<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dunia bisnis Archives - inafina.com</title>
	<atom:link href="https://inafina.com/tag/dunia-bisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://inafina.com/tag/dunia-bisnis/</link>
	<description>Situs Pinjaman Uang Terbaik</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Jan 2023 03:46:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.1</generator>

<image>
	<url>https://inafina.com/wp-content/uploads/2017/04/inafina-1-150x150.png</url>
	<title>dunia bisnis Archives - inafina.com</title>
	<link>https://inafina.com/tag/dunia-bisnis/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cara Menawarkan Bisnis Kepada Orang Lain Secara Efektif</title>
		<link>https://inafina.com/cara-menawarkan-bisnis-kepada-orang-lain/</link>
					<comments>https://inafina.com/cara-menawarkan-bisnis-kepada-orang-lain/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2023 03:44:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis dan Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis pemula]]></category>
		<category><![CDATA[cara berbisnis]]></category>
		<category><![CDATA[dunia bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ide bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[pebisnis dan profesional]]></category>
		<category><![CDATA[pebisnis yang sukses]]></category>
		<category><![CDATA[sistem dalam bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[trik bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://inafina.com/?p=2445</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mau tahu bagaimana cara menawarkan bisnis kepada orang lain? Jika anda sedang merintis bisnis namun susah mendapat sambutan dari calon pelanggan atau klien, tentu kebingungan bagaimana cara menawarkan bisnis kepada orang. Bagi orang yang belum berpengalaman sebenarnya hal yang wajar. Sebab ada beberapa faktor yang menjadi penyebab produk atau bisnis anda tidak terlalu dikenali oleh &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/cara-menawarkan-bisnis-kepada-orang-lain/">Cara Menawarkan Bisnis Kepada Orang Lain Secara Efektif</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-2446 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2023/01/cara-menawarkan-bisnis-pada-orang.png" alt="cara menawarkan bisnis pada orang" width="600" height="400" /></p>
<p>Mau tahu bagaimana cara menawarkan bisnis kepada orang lain? Jika anda sedang merintis bisnis namun susah mendapat sambutan dari calon pelanggan atau klien, tentu kebingungan bagaimana cara menawarkan bisnis kepada orang. Bagi orang yang belum berpengalaman sebenarnya hal yang wajar.</p>
<p>Sebab ada beberapa faktor yang menjadi penyebab produk atau bisnis anda tidak terlalu dikenali oleh orang lain. Salah satunya adalah tidak terlalu mahir ketika menawarkan produk kepada orang lain.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca Juga : <a href="https://inafina.com/kredit-multiguna-yang-bisa-anda-gunakan-sekarang-juga/" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #0000ff;">Kredit Multiguna yang Bisa Anda Gunakan Sekarang Juga</span></a></strong></span></p>
<p>Cukup banyak cara menawarkan bisnis kepada orang lain, salah satu yang paling potensial dilakukan adalah dengan melakukan percakapan sederhana terlebih dahulu. Baru kemudian, mengarah pada bisnis yang sedang anda jalani, sehingga orang lain akan tertarik dengan bisnis yang sedang anda jalankan.</p>
<p>Manajemen percakapan tentu saja harus anda latih dengan benar agar orang lain tertarik dengan produk yang anda jual. Bahkan bukan tidak mungkin kedepannya bisa melakukan Kerjasama sehingga bisnis bisa lebih berkembang lagi.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Pengenalan Produk</strong></span></h2>
<p>Langkah paling pertama ketika akan menawarkan bisnis kepada orang lain sebenarnya lebih kepada tahap persiapan terlebih dahulu, sebelum berhadapan dengan orang lain.</p>
<p>Dengan menguasai produk atau bisnis yang anda jalani, maka akan dengan mudah berkomunikasi mengenai produk tersebut. Lebih jelasnya, simak Langkah persiapan pengenalan produk di bawah ini :</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>1. Kenali Produk atau Bisnis</strong></span></h3>
<p>Orang akan tertarik dengan produk atau bisnis yang anda miliki ketika penjelasan yang anda berikan sangat jelas dan bisa meyakinkan orang lain. Karena anda baru pertama kali terjun ke dunia bisnis, maka pahami terlebih dahulu bagaimana menjadi sales produk sendiri yang baik.</p>
<p>Mengenali produk artinya semua yang berhubungan dengan produk tersebut harus benar-benar dikuasai. Dengan begitu, jika ada pertanyaan dari orang lain akan dengan mudah menjawabnya sehingga orang lain akan cepat tertarik dengan produk anda. Serta bukan tidak mungkin akan melakukan Kerjasama bisnis.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>2. Pelajari Kompetitor</strong></span></h3>
<p>Produk yang anda dagangkan atau bisnis yang anda kembangkan, kemungkinan memiliki kompetitor yang menawarkan produk serupa.</p>
<p>Oleh karena itu, maka yang perlu anda lakukan selanjutnya adalah dengan mempelajari produk dari competitor. Jangan sampai orang lain lebih tertarik dengan produk pesaing karena produk yang anda miliki masih kalah jauh dari produk milik kompetitor.</p>
<p>Salah satu tindakan wajar yang seringkali dilakukan calon konsumen atau orang yang anda tawarkan produk adalah dengan membandingkan produk.</p>
<p>Namun agar anda bisa menangani hal ini, sebaiknya anda miliki data perbandingan terlebih dahulu agar anda bisa meyakinkan kepada orang lain bahwa produk yang anda miliki merupakan produk yang paling unggul.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>3. Riset Segmentasi Pasar</strong></span></h3>
