<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>rekan kerja Archives - inafina.com</title>
	<atom:link href="https://inafina.com/tag/rekan-kerja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://inafina.com/tag/rekan-kerja/</link>
	<description>Situs Pinjaman Uang Terbaik</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 May 2022 02:33:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.1</generator>

<image>
	<url>https://inafina.com/wp-content/uploads/2017/04/inafina-1-150x150.png</url>
	<title>rekan kerja Archives - inafina.com</title>
	<link>https://inafina.com/tag/rekan-kerja/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Belajar untuk Berbagi Pekerjaan dengan Adil dan Bijaksana</title>
		<link>https://inafina.com/belajar-untuk-berbagi-pekerjaan/</link>
					<comments>https://inafina.com/belajar-untuk-berbagi-pekerjaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Jan 2016 15:26:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepemimpinan dan Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[berbagi pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi dan evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[kecepatan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[mendelegasikan pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[rekan kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=248</guid>

					<description><![CDATA[<p>Belajar untuk Berbagi Pekerjaan. Apakah Anda baru saja dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi dan punya anak buah yang harus diberi pekerjaan? Apakah Anda merasa tidak ada pekerjaan yang dapat terselesaikan padahal deadline sudah lama berlalu? Ataukah Anda akan menjalani cuti yang cukup panjang? Kita sering merasakan bahwa diri sendirilah yang paling piawai dalam mengerjakan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/belajar-untuk-berbagi-pekerjaan/">Belajar untuk Berbagi Pekerjaan dengan Adil dan Bijaksana</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_249" aria-describedby="caption-attachment-249" style="width: 621px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-249"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-249" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/berbagi-pekerjaan-inafina-Copy.jpg" alt="Belajar untuk Berbagi Pekerjaan - inafina.com" width="621" height="334" /></a><figcaption id="caption-attachment-249" class="wp-caption-text">Belajar untuk Berbagi Pekerjaan &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><strong><span style="color: #000000;">Belajar untuk Berbagi Pekerjaan.</span> </strong>Apakah Anda baru saja dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi dan punya anak buah yang harus diberi pekerjaan?</p>
<p>Apakah Anda merasa tidak ada pekerjaan yang dapat terselesaikan padahal <em>deadline</em> sudah lama berlalu? Ataukah Anda akan menjalani cuti yang cukup panjang?</p>
<p>Kita sering merasakan bahwa diri sendirilah yang paling piawai dalam mengerjakan tugas tertentu. Kadang sulit rasanya untuk percaya bahwa orang lain pun bisa melakukan pekerjaan sebaik atau bahkan lebih baik dari kita.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Belajar untuk Berbagi Pekerjaan</span></strong></h2>
<p><img decoding="async" class="size-full wp-image-1979 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/delegasi-pekerjaan--scaled.jpg" alt="delegasi pekerjaan" width="1707" height="2560" /></p>
<p>Suatu saat &#8216;delegasi&#8217; menjadi bagian yang wajib dari pekerjaan kita seiring dengan kenaikan jabatan atau banyaknya beban pekerjaan dan tanggung jawab kita. Lalu kapan mendelegasikan pekerjaan ini harus dilakukan? Berikut adalah pedomannya.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Delegasi itu sebuah investasi yang berharga</strong></span></h3>
