Tips Keuangan Bagi Kamu yang Sulit Mengelola Gaji

tips keuangan

Tips Keuangan. Gaji seberapapun tidak akan cukup apabila gaya hidup dan pengeluaran kita tidak dikelola secara bijak.

Bahkan sedihnya lagi, gaji seolah hanya “numpang lewat” di rekening kita karena sesaat setelah kita mendapatkan uang, uang tersebut tiba-tiba lenyap begitu saja dengan banyaknya kebutuhan yang harus dibayarkan.

Jangan buru-buru merasa tidak bersyukur dan menyalahkan betapa kecilnya gaji yang diterima setiap bulan. Apabila Anda salah satunya, tips keuangan berikut ini akan sangat bermanfaat bagi “kesehatan rekening” Anda.

Tips pertama yang harus diterapkan namun banyak yang melupakannya adalah menabung dahulu sebelum gaji tersebut digunakan untuk pengeluaran bulanan.

Hal ini sebagai langkah preventif yang jitu untuk menghindarkan Anda dari keinginan membeli barang-barang impian yang sebagian besar hanyalah bersifat lapar mata.

Jadi sisihkan uang sesaat setelah gajian untuk investasi, disimpan, atau berjaga-jaga apabila ada keadaan darurat. Dengan begitu, perencanaan uang ke depan Anda bisa jauh lebih terkontrol.

Baca Juga : Cara Mudah Cari Modal Usaha untuk Memulai Bisnis yang Maksimal

Beberapa orang, terutama yang sangat mudah tergiur untuk berbelanja, tips keuangan ini mungkin rasanya berat untuk dilakukan.

Salah satu cara untuk memotivasi diri adalah, bayangkan 5-10 tahun mendatang dengan Anda memiliki uang cukup banyak di tabungan.

Bayangkan uang tersebut bisa menjadi modal untuk membeli rumah, biaya menikah, studi lanjut, modal usaha dll. Gambaran akan masa depan yang nyaman dan tidak khawatir akan uang biasanya menjadi strategi ampuh untuk meyakinkan diri untuk menabung.

Tips kedua, tentukan skala prioritas dari hal yang paling penting dan tak boleh terlewat hingga ke prioritas bawah yang sifatnya tidak mendesak dan tidak harus segera. Pisahkan pula mana yang harus segera dibayarkan dan mana yang bisa menunggu.

Sehingga Anda sudah memiliki gambaran pengeluaran secara keseluruhan. Apabila sudah dibiasakan seperti ini, dengan sendirinya akan mampu mengerem hasrat belanja yang impulsif karena Anda akan mengeluarkan uang berdasarkan pertimbangan prioritas.

Apabila cara ini terbilang baru untuk Anda, sangat masuk akal apabila merasa sulit untuk tetap konsisten dalam skala prioritas.

Terlebih apabila semua uang itu masih ada di satu akun rekening bank yang sama. Tetapi apakah perlu sampai dipisah rekeningnya?

Tips Keuangan

Kumpulan Cara Mengatur Dana

Ada cara lain yang Anda bisa gunakan yaitu sistem amplop dimana satu amplop diberi tulisan masing-masing pos pengeluaran.

Jadi nanti ada amplop bertuliskan amplop listrik, sewa, makan dst. Harapannya, hal sederhana ini akan membantu Anda untuk tetap konsisten.

Berdasarkan skala prioritas ini, Anda jadi bisa menentukan budget harian, mingguan, bahkan bulanan.

Masukan juga anggaran untuk bersenang-senang dalam budget ini. tetapi harus tetap ada batasnya ya! Misalnya, beri batasan maksimal seminggu dua kali dengan batas anggaran maksimal adalah 200.000 rupiah.

Buatlah anggaran yang masuk akal dan anggaplah anggaran senang-senang ini sebagai penghargaan atas kerja keras Anda selama sebulan.

Hal ini juga berlaku untuk barang-barang impian yang ingin Anda beli. Setiap orang pasti memiliki wishlist nya masing-masing.

Pengelolaan keuangan yang rapi dan ketat bukan berarti Anda harus mengubur dalam-dalam segala wishlist yang dimiliki. Anda tetap bisa membeli barang tersebut dengan menerapkan beberapa trik.

Pengalokasian Dana

Solusi Finansial Keluarga

Pertama, tentukan jatah yang akan dihabiskan untuk barang kesenangan. Sesuaikan juga dengan pengeluaran yang lain.

Apabila sedang memiliki cicilan dalam jumlah yang lumayan besar, kurangi anggaran untuk senang-senang .Sebagai gambaran, Anda bisa menetapkan budget sekitar 5-30%.