<p>Cara mengenalkan produk selanjutnya yaitu dengan melakukan riset pada segementasi pasar sesuai dengan produk atau bisnis yang anda jalani. Dengan melihat segmentasi pasar, maka penawaran produk yang anda jual akan sampai ke orang yang tepat.</p>
<p>Sebagai contoh jika produk yang ditawarkan khusus untuk segmen usia 30 tahun ke atas, maka jangan sekali-kali menawarkan produk pada kategori usia di bawah 30 tahun. Karena potensi merugi akan lebih terasa dan imbasnya produk anda tidak akan laku sama sekali.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Cara Menawarkan Bisnis Kepada Orang Lain</strong></span></h2>
<p>Jika sudah mempersiapkan beberapa hal di atas, maka anda sudah bisa memulai menawarkan bisnis kepada orang lain. Ingat, bahwa menawarkan bisnis kepada orang lain tidak hanya mengandalkan keunggulan produk saja. Tetapi kekuatan paling utama adalah dengan bersikap sopan dan meyakinkan. Lebih jelasnya, Begini panduannya :</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>1. Harus Percaya Diri</strong></span></h3>
<p>Hal pertama yang harus anda lakukan adalah harus percaya diri. Rasa percaya diri ini harus ditanam terlebih dahulu sejak awal anda mendirikan bisnis, apalagi ditambah dengan sikap tenang ketika sedang berhadapan dengan orang lain. Jangan tergesa-gesa ketika sedang menawarkan produk.</p>
<p>Percaya diri sebenarnya akan timbul ketika anda telah menguasai persiapan awal yang telah dijelaskan di atas. Caranya yaitu harus mengetahui seluk beluk produk, informasi produk dari competitor sehingga memiliki data pembanding, dan segmentasi pasar.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>2. Utarakan Keunggulan Produk </strong></span></h3>
<p>Sangat wajar ketika anda menjajakan produk, maka yang anda diceritakan adalah mengenai keunggulannya. Bukan hal yang berlebihan jika menceritakan keunggulan produk, terlebih memang apa yang diceritakan sesuai dengan manfaat dan keunggulan yang ditawarkan produk anda.</p>
<p>Ketika sedang menawarkan produk, kemudian orang lain bertanya mengenai kekurangan produk, ceritakan seadanya. Akan tetapi jangan dilebih-lebihkan, karena tetap yang namanya memperkenalkan produk pertama kali adalah mengenai keunggulannya.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>3. Berikan Informasi Produk yang Sesuai</strong></span></h3>
<p>Tips lainnya adalah dengan memberikan informasi yang benar kepada orang lain berdasarkan produk yang anda jual. Ingat, jangan pernah menceritakan informasi yang tidak detil mengenai produk anda, bahkan anda menyampaikan informasi yang salah.</p>
<p>Apalagi jika informasi yang disampaikan tentang produk adalah kebohongan, hal ini justru bisa berdampak fatal.</p>
<p>Oleh karena itu, menguasai produk anda merupakan langkah yang tepat ketika mencoba mempromosikan produk anda kepada orang lain, agar terhindar dari asal bicara dan memberikan informasi yang salah.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Teknik Percakapan Yang Tepat</strong></span></h2>
<p>Dari penjelasan di atas, sebenarnya langkah yang tepat selanjutnya adalah melakukan percakapan yang mampu membuat orang menjadi suka dengan produk anda. Sehebat apapun penguasaan produk atau bisnis yang anda tawarkan kepada orang lain, jika tidak melakukan teknik percakapan yang tepat, maka hasilnya tidak akan maksimal.</p>
<p>Untuk mengatasi hal ini, di bawah ada beberapa teknik percakapan yang baik dan tepat ketika sedang berhadapan dengan orang lain terkait penawaran bisnis atau produk anda :</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>1. Menyapa orang lain dengan nama ketika sedang berbicara</strong></span></h3>
<p>Penelitan menunjukan bahwa ketika sedang melakukan percakapan, orang lain akan lebih senang dipanggil dengan nama mereka ketika pada saat menyapa secara langsung. Hal ini sangat wajar karena panggilan nama akan lebih menghadirkan suasana yang hangat, santai, terkesan akrab dan tidak formal.</p>
<p>Ketika sudah masuk ke dalam suasana seperti itu, maka anda akan mudah mengenalkan produk yang anda jual kepada orang lain.</p>
<p>Pertanyaannya, bagaimana jika tidak mengetahui nama orang tersebut? Maka pengganti dari sapaan nama yaitu menggunakan frasa Bapak atau Ibu. Jangan sekali-kali menggunakan Anda atau Kamu. Karena hal tersebut akan membuat suasana menjadi canggung dan anda akan kesulitan dalam memperkenalkan produk yang akan anda tawarkan kepada orang lain.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>2. Tanggapi orang lain dengan Bahasa natural</strong></span></h3>
<p>Bahasa natural artinya tidak melebih-lebihkan percakapan dengan orang lain. Ketika orang lain memberikan respon baik, maka anda telah berhasil memberikan kesan yang baik dengan sikap dan Bahasa yang natural.</p>
<p>Apabila orang lain bertanya, maka jawablah dengan sebaik-baiknya, termasuk intonasi yang benar tidak menggebu-gebu dan juga tidak terlalu lemah ketika menyampaikannya.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>3. Bahasa komunikasi yang efektif</strong></span></h3>
<p>Berikan komunikasi yang efektif dengan kesan positif terkait produk tersebut, jangan memberikan informasi atau jawaban yang kurang baik sehingga menguat orang lain terhadap produk anda.</p>
<p>Oke, itulah bagaimana cara menawarkan bisnis kepada orang lain dengan langkah yang tepat dan benar agar penawaran anda mendapatkan <em>feedback</em> yang baik dari calon pelanggan.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/cara-menawarkan-bisnis-kepada-orang-lain/">Cara Menawarkan Bisnis Kepada Orang Lain Secara Efektif</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/cara-menawarkan-bisnis-kepada-orang-lain/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bisnis untuk Mahasiswa dengan Keuntungan yang Besar</title>
