Bagaimana Mempekerjakan Orang yang Tepat

Bagaimana Mempekerjakan Orang yang Tepat - inafina.com
Bagaimana Mempekerjakan Orang yang Tepat – inafina.com

Bila sekadar mempekerjakan orang, setiap orang bisa melakukannya. Yang sulit adalah memilih orang yang tepat untuk pekerjaan yang tepat. Masalah penting ini menjadi tanggung jawab seorang CEO.

Saya ingin mengatakan bahwa orang-orang Anda adalah bisnis Anda. Sehingga dalam memilih karyawan jangan biarkan orang lain mengambil alih tanggung jawab tersebut. Para pegawai Anda adalah faktor yang menentukan berhasil atau tidaknya bisnis Anda. Oleh karena itu, memilih orang-orang yang tepat lakukanlah sendiri.

Yang agak sulit adalah tidak semua pegawai yang tepat untuk satu jenis bisnis juga tepat ditempatkan pada bisnis yang lain. Ini akan menjadi masalah terbesar yang muncul ketika kita mengandalkan referensi suatu alat untuk mengukur baik tidaknya seseorang. Karena seseorang mungkin menonjol pada satu posisi, dia sangat hebat dalam menjalankan tugasnya, tetapi bisa jadi dia tidak akan cocok ditempatkan pada posisi atau jenis bisnis yang lain.

Ada banyak faktor yang memengaruhi kinerja dan motivasi seseorang dan masing-masing faktor berbeda. Beberapa orang akan terlihat menonjol saat berada di bawah tekanan, sementara yang lain memilih lingkungan yang lebih tenang. Beberapa orang senang dengan kecepatan, sementara yang lain lambat. Yang satu keras, sementara yang lain pelan. Yang satu rapi, yang lain berantakan. Tantangannya adalah bagaimana menemukan orang yang tepat bagi lingkungan dan budaya Anda. Di mana setiap bisnis memiliki kecenderungan unik dalam kedua hal ini.

Pekerjakan ‘Raksasa’

David Ogilvy dalam bukunya, David Ogilvy on Advertising, dengan bijak menyarankan untuk menggunakan prinsip boneka Rusia dalam merekrut orang.

Ogilvy mengusulkan agar saat melakukan perekrutan, pekerjakanlah mereka yang lebih besar dan lebih baik dari Anda, agar Anda dapat memperoleh sebuah perusahaan yang terdiri dari para ‘raksasa’. Jika Anda mempekerjakan orang yang lebih kecil dari Anda maka perusahaan Anda akan terdiri dari orang-orang yang ‘cebol’. Yang dia maksud bukan ukuran tubuh secara fisik melainkan keahlian, integritas, dan kemampuannya.

Sebuah nasihat mengatakan jika Anda mempekerjakan seseorang yang hebat maka Anda akan menjadi hebat dan hidup Anda akan lebih mudah. tetapi ketika Anda merekrut orang yang salah akan membuat hidup dan pekerjaan Anda menjadi menjadi lebih sulit, frustrasi, dan membuat Anda terlihat buruk. Jika pilihan Anda salah – karena sangat mudah mengambil sebuah keputusan yang salah – hentikan secepatnya dan mulailah dari awal.

Ketika Anda merekrut seseorang untuk posisi senior atau posisi penting, sebuah posisi yang dapat memengaruhi kinerja bisnis, pastikan Anda telah menguji keahlian dan komitmennya sebelum mereka bekerja. Misalnya, Anda bisa meminta mereka datang untuk wawancara pada saat sebelum atau sesudah jam kantor. Dengan cara ini Anda akan mengetahui tingkat keseriusan, komitmen, dan fleksibilitas calon pegawai Anda. Kedengarannya sedikit gila, tetapi percayalah dengan cara ini Anda akan mengetahui banyak hal tentang calon pegawai Anda. Bahkan Anda sudah dapat mengetahuinya sejak pertama kali wawancara, dia datang dengan wajah segar dan santai atau dengan raut muka masam serta tergesa-gesa.

Berapa pun besarnya bisnis Anda, Anda harus menguji sikap dan ambisi para calon pegawai Anda. Selain memberi wawasan lebih banyak tentang para calon pegawai Anda, metode pun ini cukup menyenangkan.

Meskipun sekali atau dua kali mungkin Anda akan membuat kekeliruan dengan mempekerjakan orang yang salah. Kekeliruan yang Anda buat jangan dibiarkan terlalu lama, segera ganti mereka. Karena sikap yang baik dan sikap yang buruk akan menular. Jiak Anda gagal dalam usaha merubah sikap mereka, Anda harus menyiangi rumput liar ini sesegera mungkin.

Pekerjakan orang-orang dengan mata berbinar

Secara umum Anda seharusnya mempekerjakan seseorang yang memiliki keahlian tertentu. Meski kadang kebutuhan tersebut dapat tercukupi dengan hanya mempekerjakan seorang pegawai, dengan keahlian yang sudah dikembangkan, dan yang memandang pekerjaan baru sebagai tantangan. Dengan demikian mereka akan merasa tersanjung karena diberi kerpercayaan dan tanggung jawab.

Bila sudah menemukan seseorang yang memiliki nilai-nilai etika kerja yang tepat, mereka akan memotivasi dirinya, tidak hanya untuk menjawab tantangan tetapi akan berusaha melampauinya. Jika mereka berhasil melakukan pekerjaannya dengan baik – hampir dapat dipastikan karena mereka bekerja dengan lebih keras, lebih lama, lebih berdedikasi, dan lebih termotivasi – mereka akan mengagumi dan menghormati Anda dan akan menjadi pendukung serta pegawai Anda yang paling setia.

Bila hal ini sudah ditetapkan dalam bisnis Anda yaitu merekrut para raksasa, menguji calon pegawai, dan menunjukkan rasa percaya Anda pada mereka niscaya Anda akan memiliki sekelompok orang yang positif, antusias, mencintai pekerjaan, mencintai perusahaan, dan menjadi pendukung Anda ketika menghadapi masa-masa sulit.

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mobil & Sertifikat (WA Aktif)
Motor (WA Aktif)