<p>Tancapkan secara mendalam keyakinan ini ke dalam benak Anda. Di dunia bisnis tidak ada investasi yang tidak beresiko, begitu juga delegasi pekerjaan.</p>
<p>Orang yang menerima delegasi belum tentu mengerjakan tugas sesuai dengan kehendak dan cara Anda. Maka, hasilnya pun bisa berbeda.</p>
<p>Dalam hal ini, Anda perlu memiliki, antara lain, modal rasa percaya kita pada orang lain, waktu untuk mengajari, menunggu hasil dan memperbaikinya serta modal perasaan dan kesabaran, artinya Anda juga siap untuk kecewa jika hasilnya tidak sesuai dengan harapan Anda. Namun, sebagai sebuah investasi, keuntungan yang dijanjikan juga luar biasa.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Tidak percaya adalah sumber kegagalan</strong></span></h3>
<p>Satu hal yang bisa membuat upaya delegasi pekerjaan gagal total adalah ketidakpercayaan pada orang yang diberikan tugas oleh Anda. Namun, justru rasa percaya inilah yang harus lebih dulu Anda tanamkan untuk bisa melaju ke proses delegasi berikutnya.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Ikuti Caraku</strong></span></h3>
<p>Tiap orang punya cara dan ciri sendiri dalam menyelesaikan pekerjaan. Memaksakan &#8216;<em>my way&#8217;</em> pada orang lain malah menghambat kreativitas dan produktivitasnya.</p>
<p>Ceritakan pada rekan kerja bagaimana Anda biasa mengerjakan pekerjaan itu secara bertahap, lalu dengarkan rencananya dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut. Cari titik temu melalui cara yang telah disepakati bersama. <em>So, use &#8216;our way&#8217; instead of &#8216;my way or her way&#8217;.</em></p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Coba-coba dulu !</strong></span></h3>
<p>Seyakin apapun Anda pada kemampuan rekan kerja, jangan sekali-kali mendelegasikan semua pekerjaan sekaligus. Lakukan uji coba terlebih dahulu. Delegasi pekerjaan yang terencana akan sangat membantu kita untuk mendapatkan hasil kerja yang memuaskan. Cari pekerjaan yang jadwalnya tidak ketat atau <em>deadline</em>-nya masih lama. Lihat bagaimana dia mengerjakannya dan selalu evaluasi hasilnya.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Jangan Malas Menulis</strong></span></h3>
<p>Tuangkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pendelegasian pekerjaan ini dalam bentuk tulisan. Gunakan memo atau <em>e-mail</em> untuk setiap tahapan pemberian tugas, deskripsi tugas, tata cara melakukan tugas, <a href="https://experience.dropbox.com/id-id/resources/how-to-make-schedules" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><em>timetable</em></a> dan seterusnya. Hal ini untuk menghindari aksi berkelit dari kedua belah pihak.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Berikan Tugas secara Jelas</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" class="size-full wp-image-1980 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/membagi-pekerjaan-dengan-jelas-scaled.jpg" alt="membagi pekerjaan dengan jelas" width="2560" height="1707" /></p>
<p>Uraikan tugas dengan sangat jelas pada rekan kerja Anda. Gunakan tahapan-tahapan saat menjelaskannya. Sampaikanlah dengan wajar, jangan terkesan menggurui atau menanggap ia bodoh.</p>
<p>Mau tahu apakah dia sudah paham dengan apa yang Anda katakan? Pada akhir pertemuan, minta dia merangkum semua hasil pembicaraan dengan detail agar bisa diketahui apakah dia salah menafsirkan atau tidak.</p>
<p>Hal ini juga bisa menghindari pertanyaan yang sama namun selalu ditanyakan berulang-ulang oleh rekan kerja Anda.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Mau Hasil Seperti Apa?</strong></span></h3>
<p>Kalau perlu tunjukkan padanya hasil kerja serupa yang pernah Anda lakukan agar rekan kerja Anda mempunyai bayangan tentang hasil yang akan diharapkan.</p>
<p>Ibaratnya, seperti saat kita memesan kue yang enak, tidak gosong, dibuat sesuai prosedur dan tidak menyita waktu. Ini tentu lebih jelas daripada sekadar &#8216;tolong buatkan kue untuk saya&#8217;.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Jangan Perfeksionis</strong></span></h3>