		<link>https://inafina.com/bisnis-untuk-mahasiswa/</link>
					<comments>https://inafina.com/bisnis-untuk-mahasiswa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Apr 2019 03:47:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis dan Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[dunia bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ide bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[modal usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/?p=999</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bisnis untuk Mahasiswa. Mahasiswa merupakan masa di mana seseorang telah berada pada usia yang produktif dan dituntut untuk bisa hidup mandiri. Sebagai anak muda intelektual, seharusnya memiliki pola pikir kreatif dan inovatif sehingga bisa memiliki penghasilan sendiri tanpa merepotkan orang tua lagi. Berbagai hal bisa dilakukan oleh mahasiswa untuk bisa memiliki penghasilan sendiri. Terlebih lagi &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/bisnis-untuk-mahasiswa/">Bisnis untuk Mahasiswa dengan Keuntungan yang Besar</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1000" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/04/bisnis-untuk-mahasiswa.jpg" alt="bisnis untuk mahasiswa" width="800" height="533" /></p>
<p><strong>Bisnis untuk Mahasiswa</strong>. Mahasiswa merupakan masa di mana seseorang telah berada pada usia yang produktif dan dituntut untuk bisa hidup mandiri.</p>
<p>Sebagai anak muda intelektual, seharusnya memiliki pola pikir kreatif dan inovatif sehingga bisa memiliki penghasilan sendiri tanpa merepotkan orang tua lagi.</p>
<p>Berbagai hal bisa dilakukan oleh mahasiswa untuk bisa memiliki penghasilan sendiri. Terlebih lagi mereka hidup di kalangan perguruan tinggi yang tentu saja sangat strategis.</p>
<p>Banyak tempat-tempat yang menyediakan kos dan kontrakan, dekat dengan berbagai fasilitas umum, dan banyak keunggulan lainnya yang bisa dimanfaatkan.</p>
<p>Salah satu upaya yang memiliki peluang besar bagi Anda adalah dengan berbisnis. Bisnis untuk mahasiswa seharusnya sangat potensial untuk bisa mendapatkan keuntungan yang besar.</p>
<p>Dengan bermodalkan kreativitas, mampu memanfaatkan peluang yang ada, serta berani mengambil resiko, memulai sebuah bisnis merupakan langkah tepat.</p>
<p>Niat berbisnis seharusnya tidak hanya bertujuan untuk menambah uang saku ketika kuliah, melainkan juga sebagai pengalaman setelah lulus kuliah nanti.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1004" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/04/bisnis-anak-kuliahan-gratis.jpg" alt="bisnis anak kuliahan gratis" width="800" height="534" /></p>
<p>Bisnis juga bisa menjadi salah satu peluang bagi mahasiswa untuk menghindar dari persaingan di dunia pekerjaan yang begitu ketat.</p>
<p>Dalam hal ini bisnis bisa menjadi pilihan sementara sebelum mendapatkan pekerjaan. Namun, apabila direncanakan serta dikelola dengan baik, maka bisa saja memberikan keuntungan besar dan menjadi hal yang harus Anda fokuskan kedepannya.</p>
<p>Dari sebagian mahasiswa yang menjalankan bisnis semasa kuliah, ada yang mendapatkan keuntungan luar biasa.</p>
<p>Berawal dari penelitian kreativitas yang dilakukannya, maka Anda bisa mendapatkan modal awal untuk merintis usaha tersebut.</p>
<p>Kemudian, setelah mulai berjalan, ternyata mendapatkan imbal balik yang sangat baik dari masyarakat, sehingga usaha kecilnya terus dikembangkan dan dapat memberikan hasil maksimal.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca juga:</strong></span> <a href="https://inafina.com/pinjaman-dana-non-bank/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;"><strong>Pinjaman Dana Non Bank Mudah, Praktis, Plafon Besar</strong></span></a></p>
<p>Penghasilan dari usaha yang dikembangkannya tersebut bahkan bisa mencapai puluhan juta, padahal statusnya masih pelajar di bangku kuliah.</p>
<p>Coba Anda cek sejarah berdirinya perusahaan-perusahaan terbesar dunia saat ini seperti <em>Apple</em>, <em>Microsoft</em>, <em>Facebook</em>, <a href="https://abc.xyz/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><em>Google</em></a> dan <em>Oracle</em>.</p>
<p>Para pendirinya memulai ketika masih menjadi mahasiswa dan karena semakin sukses, maka mereka memutuskan <em>drop out</em> dari universitas.</p>
<p>Seharusnya pola pikir seperti itu yang Anda terapkan, bukan sekedar mendirikan usaha hanya untuk bayar kos-kosan atau biaya kuliah saja.</p>
<p>Beranilah melangkah ke sesuatu yang lebih besar, bahkan diluar batas logika Anda. Tidak perlu takut untuk menghadapi konsekuensinya sebab hidup ini cuma sekali jadi tidak ada salahnya nekat sedikit demi meraih impian.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Beberapa Bisnis untuk Mahasiswa dengan Keuntungan yang Besar</strong></span></h3>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1001" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/04/bisnis-online-untuk-mahasiswa.jpg" alt="bisnis online untuk mahasiswa" width="800" height="500" /></p>
<p>Terdapat beberapa bisnis yang dapat memberikan keuntungan besar. Anda dapat memilih untuk merintis bisnis sesuai dengan minat dan bakat, sehingga selain berbisnis, tidak akan terbebani karena merasa senang menjalaninya.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong><em>Online Shop</em></strong></span></h4>
<p>Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada saat ini dapat menjadi peluang besar bagi tiap orang untuk merintis bisnis.</p>
