<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bersikap konsisten Archives - inafina.com</title>
	<atom:link href="https://inafina.com/tag/bersikap-konsisten/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://inafina.com/tag/bersikap-konsisten/</link>
	<description>Situs Pinjaman Uang Terbaik</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 May 2022 02:59:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.1</generator>

<image>
	<url>https://inafina.com/wp-content/uploads/2017/04/inafina-1-150x150.png</url>
	<title>bersikap konsisten Archives - inafina.com</title>
	<link>https://inafina.com/tag/bersikap-konsisten/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pentingnya Membangun sebuah Positioning &#8211; Inafina.com</title>
		<link>https://inafina.com/pentingnya-membangun-sebuah-positioning/</link>
					<comments>https://inafina.com/pentingnya-membangun-sebuah-positioning/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2016 12:47:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penjualan dan Pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[bersikap konsisten]]></category>
		<category><![CDATA[menempatkan keunggulan produk]]></category>
		<category><![CDATA[pentingnya membangun positioning]]></category>
		<category><![CDATA[produk dan jasa]]></category>
		<category><![CDATA[strategi positioning]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga penjualan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=327</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pentingnya Membangun sebuah Positioning. Fina adalah seorang sekretaris yang sangat handal. Atasannya sangat menyukainya. Ketika karyawan divisi lain bermalas-malasan karena tidak puas dengan sistem penggajian yang baru, Fina tetap bekerja dengan rajin. Ia tidak terpengaruh oleh kebijakan perusahaan yang memang merugikan karyawan. (Baca juga: Gadai BPKB Motor &#8211; 1 Jam Cair &#38; Proses Mudah) Fina &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/pentingnya-membangun-sebuah-positioning/">Pentingnya Membangun sebuah Positioning &#8211; Inafina.com</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_328" aria-describedby="caption-attachment-328" style="width: 623px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-328"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-328" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/positioning-inafinacom-Copy.jpg" alt="Pentingnya Membangun sebuah Positioning - inafina.com" width="623" height="305" /></a><figcaption id="caption-attachment-328" class="wp-caption-text">Pentingnya Membangun sebuah Positioning &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><strong><span style="color: #000000;">Pentingnya Membangun sebuah Positioning.</span></strong> Fina adalah seorang sekretaris yang sangat handal. Atasannya sangat menyukainya.</p>
<p>Ketika karyawan divisi lain bermalas-malasan karena tidak puas dengan sistem penggajian yang baru, Fina tetap bekerja dengan rajin.</p>
<p>Ia tidak terpengaruh oleh kebijakan perusahaan yang memang merugikan karyawan.</p>
<p style="text-align: center;">(<span style="color: #000000;"><strong>Baca juga</strong>:</span> <strong><a href="http://inafina.com/gadai-bpkb-motor/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Gadai BPKB Motor &#8211; 1 Jam Cair &amp; Proses Mudah</a></strong>)</p>
<p>Fina juga suka belajar hal baru. Karena ia harus bekerja dengan komputer, maka ia memperdalam ilmu komputer.</p>
<p>Lalu semua orang menjulukinya si ahli komputer. Setiap kali terjadi gangguan di komputer lain, mereka selalu minta bantuan Fina.</p>
<p>Ia juga rajin belajar bahasa Inggris. Jika karyawan menemui kesulitan mengenai istilah dalam bahasa Inggris, mereka akan minta bantuan kepada Fina.</p>
<p>Secara tidak sadar Fina telah menerapkan strategi <em>positioning</em>. Ia membangun citra dirinya sebagai orang yang menguasai komputer dan bahasa Inggris.</p>
<p>Ia dikenal suka menolong dan memiliki prinsip hidup yang tidak mudah digoyahkan oleh orang lain.</p>
<p>Selain itu ia terkenal jujur, setia, dapat dipercaya, dan tidak suka bergosip. Semua yang dikatakannya adalah keadaan sebenarnya.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Pentingnya Membangun sebuah Positioning</strong></span></h2>