<p>Kalau hasil yang disampaikan di luar dugaan, jangan bereaksi negatif terlebih dahulu. Ingat, dia punya gaya sendiri dan ini mungkin pekerjaan pertamanya yang ia kerjakan sendirian.</p>
<p>Sekali lagi, jangan memakai standar diri sendiri tapi lihat juga kondisi rekan kerja Anda. Percayalah, hasil kerja proyek pendeleasian ini hampir pasti berbeda dengan yang semula Anda harapkan. Jadikan hasil akhir pekerjaan tersebut sebagai wacana diskusi dan evaluasi berikutnya.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Jadwal Deadline yang pasti</strong></span></h3>
<p>Kecepatan kerja juga sering menjadi masalah yang utama. Hindari menggunakan ukuran-ukuran waktu yang kenyal seperti &#8216;minggu depan&#8217;, &#8216;pertengahan bulan ini&#8217;, &#8216;besok malam&#8217; dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Baca juga : <a href="https://inafina.com/dana-tunai-jaminan-bpkb-mobil/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;">Dana Tunai Jaminan BPKB Mobil, Solusi Cepat dan Tepat</span></a></span></strong></p>
<p>Tetapkan dan patuhi jadwal yang telah disepakati bersama. Pertimbangkan kecepatan waktu kerja rekan kita itu. Tuliskan <em>deadine</em> dengan waktu yang jelas. Jam, tanggal, bulan dan tahun.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Biarkan Dia Bekerja</strong></span></h3>
<p>Beri rekan kerja Anda ketenangan kerja. Anda tidak perlu berkali-kali melakukan pengecekan. Beri dia kepercayaan. Kalau Anda terus-menerus menanyakan progresnya detik demi detik, dia akan terusik, tak tenang dan bahkan tertekan.</p>
<p>Nah, tentukan jadwal evaluasi berkala sehingga masing-masing pihak tahu sampai batas mana dia harus selesai pada saat itu.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Tulis Semua Komentar Anda</strong></span></h3>
<p>Pada saat melakukan evaluasi, diskusi tentu saja berjalan secara lisan. Tapi jangan lupa menuliskan komentar Anda tentang hasil kerja dan berikan kepadanya.</p>
<p>Dia akan membuat perbaikan-perbaikan dengan lebih teratur karena mengikuti komentar tertulis dari Anda. Pada pertemuan berikutnya, Anda tinggal memeriksa perbaikan sesuai dengan komentar tadi.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Beri Dia Pujian jika berhasil</strong></span></h3>
<p>Sedikit apapun kemajuan yang dicapai, atau sesalah apapun hasil yang dibuat rekan Anda, jangan langsung memberikan vonis kepada dia.</p>
<p>Puji dulu usaha kerasnya dalam membantu Anda. Setelah itu barulah kita bahas kekeliruan-kekeliruan yang pernah dibuatnya. Jangan ragu untuk memberikan pujian kepada rekan kerja Anda karena itu dapat memberikan semangat yang ekstra untuk mereka.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/belajar-untuk-berbagi-pekerjaan/">Belajar untuk Berbagi Pekerjaan dengan Adil dan Bijaksana</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/belajar-untuk-berbagi-pekerjaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Cepat dan Tepat Menjadi Karyawan Idaman &#8211; Inafina.com</title>
		<link>https://inafina.com/cara-cepat-dan-tepat-menjadi-karyawan-idaman/</link>
					<comments>https://inafina.com/cara-cepat-dan-tepat-menjadi-karyawan-idaman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2015 09:29:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepemimpinan dan Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[bekerja keras]]></category>
		<category><![CDATA[berkerja cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[jujur dalam bekerja]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan idaman]]></category>
		<category><![CDATA[keterampilan interpersonal]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[meningkatkan karir]]></category>