<p>Bahkan saat ini telah banyak orang yang mengembangkan bisnis dengan memanfaatkan internet serta menggunakan berbagai teknologi dan fasilitas yang memadai sehingga mampu merintis bisnis secara online.</p>
<p>Seluruh proses transaksi jual beli, penawaran, bahkan pembayaran, dapat dilakukan di dunia maya tersebut.</p>
<p>Kemajuan teknologi saat ini tentunya sangat mendukung bagi para mahasiswa untuk merintis usaha tanpa harus terlalu repot.</p>
<p>Bisa dilakukan dimana saja, kapan saja sehingga tidak begitu menyita waktu dan mengganggu berbagai aktivitas.</p>
<p>Anda dapat merintis bisnis online sesuai dengan <em>passion</em>. Beberapa bentuk bisnis online yang sering dilaksanakan oleh mahasiswa adalah busana, perawatan kecantikan, buku, dan sebagainya.</p>
<p>Bahkan tanpa memiliki barang pun, Anda dapat menjalankannya, yakni dengan sistem <em>reseller </em>ataupun <em>dropship</em>.</p>
<p>Bisnis online seperti ini tidak memerlukan modal yang begitu besar namun bisa memberikan keuntungan yang sangat besar.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Les Privat</strong></span></h4>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1003" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/04/usaha-makanan-yang-cocok-untuk-mahasiswa.jpg" alt="usaha makanan yang cocok untuk mahasiswa" width="800" height="527" /></p>
<p>Bagi kalangan mahasiswa, les privat juga bisa menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan. Dengan bermodalkan kemampuan dalam mata pelajaran SD atau SMP atau SMA, maka Anda dapat membuka les privat ataupun bergabung pada lembaga kursus resmi.</p>
<p>Anda dapat membantu belajar para siswa dalam berbagai mata pelajaran yang terkadang sesuai dengan jurusannya kuliah, atau bisa juga pada mata pelajaran yang bersifat umum, tergantung dari keterampilan Anda.</p>
<p>Selain bisa mendapatkan tambahan uang saku, maka mahasiswa juga bisa memperdalam materi yang diajarkan.</p>
<p>Apabila memiliki kemampuan yang baik dalam mengadakan les privat, maka jika dikelola dengan baik, itu bisa dikembangkan ke level lebih tinggi.</p>
<p>Jika bisa sampai seperti ini, maka tentu saja dapat memberikan keuntungan yang besar bagi mahasiswa.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Jualan Makanan Ringan atau Minuman</strong></span></h4>
<p>Lingkungan sekitar perguruan tinggi tentu saja merupakan lingkungan yang ramai. Hal ini bisa menjadi peluang bagi mahasiswa untuk membuka bisnis jualan makanan ringan atau minuman.</p>
<p>Dengan melihat peluang di sekitar, Anda dapat merintis bisnis makanan atau minuman yang berbeda dari yang lain, lebih murah, lebih enak, atau memberikan hal positif lain yang bisa membedakan dengan bisnis makanan dan minuman pada umumnya.</p>
<p>Bisnis makanan atau minuman ini dapat menjadi bisnis sangat menguntungkan untuk mahasiswa. Anda dapat menyewa suatu tempat atau membuat gerobak untuk menjual makanan atau minumannya tersebut dengan menonjolkan keistimewaan dan keunggulan produknya.</p>
<p>Pemasaran pun dapat dilakukan dengan mudah melalui berbagai media sosial atau dilakukan melalui teman kuliah serta menempatkan produk di kantin sekolah.</p>
<p>Jika bisa dikelola dan dikembangkan dengan baik, maka bisnis ini dapat membuka cabang-cabang lain yang tentu saja akan memberikan penghasilan luar biasa bagi Anda.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong><em>Programmer Web</em></strong><strong> dan <em>Blog</em></strong></span></h4>
<p>Bagi kalangan mahasiswa saat ini, teknologi dan informasi merupakan makanan sehari-hari, sehingga mayoritas telah memilki kemampuan cukup baik dalam menggunakan teknologi dan informasi.</p>
<p>Bisnis untuk mahasiswa yang berkaitan dengan teknologi dan informasi salah satunya adalah programmer web dan blog.</p>
<p>Dengan modal yang sederhana, mahasiswa yang mampu mengembangkan web dan blog dengan baik bisa memperoleh pemasukan pasif cukup besar.</p>
<p>Anda bisa mengembangkan blog yang dibuatnya sendiri sebagai sarana toko online, atau bisa juga sebagai blog berisi konten menarik dan kemudian memasang iklan, dan sebagainya.</p>
<h4><span style="color: #000000;"><strong>Jasa Penerjemah</strong></span></h4>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1002" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2019/04/bisnis-untuk-pelajar.jpg" alt="bisnis untuk pelajar" width="800" height="670" /></p>
<p>Bisnis lain yang cocok bagi mahasiswa dan mampu memberikan penghasilan besar adalah dengan jasa penerjemah.</p>
<p>Saat ini telah banyak pihak-pihak membutuhkan jasa penerjemah berbagai karya tulis seperti essai, artikel, jurnal, laporan penelitian, dan sebagainya.</p>
<p>Bahkan sampai sekarang, jasa penerjemah masih sangat dibutuhkan. Dengan modal sederhana dan kemampuan bahasa yang cukup baik, maka mahasiswa bisa mendapatkan penghasilan tinggi dari bisnis jasa penerjemah ini.</p>
<p>Apabila dapat dikelola dengan baik, maka mahasiswa dapat mengembangkan bisnis ini dengan membuat jaringan jasa penerjemah bersama teman-temannya, sehingga pemasukan yang diperoleh bisa lebih besar, dan keuntungan dibagi dengan tim jasa penerjemah tersebut.</p>
<p>Posisi sebagai mahasiswa tak bisa dijadikan sebagai alasan untuk tidak merintis bisnis sejak dini. Di era kemajuan seperti saat ini, berbagai peluang telah terbuka lebar bagi setiap orang untuk bisa merintis bisnis yang tidak memerlukan modal besar, tidak menyita waktu dan mengganggu aktivitas, serta bisa mendapatkan keuntungan lumayan.</p>
<p>Bisnis untuk mahasiswa adalah salah satu langkah yang besar untuk bisa meraih kesuksesan di masa depan.</p>
