<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pelaku pasar Archives - inafina.com</title>
	<atom:link href="https://inafina.com/tag/pelaku-pasar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://inafina.com/tag/pelaku-pasar/</link>
	<description>Situs Pinjaman Uang Terbaik</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 May 2022 04:49:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.1</generator>

<image>
	<url>https://inafina.com/wp-content/uploads/2017/04/inafina-1-150x150.png</url>
	<title>pelaku pasar Archives - inafina.com</title>
	<link>https://inafina.com/tag/pelaku-pasar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menjadi Trader Profesional, Apa saja yang Harus dilakukakan?</title>
		<link>https://inafina.com/menjadi-trader-profesional/</link>
					<comments>https://inafina.com/menjadi-trader-profesional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Dec 2015 09:30:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis dan Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[George soros]]></category>
		<category><![CDATA[menjadi trader]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku pasar]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<category><![CDATA[trader profesional]]></category>
		<category><![CDATA[trader saham]]></category>
		<category><![CDATA[trading]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=76</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menjadi Trader Profesional. Trader profesional tidak selalu benar. Terkadang mereka juga salah dalam memprediksi dan mengalami kerugian. Namun secara probabilitas, frekuensi kegagalan jauh lebih kecil apabila dibandingkan dengan frekuensi keberhasilan. Setiap trader profesional pada awalnya adalah seorang amatir juga. Mereka pernah melewati proses seperti yang Anda alami saat ini. Trader profesional tahu sakitnya mengalami kerugian &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/menjadi-trader-profesional/">Menjadi Trader Profesional, Apa saja yang Harus dilakukakan?</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_77" aria-describedby="caption-attachment-77" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-77 size-full" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/inafina-trader.jpg" alt="Menjadi Trader Profesional - inafina.com" width="750" height="422" /></a><figcaption id="caption-attachment-77" class="wp-caption-text">Menjadi Trader Profesional &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><strong><span style="color: #000000;">Menjadi Trader Profesional</span>.</strong> Trader profesional tidak selalu benar. Terkadang mereka juga salah dalam memprediksi dan mengalami kerugian. Namun secara probabilitas, frekuensi kegagalan jauh lebih kecil apabila dibandingkan dengan frekuensi keberhasilan.</p>
<p>Setiap trader profesional pada awalnya adalah seorang amatir juga. Mereka pernah melewati proses seperti yang Anda alami saat ini.</p>
<p>Trader profesional tahu sakitnya mengalami kerugian besar, kehabisan uang, dan masa <em>downtrend</em> atau <em>bearish</em> yang mencekam, juga kebahagiaan memperoleh keuntungan luar biasa dan mengalami masa-masa uptrend yang indah.</p>
<p>Ketika 90 persen trader gagal, apa yang sebenarnya yang membuat 10 persen yang lainnya berhasil?</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Cara Menjadi Trader Profesional</strong></span></h2>
<p><img decoding="async" class="size-full wp-image-1874 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/cara-jadi-trader-saham-scaled.jpg" alt="cara jadi trader saham" width="1707" height="2560" /></p>
<p>Saya pribadi sebelum mendirikan <a href="https://inafina.com" target="_blank" rel="noopener noreferrer">inafina.com</a> juga adalah seorang trader saham dan pernah merasakan bagaimana darah saya mengalir deras dan berkeringat dingin ketika melihat harga saham meluncur dan kerugian semakin membengkak.</p>
<p>Saya juga pernah merasakan kegembiraan luar biasa ketika transaksi berjalan mulus dan terjebak euforia sehingga akhirnya mengalami kerugian yang cukup dalam.</p>
<p>Apa yang saya lakukan kemudian? Dalam artikel menjadi trader profesional ini kita akan mempelajari beberapa hal yang dilakukan oleh trader profesional untuk menuju kesuksesan.</p>
<p>Dalam aktivitas trading sehari-hari, saya menjumpai banyak sekali analis, pelaku pasar, dan pengamat, baik melalui <a href="https://www.facebook.com/inafinacom/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">facebook</a>, <a href="https://twitter.com/inafinacom" target="_blank" rel="noopener noreferrer">twitter</a>, linkedin, koran, maupun media yang lain.</p>
<p>Setiap pengamat dan pelaku pasar memiliki pandangan dan pendapat masing-masing tentang pergerakan harga pasar atau suatu saham tertentu.</p>
<p>Ketika seorang pengamat melontarkan pendapat atau analisisnya tentang saham tertentu, biasanya setelah itu muncul berbagai respon dari para pelaku pasar dan analis lain.</p>