		<category><![CDATA[rekan kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=214</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cara Cepat dan Tepat Menjadi Karyawan Idaman. Ada sebagian orang yang akan mengatakan, apakah Anda mau menjadi karyawan yang bekerja keras atau bekerja cerdas? Ataukah menjadi dua-duanya. Jawaban sepenuhnya ada ditangan Anda. Namun sebelum Anda menjawab semuanya, apakah Anda sering mengecewakan atasan Anda? Suka menghindari tanggung jawab? Tingginya ketidakdisiplinan kerja Anda? Suka menunjukkan kekesalan kepada &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/cara-cepat-dan-tepat-menjadi-karyawan-idaman/">Cara Cepat dan Tepat Menjadi Karyawan Idaman &#8211; Inafina.com</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_215" aria-describedby="caption-attachment-215" style="width: 620px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-215"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-215" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/cara-karyawan-idaman-inafina.jpg" alt="Cara Cepat dan Tepat Menjadi Karyawan Idaman - inafina.com" width="620" height="349" /></a><figcaption id="caption-attachment-215" class="wp-caption-text">Cara Cepat dan Tepat Menjadi Karyawan Idaman &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><strong><span style="color: #000000;">Cara Cepat dan Tepat Menjadi Karyawan Idaman.</span> </strong>Ada sebagian orang yang akan mengatakan, apakah Anda mau menjadi karyawan yang bekerja keras atau bekerja cerdas? Ataukah menjadi dua-duanya. Jawaban sepenuhnya ada ditangan Anda.</p>
<p>Namun sebelum Anda menjawab semuanya, apakah Anda sering mengecewakan atasan Anda? Suka menghindari tanggung jawab?</p>
<p>Tingginya ketidakdisiplinan kerja Anda? Suka menunjukkan kekesalan kepada atasan Anda? Dan segala sesuatu yang menyebabkan atasan Anda menjadi kesal dengan kehadiranmu.</p>
<p>Apakah Anda pernah meminta maaf kepada atasanmu jika ternyata Anda melakukan kesalahan? Dan akan berupaya memperbaiki kesalahan itu.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Cara Cepat dan Tepat Menjadi Karyawan Idaman</strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1956 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/pencapaian-kerja-yang-pernah-dicapai-scaled.jpg" alt="pencapaian kerja yang pernah dicapai" width="1707" height="2560" /></p>
<p>Di artikel cara cepat dan tepat menjadi karyawan idaman, kami akan memberikan kepada Anda beberapa tips yang cukup ampuh untuk meningkatkan karir Anda di perusahaan.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Berdisiplin sesuai dengan aturan yang berlaku dalam perusahaan</strong></span></h3>
<p>Tidak ada alasan atasan Anda merasa benci kalau Anda berdisiplin tinggi. Semakin tinggi derajat kedisiplinan seharusnya semakin tinggi pula derajat kepuasan atasan Anda.</p>
<p>Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan disiplin diri :</p>
<ol>
<li>Buatlah tujuan jangka pendek dan jangka panjang yang ingin Anda capai dalam sejarah karir Anda.</li>
<li>Buatlah target yang ingin Anda raih dalam karir Anda.</li>
<li>Buat urutan prioritas pekerjaan Anda.</li>
<li>Buat jadwal kegiatan rutin.</li>
<li>Pelajari aturan perusahaan dengan baik, jika Anda kurang mengerti sebaiknya tanyakan kepada atasan Anda.</li>
<li>Berusahalah untuk senantiasa disiplin dengan program kegiatan yang sudah dibuat oleh perusahaan. Sekali Anda tidak disiplin akan sulit bagi Anda untuk kembali melakukannya.</li>
</ol>
<p>Sebelum Anda bisa berdisiplin dengan peraturan perusahaan, Anda bisa memulai berdisiplin terhadap diri sendiri.</p>
<p>Ada empat hal yang harus kita perhatikan untuk melakukan pengembangan diri secara disiplin sehingga dapat membangkitkan potensi dahsyat yang kita miliki. Keempat hal tersebut adalah :</p>
<ul>
<li><em>Start with yourself</em>. Mulai dari diri sendiri</li>
<li><em>Start early.</em> Mulai sesegera mungkin, jangan suka menunda</li>
<li><em>Start small.</em> Lakukan sedikit demi sedikit</li>