<p>Apabila membutuhkan modal bisnis ketika ternyata usaha Anda sudah sangat berkembang pesat, maka ajukan saja di inafina.com menggunakan agunan berupa bpkb mobil, motor atau sertifikat.</p>
<p>Prosesnya mudah, bunga paling ringan serta cepat cair tanpa adanya prosedur rumit serta merepotkan.</p>
<p>Sudah jutaan orang telah terbantu oleh jasa kami, jadi kualitas inafina sudah sangat terbukti sampai dengan saat ini.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/bisnis-untuk-mahasiswa/">Bisnis untuk Mahasiswa dengan Keuntungan yang Besar</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/bisnis-untuk-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Paling Efektif Mengajukan Usul ke Atasan &#8211; Inafina.com</title>
		<link>https://inafina.com/cara-paling-efektif-mengajukan-usul/</link>
					<comments>https://inafina.com/cara-paling-efektif-mengajukan-usul/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2016 12:18:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepemimpinan dan Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[cara paling efektif]]></category>
		<category><![CDATA[dunia bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[keterampilan khusus]]></category>
		<category><![CDATA[mengajukan pendapat]]></category>
		<category><![CDATA[mengajukan usul]]></category>
		<category><![CDATA[menyampaikan usulan]]></category>
		<category><![CDATA[tips ampuh berkomunikasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=244</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cara Paling Efektif Mengajukan Usul. Di artikel kali ini, Saya akan membagikan “cerita” bagaimana cara paling efektif mengajukan usul kepada atasan Anda. Namun sebelum mengatakan sesuatu, ada 3 hal yang perlu diperhatikan, yaitu cara, lokasi dan waktu. Menurut saya, tulisan di artikel ini sangat menarik karena menyajikan beberapa kisah yang memudahkan Anda untuk menyerap intisari &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/cara-paling-efektif-mengajukan-usul/">Cara Paling Efektif Mengajukan Usul ke Atasan &#8211; Inafina.com</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_290" aria-describedby="caption-attachment-290" style="width: 560px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-290"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-290" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/usul-inafina.jpg" alt="Bagaimana Cara Paling Efektif Mengajukan Usul kepada Atasan? - inafina.com" width="560" height="292" /></a><figcaption id="caption-attachment-290" class="wp-caption-text">Bagaimana Cara Paling Efektif Mengajukan Usul kepada Atasan? &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><strong>Cara Paling Efektif Mengajukan Usul.</strong> Di artikel kali ini, Saya akan membagikan “cerita” bagaimana cara paling efektif mengajukan usul kepada atasan Anda. Namun sebelum mengatakan sesuatu, ada 3 hal yang perlu diperhatikan, yaitu cara, lokasi dan waktu.</p>
<p>Menurut saya, tulisan di artikel ini sangat menarik karena menyajikan beberapa kisah yang memudahkan Anda untuk menyerap intisari dari solusi yang dipaparkan.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Bagaimanakah Cara Paling Efektif Mengajukan Usul ke Atasan?</strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2007 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/mengajukan-usul--scaled.jpg" alt="mengajukan usul" width="2560" height="1707" /></p>
<p>Pejabat pada zaman kuno ketika memberikan usulan kepada raja, telah meninggalkan banyak contoh nyata dan cerita yang menarik. Kini, meskipun &#8220;Jaman kaisar telah berlalu, namun pikiran raja yang berkuasa masih saja terwariskan&#8221; (Ini adalah ungkapan dari seorang profesor), sebagian atasan masih menganggap bahwa dirinya adalah pemberi modal atau gaji, kemudian menganggap bahwa mereka memiliki hak penentuan terbesar.&#8221;</p>
<p>Pada kenyataannya, pejabat jaman kuno suka menggunakan cara &#8220;menasehati dengan nada berisi sindiran&#8221; untuk mengajukan pendapat, terkadang mengandung risiko penggal kepala, sedangkan karyawan jaman sekarang jika terlalu sengit membantah atasan, juga sama saja menghadapi risiko dipecat! Oleh karena itu bagaimana agar sang atasan dengan senang hati mau menerima usulan anda? Itu adalah sebuah pelajaran besar dalam ilmu komunikasi.</p>
<p>Di bawah ini adalah sebuah rahasia yang patut dipertimbangkan dan bisa diterapkan di dalam dunia bisnis. Di saat mengusulkan sesuatu kepada atasan, yang pertama-tama harus dipilah secara jelas ialah, apakah ia biasanya lebih suka mendengar omongan anda? Ataukah menyukai anda hanya untuk mendengarkan dia berbicara? Karena sewaktu mengusulkan dan menasehati, meski kita merasa baik, tapi belum tentu disambut baik oleh atasan.</p>
<p>Kadang kala, usulan anda betul-betul bagus, tetapi karena sikap anda yang kebablasan, atasan bisa saja dengan sengaja menghadang kegairahan anda.</p>
<p>Maka dari itu walaupun usulan itu baik, jika tidak diperhatikan cara penyampaiannya, kadang-kadang juga sangat sulit diterima dan diprioritaskan.</p>
<p>Sha Like adalah ahli siasat bagi perusahaan, usulannya selalu efektif, sangat mudah diterima oleh atasan, sedangkan rekan sekerjanya dari Inggris bernama Jack, sering kali mengalami &#8220;penolakan mentah-mentah&#8221;, terkadang bahkan harus menelan pil pahit. Kemudian, Jack terpaksa dengan rendah hati minta belajar dari Sha Like.</p>
<p>Sha Like dengan tertawa menjelaskan, &#8220;Sebetulnya, jurus rahasia apa yang saya miliki? <em>Kuncinya terletak pada cara penyampaian anda, barangkali Anda tidak memperhatikan bagaimana mimik wajah atasan</em>.</p>