<p>Ada beberapa rekan yang sangat optimis, ada pula rekan yang sangat pesimis, ada yang mendukung, ada pula yang terang-terangan mengkritik pandangan pengamat tersebut.</p>
<p>Saya pribadi sering menerima masukan dari beberapa rekan trader, analis, pelaku pasar, pengamat, maupun yang lain.</p>
<p>Terkadang mereka memberi pandangan yang berbeda dengan pandangan saya. Ada yang berupa saran yang membangun, ada pula yang berupa kritik yang kurang enak untuk diterima.</p>
<p>Namun bagaimanapun juga, enak atau tidak enak, senang atau tidak senang, semua masukan tersebut merupakan sebuah alarm atau peringatan bagi diri saya, supaya tetap waspada dan dapat terus mengevaluasi kinerja trading saya.</p>
<p>Bahkan tidak jarang, saya mendapat ilmu baru atau nilai tambah dari semua masukan dan evaluasi tersebut. Pada akhirnya, saya juga yang diuntungkan karena bersikap terbuka dan mau mengevaluasi diri.</p>
<p>Namun, sering kali bukan hal seperti itu yang kita lakukan. Terkadang ego kita muncul, sehingga kita menolak menerima masukan dan bahkan tidak mau mengevaluasi kesalahan.</p>
<p>Jika Anda ingin menjadi trader yang berhasil, Anda harus mengembangkan diri Anda, dengan mengevaluasi diri.</p>
<p>Jangan sampai Anda terlambat dan terus membuang uang dalam trading. Jangan pernah terpatok dalam sebuah opini tertentu, bersikaplah fleksibel. Setiap trader sukses menyadari bahwa ia bisa salah sebagaimana halnya ia bisa benar.</p>
<p>Kemampuan belajar, berkembang, dan menjadi seorang pakar dimulai dari kerendahan hati kita dalam mengevaluasi kesalahan dan menerima masukan.</p>
<p>Bila kita tidak berani menghadapi kesalahan yang telah kita lakukan. Kita akan dengan mudah mengulanginya sehingga kesalahan itu akhirnya menjadi sebuah kebiasaan yang mengakar.</p>
<p>Tentunya kita tidak ingin hal itu terjadi. Sebagaimana kebiasaan buruk, kebiasaan baik pun dapat menjadi sangat kuat. Namun untuk mewujudkannya membutuhkan waktu dan usaha untuk mengembangkannya.</p>
<p>George soros berpendapat bahwa entah Anda benar atau salah, itu tidak begitu penting. Hal yang lebih penting untuk dipikirkan adalah hasilnya yaitu keuntungan ketika Anda benar dan kerugian ketika Anda salah.</p>
<p>Tidak penting memperdebatkan analisis mana yang benar, yang lebih penting adalah bagaimana kita mengevaluasi analisis kita pribadi dan membuat analisis atau keputusan yang kita ambil menjadi menguntungkan.</p>
<p>Daripada menggunakan kata “kesalahan”, akan lebih tepat jika kita menggunakan kata “bertanggung jawab”. Berani bertanggung jawab terhadap semua tindakan kita adalah langkah pertama untuk mengembangkan diri.</p>
<p>Harus kita sadari bahwa hasil yang akan muncul nanti merupakan akibat dari keputusan yang kita ambil, dan bukan tanggung jawab orang lain.</p>
<p>Menyalahkan orang lain atau <em>market</em> akan memperlambat proses belajar Anda. Bila Anda mengalami kerugian, itu adalah kesalahan Anda.</p>
<p>Demikian pula ketika Anda memperoleh keuntungan, itu juga merupakan “kesalahan” Anda. Hal itu berarti bahwa, baik ketika Anda rugi maupun untung. Semuanya merupakan tanggung jawab Anda.</p>
<p>Anda akan berkembang dengan cepat ketika mau menerima bahwa Anda adalah satu-satunya orang yang bertanggung jawab terhadap hasil yang Anda terima dan harus berani menghadapi situasi yang ada.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/menjadi-trader-profesional/">Menjadi Trader Profesional, Apa saja yang Harus dilakukakan?</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/menjadi-trader-profesional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Trading Lebih Dalam Agar Tidak Terkecoh!</title>
		<link>https://inafina.com/mengenal-trading-lebih-dalam/</link>
					<comments>https://inafina.com/mengenal-trading-lebih-dalam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2015 10:18:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis dan Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[ellen may]]></category>
		<category><![CDATA[fluktuasi harga]]></category>
		<category><![CDATA[harga saham]]></category>
		<category><![CDATA[komoditas]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku pasar]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<category><![CDATA[trading]]></category>
		<category><![CDATA[trading saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=44</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mengenal Trading Lebih Dalam. Market atau pasar terbentuk selama ada pembeli dan penjual yang mematok harga beli dan harga jual yang berbeda untuk suatu benda. Antara pembeli dan penjual terjadi negosiasi harga sampai pada akhirnya tercapai kesepakatan di antara pembeli dan penjual. Proses tersebut disebut dengan trading. Proses jual beli tersebut membentuk sebuah pasar yang &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/mengenal-trading-lebih-dalam/">Mengenal Trading Lebih Dalam Agar Tidak Terkecoh!</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_56" aria-describedby="caption-attachment-56" style="width: 950px" class="wp-caption alignnone"><a href="http://inafina.com"><img decoding="async" class="wp-image-56 size-full" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/inafina-trading.jpg" alt="inafina.com - mengenal trading lebih dalam" width="950" height="534" /></a><figcaption id="caption-attachment-56" class="wp-caption-text">inafina.com &#8211; mengenal trading lebih dalam</figcaption></figure>