<p><img decoding="async" class="size-full wp-image-2025 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/strategi-positioning-adalah-scaled.jpg" alt="strategi positioning adalah" width="2560" height="1707" /></p>
<p>Di dunia pemasaran,<em> Positioning</em> dikenal sebagai strategi untuk menempatkan keunggulan produk dan jasa tertentu dalam benak konsumen, agar konsumen memilih produk tersebut.</p>
<p>Misalnya produk sabun cuci dengan <em>positioning</em> sebagai sabun cuci termurah, mengharapkan konsumen yang ingin menghemat uangnya akan memilih produk ini.</p>
<p>Produk sabun mandi terharum akan mengharapkan konsumen yang mementingkan keharuman akan memilih produk tersebut.</p>
<p>Contoh lainnya adalah situs pinjaman uang <a href="https://inafina.com" target="_blank" rel="noopener noreferrer">inafina.com</a> yang terkenal sebagai tempat terbaik untuk membantu masyarakat Indonesia yang kesulitan mendapatkan modal usaha.</p>
<p>Berbeda dengan situs lainnya yang rumit digunakan, inafina hadir dengan solusi terbaik yang memudahkan orang dari semua kalangan.</p>
<p>Hanya dengan menggunakan fasilitas WA atau SMS, semua masalah Anda akan segera dibantu.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Menempuh Cara yang Licik</strong></span></h3>
<p>Anton sebenarnya cukup memiliki potensi, namun ia selalu menempuh cara yang licik untuk mencapai semua tujuannya.</p>
<p>Untuk memotivasi karyawannya ia menjanjikan komisi tertentu, tapi ketika mereka sudah mencapainya, ia berubah pikiran dan tidak memberikannya dengan alasan perusahaan sedang mengalami kerugian.</p>
<p>Ketika salah satu rekannya tidak dapat dipengaruhi karena memiliki prinsip sendiri, maka ia berusaha menjatuhkan nama baik rekannya di depan manajer dan direktur.</p>
<p>Ia selalu menjanjikan bantuan yang pada kenyataannya tidak pernah ditepati dan ia juga terkenal sebagai tukang gosip di kantornya.</p>
<p>Tanpa sadar ia membangun <em>positioning</em> yang salah. Karyawan tidak percaya lagi padanya. Ia dikenal sebagai orang yang tidak bisa dipercaya dan plin-plan.</p>
<p>Citra diri dapat dibangun apabila dilakukan secara konsisten dan terus-menerus.</p>
<p>Untuk mengubah <em>positioning </em>bahwa semua kuenya lebih mahal, Kandeb harus terus menerus melakukan survei harga dan tidak mengambil untung terlalu tinggi.</p>
<p>Kecuali untuk kue yang kualitasnya lebih bagus, tentu saja ia dapat memasang harga lebih tinggi.</p>
<p>Untuk mengubah citra dirinya, Anton harus berubah. Memang lebih sulit mengubah sikap seseorang daripada sekedar mengubah harga kue.</p>
<p>Perubahan sikap memerlukan komitmen yang tinggi dan ketekunan. Ia harus mulai dari hati yang bertobat dan ingin berubah.</p>
<p>Kalau hanya karena untuk memperbaiki citra dirinya saja, maka perubahan itu takkan bertahan lama dan dianggap hanya perubahan yang dilakukan secara emosional.</p>
<p>Sama dengan membangun <em>positioning</em> produk dan jasa, diperlukan waktu lama untuk membangun <em>positioning </em>diri yang benar sehingga tercipta citra diri yang positif.</p>
<p>Selama hidupnya, Fina bersikap konsisten sehingga dengan sendirinya terbentuklah <a href="https://www.sehatq.com/artikel/mengenal-self-image-dan-cara-membangun-citra-diri-yang-positif" target="_blank" rel="noopener noreferrer">citra diri yang positif</a>.</p>
<p>Bangunlah <em>positioning</em> Anda sendiri karena hal tersebut akan membawa keuntungan bagi diri Anda di masa depan.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/pentingnya-membangun-sebuah-positioning/">Pentingnya Membangun sebuah Positioning &#8211; Inafina.com</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/pentingnya-membangun-sebuah-positioning/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Menjadi Leader dan Mentor yang Hebat &#8211; Inafina.com</title>
		<link>https://inafina.com/tips-menjadi-leader-dan-mentor-yang-hebat/</link>
					<comments>https://inafina.com/tips-menjadi-leader-dan-mentor-yang-hebat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inafina.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2016 19:49:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepemimpinan dan Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[bersikap konsisten]]></category>
		<category><![CDATA[kemampuan memimpin]]></category>
		<category><![CDATA[mengambil resiko]]></category>