<p>Perusahaan di Arab menerapkan kebijakan perorangan dan manajemen kekuasaan terpusat, dengan demikian jika sewaktu-waktu pengambil kebijakan utama perusahaan melakukan keputusan yang keliru, staf lain akan sangat sulit merubahnya, karena ini bisa dianggap mencoreng muka si pengambil kebijakan.</p>
<p>Apabila bawahan hendak mengusulkan sesuatu kepada atasan, ataupun berharap merubah kebijakan, prasyaratnya ialah harus terlebih dahulu menjaga muka atasan.</p>
<p>Andaikata saya, saya tidak akan berbicara apapun terlebih dulu, dengarkan saja sambil mencari akal, kemudian di dalam proses pelaksanaannya, cari peluang untuk mengajukan usulan lagi.</p>
<p>Mungkin karena faktor keadaan, kebijakan yang semula sudah diputuskan, bisa diubah atau disesuaikan, maka bila pada saat itu Anda mengajukan usulan, atasan biasanya bisa spontan menerimanya.</p>
<p>Sedangkan yang anda lakukan selama ini bukanlah seperti itu! Disaat atasan membuat kebijakan di depan umum, Anda sering kali langsung mengusulkan sesuatu yang bernada sumbang, bukankah itu sama saja dengan tidak menghormati atasan? Tentu saja, usulan Anda bagaimanapun baiknya, maka atasan akan menolaknya mentah-mentah.</p>
<p>Contoh kasus pejabat cerdik jaman kuno, telah memberikan kepada kita banyak sekali solusi &#8220;Menyampaikan usulan&#8221; yang patut dipelajari dan patut dipertimbangkan.</p>
<p>Patih dinasti Tang, Wei Zheng, yang mengabdi kepada kaisar Tang Taizong selama 17 tahun, sudah mengajukan nasehat ratusan kali banyaknya, namun kebanyakan diterima oleh Taizong. Kepiawaiannya dalam mengajukan nasehat, tentu memiliki <a href="https://kbbi.web.id/ulet" target="_blank" rel="noopener noreferrer">keuletan </a>yang tak dapat diremehkan.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca Juga : <a href="https://inafina.com/tips-sukses-bangkit-dari-kebangkrutan/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;">Tips Sukses Bangkit dari Kebangkrutan</span></a></strong></span></p>
<p>Menurut pendapat penulis, usulannya kebanyakan mengandung kekuatan logika, membuat orang mau tak mau takluk. Sebagai contoh, tahun ke 6 &#8211; Zhen Guan, kala dinasti Tang sedang dalam masa kejayaannya, para pejabat mengundang Taizong bertandang ke Taishan (gunung yang dikeramatkan di jaman Tiongkok kuno) untuk mengadakan upacara akbar Feng Chan (syukuran kepada sang pencipta),dan menunjukkan bahwa pemerintahan dengan intelektualitas lebih unggul daripada kekerasan.</p>
<p>Namun Wei Zheng berani menentangnya, ia menganggap Feng Chan saat itu tidak pada tempatnya. Coba lihat bagaimana ia berbicara!</p>
<p>&#8220;Jasa karya baginda meskipun tinggi, namun lautan budi tersebut belum menjangkau ke seluruh negeri, meski negara sudah aman dan tenteram, akan tetapi sandang-pangan belum melimpah, walau negara jiran sudah takluk, tapi belum bisa memenuhi kehendak rakyat, meski pertanda kemujuran sering muncul, tapi jejaring hukum masih terlalu rumit, dan meskipun panen lumayan, tapi gudang masih sering kosong.</p>
<p>Oleh karena itu, saya kira saat ini tidaklah pas untuk mengadakan Feng Chan.&#8221; Wei Zheng kemudian mengajukan lima buah realita khusus, menggunakan cara merangkum dan menalarkan argumen lalu kemudian memberikan suatu kesimpulan, yaitu, &#8220;Tidak boleh mengadakan Feng Chan&#8221;. Wei Zheng yang memiliki &#8220;daya penakluk&#8221;, membuat Taizong yang berencana menerima undangan dari para pejabat tinggi untuk menghadiri Feng Chan, menjadi diam membisu.</p>
<p>Wei Zheng melihat usulannya mulai berkhasiat, ia langsung menambahkan argumen sebagai berikut :</p>
<p>&#8220;Seorang pasien yang baru saja sembuh, langsung disuruh membawa satu pikul beras dan menempuh perjalanan jauh dalam satu hari, tentu pasti akan gagal.</p>
<p>Maka, negara kita yang baru saja sembuh dari luka-luka perang dan kekacauan, lantas buru-buru melapor hasil karya kepada sang pencipta, tentu saja hal ini terasa kurang sesuai.&#8221; Wei Zheng yang menggunakan penalaran dan perbandingan argumen, telah membuat hati Taizong tergerak.</p>
<p>Maka ia maju lagi selangkah dan berkata, &#8220;Lagi pula, ke timur melakukan Feng Chan di Tai Shan, dengan puluhan ribu kereta dan kuda, akan menghabiskan banyak sumber tenaga dan materi, nanti di perjalanan akan bertemu lagi dengan bencana kelaparan, perubahan iklim secara mendadak, atau pemberontak yang masih tidak puas dengan pemerintahan. Jika hal ini diteruskan, maka hanya menimbulkan penyesalan di kemudian hari.&#8221;</p>
<p>Usulan Wei Zheng tersebut, setahap demi setahap, akhirnya memperoleh kesimpulan yang tidak dapat diragukan lagi. Tang Taizong sudah mempertimbangkan masak-masak dan kemudian menerima usulannya tersebut, lalu menghentikan acara Feng Chan.</p>
<p>Kisah lain usulan Wei Zheng tersebut sangatlah banyak dan tidak bisa semuanya diceritakan di dalam artikel ini. Yang hendak penulis sampaikan ialah, kalimat perkataan Wei Zheng, semuanya sudah diatur terlebih dahulu, dengan persiapan yang sudah matang kemudian baru disampaikan.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Tips ampuh berkomunikasi</strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-2008" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/Komunikasi-scaled.jpg" alt="Komunikasi" width="2560" height="1920" /></p>
<p>Jika bawahan ingin berbicara kepada atasan, harus membutuhkan keterampilan tertentu dan dalam kegiatan sehari-harinya juga harus membina hubungan baik, ketika mengajukan usulan, sikap bawahan musti peka terhadap perkataan dan mimik (atasan), bersamaan dengan itu, isi usulan juga harus padat, nyata dan usulan yang bersifat melawan arus, harus disertai dengan alasan yang tak terbantahkan.</p>