<p><strong>Mengenal Trading Lebih Dalam.</strong> Market atau pasar terbentuk selama ada pembeli dan penjual yang mematok harga beli dan harga jual yang berbeda untuk suatu benda. Antara pembeli dan penjual terjadi negosiasi harga sampai pada akhirnya tercapai kesepakatan di antara pembeli dan penjual.</p>
<p>Proses tersebut disebut dengan trading. Proses jual beli tersebut membentuk sebuah pasar yang likuid atau cair. Semakin ramai sebuah pasar atau semakin tinggi frekuensi beli dan jual, maka sebuah pasar dikatakan semakin likuid atau cair.</p>
<p>Fluktuasi harga yang diciptakan oleh pembeli dan penjual menciptakan pasar. Fluktuasi dan ekspektasi antara harga beli dan harga jual memberi efek emosional yang sangat kuat bagi para pelaku pasar, baik pembeli maupun penjual.</p>
<p>Ketika harga naik, terbentuk kecenderungan untuk serakah bagi para pelaku pasar. Demikian pula ketika harga turun, dapat memicu rasa panik bagi para pelaku pasar.</p>
<p>Emosi yang terbentuk dalam pasar menghasilkan berbagai tindakan yang mengakibatkan terjadinya ketidakpastian dalam pergerakan harga pasar.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Pengertian Trading</strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1868 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/apa-itu-trading-online-scaled.jpg" alt="apa itu trading online" width="2560" height="1703" /></p>
<p>Trading merupakan sebuah bentuk bisnis, yang berupa aktivitas jual beli, layaknya orang berjual-beli di pasar buah atau pasar swalayan.</p>
<p>Jika di pasar buah yang diperjualbelikan berupa buah-buahan, maka dalam trading yang diperjualbelikan adalah saham, mata uang asing, komoditas, dan sebagainya.</p>
<p>Dalam berdagang buah-buahan diperlukan modal untuk membeli buah beserta perlengkapan lain seperti tempat, kulkas, dan kendaraan.</p>
<p>Demikian pula dalam bisnis saham, diperlukan modal berupa uang untuk membeli saham. Dalam bisnis buah, kita akan memilih buah-buah yang baik, manis rasanya, dan tidak busuk.</p>
<h2><span style="color: #000000;">Mengenal Trading Lebih Dalam </span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1869 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2015/12/belajar-trading-scaled.jpg" alt="belajar trading" width="2560" height="1703" /></p>
<p>Demikian pula dalam trading saham, kita harus memilih saham-saham yang berkualitas baik atau likuid untuk diperjualbelikan.</p>
<p>Dalam bisnis buah, berlaku tawar-menawar. Sang penjual dapat menjual buahnya pada saat itu juga, atau tidak menjualnya karena tamak hingga buahnya menjadi layu dan busuk, sampai pada akhirnya ia akan menjual buah busuk tersebut dengan harga murah kepada tukang buah potong.</p>
<p>Demikian pula dalam saham, Anda dapat merealisasikan keuntungan Anda atau bersikap tamak dengan memegang terus saham Anda hingga keuntungan Anda menipis bahkan berbalik menjadi kerugian dan harus <em>cut loss</em> dengan kerugian yang cukup besar.</p>
<p>Jika di pasar sedang musim buah apel, maka harga buah apel menjadi murah karena ketersediaan buah apel lebih banyak daripada permintaan. Sebaliknya, ketika sedang tidak musim buah mangga, harga buah mangga mahal karena permintaan yang jauh lebih besar dibandingkan penawaran.</p>
<p>Demikian pula dalam trading saham, berlaku tawar-menawar harga. Ketika penawaran atau aksi jual beli lebih besar, harga saham A menjadi lebih murah atau turun.</p>
<p>Sebaliknya, ketika lebih banyak orang yang membeli saham B, maka harga saham B akan bergerak naik karena daya beli yang lebih besar daripada penawaran.</p>
<p>Saham, seperti yang telah saya ungkapkan, merupakan <em>share </em>atau bagian kepemilikan sebuah perusahaan, dan semuanya itu telah diatur dalam undang-undang.</p>
<p>Jadi, dengan membeli saham, kita turut membeli suatu bagian dalam sebuah perusahaan. Namun jika kamu  baru mengetahui dunia investasi lebih baik cari <a href="https://www.danafina.com/investasi-pemula-modal-kecil/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">investasi pemula modal kecil</a>.</p>
<p><em>(sumber : ellen may &#8211; smart traders not gamblers)</em></p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/mengenal-trading-lebih-dalam/">Mengenal Trading Lebih Dalam Agar Tidak Terkecoh!</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/mengenal-trading-lebih-dalam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
