Segera Bergerak Cepat atau Berhenti dan Minggir

Segera Bergerak Cepat atau Berhenti dan Minggir - inafina.com
Segera Bergerak Cepat atau Berhenti dan Minggir – inafina.com

Jika Anda menguasai bidang usaha Anda, Anda dapat mengerjakan pekerjaannya dengan lebih baik dan lebih cepat dibandingkan yang lain. Reputasi Anda akan terbentuk. Rebutlah reputasi sebagai perusahaan yang bergerak cepat dan gesit, Anda akan terkejut melihat bagaimana menguntungkannya sebuah reputasi bagi bisnis Anda.

Dengan bergerak cepat Anda tidak akan melewatkan sebuah peluang berlalu begitu saja. Cara ini akan menghemat biaya pengeluaran dalam mengatasi masalah, menyuntikkan semangat kerja, dan menumbuhkan hasrat untuk bertindak cepat pada para staf. Tanpa bertindak cepat dalam hal-hal penting para pelanggan akan pergi ke tempat lain dan bisnis pun akan mengalami stagnasi. Jika Anda harus melakukan sesuatu, lakukan sekarang juga, jangan menunda-nunda. Bila perlu kerjakan hari ini tugas-tugas yang seharusnya dikerjakan esok. Setelah itu lakukan tugas-tugas berikutnya.

Dalam bisnis, selain bertindak cepat, Anda juga dituntut untuk memutuskan sesuatu dengan cepat. Untuk sebagian orang mengambil keputusan dianggap lebih mengerikan daripada mencabut gigi. Tetapi dari pengalaman saya, sebaiknya Anda segera mengambil keputusan walaupun ada resiko bahwa keputusan yang diambil tersebut salah daripada menunda-nunda atau tidak memutuskan apa-apa sama sekali.

Orang-orang sukses sudah biasa mengambil keputusan bernilai miliaran rupiah secepat kilat. Bagi sebagian orang, yang mereka lakukan terlihat tidak bertanggung jawab, karena keputusan yang tidak dipikir masak-masak. Tetapi orang-orang suskes sadar bawah tidak ada satu pun yang sempurna di dunia ini. Kita terkadang harus mengambil keputusan berdasarkan pada informasi yang terbatas dan tidak sempurna. Bersikap ragu-ragu hanya akan menambah resiko, dan bukan menguranginya.

Keputusan Anda mungkin salah, tetapi keuntungannya adalah Anda akan memperoleh pengetahuan baru dari pengalaman tersebut. Kebanyakan pengambilan keputusan akan membantu Anda untuk bergerak menuju satu titik kemajuan yang baru. Jika keputusan Anda salah sekalipun, Anda akan berada di posisi yang lebih baik daripada Anda tidak melakukan apa pun.

Ketakutan tidak membuat Anda malu tetapi akan membuat Anda bangkrut

Dalam berbisnis ada waktu ketika Anda akan merasa jenuh, tidak mampu mengambil keputusan, dan merasa takut kemana harus berjalan. Tahap ini disebut tahap ketakutan, yang banyak ditemukan dalam bisnis. Pada umumnya tahap ini terjadi ketika kesuksesan hanya tinggal beberapa langkah atau ketika perubahan sedang terjadi.

Ketika tindakan Anda dihantui rasa takut, maka Anda tidak akan dapat mempraktekkan fondasi pribadi. Rasa takut akan mengubah Anda dan bisnis Anda dalam beroperasi. Reaksi normal yang biasa ditemui adalah dengan “memasang pagar dengan kokoh” untuk bisnisnya maupun secara individual. Yang paling parah adalah bersikap tidak mau mengambil resiko, tidak mau berubah, tidak punya masa depan dan kehilangan optimisme yang membuat mimpi mereka lepas dari pandangan.

Meskipun itu sebuah reaksi wajar, namun sikap seperti ini bukan sikap yang akan membawa pada keberhasilan. Anda harus bertindak cepat agar dapat bergerak maju. Tetapi jika Anda tidak kompeten dalam bisnis, tindakan Anda mungkin bukan tindakan yang benar, dan ketidakmampuan Anda tersebut akan semakin memerangkap dan menjerumuskan Anda pada tahap ketakutan.

Alasan mengapa Anda terperangkap dalam ketakutan adalah karena Anda tidak mengetahui tindakan yang tepat. Artinya, Anda harus memiliki pengetahuan untuk bertindak. Kemudian pelajari dengan cepat. Kadang Anda harus terbiasa belajar walau berada di bawah tekanan, dan hal ini lebih baik dibandingkan tidak melakukan apa-apa. Tekanan akan memaksa Anda untuk meletakkan sasaran-sasaran bisnis dalam tenggat waktu yang tidak dapat ditawar-tawar lagi. Dalam hal ini kemampuan mengambil tindakan positif serta membuat keputusan tepat dan cepat sangat dibutuhkan.

Setiap orang yang mengelola sebuah bisnis pasti akan mengalami banyak hal seperti pengambilan keputusan jangka pendek, pemilihan opsi-opsi untuk kegiatan operasional, masalah-masalah personalia dan lain-lain. Ketika akan memulai bisnis kita juga tidak tahu banyak tentang masalah-masalah tersebut. Hal terpenting adalah membaca apa pun yang dapat kita baca, bertanya pada para ahli, dan belajar dari mereka. Kemudian putuskan dan ambillah tindakan, meski kita tidak yakin dengan hasilnya. Memutuskan tanpa merasa yakin adalah sesuatu yang sering harus dilakukan oleh para pemilik bisnis.

Write a Comment

Jansen (WA/SMS/Tlp)