<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>produk keuangan Archives - inafina.com</title>
	<atom:link href="https://inafina.com/tag/produk-keuangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://inafina.com/tag/produk-keuangan/</link>
	<description>Situs Pinjaman Uang Terbaik</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 May 2023 03:40:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.1</generator>

<image>
	<url>https://inafina.com/wp-content/uploads/2017/04/inafina-1-150x150.png</url>
	<title>produk keuangan Archives - inafina.com</title>
	<link>https://inafina.com/tag/produk-keuangan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pinjaman Kredit Inafina dan Segala Kemudahannya</title>
		<link>https://inafina.com/pinjaman-kredit/</link>
					<comments>https://inafina.com/pinjaman-kredit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Apr 2019 12:01:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pinjaman & Kredit]]></category>
		<category><![CDATA[kredit]]></category>
		<category><![CDATA[pinjaman]]></category>
		<category><![CDATA[pinjaman cepat cair]]></category>
		<category><![CDATA[pinjaman online]]></category>
		<category><![CDATA[produk keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/?p=1024</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apa itu pinjaman kredit? Apakah kalian sudah mengetahuinya atau belum? Jika sudah, mungkin Anda selaku calon nasabah sudah pernah mengajukan atau menerima pinjaman semacam itu oleh pihak yang mampu memberikannya. Pihak yang dimaksud adalah bank, koperasi, atau lembaga keuangan yang mempunyai produk memberikan pinjaman uang tunai kepada masyarakat umum. Dari sini saja, bisa diketahui secara &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/pinjaman-kredit/">Pinjaman Kredit Inafina dan Segala Kemudahannya</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-1027 aligncenter" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/04/Pinjaman-kredit.jpg" alt="Pinjaman kredit" width="1000" height="667" /></p>
<p>Apa itu <strong>pinjaman kredit</strong>? Apakah kalian sudah mengetahuinya atau belum? Jika sudah, mungkin Anda selaku calon nasabah sudah pernah mengajukan atau menerima pinjaman semacam itu oleh pihak yang mampu memberikannya.</p>
<p>Pihak yang dimaksud adalah bank, koperasi, atau lembaga keuangan yang mempunyai produk memberikan pinjaman uang tunai kepada masyarakat umum.</p>
<p>Dari sini saja, bisa diketahui secara awam mengenai jenis pinjaman yang satu ini. Dimana tidak sedikit orang sekarang tidak mempunyai uang cadangan akibat pengaturan uang buruk.</p>
<p>Selanjutnya, uang tunai yang didapatkan dari meminjam bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Misalnya, memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, berbisnis, membayar hutang, dan lain sebagainya.</p>
<p>Apapun alasan dan kebutuhannya, silakan saja ajukan <em>loan</em>. Namun demikian, Anda dituntut untuk bisa lebih cerdas dan bijaksana dalam mengatur keuangan.</p>
<p>Khususnya mengatur dana pinjaman, karena kalau debitur meminta dana maksimal padahal yang dibutuhkan hanya 50% saja. Ada kemungkinan uang tersebut dimanfaatkan untuk hal lain entah menabung (+) atau berbelanja barang mahal (-).</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-1037 size-full" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/04/kredit-tanpa-agunan-bni.jpg" alt="pengajuan tanpa agunan bni" width="1000" height="667" /></p>
<p>Anda mungkin salah satu orang yang sekarang sangat membutuhkan uang tunai untuk keperluan mendesak.</p>
<p>Cadangan uang di tabungan sudah hampir habis dan menyisakan sedikit rupiah saja. Sementara itu, nasabah tak mempunyai keluarga atau orang dekat yang mau dan mampu memberikan pinjaman uang dengan nominal seperti yang diinginkan.</p>