		<category><![CDATA[menghadapi perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[menjadi leader hebat]]></category>
		<category><![CDATA[menjadi mentor hebat]]></category>
		<category><![CDATA[mentor aktif]]></category>
		<category><![CDATA[mentor pasif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://inafina.com/blog/?p=281</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tips Menjadi Leader dan Mentor yang Hebat. Apakah Anda baru saja dipromosikan ke jenjang yang lebih tinggi di kantor Anda? Semula Anda dekat dengan rekan-rekan Anda yang juga sama-sama duduk sebagai staf, namun ketika diangkat, sikap Anda berubah menjadi 360 derajat. Maksud hati Anda ingin menunjukkan sikap sebagai seorang atasan yang profesional, namun yang muncul &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/tips-menjadi-leader-dan-mentor-yang-hebat/">Tips Menjadi Leader dan Mentor yang Hebat &#8211; Inafina.com</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_282" aria-describedby="caption-attachment-282" style="width: 734px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://inafina.com" rel="attachment wp-att-282"><img decoding="async" class="size-full wp-image-282" src="http://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/leader-mentor-inafina.jpg" alt="Tips Menjadi Leader dan Mentor yang Hebat - inafina.com" width="734" height="391" /></a><figcaption id="caption-attachment-282" class="wp-caption-text">Tips Menjadi Leader dan Mentor yang Hebat &#8211; inafina.com</figcaption></figure>
<p><strong>Tips Menjadi Leader dan Mentor yang Hebat.</strong> Apakah Anda baru saja dipromosikan ke jenjang yang lebih tinggi di kantor Anda? Semula Anda dekat dengan rekan-rekan Anda yang juga sama-sama duduk sebagai staf, namun ketika diangkat, sikap Anda berubah menjadi 360 derajat.</p>
<p>Maksud hati Anda ingin menunjukkan sikap sebagai seorang atasan yang profesional, namun yang muncul adalah perilaku yang justru dijauhi oleh rekan-rekan yang <em>notabene</em> kini menjadi bawahan Anda.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Tips Menjadi Leader dan Mentor yang Hebat</span></strong></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1996 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/cara-menjadi-leader-yang-baik-dan-tegas-scaled.jpg" alt="cara menjadi leader yang baik dan tegas" width="2560" height="1707" /></p>
<p>Nah, bagaimana upaya Anda agar menjadi atasan yang bukan ditakuti tapi disegani oleh bawahan dan dinilai profesional? Simak tipsnya berikut ini.</p>
<p>Akhir bulan lalu, Kandeb, 28 tahun, merasa seperti mendapat durian runtuh. Ia dipromosikan menjadi manajer keuangan di sebuah perusahaan Multinasional. Tentu saja hatinya senang bukan kepalang. jabatan naik, gaji pun naik.</p>
<p>Meski sempat kaget karena tidak menyangka akan dipromosikan dalam waktu secepat itu, Kandeb merasa ia memang berhak mendapatkannya. Tentu saja, karena selama ini ia telah bekerja begitu giat dan berusaha memenuhi semua target yang dibebankan padanya.</p>
<p>Tapi setelah beberapa bulan memegang posisi itu, Kandeb merasa teman-teman yang <em>notabene</em> menjadi bawahannya sekarang, bersikap menjauh padanya. Padahal, dulu hubungan mereka bisa dibilang cukup dekat. Kandeb merasa diasingkan dan terkucil. Ini membuatnya stres dan kerja pun tak lagi menyenangkan. Apa yang terjadi sebenarnya?</p>
<p>Ternyata sejak dipromosi, Kandeb berubah menjadi <em>bossy</em>. Sikapnya cenderung seperti <a href="https://populis.id/read4551/apa-itu-diktator" target="_blank" rel="noopener noreferrer">diktator</a>, termasuk terhadap teman-temannya sendiri. Maksudnya sebenarnya ingin menunjukkan sikap profesional.</p>
<p>Di kantor ia berusaha menunjukkan diri sebagai seorang atasan pada mereka. Apa daya teman-temannya terlanjur antipati dengan gaya kepemimpinannya.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><em><strong>Mentor is not a Leader</strong></em></span></h3>
<p>Bagi orang awam, mentor, pemimpin, manajer memiliki konotasi yang sama yaitu atasan. Tidak ada bedanya satu sama lain. Padahal untuk menjadi mentor yang ideal, khususnya di lingkungan kerja, Anda harus melalui beberapa tahapan dulu.</p>
<p>Tahap pertama adalah manajer, tahap kedua <em>leader</em> dan terakhir baru mentor. Untuk menjadi seorang mentor, Anda tidak harus memangku jabatan formal sebagai manajer perusahaan.</p>