<p>Ketika bawahan berbicara kepada atasan, biasanya posisinya selalu di bawah angin, oleh karena itu dibutuhkan keterampilan khusus. Mike Danner yang pernah menjabat sebagai PM pemerintahan partai buruh Inggris, Mengatakan  bahwa &#8220;Yang disebut dialog, maksudnya ialah boleh tidak setuju dengan pendapat lawan berbicara, tetapi masih bisa melanjutkan pembicaraan.&#8221;</p>
<p>Dua buah cerita tersebut di atas, salah satunya membahas tentang sikap sewaktu mengajukan usulan (Menjaga muka atasan, sesungguhnya juga ialah semacam penghormatan), ke dua yang perlu ditekankan ialah isinya yang berbobot dan di dalam kata-kata harus terdapat realita, seandainya ada usulan yang menentang arus, harus dibutuhkan alasan utama yang kuat dan tak dapat disepelekan. Sebetulnya hubungan antara atasan dengan bawahan, juga tidak perlu terlalu tegang agar tidak menimbulkan kesan kaku.</p>
<p>Ada seorang sekretaris Direksi sebuah perusahaan besar, ketika ada orang yang mencari atasannya untuk merundingkan sesuatu, si atasan telah pergi entah kemana.</p>
<p>Sekretaris wanita itu sering tak enak hati karena tidak mengetahui kepergian si atasan, namun setelah diberikan tips oleh seorang pakar, ia menempelkan secarik kertas kecil pada bagian menyolok di tempat pemberangkatan atasannya, kemudian barulah masalahnya terpecahkan.</p>
<p>Kertas kecil itu berbunyi sebagai berikut, &#8220;Bapak direktur yang terhormat, Tuhan mengetahui Anda kemana, Andapun mengetahui hendak pergi kemana, akan tetapi, sekretaris Anda?&#8221;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/cara-paling-efektif-mengajukan-usul/">Cara Paling Efektif Mengajukan Usul ke Atasan &#8211; Inafina.com</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/cara-paling-efektif-mengajukan-usul/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengapa Lebih Banyak Bisnis Gagal Dibandingkan yang Berhasil?</title>
		<link>https://inafina.com/mengapa-lebih-banyak-bisnis-gagal-dibandingkan-yang-berhasil/</link>
					<comments>https://inafina.com/mengapa-lebih-banyak-bisnis-gagal-dibandingkan-yang-berhasil/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2016 16:08:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis dan Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis gagal]]></category>
		<category><![CDATA[dunia bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[keahlian teknis]]></category>
		<category><![CDATA[masalah dan rintangan]]></category>
		<category><![CDATA[meraih keberhasilan]]></category>
		<category><![CDATA[pebisnis yang sukses]]></category>
		<category><![CDATA[solusi kreatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=296</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mengapa Lebih Banyak Bisnis Gagal Dibandingkan yang Berhasil. Untuk dapat memahami bagaimana cara meraih keberhasilan, Anda harus memahami mengapa begitu banyak orang yang gagal. Jika kita percaya angka-angka statistik, dilaporkan bahwa empat di antara lima bisnis telah gagal dalam lima tahun pertama usia mereka. Kemudian di antara bisnis yang masih bertahan, empat dari lima bisnis &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/mengapa-lebih-banyak-bisnis-gagal-dibandingkan-yang-berhasil/">Mengapa Lebih Banyak Bisnis Gagal Dibandingkan yang Berhasil?</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_297" aria-describedby="caption-attachment-297" style="width: 600px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-297"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-297" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/bisnis-gagal-inafina-Copy.jpg" alt="Mengapa Lebih Banyak Bisnis Gagal Dibandingkan yang Berhasil - inafina.com" width="600" height="340" /></a><figcaption id="caption-attachment-297" class="wp-caption-text">Mengapa Lebih Banyak Bisnis Gagal Dibandingkan yang Berhasil &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><strong>Mengapa Lebih Banyak Bisnis Gagal Dibandingkan yang Berhasil.</strong> Untuk dapat memahami bagaimana cara meraih keberhasilan, Anda harus memahami mengapa begitu banyak orang yang gagal.</p>
<p>Jika kita percaya angka-angka statistik, dilaporkan bahwa empat di antara lima bisnis telah gagal dalam lima tahun pertama usia mereka. Kemudian di antara bisnis yang masih bertahan, empat dari lima bisnis tersebut akan gagal di empat tahun berikutnya.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Mengapa Lebih Banyak Bisnis Gagal Dibandingkan yang Berhasil?</span></strong></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2003 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/salah-satu-penyebab-kegagalan-usaha-antara-lain-scaled.jpg" alt="salah satu penyebab kegagalan usaha antara lain" width="2560" height="2560" /></p>
<p>Saya telah mengamati dan bekerja sama dengan banyak pebisnis baru yang penuh harapan, silau dengan bayangan masa depan mereka untuk menjadi bos bagi diri mereka sendiri dan menjadi kaya.</p>
<p>Mereka kemudian terjun ke dunia bisnis dan secara gegabah memulai bisnisnya dengan mimpi-mimpi menciptakan miliaran rupiah mereka yang pertama.</p>
<p>Jika mereka bersikap jujur pada Anda, maka para pebisnis baru ini akan mengatakan bahwa tujuan mereka memulai bisnis adalah untuk menghasilkan uang dan memperoleh kehidupan yang lebih baik.</p>
<p>Beribu-ribu orang memiliki impian yang sama. Yang sering terjadi impian itu tidak pernah menjelma menjadi kenyataan. Kebanyakan orang tidak memiliki dan tidak pernah mengembangkan keahlian-keahlian dasar berbisnis dan manajemen, padahal keahlian tersebut akan memastikan datangnya keberhasilan pada mereka.</p>
<p>Ketika mereka melihat gaya hidup orang-orang sukses dan jumlah uang yang mereka peroleh. Secara salah mereka merasionalisasikan bahwa perjuangannya pasti tidak akan terlalu berat.</p>