<p>Bisa juga malah malu untuk meminjam ke orangtua karena merasa tidak enak merepotkan.</p>
<p>Untuk menjual aset atau harta pribadi, seperti kendaraan, perhiasan, rumah, atau yang lainnya. Hal tersebut membutuhkan proses cukup lama, sehingga memang tidak bisa diandalkan.</p>
<p>Pasalnya, Anda membutuhkan uangnya dalam waktu cepat karena sifatnya emergency atau darurat.</p>
<p>Lalu, apa yang harus dilakukan jika kondisinya seperti itu? Bila kalian berada dalam posisi dan kondisi semacam itu tak perlu khawatir.</p>
<p>Semua hal dan masalah pasti ada solusinya. Tentu saja harus memilih jalan keluar yang paling bijaksana dan efektif.</p>
<p>Selain itu, solusinya juga tidak merugikan diri sendiri, baik secara finansial atau yang lainnya.</p>
<p>Solusi yang ditawarkan sekaligus direkomendasikan untuk Anda, yaitu mengajukan pinjaman kredit menggunakan jaminan pemrosesan bisa sekitar 1 harian sedangkan mobil 1-2 hari (maksimal) dan sertifikat rumah sekitar 7 hari. Mari kita bahas hal tersebut secara bertahap agar bisa dipahami dengan gamblang.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Pinjaman Kredit</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-1033 size-full" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2019/04/pinjaman-tanpa-agunan-bri.jpg" alt="pengertian pinjaman kredit" width="1000" height="667" /></p>
<p>Pengajuan uang tunai dari orang atau pihak lain yang benar-benar mau dan mampu memberikannya.</p>
<p>Namanya saja pinjaman uang, sehingga harus dikembalikan lagi dengan aturan main yang sudah ditentukan dan disepakati bersama. Contoh mudahnya, seperti Anda berhutang Rp 50 ribu kepada tetangga rumah.</p>
<p>Uang tersebut mau digunakan untuk membeli beras yang nanti akan dimasak menjadi nasi untuk dimakan seluruh anggota keluarga. Setelah menerima uang Rp 50 ribu tersebut, Anda berjanji akan mengembalikannya minggu depan.</p>
<p>Entah pengembaliannya dengan cara cash atau tunai langsung Rp 50 ribu atau dicicil per hari hingga nanti genap nominalnya.</p>
<p>Apapun yang terjadi, debitur harus mengembalikan uang tersebut karena termasuk hutang dan sudah berjanji.</p>
<p>Jika tak mampu mengembalikannya secara tepat waktu, tentu saja ada konsekuensinya yang biasanya sudah dibicarakan panjang lebar di awal.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Baca Juga</span> : <a href="https://inafina.com/dana-tunai/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;">Dana Tunai : Pengertian dan Jenisnya (WAJIB TAHU)</span></a></strong></p>
<p>Itulah contoh sederhana dari proses pinjaman kredit yang bisa nasabah lakukan dan ajukan. Perbedaannya, tentu saja pada nominal uang tunai yang dipinjam. Misalnya, Anda meminjam Rp 10 juta, Rp 25 juta, atau bisa lebih besar lagi nominalnya.</p>
<p>Besar kecilnya nominal uang yang ingin dipinjam sudah seharusnya disesuaikan dengan kebutuhan Anda sendiri. Jadi, semua harus direncanakan dan diperhitungkan secara matang sebelum nanti benar-benar mengajukan pinjamannya.</p>
<p>Jika masih merasa belum mantap dan bingung, jangan pernah ragu untuk bertanya serta mengkonsultasikannya kepada pihak atau orang yang kompeten di bidang ini.</p>
<p>Faktor gagalnya uang cair adalah pihak istri/suami/orangtua tidak setuju. Maka dari itu alangkah baiknya rundingkan terlebih dahulu.</p>
<p>Informasi yang didapatkan harus lengkap, jelas, dan valid. Jangan menerima informasi setengah-setengah yang malahan membuat Anda semakin bingung.</p>
<p>Maka dari itu, segera hubungi pihak pemberi pinjaman kredit yang terbaik dan terpercaya. Mereka bukan hanya memberikan informasi yang jelas dan bermanfaat saja.</p>
