, siapa tahu Anda bisa menjadi konglomerat selanjutnya.

Prinsip Bisnis Orang Cina

prinsip orang cina

Dibawah ini akan kami ulas prinsip bisnis orang cina dari 2 orang berbeda, yaitu versi Ann Wan Seng (penulis buku rahasia bisnis orang cina) dan Gratyo Hendra Hilman (Coach Bisnis sekaligus Co-Owner). Berikut ulasannya!

Ann Wan Seng

  1. Agresif

Tidak mau melakukan kompromi pada hal yang berkaitan dengan bisnis, maksudnya? Sejak awal menentukan produk, memberikan pelayanan (bidang jasa) haruslah yang terbaik tak luput juga perhitungan untung ruginya.

Mereka tetap menerapkan tawar menawar tapi jika penawaran itu sudah mengancam, mereka akan mengambil sikap tegas.

  1. Tidak Melepas Peluang

Memanfaatkan peluang dengan baik dan bukan hanya diam ditempat, karena bagi mereka peluang hanya datang sekali.

  1. Berani Ambil Resiko

Pekerjaan apapun pasti selalu ada resiko begitu juga dengan bisnis, gagal? Ya coba lagi. Mereka yakin jika mampu melewati rintangan ini suatu hari nanti kesuksesan akan datang.

Orang cina pantang sekali berhutang apalagi berkaitan dengan hal konsumtif, mereka lebih tertarik untuk mempunyai hutang produktif (modal usaha untuk mengembangkan bisnis).

  1. Tahan Banting

Prinsip bisnis orang cina selanjutnya adalah memiliki mental tahan banting. Mereka rela mengorbankan waktu, tenaga dan uang untuk mengelola bisnis dengan baik. Seperti pepatah “bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian”.

Menahan penderitaan dan kesulitan hari ini akan menghasilkan kesenangan suatu saat nanti, lihat saja orang cina yang bekerja keras dalam membangun bisnisnya mentalnya kuat tak mudah goyah melewati segala rintangan.

  1. Tidak Menyerah Pada Nasib

Belajar dari kesalahan diri sendiri maupun orang lain merupakan cara orang cina menghadapi rintangan bisnis. Mempunyai pandangan positif ke depan bahwa kehidupan berputar seperti roda.

Bila sekarang berada dibawah maka suatu saat nanti mereka akan berada diatas tentu diriingi kerja keras.

Baca Juga : Tempat Gadai BPKB Mobil dan Motor Terbaik di Jakarta

Gratyo Hendra Hilman  

  1. Waktu adalah Uang

Jika orang keturunan Tionghoa sudah memegang prinsip ini dapat dipastikan pebisnis tersebut bekerja demi mengembangkan usahanya.

  1. Bermimpi Besar

Prinsip bermimpi besar membawa pandangan bagaimana membawa bisnis tersebut untuk terus bertahan dan berkembang di masa mendatang.

  1. Berusaha untuk Tak Pernah Kalah

Mempunyai pemikiran untuk tak pernah kalah membuat mereka terus terinspirasi memajukan usahanya. Lihat dari sisi positif jangan negatif, sebab bila dilihat dari sisi negatif muncul perasaan iri.

  1. Ciptakan Peluang

Melihat peluang dari setiap kondisi, “jangan menunggu peluang datang, justru kitalah yang harus menciptakan peluang”. Hendra mengatakan peluang bisa muncul dari hal-hal kecil di sekitar.

  1. Siapa yang Menanam, dia yang Menuai

Orang Tionghoa selalu diajarkan give and take (memberi dulu baru mengambil) ibarat pepatah mengatakan siapa yang menanam dia yang menuai. Maksudnya? Pebisnis tak hanya mengambil untung dari pelanggan, tetapi juga harus memberikan sesuatu misal, hadiah.

“Kalau kita tidak memberikan terlebih dahulu, uang kecil tidak akan mau keluar begitupun juga dengan uang besar pun enggan masuk”.

10 Daftar Konglomerat Indonesia Keturunan Tionghoa

contoh bisnis orang cina

Berikut adalah daftarnya :

  1. Robert Rudi Hartono dan Michael Hartono (Grup Djarum dan Bank BCA)
  2. Eka Tjipta Widjaja (Grup Sinar Mas)
  3. Anthony Salim (Indofood)
  4. Prayogo Pangestu (Petrokimia)
  5. Dato Sri Tahir (Grup Mayapada)
  6. Boenjamin Setiawan (PT Kalbe Farma)
  7. Jogi Hendra Atmadja (PT. Mayora)
  8. Bachtiar Karim (Grup Musim Mas)
  9. Mochtar Riady (Grup Lippo)
  10. Martua Sitorus (Grup Wilmar)

Setelah membaca apa saja prinsip bisnis orang cina, siapkah Anda menjadi salah satu bagian dari daftar konglomerat diatas? Selagi masih banyak waktu tidak ada kata terlambat untuk berubah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.