<p>Dalam bukunya yang brilian, <em>The E Myth</em>, Michael Garber melukiskan fenomena ini disebut sebagai gejala “kebelet berbisnis”! Dia menjelaskan bahwa kebanyakan orang terlatih dalam satu keahlian teknis, mereka piawai dalam mengerjakan pekerjaan yang bersifat teknis.</p>
<p>Mereka mungkin seorang pengacara, dokter, mekanik kendaraan, ahli perhiasan, pialang saham, mandor bangunan, tenaga pemasar, koki, fotografer atau seorang<em> copywriter</em> bidang periklanan yang handal.</p>
<p>Tetapi keahlian yang mereka miliki bukan jaminan untuk menjadi seorang pebisnis yang sukses. Karena menjalankan sebuah bisnis membutuhkan keahlian teknis yang khusus dan harus dipelajari seperti halnya keahlian-keahlian yang lain. Sebuah keahlian yang hanya sedikit orang yang mau mempelajarinya sebelum mereka terjun ke dunia bisnis.</p>
<p>Kebanyakan orang yang mengidap “kebelet berbisnis” terburu-buru menceburkan diri dalam bisnis. Mereka memulai bisnisnya dengan meminjam uang dengan jaminan seluruh harta pribadi atau tabungan hidup mereka.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca Juga : <a href="https://inafina.com/bpkb-motor-beat/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #0000ff;">BPKB Motor Beat Bisa digunakan untuk Pengajuan? Tentu Bisa!</span></a></strong></span></p>
<p>Mereka menginvestasikan seluruh uangnya untuk memulai usaha dan menyiapkan segala sesuatunya seperti komputer, furnitur, sewa tempat, pengacara, alat-alat kantor, kop surat, sampai kartu nama.</p>
<p>Namun, dalam hiruk pikuk perencanaan dan aktivitas awal ini, satu hal penting yang mereka lupakan adalah pelanggan. Bagaimana menarik perhatian pelanggan dan bagaimana mempertahankan mereka agar tetap <a href="https://blog.mokapos.com/tingkatkan-loyalitas-pelanggan" target="_blank" rel="noopener noreferrer">loyal </a>menggunakan produk Anda.</p>
<p>Dengan cepat masa bulan madu ini akan berakhir. Kebanyakan kaum “Pebisnis” mentah ini segera menyadari sebenarnya mereka tidak memiliki bisnis sama sekali, yang mereka lakukan hanya membeli sebuah pekerjaan bagi diri mereka sendiri, sebuah pekerjaan yang sangat berat.</p>
<p>Mereka sekarang harus bekerja lebih lama dan lebih keras untuk mendapatkan jumlah uang yang lebih sedikit (per jamnya) dibandingkan yang mereka terima dari pekerjaan sebelumnya.</p>
<p>Mereka semakin bertambah stres, waktu untuk bersenang-senang dan untuk keluarga menjadi lebih sedikit, mereka dihantui oleh rasa takut akan kehilangan segalanya. Itulah seluruh kenyataan dari impian bisnis mereka.</p>
<p>Hasilnya terkadang fatal. Mereka terlambat menyadari bahwa memiliki sebuah bisnis sendiri berarti akan mempelajari satu set keahlian berbisnis yang sama sekali baru.</p>
<p>Jika mereka tidak berinisiatif melakukan sesuatu untuk menguasai keahlian tersebut, maka hal yang akan terjadi selanjutnya adalah kegagalan dalam menjalankan bisnis.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Apa arti sesungguhnya “berbisnis” itu?</strong></span></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2004 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/apa-penyebab-gagal-dan-mengapa-usaha-bisa-sukses-scaled.jpg" alt="apa penyebab gagal dan mengapa usaha bisa sukses" width="2560" height="1787" /></p>
<p>Perlu disadari bukan saat Anda menjadi seorang teknisi yang hebat melainkan pada saat menjadi seorang pebisnis yang hebatlah Anda akan menciptakan keberhasilan atau kegagalan Anda.</p>
<p>Kebanyakan orang yang terjun ke dunia bisnis, tak peduli berapa banyak yang telah mereka pelajari atau seberapa baik mereka yang mempersiapkan diri, tidak dapat membayangkan masalah-masalah dan tantangan-tantangan yang kemudian akan mereka hadapi. Untuk sebagian orang terjun ke dunia bisnis menjadi tantangan terbesar yang pernah mereka hadapi sepanjang hidupnya.</p>
<p>Keberhasilan atau kegagalan dalam bisnis tergantung pada kesanggupan mengatasi tantangan-tantangan tersebut, dan seberapa banyak yang dapat Anda pelajari selama menghadapinya.</p>
<p>Semua bisnis pasti memiliki masalah, meskipun tampak baik terlihat dari luar. Semua bisnis membutuhkan perhatian secara terus-menerus. Semua bisnis menuntut sejumlah besar energi, waktu, dan fokus.</p>
<p>Dunia bisnis bukan dunia penuh kilau dan glamor. Terjun ke dunia bisnis berarti bertempur tanpa henti mengatasi masalah dan rintangan. Jangan pernah membiarkan diri Anda membayangkan yang sebaliknya.</p>
<p>Oleh karena itu, dunia ini disebut sebagai bisnis, bukan olahraga. Meski demikian, menganggap tantangan yang ada dalam bisnis sebagai satu jenis olahraga dapat membantu meringankan tingkat keseriusan dan perasaan negatif yang dapat menyelimuti hari-hari Anda.</p>
<p>Jika Anda bersikap seperti ini, menjalankan bisnis dengan pendekatan santai, Anda pasti akan lebih menikmati tantangan-tantangan dan menemukan solusi-solusi kreatif dengan lebih cepat.</p>
<p>Perlu Anda ketahui bahwa artikel ini ditulis bukan untuk menakut-nakuti Anda untuk berbisnis, justru sebaliknya membantu Anda untuk lebih mempersiapkan diri agar tidak terjebak pada sebuah paradigma sesat yang menganggap bahwa suatu bisnis adalah sarana untuk menjadi kaya dengan cepat.</p>
<p>Fokuslah pada penciptaan produk yang dibutuhkan oleh masyarakat dan yakinkan kepada masyarakat bahwa produk Anda memang bisa memecahkan masalah mereka.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/mengapa-lebih-banyak-bisnis-gagal-dibandingkan-yang-berhasil/">Mengapa Lebih Banyak Bisnis Gagal Dibandingkan yang Berhasil?</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/mengapa-lebih-banyak-bisnis-gagal-dibandingkan-yang-berhasil/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