<p><strong><span style="color: #000000;">Berikut akan kami paparkan beberapa penjelasan mengenai mudahnya transaksi di Inafina</span></strong></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-1029 size-full" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/04/pinjaman-kta-tanpa-kartu-kredit.jpg" alt="kemudahan pengajuan di inafina" width="1000" height="667" /></p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Pertama</strong></span>, proses pengajuan pinjaman kredit dengan agunan proses tidak bertele-tele (bagi yang koperatif).</p>
<p>Hal itu dikarenakan sumber daya manusia yang dimiliki sudah berpengalaman dan profesional, sehingga lebih cepat dalam bekerja serta hasilnya tidak mengecewakan.</p>
<p>Tidak menutup kemungkinan di luar sana ada oknum-oknum yang menawarkan pinjaman tunai dengan syarat super mudah dan terkesan tidak masuk akal.</p>
<p>Syarat-syarat tersebut tentu saja menjebak nasabah atau konsumen yang mengajukannya. Ditambah janji manis tanpa survey dan tanpa bunga sama, plafon besar. Yakin aman?</p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Kedua</strong></span>, sudah sesuai kriteria da berkas lengkap pemrosesan bisa 1 hari. jadi bagi anda yang sedang mencari modal untuk memperluas bisnisnya bisa silahkan hubungi kami saat ini juga.</p>
<p>Tapi anggapan rumit yang sudah tertanam di pikiran mereka sehingga menghambat pemrosesan. Alhasil langkah yang diambil malah meminjam ke pihak rentenir atau lintah darat.</p>
<p>Bukan tidak mungkin mereka yang mengajukan pinjaman ke rentenir memang berurusan dengan pilihan hidup dan mati, sehingga sangat membutuhkan uang tunai untuk digunakan dalam tujuan tertentu.</p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Ketiga</strong></span>, nominal uang yang bervariasi dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Sebagai contoh, nasabah membutuhkan uang untuk biaya berobat anggota keluarga yang sedang sakit parah. Diperkirakan biayanya hingga puluhan juta, sehingga mau tidak mau harus meminjamnya kepada pihak lain.</p>
<p>Pasalnya, Anda tak memiliki uang puluhan juta yang tersimpan di tabungan. Jika kondisinya seperti itu, silakan menghubungi dan mengajukan pinjaman kredit kepada pihak yang terpercaya karena dipastikan mampu memenuhi jumlah nominal uang yang Anda butuhkan.</p>
<p>Gadai BPKB Mobil dan Sertifikat di Inafina mempunyai plafon sangat besar dibandingkan motor kalau uang tersebut memang untuk pendidikan anak/umroh. Silakan Anda buktikan sendiri.</p>
<p><strong><span style="color: #000000;">Keempat</span></strong>, bunga pinjaman bersaing. Inilah yang ditunggu oleh banyak orang terutama yang mau mengajukan pinjaman. Dimana pinjaman itu nantinya akan dikembalikan dengan tambahan bunga atau istilah lainnya.</p>
<p>Itulah beberapa penawaran terbaik yang bisa nasabah dapatkan dari pemberi pinjaman tunai terpercaya. Sekali lagi, jangan sampai salah memilih dan melangkah.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-1031 size-full" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/04/pinjaman-tanpa-jaminan-dan-kartu-kredit-proses-cepat.jpg" alt="pengajuan tanpa jaminan dan kartu kredit proses cepat" width="1000" height="667" /></p>
<p>Pastikan calon nasabah merencanakan dan mempertimbangkan semuanya dengan matang, sebelum benar-benar mengajukan pinjamannya nanti.</p>
<p>Selain itu, bijaksanalah dalam mengelola uang hasil pinjaman tersebut. Sekarang, Anda sekalian sudah lebih mengenal tentang pinjaman kredit beserta pihak yang memberikannya dengan kriteria terbaik dan terpercaya. Mau tahu jenis-jenis kredit dan pembiayaan apa saja? simak <a href="https://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/Category/43" target="_blank" rel="noopener noreferrer">selengkapnya</a>.</p>
<p>Pasalnya, hanya yang terpercaya saja mampu memberikan pinjaman uang beserta tawaran-tawaran menarik lainnya. Semoga tulisan ini bermanfaat dan semoga sukses selalu untuk para pembaca.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/pinjaman-kredit/">Pinjaman Kredit Inafina dan Segala Kemudahannya</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/pinjaman-kredit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Tempat Untuk Menggerakkan Uang Anda &#8211; Inafina.com</title>