<p>Mentor bisa digolongkan menjadi mentor pasif dan aktif. Mentor pasif adalah tokoh yang diidolakan orang banyak. Contohnya, Bung Karno, Steve Jobs atau tokoh-tokoh Agama.</p>
<p>Tidak semua orang bisa jadi mentor pasif karena ini tergantung pada kharisma dan potensi yang dimiliki oleh seseorang. Meski begitu, bukan berarti Anda tidak bisa jadi mentor. Kalau Anda mau terus mengasah kemampuan, kesempatan untuk jadi mentor pasti terbuka. Ini yang dimaksud dengan mentor aktif.</p>
<p>Karakteristik utama seorang mentor yang berbeda dengan manajer atau <em>leader</em> adalah kemampuannya memberi inspirasi dan memotivasi orang lain. Contohnya adalah Steve Jobs, pendiri <em>Apple Inc</em>. Kecintaaannya pada komputer dan teknologi tidak hanya jadi semboyan di mulut, tapi juga diwujudkan dalam sikap hidup dan etika bisnisnya.</p>
<p>Secara tak langsung ia mengumandangkan sikap hidupnya melalui produk-produknya yang revolusioner. Karena kehebatannya telah diakui oleh dunia, maka ia dijuluki sebagai bapak <em>“Think different”.</em></p>
<p>Bagaimana caranya mencapai tingkat mentor? Memang tidak mudah, selain intelektualitas yang tinggi, juga dibutuhkan kedewasaan emosi yang matang.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Mentor vs Leader vs Manajer</strong></span></h3>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1997 aligncenter" src="https://inafina.com/wp-content/uploads/2016/01/leadership-adalah-scaled.jpg" alt="leadership adalah" width="2560" height="1709" /></p>
<p>Apa sebenarnya perbedaan antara manajer, <em>leader</em>, dan mentor? Manajer harus bisa membuat perencanaan, mengkoordinasi dan mengontrol bawahan. Syarat utama untuk menjadi manajer yang baik adalah harus bisa me<em>manage</em> diri sendiri dulu. Bagaimana mungkin bisa me<em>manage</em> orang lain kalau kehidupan sendiri masih kacau balau.</p>
<p>Sementara itu untuk menjadi seorang <em>leade</em>r, tidak hanya dibutuhkan kemampuan memimpin atau mengontrol bawahan. Ada beberapa faktor lain agar seseorang bisa menjadi <em>leader </em>yang hebat.</p>
<ul>
<li>Berani menghadapi perubahan dan mengambil risiko. <em>Leader</em> yang hebat harus dinamis, fleksibel dan cepat tanggap terhadap berbagai perubahan, tidak terpaku pada satu keadaan saja.</li>
<li>Harus punya mimpi dan visi ke depan. Tapi mimpi itu harus realistis dan bisa diwujudkan dalam kenyataan.</li>
<li>Bisa percaya pada orang lain, termasuk bawahannya (<em>empowerin</em>g) dan bekerja sama dengan baik dalam sebuah tim.</li>
<li>Bisa menjadi panutan (<em>modelling</em>).Karena itu seorang <em>leader</em> harus bisa bersikap konsisten. Sekali berkata A, tindakan pun harus A, bukan jadi B atau malah C.</li>
<li>Mencintai sesama, tidak menganggap rendah orang lain dan selalu bersikap adil terhadap semua bawahan.</li>
</ul>
<p><em>Last but not least</em>. Mentor bukan sekadar orang yang pintar me<em>manage</em> bawahannya. Kemampuan seorang mentor harus jauh melebihi kemampuan <em>leader</em>, apalagi manajer.</p>
<p>Mengingat beban yang diemban seorang mentor itu cukup berat, maka ia tidak boleh berhenti belajar (<em>learning</em>). Kalau perlu, melakukan pembelajaran ulang (<em>relearning</em>).</p>
<p>Lewat praktek-praktek dan eksperimen, kita baru bisa menggali pengalaman, keahlian dan pelajaran lebih dalam lagi. Selain belajar untuk diri sendiri, sebagai mentor dituntut untuk membagi kembali ilmu dan pengalaman yang telah didapat (<em>teaching</em>) pada bawahan.</p>
<p>Pengajaran (<em>teaching</em>) disini, bukan asal main perintah, lalu dilepas begitu saja, tapi dibarengi pendampingan. Sifatnya lebih pada pembimbingan, bukan hanya &#8220;memberi pelajaran&#8221; kepada bawahan.</p>
<p>Jadi kunci utama mentor adalah harus bisa membagi ilmu pada bawahan atau pengikut dan mencetak pemimpin-pemimpin baru yang lebih tangguh dari dirinya.</p>
<p>The post <a href="https://inafina.com/tips-menjadi-leader-dan-mentor-yang-hebat/">Tips Menjadi Leader dan Mentor yang Hebat &#8211; Inafina.com</a> appeared first on <a href="https://inafina.com">inafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://inafina.com/tips-menjadi-leader-dan-mentor-yang-hebat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
