Leverage: Kata yang Membuat Orang Menjadi Jutawan

Leverage: Kata yang Membuat Orang Menjadi Jutawan - inafina.com
Leverage: Kata yang Membuat Orang Menjadi Jutawan – inafina.com

Anda sekarang sudah mengetahui pentingnya sebuah sistem.

(Baca: Pentingnya sebuah Sistem dalam Bisnis Anda)

Dan dampaknya terhadap pelayanan pelanggan, tingkat keahlian staf, dan nilai tambah. Saya menyebut pengaruh ini sebagai bentuk dari leverage atau pendongkrak.

Terdapat banyak bentuk lain dari leverage, dan kata itu sendiri dipergunakan dengan berbagai arti yang berbeda.

Misalnya, ahli-ahli keuangan menggunakan istilah leverage dalam pengertian penggunaan uang pinjaman untuk membeli saham dalam sebuah bisnis atau aset lain di mana pengembalian modalnya lebih besar dibandingkan dengan bunga yang harus dibayarkan, sehingga dapat menguntungkan.

Namun, istilah leverage memiliki arti lebih luas ketika digunakan untuk menyebut aset-aset lain perusahaan yang tidak kentara seperti waktu, pemasaran, dan sistem.

Persoalannya, pengertian seperti apa yang kita maksud dengan menggunakan istilah leverage dalam artikel ini dihubungkan dengan upaya untuk menjadi kaya?

Semua orang memiliki waktu yang sama 24 jam setiap harinya. Dengan waktu yang sama tersebut banyak orang yang mampu menghasilkan jumlah uang yang luar biasa, menjadi sangat kaya, dengan memanfaatkan leverage yang baik.

Mereka mendongkrak diri sendiri pada setiap aspek kehidupan. Menjadikan waktu, uang, pemasaran, dan sistem bekerja bagi mereka, sehingga mereka mendapatkan lebih dari semua unsur tersebut.

Leverage adalah persoalan bagaimana menduplikasi unsur atau keahlian bernilai tinggi dengan biaya murah.

Mendongkrak waktu

Berikut saya kemukakan contoh sederhana tentang bagaimana mendongkrak waktu. Seandainya Anda menjual waktu Anda dengan harga Rp 100.000 per jam dengan jam kerja 12 jam per hari, maka maksimum pendapatan Anda per hari adalah Rp 1.200.000, lumayan.

Tetapi bagaimana jika Anda mengajarkan pada mereka yang berpendidikan lebih rendah untuk mengerjakan pekerjaan Anda dengan imbalan Rp 50.000 per jam?

Anda dapat melakukannya dengan menyediakan sistem dan prosedur yang mudah untuk mereka ikuti.

Dengan memiliki satu orang yang bekerja dengan sistem Anda, Anda menghasilkan uang Rp 600.000 setiap hari.

Memang lebih kecil dari sebelumnya tapi Anda dapat menggunakan waktu yang Anda miliki yaitu 12 jam untuk menjual waktu mereka.

Contohnya, jika Anda menjual waktu empat orang pegawai dengan harga Rp 100.000 per jam (karena mereka menghasilkan pekerjaan yang nilainya Rp 100.000 per jam) dan masih tetap mengupah mereka dengan Rp 50.000 per jam, maka Anda akan memperoleh keuntungan Rp 2.400.000 per hari (4 X Rp 600.000).

Anda sudah mendongkrak diri Anda sendiri dari yang semula menghasilkan Rp 100.000 per jam menjadi Rp 200.000 per jam, padahal jam kerja Anda tidak berubah.

Mendongkrak pemasaran

Berikut saya kemukakan sebuah contoh lain dari leverage. Jika Anda memasang sebuah iklan di blog inafina.com, dan rata-rata iklan tersebut mendatangkan sepuluh penjualan yang bernilai Rp 5 juta setiap penjualannya, maka total penjualan menjadi Rp 50 juta.

Tetapi, jika Ada merubah daya tarik iklan dengan sebuah headline USP (unique selling proposition) yang hebat dan mendapatkan delapan belas penjualan, Anda telah mendongkrak iklan itu sebesar Rp 40 juta.

Anda sekarang menerima hasil yang lebih besar dari biaya yang sama yang telah dikeluarkan. Ini merupakan sebuah contoh bagaimana mendongkrak pemasaran.

Contoh lain, jika tenaga penjualan Anda mampu merubah lima buah potensi pembeli menjadi sebuah penjualan, lewat pelatihan dan sistem kemudian meningkat menjadi dua penjualan dari lima potensi, maka penjualan Anda akan berlipat ganda.

Semua diperoleh hanya dengan biaya tambahan yang kecil.

Jika Anda biasa mengirimkan direct mail sebagai bentuk pemasaran, cobalah untuk merubah penawaran Anda dan dapatkan tiga puluh persen kenaikan respon pelanggan. Ini juga bentuk leverage pemasaran yang dapat Anda usahakan.

Mendongkrak sistem

Sistem merupakan cara yang tepat untuk melakukan leverage. Seperti kita ketahui, sistem menjadi metode terpenting untuk menjadikan proses-proses berbiaya mahal dan membutuhkan keahlian tinggi (repetitive) menjadi mudah dan sederhana membuat Anda mampu menawarkan produk atau jasa bernilai tinggi dengan harga murah.

Inilah yang dapat ditawarkan oleh bisnis yang baik pada Anda.

Artinya, semakin baik sistem manufaktur, produksi, penjualan, dan pemasaran maka semakin tinggi pula tingkat leverage dan uang yang dihasilkan dari bisnis.

Perhatikan para pebisnis yang sukses terutama bagaimana cara mereka menghadapi setiap kasus. Anda akan temukan bahwa mereka memiliki leverage yang tinggi dalam hal keuangan, waktu, pemasaran, dan proses produksi.

Misalnya, Apple Inc, tentu kita tidak begitu paham tentang sistem keuangan mereka, tapi yang pasti mereka berusaha mendapatkan sebanyak-banyaknya dengan usaha yang sekecil-kecilnya. Mulai dari mendongkrak tingkat produksi hingga pemasaran yang terus mereka uji coba dan perbaiki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp Chat Only