		<link>https://inafina.com/dua-tempat-untuk-menggerakkan-uang-anda/</link>
					<comments>https://inafina.com/dua-tempat-untuk-menggerakkan-uang-anda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2015 12:46:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis dan Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[aset yang disewakan]]></category>
		<category><![CDATA[emas]]></category>
		<category><![CDATA[inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen investasi]]></category>
		<category><![CDATA[produk keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan dan deposito]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=107</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di artikel “dua tempat untuk menggerakkan uang anda”, kali ini saya akan menjelaskan dua tempat yang disarankan untuk menggerakkan uang Anda, yaitu : Produk Keuangan Aset yang disewakan Mari kita Bahas. Dua Tempat untuk Menggerakkan Uang Anda Produk Keuangan Anda mungkin sudah memasukkan uang Anda ke deposito. Dan mungkin deposito inilah produk keuangan yang paling &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/dua-tempat-untuk-menggerakkan-uang-anda/">Dua Tempat Untuk Menggerakkan Uang Anda &#8211; Inafina.com</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_108" aria-describedby="caption-attachment-108" style="width: 354px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-108 size-full" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/inafina-gerakkan-uang-anda.png" alt="Dua Tempat Untuk Menggerakkan Uang Anda - inafina.com" width="354" height="354" /></a><figcaption id="caption-attachment-108" class="wp-caption-text">Dua Tempat Untuk Menggerakkan Uang Anda &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p>Di artikel “dua tempat untuk menggerakkan uang anda”, kali ini saya akan menjelaskan dua tempat yang disarankan untuk menggerakkan uang Anda, yaitu :</p>
<ol>
<li>Produk Keuangan</li>
<li>Aset yang disewakan</li>
</ol>
<p>Mari kita Bahas.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Dua Tempat untuk Menggerakkan Uang Anda</strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1888 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/jika-kita-punya-uang-lebih-sebaiknya-scaled.jpg" alt="jika kita punya uang lebih sebaiknya" width="2560" height="1707" /></p>
<ol>
<li>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Produk Keuangan</strong></span></h3>
</li>
</ol>
<p>Anda mungkin sudah memasukkan uang Anda ke deposito. Dan mungkin deposito inilah produk keuangan yang paling serius pertama yang Anda miliki sekarang selain tabungan.</p>
<p>Tabungan pun mungkin Anda ambil terus uangnya. Jadi, yang benar-benar untuk investasi adalah deposito.</p>
<p style="text-align: center;">(<strong>Baca juga</strong>: <span style="color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff;" href="https://inafina.com/gadai-bpkb-motor/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Gadai BPKB Motor 1 Jam Cair</strong></a></span>)</p>
<p>Sekarang, kenapa Anda tidak coba untuk menaruh uang Anda ke tempat lain? Bukan berarti deposito tidak bagus.</p>
<p>Saya malah menyarankan Anda untuk lebih dahulu memiliki deposito sebagai produk investasi yang standar sebelum memiliki produk investasi lain. Cuma, kalau disuruh berhadapan dengan angka inflasi, Anda akan terdiam dan berpikir lagi.</p>
<p>Lalu yang jadi pertanyaan adalah produk apa yang bisa kita pilih selain deposito? Ada empat produk yang mungkin bisa Anda pertimbangkan.</p>
<p>Empat produk ini saya pilih melihat bahwa sebagai seorang pengusaha, Anda pasti banyak mencurahkan waktu ke usaha Anda sehingga produk investasi yang bisa dipilih sebaiknya adalah produk yang hasilnya tidak terlalu tinggi, tapi juga tidak terlalu rendah.</p>