<li><em>Start now</em>. Lakukan sekarang juga</li>
</ul>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Bekerja keras dan cerdas</strong></span></h3>
<p>Pada sebagian orang ada yang tidak dapat diberi motivasi untuk melakukan pekerjaan bukan sekadar tapi juga cerdas, mereka tidak dapt melakukan pekerjaan dengan lebih baik dan menjangkau hasil dari yang minimal, apapun pekerjaan itu.</p>
<p>Saya sendiri mengenal banyak karyawan yang pasrah menerima hasil rata-rata atau bahkan hasil yang minimal, hanya karena mengilhami dan memotivasi diri untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan.</p>
<p>Padahal saya yakin, jika Anda dapat menggunakan <a href="https://glints.com/id/lowongan/kerja-keras-atau-kerja-cerdas/#.YoRu-NhBxPY" target="_blank" rel="noopener noreferrer">teknik-teknik bekerja keras dan juga cerdas</a> maka Anda akan mendapatkan hasil yang maksimal. Dan beberapa manfaat akan Anda peroleh, yaitu :</p>
<ol>
<li>Anda akan mencapai hasil yang maksimal dari pekerjaan Anda.</li>
<li>Anda akan mencapai prestasi berkesinambungan setiap saat.</li>
<li>Anda akan mencapai sukses lebih cepat.</li>
<li>Anda akan memuaskan perusahaan.</li>
</ol>
<p>Selain itu, tentu saja atasan Anda akan puas dengan kinerja Anda karena Anda dinilai produktif dengan posisi yang Anda emban, serta kreatifitas Anda terus berkembang dan ini menguntungkan perusahaan.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Berperilaku jujur dalam bekerja</strong></span></h3>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1957 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/contoh-achievement-dalam-pekerjaan-scaled.jpg" alt="contoh achievement dalam pekerjaan" width="1707" height="2560" /></p>
<p>Anda tidak dapat melipatgandakan kekayaan Anda dengan menggunakan fasilitas perusahaan.</p>
<p>Dengan gaya hidup Anda yang lebih besar pasak dari pada tiang membuat Anda harus menghalalkan segala cara demi memenuhi kebutuhan Anda, akhirnya Andapun menggunakan fasilitas kantor yang Anda miliki untuk kepentingan pribadi.</p>
<p>Kejujuran merupakan kebutuhan manusia. Dia tidak pernah menggunakan kedudukan eksekutif atau manajemen untuk kepentingan pribadi.</p>
<p>Sehingga dia tidak pernah khawatir ketika seorang akuntan meneliti catatan atau memeriksa persediaan uang kas yang berada di bawah manajemennya, atau ketika seseorang penjaga keamanan membuka kopor atau bagasi mobilnya, atau hal-hal lain yang serupa.</p>
<p>Dan dia bisa tidur kapan saja tanpa bantuan pil tidur. Pendeknya, dia dapat hidup tenang dengan kejujuran.</p>
<p>Beberapa manfaat yang bisa Anda ambil dari kejujuran Anda adalah :</p>
<ol>
<li>Anda akan hidup tenang.</li>
<li>Rekan kerja Anda akan mempercayai Anda.</li>
<li>Anda akan mendapatkan penghargaan dan rasa hormat dari siapapun.</li>
<li>Anda akan menjadi teladan yang baik bagi siapapun.</li>
</ol>
<p>Anda dikatakan tidak jujur jika :</p>
<ol>
<li>Anda mengambil pulpen milik perusahaan untuk keperluan adik Anda yang masih SMA.</li>
<li>Anda menggunakan kendaraan kantor ke tempat yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan namun meminta biaya transportasi ke perusahaan.</li>
<li>Anda menggunakan komputer perusahaan untuk mengetik lamaran pekerjaan ke perusahaan lain.</li>
</ol>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Berkomunikasi aktif dengan atasan dan sesama rekan kerja</strong></span></h3>
<p>Komunikasi adalah sesuatu yang penting dalam kehidupan manusia sebab komunikasilah yang membuat satu orang dengan lainnya memahami apa yang diinginkan mereka.</p>
<p>Namun, komunikasi antara Anda dengan orang lain bisa jadi berbeda tergantung dengan siapa Anda berbicara. Cara berkomunikasi Anda dengan atasan tentu berbeda dengan cara Anda berkomunikasi dengan sesama rekan kerja.</p>