Kedua, ingat ingat kembali apakah sebelumnya sudah membeli barang serupa baru-baru ini. Kalau barang yang ingin dibeli adalah baju pesta model terbaru dan kebetulan Anda juga baru membeli baju 3 minggu yang lalu, lebih baik alokasikan anggaran itu  untuk keperluan yang lain

Dalam skala prioritas yang dibuat, perhatikan berapa uang yang Anda siapkan untuk pengeluaran makan. Makan memang kebutuhan utama setiap manusia. Sayangnya, hal ini bisa menjadi pembenaran bahwa mengeluarkan uang berlebihan dalam hal makan itu sah-sah saja.

Apabila sungguh ingin berhemat, jangan sampai Anda juga memiliki prinsip seperti ini. Anggaran untuk makan juga harus diatur.

Makan di tempat-tempat asyik dengan menu yang menggugah selera memang sangat menggoda. Tetapi ini juga bisa menjadi sumber pengeluaran terbesar.

Padahal Anda juga bisa berhemat untuk anggaran makan. Contohnya dengan cara tidak terlalu sering makan di resto mahal dan lebih banyak memasak sendiri.

Apabila mau memasak sendiri. Dan yang pasti, makanan yang tersaji pun lebih sehat, bersih, dan bisa disesuaikan dengan diet atau pantangan yang sedang dijalani.

Sudah menerapkan dua hal tersebut namun tetap bingung mengapa saldo Anda semakin menipis di luar ekspektasi?

Tips keuangan berikut ini mungkin bermanfaat, Catat setiap pengeluaran per hari, sekecil apapun. Dengan begitu, tak ada lagi pertanyaan kemana sebenarnya uang Anda keluar.

Untuk memudahkan hal ini, ada banyak aplikasi di play store maupun app store yang berfungsi sebagai pencatat pengeluaran harian.

Artikel Finansial Perusahaan

Bahkan beberapa aplikasi menawarkan fitur yang lengkap berupa waktu, tempat, dan keterangan untuk apa uang tersebut dikeluarkan.

Penggunaannya yang sangat praktis pun akan memudahkan Anda. Gunakan notifikasi aplikasi yang berfungsi untuk mengingatkan apabila Anda belum melakukan pencatatan keuangan pada hari itu. Dengan begitu, kini manajemen keuangan ada dalam genggaman.

Sebaiknya jangan membawa uang tunai dalam jumlah banyak. Memang sih kini pembayaran menggunakan kartu maupun uang digital (e-money) sudah sangat menjamur di berbagai merchant.

Namun tetap saja tak bisa dipungkiri bahwa pembayaran dengan uang tunai adalah cara paling mudah dalam bertransaksi dan sudah pasti diterima di seluruh tempat, baik itu skala besar maupun skala kecil.

Banyak orang berpikiran, memanfaatkan diskon dan promo bisa menjadi cara terbaik untuk berhemat. Terlebih lagi, setiap bisnis kini berusaha menawarkan promo semenarik mungkin demi meraup lebih banyak lagi pembeli. Sungguh godaan yang sulit untuk ditolak.

cara mengatur gaji bulanan yang kecil

Terkait efektivitasnya dalam rangka menghemat pengeluaran, tips keuangan seperti ini sesungguhnya adalah dua sisi mata pisau.

Tergantung dari sisi mana Anda memanfaatkannya. Di satu sisi, jelas promo akan sangat menguntungkan. Mulai dari potongan harga, beli 1 gratis 1, maupun voucher cashback untuk pembelanjaan berikutnya.

Semua promo ini akan menguntungkan selama Anda membeli apa yang dibutuhkan, bukan menjadi alasan untuk hedonisme pada barang-barang yang sesungguhnya bisa ditahan. Jadi terkait hal ini, bijaksanalah dalam menyikapi promo.

Secara keseluruhan, tips keuangan yang paling banyak dicari oleh orang-orang adalah “berapa pembagian keuangan yang ideal untuk setiap pos kebutuhan?”.

Hal ini menarik untuk dibahas karena ada banyak faktor yang menentukan. Meski begitu, gambaran umumnya paling tidak 50% untuk kebutuhan pokok, 30% untuk kesenangan pribadi, dan 20% untuk menabung.

Akan jauh lebih baik apabila persentase menabung lebih besar daripada kesenangan pribadi. Pada akhirnya, semua usaha di atas membutuhkan tekad yang kuat dan konsistensi.

Tips keuangan memang idealnya diterapkan dalam jangka waktu panjang agar dapat dirasakan manfaatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp Chat Only