<p>Maklum, sebagai pengusaha, Anda tentu tidak bisa memantau pergerakan investasi Anda secara terus-menerus, beda dengan karyawan yang mungkin memiliki waktu lebih banyak untuk terus melakukan monitoring investasinya.</p>
<p>Berikut adalah empat produk keuangan yang bisa Anda coba :</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Reksadana</strong></span></h4>
<p>Pertama, saya sarankan Anda untuk masuk ke produk reksadana. Reksadana (selanjutnya kita singkat RD) adalah salah satu produk investasi, disini uang yang Anda investasikan dikelola oleh sebuah perusahaan Manajemen Investasi dengan cara memasukannya ke produk-produk investasi yang dianggap bisa memberikan keuntungan.</p>
<p>Ada empat macam reksadana, yaitu :</p>
<ul>
<li>Reksadana pasar uang</li>
<li>Reksadana pendapatan tetap</li>
<li>Reksadana campuran</li>
<li>Reksadana saham</li>
</ul>
<p>Sebagai start awal, Anda bisa memilih reksadana pendapatan tetap. Reksadana ini kebanyakan berinvestasi ke surat utang berupa obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah, BUMN, dan perusahaan swasta. Hasil yang didapat biasanya bisa diatas suku bunga deposito.</p>
<p>Berinvestasi ke produk ini sangat penting karena sebagai pemilik bisnis, seperti yang saya bilang, biasanya Anda jarang berani berinvestasi ke produk keuangan.</p>
<p>Mungkin hanya ke deposito. Jadi masuk ke RD pendapatan tetap merupakan langkah awal untuk mencoba investasi di tempat lain yang hasilnya diharapkan lebih tinggi dari deposito.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Unit Link</strong></span></h4>
<p>Sebagai alternatif, Anda juga bisa memilih Unit Link. Unit Link ini sebenarnya mirip dengan Reksadana, hanya saja disini Anda mendapatkan proteksi.</p>
<p>Gambarannya seperti ini. Anda menyetorkan uang sebesar 500 ribu per bulan. Jumlah itu, selama beberapa tahun pertama akan dibagi dua.</p>
<p>Katakan dibagi 50 : 50, yang 50 pertama itu akan disetorkan ke perusahaan asuransi untuk membayari asuransi Anda, sementara yang 50 kedua akan dibayarkan ke perusahaan Manajemen Investasi untuk diinvestasikan, bisa ke produk pasar uang, pendapatan tetap, campuran atau saham.</p>
<p>Setelah beberapa tahun, mungkin saja uang Anda tidak lagi dibagi 50 : 50, tapi 100 persen untuk diinvestasikan ke Manajer Investasi.</p>
<p>Kalau suatu saat Anda mengalami resiko seperti kematian, Anda akan mendapatkan uang pertanggungan di luar investasi Anda dengan perusahaan Manajemen Investasi.</p>
<p>Unit link bisa dipilih kalau Anda ingin mengombinasikan investasi Anda dengan asuransi jiwa. Yang menerbitkan unit link adalah perusahaan asuransi jiwa, yang bekerjasama dengan perusahaan Manajemen Investasi untuk menginvestasikan uang Anda.</p>
<p>Sama seperti pada reksadana, sebagai langkah awal saya menyarankan Anda untuk memilih unit link pendapatan tetap. Hasilnya, diharapkan bisa lebih tinggi daripada bunga deposito.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Properti</strong></span></h4>
<p>Kalau uang Anda cukup, properti bisa jadi merupakan salah satu alternatif yang bisa Anda pilih. Jangan lupa bahwa hukum dasar properti dimanapun sama.</p>
<p>Ketika Anda membeli properti, harganya di masa depan diharapkan akan naik, karena jumlah penduduk meningkat sementara <em>space</em> untuk tinggal tidak mungkin bertambah.</p>
<p>Berapa hasil yang bisa diharapkan dari properti? Tergantung pada properti macam apa yang Anda pilih.</p>
<p>Ada rumah tinggal, ada apartemen, bahkan mungkin ruko. Akan tetapi, disini yang kita bicarakan tentunya adalah keuntungan yang akan Anda dapatkan ketika Anda menjual properti tersebut kelak, bertahun-tahun setelah Anda membelinya sekarang.</p>