<p>Berkomunikasilah dengan atasan Anda sebaiknya dengan bahasa yang lebih formal dibanding komunikasi Anda dengan sesama rekan kerja. Apa yang Anda komunikasikan dengan atasan Anda bisa mencakup hal berikut :</p>
<ol>
<li>Informasi yang secara langsung melayani tugas-tugas pembuatan keputusan atasan Anda.</li>
<li>Ide-ide mengenai proyek-proyek spesifik.</li>
<li>Keluhan-keluhan dan masalah-masalah penting yang akan menguntungkan dari perhatian atasan Anda.</li>
<li>Usulan-usulan yang dipikirkan dengan baik untuk memperbaiki prosedur-prosedur.</li>
<li>Informasi laporan yang mapan.</li>
</ol>
<p>Hindarilah berkomunikasi tentang persoalan-persoalan lain yang tidak mempengaruhi kinerja Anda, seperti hubungan pribadi Anda.</p>
<p>Jika Anda berkomunikasi dengan rekan kerja Anda bisa menggunakan bahasa yang lebih akrab namun tetap sopan. Beberapa tips berkomunikasi dengan sesama rekan kerja sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Pahami karakter masing-masing rekan kerja agar tidak terjadi kesalahanpahaman dalam berkomunikasi.</li>
<li>Jangan mengkhianati kepercayaan atau membuat rekan kerja Anda tidak menyukai Anda karena sikap arogansi Anda.</li>
<li>Jika Anda ingin meminta bantuan mereka, awali permintaan Anda dengan kata “tolong”.</li>
<li>Jika Anda melakukan kesalahan jangan sungkan untuk meminta maaf.</li>
<li>Temukan persoalan yang dihadapi Anda dan rekan kerja kemudian temukan solusi bersama melalui musyawarah.</li>
<li>Terima masukan atau pendapat dari rekan kerja.</li>
<li>Bersedialah membagi informasi mengenai pekerjaan yang dilakukan bersama.</li>
<li>Berikanlah kontribusi yang solid dan produktif untuk proyek-proyek kelompok.</li>
<li>Bantulan rekan kerja Anda.</li>
</ol>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Menjadi <em>teamwork</em> yang handal</strong></span></h3>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1958 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/cara-mengambil-hati-atasan-wanita-scaled.jpg" alt="cara mengambil hati atasan wanita" width="1709" height="2560" /></p>
<p>Mengerjakan pekerjaan dalam tim jauh lebih mudah dibandingkan Anda mengerjakannya sendirian.</p>
<p>Karena itulah biasanya tim bekerja dalam satu ruangan yang sama hingga pekerjaan yang sama. Misalnya saja, tim <em>sales</em>.</p>
<p>Maka keseluruhan tim bertugas untuk menjual suatu produk untuk mencapai target yang ditetapkan perusahaan.</p>
<p>Walau begitu ada juga seseorang yang menjadi kepala dari tim tersebut atau disebut pemimpin tim.</p>
<p>Ketika Anda bekerja dalam satu tim maka akan muncul dua kewajiban yaitu adanya tugas yang harus Anda selesaikan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pekerjaan tim.</p>
<p>Kedua hal ini menjadi perhatian tim karena berkaitan dengan pencapaian target yang akan dicapai oleh tim.</p>
<p>Ada dua keterampilan utama yang harus Anda miliki sebagai anggota <em>teamwork</em>,  yaitu :</p>
<ol>
<li>Keterampilan managerial <em>(Managerial Skills)</em>, meliputi kemampuan dalam membuat rencana kerja, menentukan tujuan, memantau kinerja, memonitor perkembangan dan memastikan pekerjaan telah dilakukan secara benar, dan lain-lain.</li>
<li>Keterampilan interpersonal <em>(Interpersonal Skills)</em>, termasuk kemampuan berkomunikasi, saling menghargai pendapat orang lain dan kemampuan menjalin hubungan interpersonal dengan orang lain.</li>
</ol>
<p>Demikian adalah beberapa tips singkat yang bisa dilakukan oleh para karyawan agar menjadi idaman di kantor, mungkin akan terlihat sulit dilakukan namun Anda bisa mengimplementasikannya secara bertahap dan terus-menerus hingga menjadi kebiasaan baik bagi Anda.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/cara-cepat-dan-tepat-menjadi-karyawan-idaman/">Cara Cepat dan Tepat Menjadi Karyawan Idaman &#8211; Inafina.com</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/cara-cepat-dan-tepat-menjadi-karyawan-idaman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