<p>Sampai saat ini, rumah tinggal menjadi favorit utama pemburu investasi di bidang properti. Harga properti juga bervariasi, mulai dari rumah tinggal yang petak, rumah tinggal untuk keluarga muda, sampai rumah tinggal yang cukup besar ukurannya.</p>
<p>Jangan lupa bahwa dari tahun ke tahun banyak pengembang yang semakin tahu bagaimana caranya menarik minat pembeli.</p>
<p>Salah satu diantaranya adalah uang muka yang bisa dicicil, suku bunga ringan untuk tahun pertama, bahkan sering kali ada yang tanpa uang muka sama sekali.</p>
<p>Walaupun memang tidak ada sesuatu yang sifatnya gratisan di dunia ini, karena pasti si pengembang mungkin akan mendapatkan untung dari pos yang lain, tapi paling tidak, ini cukup menguntungkan buat Anda sebagai konsumen asal Anda tahu bagaimana cara memanfaatkannya dan hati-hati dalam memilih tawaran yang diberikan.</p>
<p>Apakah harga properti bisa turun? Tentu saja bisa. Cuma, dari yang selama ini kita lihat, turunnya harga properti sering kali disebabkan oleh hal-hal yang, kalau dalam bahasa inggris disebut <em>silly.</em></p>
<p>Apakah saja itu? Beberapa diantaranya, salah pilih lokasi, tidak bebas banjir, ada hantunya, atau mungkin rawan kena gusur untuk pelebaran jalan, atau bisa saja ketika menjualnya si pemilik properti sedang BU (butuh uang) sehingga terpaksa menjual dengan harga murah.</p>
<p>Tidak ada dari alasan-alasan itu yang berhubungan dengan makin tingginya jumlah penduduk dibandingkan dengan <em>space</em> yang tersedia di negeri ini. Jadi tentu saja, secara jangka panjang, kita harapkan bahwa harga properti yang Anda beli akan naik.</p>
<p>Dan, properti inilah yang bisa menjadi salah satu alternatif Anda dalam mengembangkan uang yang didapatkan dari pembagian laba sebagai seorang pemilik bisnis.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Emas</strong></span></h4>
<p>Disini kita tidak bicara tentang emas perhiasan, tapi tentang emas batangan atau koin. Jangan lupa, tidak seperti uang rupiah yang tidak selalu diterima dimana-mana, emas merupakan alat tukar yang bisa diterima di hampir semua tempat di dunia.</p>
<p>Emas bukan hanya bagus untuk investasi, namun bisa juga untuk proteksi kalau terjadi sejumlah resiko pada keadaan ekonomi kita karena nilai emas pada umumnya naik bila terjadi satu dari tiga kondisi berikut.</p>
<ul>
<li><span style="color: #000000;"><strong>Inflasi</strong></span></li>
</ul>
<p>Dimana-mana, semakin tinggi inflasi, semakin besar juga kecenderungan orang untuk membelanjakan uang tunainya, apalagi untuk dibelikan <em>hard asset</em>, seperti emas atau properti. Sebagai contoh, katakan Anda punya uang sebesar 100 juta, Anda ingin membeli rumah yang kebetulan berharga sama.</p>
<p>Nah, Anda mendengar bahwa bulan kemarin dan bulan ini serta bulan depan diperkirakan akan ada inflasi, harga rumah Anda nanti bisa jadi naik menjadi 105 juta. Apa yang Anda lakukan?</p>
<p>Beli, Anda tahu bahwa ketika harga rumah naik, uang tunai Anda tidak ikut bertambah. Semakin tinggi inflasi, semakin tinggi pula biasanya permintaan orang akan <em>hard asset</em>, termasuk emas.</p>
<p>Harapannya, jika Anda membeli emas sekarang, lalu terjadi inflasi, apalagi inflasi yang tinggi, emas Anda akan ikut naik karena permintaan dalam negeri terhadap emas akan meningkat.</p>
<ul>
<li><span style="color: #000000;"><strong>Kenaikan harga dollar</strong></span></li>
</ul>
<p>Kenapa harga emas bisa naik kalau terjadi kenaikan harga dollar? Jangan lupa, sama seperti dollar yang diterima dimana-mana, emas adalah alat tukar yang juga bisa ditukar dimanapun di seluruh dunia.</p>
<p>Selain karena dipengaruhi oleh permintaan, harga emas juga ditentukan di negara lain yang tidak memiliki mata uang rupiah. Wajar saja ketika harga dollar naik, harga emas juga cenderung naik.</p>
<ul>
<li><span style="color: #000000;"><strong>Perang atau kerusuhan yang berifat nasional</strong></span></li>
</ul>
<p>Ketika terjadi perang atau kerusuhan yang bersifat nasional, bank-bank mungkin tutup. Pemerintahan mungkin lumpuh.</p>
<p>Uang rupiah menjadi sulit didapat. Namun dalam hal ini, karena emas diterima dimanapun di seluruh dunia, harga emas akan meningkat karena emas menjadi alternatif alat tukar yang paling dicari pada saat perang atau kerusuhan karena emas dianggap lebih aman.</p>
<p>Sebagai gambaran, coba ambil uang 1000 rupiah dari dompet Anda. Dengan uang itu Anda bisa membelanjakan barang dan jasa seharga 1000 rupiah, lalu sekarang coba robek uang itu menjadi dua. Apakah setengah robekannya bisa dipakai untuk berbelanja? Jawabannya adalah tidak.</p>
<p>Sekarang anggap saja Anda punya emas batangan. Coba potong emas batangan Anda. Apakah setengan potongannya tetap bisa dipakai untuk alat tukar? Jawabannya bisa. Itulah alasannya kenapa emas menjadi alat tukar alternatif yang paling dicari.</p>
<p>Dari ketiga kondisi diatas, yang paling mungkin selalu terjadi adalah nomor satu, yaitu inflasi. Berarti, bisa dipastikan harga emas secara jangka panjang akan naik terus. Bahkan makin tinggi inflasi, makin tinggi juga harga emas.</p>
<p>Ketikan harga emas sudah itulah Anda bisa menjualnya. Itulah sebabnya saya katakan bahwa emas bisa menjadi produk investasi proteksi, yaitu produk investasi yang akan memproteksi Anda dari sejumlah resiko ekonomi di negeri ini.</p>
<ol start="2">
<li>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Aset yang disewakan</strong></span></h2>
</li>
</ol>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1889 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/cara-memutar-uang-agar-beranak-scaled.jpg" alt="cara memutar uang agar beranak" width="2560" height="1749" /></p>
<p>Sekarang, anggap saja Anda sudah punya produk keuangan. Anda sudah punya deposito sebagi produk standar. Punya Reksadana pendapatan tetap. Juga punya unit link pendapatan tetap dan sudah berencana membeli properti dengan rajin melihat iklan di situs properti <a href="https://kandeb.com" target="_blank" rel="noopener noreferrer">kandeb.com</a>.</p>
<p>Sekarang, apakah itu cukup?</p>
<p>Untuk membuat uang Anda berkerja untuk Anda, selain produk keuangan, ada hal lain yang juga saya sarankan untuk anda miliki, yaitu aset yang disewakan.</p>
<p>Aset yang dapat Anda sewakan yaitu rumah, mobil, motor sampai <em>gadget</em> Anda bahkan bisa disewakan.</p>
<p>Satu hal lagi, aset yang Anda sewakan untuk keperluan bisnis biasanya bisa memberikan hasil rupiah yang lebih banyak dibandingkan kalau aset itu Anda sewakan untuk konsumsi.</p>
<p>Sebagai contoh, sebuah rumah seharga 200 juta yang disewakan untuk tempat tinggal (konsumsi) mungkin hanya bisa mendapatkan hasil sewa paling banyak sekitar 15 juta setahun.</p>
<p>Ini sama dengan hasil hasil sewa yang cuma sekitar 0,75% setahun. Namun, coba sewakan tempat itu untuk bisnis, pasti Anda tidak akan mau menyewakan dengan harga 15 juta setahun. Mungkin saja 15 juta (tetap saja kecil, hanya 1,25%).</p>
<p>Lebih kecil dari deposito tapi Anda masih mendapat keuntungan dari kenaikan nilai rumah di masa mendatang.</p>
<p>Sebagai saran, jangan hanya memutar uang Anda ke bisnis. Ketika Anda mendapatkan penghasilan berupa pembagian laba dari bisnis Anda.</p>
<p>Anda juga harus memutar uang itu agar tidak lagi berkerja sendirian untuk medapatkan uang. Yang harus dilakukan untuk mendapatkan uang masuk adalah dengan melakukan kerja tim. Jadi ada dua sumber daya yang sama-sama bekerja di keluarga Anda, yaitu di bisnis plus uang Anda.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/dua-tempat-untuk-menggerakkan-uang-anda/">Dua Tempat Untuk Menggerakkan Uang Anda &#8211; Inafina.com</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/dua-tempat-untuk-menggerakkan-uang-anda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
